
Nova tak mengira jika ia akan berpapasan dengan Arion,tak banyak yang berubah dari Arion meski sudah lama tak bertemu,Nova tak mengubris Arion saat ia menyapa nya,rasa nya Nova tak ingin lagi melihat wajah Arion yang telah menyakiti hati sahabat nya.
Bisa-bisa nya Arion masih datang menemui Khalisa,apakah diri nya tidak ada rasa malu sedikitpun masih berharap Khalisa akan memaafkan nya,Nova bersumpah ia akan menjadi orang pertama yang akan menentang hubungan mereka,sampai kapanpun rasa sakit yang ia berikan pada Khalisa tak akan bisa di lupakan.
Nova mempercepat langkah nya melihat Khalisa yang akan masuk ke dalam rumah,Khalisa memang tak menyadari kedatangan Nova.
"Khalisa!!".panggil Nova sedikit berteriak.
" Nova".Khalisa terkejut tak menyangka Nova akan bertamu ke rumah nya."lo nggak bilang-bilang kalo mau kesini".
"emank nya harus buat laporan dulu yah,kalah pegawai negri".ledek Nova
" bukan begitu ,kalo misal nya gue lagi nggak di rumah gimana".protes Khalisa
bukan nya menyaut ,Nova malah masuk ke dalam rumah mendahului Khalisa yang masih terdiam di ambang pintu.
"dimana ponakan lucu gue?" tanya Nova celingak celinguk mencari keberadaan Alika.
"Alika di rumah mama gue".
" yah nggak seru dong,nggak ada yang bisa gue jahilin".
"dasar yah lo,seneng banget bikin anak gue nangis".omel Khalisa,mengginggat kebiasaan Nova yang senang sekali mencubit pipi Alika.
Nova cenggegesan sambil terus berjalan memasuki dapur.memperhatikan sekeliling nya.
" mau ngapain?"tanya Khalisa heran.
"lo masak nggak,gue numpang makan yah!!" ceplos Nova dengan tak tahu malu nya.
"gue pikir mau nyuci piring ternyata mau makan gratis".sindir Khalisa
" lo masak apa?"
"gue lagi nggak masak".
" yah,bukan nya ngomong dari tadi,dasar PHP"
Khalisa cuma cekikikan ,meninggalkan Nova duduk di sofa ruang tamu.
"ngapain Arion kesini?".tanya Nova ikut duduk di sebelah Khalisa.
" dia minta hak nya sebagai papa kandung Alika".
__ADS_1
"maksud lo?" tanya Nova penasaran.
"dia mau ajak Alika pergi sama dia satu hari dalam seminggu".
" terus lo kasih?".
Khalisa menggangguk"gue nggak bisa egois,melarang Alika berhubungan dengan papa kandung nya,lagian Arion cuma minta waktu satu hari aja,bukan mau ngambil Alika selama nya dari gue".jelas Khalisa
"itu arti nya lo bakal ketemu Arion terus menerus dong,lo masih waras".omel Nova terlihat tak suka
" kayak nya rasa benci lo sama Arion melebihi gue".goda Khalisa.
"bodo,Arion memang pantas di benci".sahut Nova,cemberut.
Nova termenung kembali teringat masa lalu yang tak pernah pudar dari ingatan nya,saat itu ia yang ada janji ingin bertemu dengan Dayu tak sengaja bertemu dengan Arion,Arion terlihat mesra dengan wanita yang sedang bersama nya,Arion memanggil wanita itu dengan nama Ayumi.yah..Arion memang telah selingkuh di belakang Khalisa dengan Ayumi ,Nova juga tak sengaja mendengar percakapan mereka,bahwa Ayumi telah menggandung anak Arion,Nova yang emosi saat itu juga langsung menghajar Arion tepat di wajah nya dan mengancam Arion agar mau meninggalkan Khalisa,jika tidak diri nya sendiri yang akan membongkar kebusukan nya pada Khalisa,meski sebenar nya Nova tak akan sanggup untuk mengatakan nya sendiri pada Khalisa.tapi Nova tak menyangka jika Khalisa saat itu juga telah menggandung anak Arion,syukurlah ada Irsyad yang menjadi malaikat penolong nya,mengurangi sedikit rasa bersalah nya pada Khalisa.
