Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 49


__ADS_3

Dengan perasaan yang tak karuan khalisa pulang ke rumah ,seharian ini khalisa begitu galau memikirkan Irsyad yang marah pada nya, membuat diri nya tidak fokus bekerja.ragu-ragu Khalisa masuk ke dalam rumahnya ,dia terlihat celingak-celinguk mencari keberadaan irsyad,ternyata Irsyad pura-pura tertidur di kamar nya.


"tok.....tok".Khalisa mengetuk pintu kamar Irsyad yang terkunci" irsyad kamu udah tidur?".


tak ada sahutan dari dalam kamar Irsyad,Khalisa yang merasa cape dan gerah memutuskan untuk mandi dulu sebelum kembali membujuk Irsyad.


"Irsyad buka pintu nya,kita harus bicara".panggil Khalisa lagi yang sudah berganti pakaian tidur." kalo kamu nggak mau keluar,aku pergi ke rumah mama".ancam Khalisa ,berhasil membuat Irsyad membuka pintu nya.


"ada apa?".ketus Irsyad tak ingin menatap Khalisa di depan nya.


" kamu masih marah,aku bisa jelasin, semua nggak seperti yang kamu pikirkan".


"nggak perlu,aku ngantuk mau tidur".ucap Irsyad ingin menutup pintu nya kembali namun di tahan oleh Khalisa.


" aku dan Sultan hanya berteman,nggak lebih".


"kenapa nggak pernah bilang apapun ke aku,apa aku nggak berhak tahu tentang kehidupan kamu".


" bukan seperti itu,aku hanya takut kamu salah paham seperti sekarang ini".


"apa berbohong lebih baik dari pada kejujuran?" justru kebohongan kamu yang menyakitkan Khalisa".


"aku minta maaf,tapi soal hubungan aku dan Sultan aku berbicara jujur,kami hanya berteman,Sultan orang yang baik".


" apa kamu menyukai Sultan?".selidik Irsyad,yang masih cemburu pada Sultan.


"tentu saja tidak,aku hanya menyukai nya sebatas teman,tidak lebih karena yang ada di hati aku cuma kamu Irsyad mekka evano".rayu Khalisa.


Irsyad yang mendengar ucapan Khalisa sedikit luluh hati nya.ada sedikit senyum dari ujung bibir nya.


" apa masih ada yang kamu sembunyikan dariku?"tanya Irsyad menggangkat satu alis nya.menatap tajam pada Khalisa.


"restoran tempat ku bekerja sebenar nya milik Sultan,apa kamu akan menyuruhku berhenti?"sahut Khalisa ragu-ragu.


"apa jika aku menyuruh mu berhenti,kamu akan melakukan nya?"


"kamu sangat egois".gerutu Khalisa


" aku cuma bercanda,aku tidak akan melarang mu karena cinta ku bukanlah sebuah tuntutan untuk mu,aku ingin kamu merasa nyaman bersamaku,aku percaya padamu,meski pun aku tidak percaya dengan sih Sultan itu,aku juga ingin minta maaf padamu karena sudah bersikap arogan tadi siang".

__ADS_1


Khalisa yang mendengar ucapan Irsyad merasa lega,membuat nya senang dan melompat kepelukan Irsyad seperti anak panda.


"i love you so much".bisik Khalisa mencium pipi Irsyad.


"masa cuma cium di pipi aja".protes Irsyad.


Khalisa langsung mencium setiap sudut di wajah Irsyad,hingga tak ada yang terlewat satu pun dari bibir mungil nya.


" love you so much too, my dear".bisik Irsyad mencium kening Khalisa.


"O yah..kamu belum kasih tahu aku,dari mana kamu tahu soal aku ketemu sama Sultan".kata Khalisa yang masih penasaran.bersandar manja di bahu Irsyad.


" dari mantan kamu".goda Irsyad yang malas menyebut nama Arion .


"kok bisa,apa selama ini Arion ngintai aku".kata Khalisa merasa takut sendiri.


" seperti nya,dia kirim foto-foto kamu lagi sama Sultan ke Hp aku,dia juga yang kasih alamat tempat kerja kamu".


"Arion sampai segitu nekat nya,aku jadi ngeri".kata Khalisa memegang leher nya,merasa bulu kuduk nya berdiri,seolah-olah Arion itu adalah hantu nya.


" seperti nya dia masih sangat mencintai mu"ledek Irsyad


" tentu saja tidak,maka nya mulai sekarang kamu harus lebih hati-hati,jaga diri kamu baik-baik karena aku nggak selalu ada di samping kamu".


