Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 40


__ADS_3

Irsyad sengaja menunggu Khalisa pulang dari pekerjaannya, Irsyad terlihat sedang asyik bermain game dengan ponsel nya, sambil menikmati secangkir kopi hitam.


sesekali Irsyad melirik pada foto pernikahannya yang tertempel di dinding dengan senyuman penuh kebahagian.ia baru sadar jika sejak kemarin foto itu sudah terpajang disana. tentu saja yang membuat Irsyad merasa sangat bahagia ialah karena Khalisa sendiri yang telah menggantungnya di ruang tamu.apakah itu arti nya Khalisa telah membuka hati untuk nya?


"sudah pulang".sapa Irsyad pada Khalisa yang baru saja masuk ke dalam rumah.


Khalisa malah melengos pergi,tak menghiraukan Irsyad di depan nya.namun Irsyad tak menyerah,ia berusaha menghalangi langkah Khalisa.


"please sebentar saja dengerin penjelasan gue".bujuk Irsyad.


Khalisa akhirnya menghentikan langkah nya yang akan memasuki kamar,tapi ia hanya terdiam masih malas mengeluarkan suara nya.


" memang benar gue ketemu Thania di bengkel,tapi nggak seperti yang lo pikirkan,gue meluk Thania hanya sebatas sahabat aja yang peduli karena Thania lagi terpukul,ayah nya di tahan sudah korupsi uang perusahaan".jelas Irsyad."terserah lo mau percaya atau nggak,yang penting gue udah bicara jujur".ucap Irsyad lagi masuk ke dalam kamar nya.


Khalisa hanya bisa meghela nafas panjang melihat Irsyad yang meninggalkan nya,perasaan dia yang sedang marah tapi kenapa jadi Irsyad yang merasa kesal dengan nya.dasar semua laki-laki memang egois.


Khalisa yang sudah merasa lelah segera masuk ke kamar nya juga,biarkan saja Irsyad yang marah dengan nya,besok juga pasti Irsyad sudah baik lagi,ia sudah tidak heran dengan sikap Irsyad yang seperti itu.


Khalisa melihat di dalam kamar Alika sudah tertidur pulas di atas kasur nya.di ambil nya handuk dari dalam lemari,bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum tidur agar lebih nyaman dan bangun tubuh nya terasa lebih segar.


pagi-pagi Irsyad sudah membuat drama, langsung pergi tanpa menyentuh sarapan nya.membuat Khalisa bertambah kesal saja,baru kali ini Irsyad tak menghargai diri nya yang sudah capek-capek memasak untuk nya.tidak bisa kah seorang pria sekali saja mengerti perasaan seorang wanita yang juga butuh perhatian.


Khalisa membungkus semua masakan nya,berniat akan membawa nya ke tempat kerja dan membagikan nya disana.biarkan saja Irsyad pulang kerja dengan perut kelaparan tanpa makanan di rumah yang biasa selalu diri nya siapkan.


Khalisa meletakkan bungkusan makanan di meja yang ada di dalam pantry, menawarkan pada beberapa teman yang berpapasan dengan nya.Khalisa juga menawarkan pada oppa seo jun yang kebetulan masuk ke dalam pantry,namun oppa seo jun tampak cuek saja dengan nya.apakah sikap oppa seo jun berubah karena tahu jika diri nya sudah memiliki suami?jika benar maka biarkan saja,bukankah memang lebih baik seperti itu.

__ADS_1


Nova datang mengunjungi Khalisa,ia rela menunggu hingga tiba waktu nya jam istirahat Khalisa.Khalisa segera menghampiri Nova yang sejak tadi terlihat kesedihan di raut wajah nya.


"gue mau pamit,gue mau balik ke jogya malam ini jam 9".kata Nova tak semangat.


" Kenapa harus malam ini sih nggak besok pagi aja biar gue bisa nganter lu".ucap Khalisa sedih karena akan berpisah lagi dengan sahabat nya.