" kok benggong,lo mikiran apa?"tegur Khalisa menepuk pundak Nova.
"nggak. cuma lagi mikirin Dayu aja".sahut Nova sambil nyengir.
" bucin banget sih lo".ledek Khalisa cenggegesan.
"kayak lo nggak aja,btw gue sampe lupa mau tanya sama lo kenapa Irsyad tadi malam sampai tidur di rumah Dayu?".selidik Nova menatap Khalisa dengan seksama.
"kok lo malah tanya balik sih,bukan nya jawab pertanyaan gue".omel Nova
" apa yang harus di jawab".
"lo masih marah sama Irsyad terus lo usir dia!!".
" sembarangan aja lo kalo ngomong,gue nggak ngusir dia,dia sendiri yang nggak pulang".protes Khalisa
"kenapa Irsyad sampai nggak mau pulang?" tanya Nova yang masih saja tak puas dengan jawaban Khalisa
"mana gue tahu,lo tanya aja sana sama orang nya".
"kalo sama gue aja lo udah nggak marah ,kenapa kelihatan nya lo masih kesel sama Irsyad?".
" biasa aja,cuma perasaan lo doang kali".
"nggak usah bohong sama gue,apa ada yang lo tutupin dari gue?".
Khalisa terdiam untuk beberapa saat "apa lo yakin Irsyad beneran cinta sama gue?".
__ADS_1
" sure, why not".
"apa bukan karena ingin membalas dendam dengan Arion maka nya dia sengaja menikahi gue".
" kenapa lo bisa berpikir seperti itu".
"Arion yang bilang,dia cerita tentang masa lalu nya sama Irsyad".
" terus lo percaya semua yang Arion bilang".Nova tak melepas tatapan nya dari wajah Khalisa.
"gue liat Arion jujur,nggak lagi berbohong".
" dari dulu sampai sekarang lo masih aja nggak bisa membedakan Arion jujur atau lagi berbohong sama lo".gerutu Nova kesal.
"apa maksud lo".
" lo masih percaya sama Arion setelah semua yang dia lakukan sama lo".
"gue memang benci sama Arion ,Arion bersalah tapi dia nggak sengaja melakukan nya,semua udah takdir".
" Ayumi sampai hamil lo bilang itu nggak sengaja".
"Arion udah jelasin semua nya,maaf gue emang belum sempet kasih tahu lo".
" dia ngomong apa sama lo?"tanya Nova penasaran
Khalisa menceritakan pada Nova semua yang Arion katakan pada nya saat mereka berada di bandung,Nova terkejut tak percaya dengan yang di dengar nya,ia tak habis pikir mengapa Arion pandai sekali mengarang cerita,ingin rasa nya Nova meninju wajah Arion lagi .
"lo percaya sama mulut manis nya Arion".ketus Nova
" lo tuh kenapa sih kok kayak kesel gitu sama gue,,gue kan cuma cerita aja bukan maksud mau bela Arion".gerutu Khalisa
Nova menghela napas panjang"sorry,gue cuma kebawa emosi aja karena semua yang Arion katakan sama lo adalah kebohongan".ucap Nova akhirnya memutuskan untuk jujur pada Khalisa sebelum semua nya terlambat.
Khalisa diam seribu bahasa,tatapan mata nya kosong hanya terlihat kesedihan di dalam nya,sekali lagi ia merasa terluka mendengar cerita Nova,ternyata Arion benar-benar telah mengkhianati nya,berarti Ayumi juga telah berbohong pada nya.
"maka nya gue nggak mau jujur sama lo karena takut lo terluka".
" terluka memang udah bagian dari hidup gue".
sekali lagi Nova menghela napas panjang merasa serba salah.kebohongan dan kejujuran memang kadang sama menyakitkan nya.
(terima kasih🙏🙏...sedih nya hati author pembaca sdh ribuan tp like y minim bgt,,jd gk semangat😢😓)
__ADS_1