"iya honey bunny sweety ku".goda Khalisa,Irsyad yang gemas melihat nya segera membawa Khalisa masuk ke dalam kamar nya untuk kembali berdebat namun dengan cara lain yang lebih mengasyikkan.he...he....'


Kejujuran lebih baik daripada sebuah kebohongan meskipun kejujuran itu terkadang sangat menyakitkan.


Cinta memang harus saling mengerti,bukan saling membebani,membuat seseorang yang kita sayang nyaman di sisi kita itu lebih baik daripada mementingan Ego yang akan merusak kebahagian kita dengan nya.


Hari ini Khalisa berniat akan menemui Arion di perusahaan nya,Khalisa sudah mengetahui alamat perusahaan Arion dari Ayumi,ia sudah tidak sabar ingin meluapkan semua amarah nya pada Arion yang sudah mencoba mengusik kehidupan nya,bagi nya Arion hanya lah masa lalu yang tidak berhak mencampuri masa depan nya.


Khalisa menghampiri meja resepsionis yang terdapat dua orang wanita cantik,ia mencoba bertanya soal Arion pada salah satu dari mereka.


" maaf mbak,apa benar Arion bekerja di sini?"tanya Khalisa pada wanita di depan nya.


"maksud kamu CEO kami,pak Arion?".


" iya mungkin,boleh aku bertemu dengan nya?".

__ADS_1


"maaf kak,sudah membuat janji?".tanya wanita itu membuat Khalisa binggung.


" apa harus kirim pesan dulu padanya?".tanya Khalisa dengan polos nya.membuat kedua wanita itu tertawa.


"jika ingin bertemu dengan beliau maka kakak harus membuat janji dulu dengan sekertaris nya".jelas wanita itu di sela tawa nya.


Karena malu Khalisa tidak mau bertanya lagi dan pergi meninggalkan meja resepsionis padahal ia masih binggung bagaimana ia bisa membuat janji dengan sekertaris Arion,karena kenal dengan orang nya saja tidak apalagi tahu nama nya?mengapa begitu sulit sekali menemui sih kunyuk itu?


Khalisa mengeluarkan ponsel nya,berniat ingin menghubungi Arion saja dari pada ia pusing sendiri.


" Khalisa".panggil seseorang yang ternyata adalah Arion yang sedang di cari nya.


"kebetulan banget gue ketemu lo disini".


" kamu mencari ku,ada apa?"tanya Arion tersenyum bahagia.


"jangan kege-eran,gue kesini cuma mau bilang sama lo untuk jauhin gue,jangan ganggu kehidupan gue lagi sama Irsyad,kami udah bahagia".ketus Khalisa


" mengapa kamu tega Khalisa,apa kamu sudah benar-benar melupakan ku".


"iya,apa lo tuli selama ini,kenapa menanyakan hal yang sama terus jika jawaban nya sudah jelas".sahut Khalisa dengan sinis nya.


" apa karena Irsyad kamu jadi melupakan ku,apa dia menghasut mu untuk membenci ku".


"lo itu picik,selama ini Irsyad hanya diam,kelakuan lo sendiri yang buat gue benci sama lo".


" apa yang harus aku lakukan Khalisa agar kamu mau memaafkan ku".bujuk Arion


"jangan pernah lagi mengganggu hidup gue".ucap Khalisa pergi dari sana meninggalkan Arion yang lagi-lagi harus kecewa dengan nya.


Khalisa menyusuri lobi perusahaan Arion dengan terburu-buru hingga membuat nya menabrak seseorang.


" Khalisa sedang apa kamu disini?"tegur om Evan binggung menatap Khalisa di depan nya yang terlihat gugup dan terkejut bertemu dengan nya.


"om Evan,aku barusan habis bertemu dengan teman,ia bekerja disini".jawab Khalisa akhir nya berbohong.


Khalisa yang masih canggung dengan orang tua Irsyad memang tidak terbiasa memanggil nya dengan sebutan papa/mama,ia lebih nyaman memanggil nya om/tante,karena hubungan mereka yang juga tidak terlalu baik.


" baiklah om harus pergi dulu karena masih ada urusan".kata om Evan berlalu begitu saja sebelum Khalisa sempat mencium tangan nya.

__ADS_1


(terima kasih,,,๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™jangan lupa menggoyang jempol kalian untuk dukung terus karya author๐Ÿ‘๐Ÿ’ช๐Ÿฅฐ)


__ADS_2