Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 53


__ADS_3

Khalisa yang baru selesai bekerja melihat Sultan masih duduk dengan tenang di kursi nya,tak beranjak sedikitpun meskipun Nova dan Dayu sudah pamit pulang sejak tadi,sepertinya Sultan memang sengaja menunggunya,untuk mengantarkan nya pulang seperti biasa nya.


"kenapa belum pulang?" tegur Khalisa pada Sultan saat melewati nya.


"aku sedang menunggu calon istri ku".gurau Sultan,Khalisa hanya bisa memutar bola mata malas melihat Sultan di depan nya.


" seperti nya kamu itu sedang bermimpi di siang bolong".


"sayang nya aku tidak sedang tidur siang,bahkan mata ku masih sangat segar,kamu lihat aku sudah menghabiskan 2 gelas kopi".ucap Sultan menunjuk gelas di atas meja nya.


" terserah aku tidak peduli,aku ingin pulang".


"ya sudah pulang saja,apa kamu berharap di antar oleh ku".ledek Sultan,membuat Khalisa kesal , melangkahkan kaki nya kembali meninggalkan Sultan.


Sultan yang melihat kepergian Khalisa,buru-buru mengejarnya,berharap Khalisa tak sungguh-sungguh marah kepada nya.


" aku minta maaf,aku hanya bercanda".kata Sultan yang sudah berhasil menyusul Khalisa,berusaha menyeimbangi langkah Khalisa.


"sungguh bercanda mu itu lucu sekali,sampai aku ingin tertawa rasa nya".ucap Khalisa berusaha membuat tawa di bibir nya.


" lebih baik kamu tidak tertawa,terlihat sangat menakutkan".ledek Sultan membuat Khalisa memukul nya.


Khalisa yang sudah berhasil di bujuk oleh Sultan ,mengikuti Sultan masuk ke dalam mobil nya.


"seharus nya kamu tidak perlu repot -repot mengantarkan ku".gerutu Khalisa


" sudah lah ,kamu juga merasa senang kan!?".ledek Sultan kembali."O yah bagaimana dengan suami mu,apa dia masih marah?"


"tidak"


Sultan melihat ada kebahagian di wajah Khalisa saat membicarakan Irsyad."apa kamu sangat mencintai suami mu?".tebak Sultan.berusaha tersenyum bahagia untuk Khalisa.


"seperti nya begitu".sahut Khalisa tersenyum malu-malu.


" beruntung sekali yang menjadi suami mu".puji Sultan.


Sultan diam-diam memperhatikan Khalisa di sebelah nya sambil terus menyetir mobil,ada banyak rasa di dalam hati nya yang tak dapat ia ungkapkan dengan kata-kata,biarlah semua hanya memjadi rahasia di hati nya.

__ADS_1


"seperti nya 2 minggu aku akan pergi,jadi jangan rindu padaku".kata Sultan tertawa kecil.


" memang kamu ingin pergi kemana?"


"ke Amerika".


" wah asyik nya menjadi orang kaya,bisa jalan -jalan ke luar negri sesuka hati nya".


"tapi seperti nya aku tidak merasa senang bisa pergi ke Amerika".


" benarkah,kamu itu memang aneh,pasti kamu sudah bosan bukan".


"mungkin".sahut Sultan ,tampak sedikit melamun.


" hey kenapa benggong ,kamu sedang menyetir,jadi tolong fokus,aku tidak mau kita kenapa-kenapa".omel Khalisa


"maaf,aku hanya sedang teringat sesuatu saja".sahut Sultan kembali fokus pada jalanan di depan nya.


Khalisa segera turun dari mobil Sultan karena melihat mama nya sedang berada di teras,ia tidak ingin sampai sang mama curiga.


" apa kamu naik taksi online lagi?".tegur mama nya saat Khalisa datang.


" apa nanti uang mu tidak akan habis,selalu pulang dengan taksi online?".


"iya aku cuma sesekali aja kok ,nggak tiap hari mah".


" ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด,๐˜ซ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ๐˜ด๐˜ช ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฆ ๐˜จ๐˜ณ๐˜ข๐˜ต๐˜ช๐˜ด,๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช๐˜ต".batin Khalisa.