"kita kan masih bisa ketemu lagi nanti".hibur Nova yang sebenar nya juga merasa sedih.


mereka berpelukan cukup lama saling melepas kesedihan karena akan kembali berpisah.Khalisa merasa berat sekali melepas kepergian Nova karena hanya Nova yang selalu mengerti diri nya,tempat nya untuk bersandar selama ini.meski masih bisa berkomunikasi dengan Nova melalui ponsel namun rasa nya lebih nyaman bertatapan langsung.dengan mata yang basah Khalisa mengantarkan Nova sampai keluar restoran,Khalisa terus melambaikan tangan nya pada Nova yang semakin melangkah jauh dan tak terlihat lagi oleh mata nya.


dengan lesu Khalisa berjalan memasuki halaman rumah nya,khalisa masih memikirkan perpisahan nya dengan Nova tadi sore.tiba-tiba saja Khalisa di kagetkan dengan seseorang yang memeluknya dari belakang,membuat Khalisa menghentikan langkah nya.orang itu hanya diam menyandarkan kepala nya di pundak Khalisa.


" Irsyad".panggil Khalisa. mengira jika Irsyad yang sudah memeluk nya karena ingin meminta maaf atas sikap nya yang sangat menyebalkan.


mata Khalisa melotot tak percaya saat melihat Irsyad muncul di ambang pintu,menatap nya dengan penuh amarah dan berbalik lagi masuk ke dalam rumah.membanting pintu dengan kencang nya.


Khalisa langsung menampar wajah Arion dengan sangat keras saat ia berhasil lepas dari pelukan Arion.Khalisa sudah tak dapat menahan emosi nya lagi kali ini.


" kenapa lo bisa selancang ini,siapa yang udah ngasih lo hak untuk kurang ajar".omel Khalisa


"Khalisa aku.....",


" pergi".potong Khalisa tak memberikan Arion kesempatan untuk bicara.


Arion masih saja tak bergerak,hingga membuat Khalisa lebih emosi dan berteriak kepada nya.karena tak ingin melihat Khalisa lebih marah lagi padanya ,Arion akhirnya mengalah dan pergi dari hadapan Khalisa.

__ADS_1


Khalisa buru-buru masuk ke dalam rumah mencari Irsyad,ia tak tahu apa yang Irsyad pikirkan tentang nya saat ini,Khalisa takut Irsyad akan salah paham pada nya mengira jika ia masih mencintai Arion.


Khalisa mengetuk pintu kamar Irsyad namun tak ada jawaban sedikitpun dari Irsyad,membuat diri nya merasa cemas.Khalisa tak putus asa,ia terus berusaha mengetuk-ngetuk pintu dan memanggil Irsyad.


"ada apa?" tanya Irsyad yang akhirnya membuka pintu kamar nya juga.


"semua nggak seperti yang lo lihat".


" emang nya apa yang gue lihat,gue nggak merasa melihat apapun".


"gue udah nggak ada hubungan apa-apa sama Arion".


" bukan urusan gue"ketus Irsyad."kalo nggak ada yang penting lagi gue mau tidur".


"gue pikir tadi itu lo,gue benar-benar nggak tahu kalo yang peluk gue itu Arion".Khalisa masih berusaha untuk meyakinkan Irsyad agar tak marah lagi.


" nggak usah banyak alasan,kalo lo memang masih cinta sama Arion itu hak lo".


"gue cinta sama lo bukan Arion" ucap Khalisa berhasil menghentikan Irsyad yang akan menutup pintu kamar nya.


Irsyad memandang Khalisa tak percaya ,di tatap nya mata Khalisa untuk membuat diri nya percaya jika Khalisa sedang tak membohongi nya.


"bilang sekali lagi,gue nggak denger".goda Irsyad.yang rasa marah nya telah hilang berganti dengan kebahagian.


"gue cinta sama lo".ulang Khalisa malu-malu.

__ADS_1


saking senang nya Irsyad langsung memeluk Khalisa dengan sangat erat.membuat Khalisa merasa sesak dan sulit untuk benapas.namun Khalisa menahan semua nya demi bisa melihat Irsyad bahagia berada di dalam pelukan nya.


(terima kasih🙏🙏🙏jgn lupa like👍..tetap semangat mengikuti kisah cinta untuk Khalisa)


__ADS_2