Setelah ke kamar mandi Khalisa merebahkan tubuh nya di sofa,menidurkan Alika di atas tubuh nya.


"anak mama sayang,kalo kamu sudah besar ,mama harap kamu bisa jadi anak yang sukses,jangan seperti mama".bisik Khalisa di telingga Alika membuat Alika tertawa kegelian.


Khalisa begitu berharap kehidupan putri nya bisa lebih baik darinya,Khalisa akan berjuang keras untuk mebesarkan Alika agar kelak menjadi orang sukses dan membuat diri nya bangga.


" kamu sudah makan?"tegur mama Khalisa,mendudukan diri nya di sofa single.


"aku belum lapar".sahut Khalisa memperhatikan wajah mama nya yang terlihat sedikit sedih." ada apa mah,apa ada yang mama pikirkan?"

__ADS_1


"mama hanya binggung,belakangan ini mama sering di telepon dari sekolah Kanya,kata nya nilai kanya menjadi turun dan sering bolos saat pelajaran".


Khalisa bangun dari sofa,ikut duduk,merasa apa yang di khawatirkan nya tentang Kanya menjadi nyata,Khalisa sedikit bimbang harus berterus terang soal Kanya atau lebih baik diam saja agar mama nya tak terlalu cemas dan lebih kepikiran tentang Kanya.


" mungkin Kanya punya alasan mengapa ia seperti itu,bisa saja Kanya sedang kurang sehat,mama jangan bepikir yang aneh-aneh dulu nanti mama malah sakit".kata Khalisa akhir nya berusaha menenangkan sang mama.


Khalisa merasa seperti nya dia harus berbicara empat mata dengan Malvin.Khalisa akan berusaha mencegah agar Kanya tak mengalami hidup seperti diri nya,usia Kanya masih muda ,jadi ia masih terlalu naif,seperti diri nya dulu yang percaya sekali dengan nama nya cinta yang akhir nya membuat diri nya kecewa dan sakit hati.


"mama seperti nya harus menemui Kanya di asrama besok".


"biar nanti aku bilang pada Irsyad agar mengantar mama besok".


" apa tidak merepotkan irsyad?"


"aku yakin Irsyad tidak akan keberatan,lagian bahaya jika mama pergi sendirian nanti mama kenapa-kenapa di jalan kami sebagai anak yang akan menyesal".


" baiklah,kakak mu Kevin juga lagi di luar kota,hanya Irsyad saja yang bisa mama andalkan".


"ada urusan apa kak Kevin di luar kota?"


"pergi bersama Ayumi untuk foto prewedding".


Khalisa cuma manggut-manggut mendengar sang mama,dalam hati Khalisa berharap Kevin bisa hidup bahagia nantinya bersama Ayumi meskipun sampai detik ini ia belum bisa memaafkan kesalahan Ayumi ,biar lah hanya diri nya saja yang Ayumi buat kecewa asal kan tidak membuat Kevin kecewa juga.


" kenapa kamu malah melamun".tegur mama Khalisa merasa aneh melihat anak nya.


"siapa yang melamun,aku hanya sedang memikirkan kak Kevin,merasa bahagia untuk nya".


" iya,semoga Ayumi bisa membahagiakan kakak mu,seperti nya Ayumi orang yang baik".


"jika mama merasa Ayumi baik pasti itu benar,feeling seorang ibu itu tidak pernah salah bukan".


" kamu juga seorang ibu kan?pasti kamu juga akan bisa merasakan mana yang baik dan tidak untuk anak mu".


"๐˜บ๐˜ข๐˜ฉ,๐˜ช๐˜ต๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฃ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜๐˜ณ๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ˆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข".sahut Khalisa dalam hati.


" lebih baik kamu makan sana sebelum pulang kerumah,bukankah kamu punya penyakit maag,tidak baik menunda-nunda makan".omel sang mama,yang begitu sangat perhatian kepada anak nya padahal anak nya sudah menikah dan bukan menjadi tanggung jawab nya lagi,itulah mengapa sebab nya dikatakan jika kasih sayang ibu memang sepanjang masa.

__ADS_1


(terima kasih๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™jangan lupa dukungan nya๐Ÿฅฐ๐Ÿ‘)


__ADS_2