Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 43


__ADS_3

Khalisa hari ini meluangkan waktu mencari hadiah untuk Irsyad yang besok akan berulang tahun,sebelum nya Khalisa tak pernah peduli,bahkan hari kelahiran nya sendiri sering ia lupakan,bagi nya semua hari sama saja,tak ada yang spesial sejak ia patah hati.


Khalisa masuk ke toko perlengkapan pria,mencari sesuatu yang cocok untuk ia berikan kepada Irsyad di hari ulang tahun nya, tapi sayang tak ada barang yang menarik perhatian nya.Khalisa menyusuri setiap toko yang di lewatinya hingga melihat sebuah jam tangan berdesain sederhana namun terlihat elegan,akan sangat pas jika irsyad yang menggenakan nya.


"maaf mbak,kalau jam tangan yang ini harga nya berapa?"tanya Khalisa pada pegawai toko.


" itu harga nya 250 ribu kak,model terbaru,anti air,mbak nya mau beli untuk pacar nya?",sahut pegawai toko panjang ร—lebar.


"untuk suami mbak".kata Khalisa nyengir." nggak bisa kurang".tawar Khalisa dengan jiwa emak-emak nya.


"maaf kak sudah harga pas".


Khalisa tampak berpikir,menghitung-hitung kembali uang yang ia miliki,cukup atau tidak jika ia membeli jam tangan itu,ia tidak mau nanti nya malah akan kehabisan uang dan jadi menyusahkan Irsyad.


" yah udah deh mbak saya ambil jam nya".


Khalisa mengambil uang di dompet nya yang di dalam nya tersisa 8 lembar lagi berwarna biru.menyerahkan nya pada pegawai toko bersamaan dengan pegawai itu memberikan bungkusan yang berisi jam tangan kepada nya.


Khalisa yang sudah mendapatkan apa yang ingin di beli nya berencana untuk pulang,tak ada guna nya juga ia berlama-lama di dalam mall,yang ada mata nya akan panas melihat barang-barang yang bisa menggoda iman nya.Khalisa yang sejak tadi mata nya jelalatan memperhatikan sekelilingnya tak sengaja melihat Ayumi dan juga Arion.mereka sedang asyik mengobrol di salah satu restoran cepat saji,sampai-sampai tak menyadari kedatangan Khalisa.


"kamu harus bantu aku untuk kembali bersama Khalisa".kata Arion


" aku harus apa,aku sudah cukup bantu kamu selama ini".ucap Ayumi


"aku nggak peduli,kamu yang udah merusak hubungan aku dan Khalisa,kamu juga yang harus perbaiki semua nya".

__ADS_1


Khalisa yang mendengar obrolan mereka merasa geram,dan tak tahan untuk membuka suara nya.


"apa yang sedang kalian bicarakan".tegur Khalisa membuat Ayumi dan Arion tersentak kaget melihat kearah nya.


" Khalisa,kapan lo datang".sapa Ayumi terlihat gugup.


"nggak penting kapan gue datang".sahut Khalisa sinis." ada urusan apa lo masih temuin Arion?".


Khalisa marah bukan karena cemburu tetapi tak ingin sampai Ayumi mengkhianati kakak nya Kevin,cukup diri nya saja yang pernah terluka.


sedangkan Arion yang sejak tadi melihat nya merasa bahagia berpikir jika Khalisa masih peduli dan mencintai nya.


"kamu duduk dulu Khalisa biar aku pesankan minum,atau kamu ingin makan sekalian".ucap Arion.


"maaf Khalisa,lo jangan salah paham,gue nggak ada hubungan apa-apa sama Arion,kami cuma berteman".kata Ayumi memegang tangan Khalisa.


" apa yang kalian rencanain sama gue,gue denger tadi kalian bawa-bawa nama gue".ceplos Khalisa


"aku nggak ada rencana apapun,gue akuin selama ini gue memang bantu Arion untuk kasih info tentang lo".


"apa maksud lo?"


"gue cuma merasa bersalah aja karena udah jadi penyebab kalian berpisah,waktu pertama kali kita ketemu,diam-diam gue foto lo dan Irsyad lalu gue kirim ke Arion,gue juga sengaja selalu membahas soal Arion sama lo agar lo inget kembali sama Arion,gue mau kalian bisa kembali bersama karena gue ingin bisa memperbaiki hubungan kalian lagi yang pernah gue rusak".jelas Ayumi.


" lo udah nggak waras,semua yang terjadi itu takdir,jangan bilang kalo lo kasih tahu kepergian gue waktu ke bandung sama Arion,apa lo juga yang kasih alamat rumah sama nomer telepon gue?"

__ADS_1


"maaf".sahut Ayumi tertunduk lemas.


Khalisa memutar bola mata nya malas,tak tahu bagaimana lagi meluapkan amarah di dada nya saking kesal nya pada Ayumi,namun ia juga masih memiliki hati nurani pada calon kaka ipar nya itu.


"jangan pernah lo cari tahu lagi tentang gue dari Ayumi,apalagi minta bantuan nya,karena semua hanya akan buang-buang waktu lo aja".ancam Khalisa pada Arion sebelum pergi meninggalkan tempat itu.


Khalisa terus melangkahkan kaki nya tanpa menoleh kebelakang,tak ingin melihat lagi pada masa lalu nya,Khalisa pikir pertemuan nya dengan Arion adalah suatu kebetulan tapi ternyata memang sudah di rencana kan.Khalisa tak habis pikir mau-mau nya Ayumi di manfaat kan oleh Arion,laki-laki yang juga pernah membawa duka dalam kehidupan nya.


Khalisa menggurungkan niat nya untuk pulang,ia malah berjalan kaki tanpa tujuan,menyusuri jalan yang mulai di padati oleh kendaraan,Khalisa yang merasa lelah akhirnya duduk di tepi jalan,hanya terdiam memandangi jalan.Khalisa benar-benar merasa kecewa pada Ayumi,tadi nya Khalisa pikir mungkin mereka masih bisa berteman namun ayumi malah membuat nya kembali merasa kecewa.


Khalisa melirik jam di tangan nya,sudah hampir jam 6 sore,khalisa takut mama nya akan khawatir karena diri nya belum juga pulang ke rumah,Khalisa berdiri untuk menyetop angkutan umum yang lewat di depan nya.dengan perasaan yang masih gelisah ia menaiki angkot untuk sampai di rumah mama nya.di dalam angkot Khalisa kembali melamun.


Ternyata benar yang Khalisa pikirkan,mama nya terlihat sangat khawatir pada nya saat ia baru sampai di rumah,mama nya langsung bertanya kenapa ia bisa pulang terlambat,Khalisa beralasan jika jalan yang sering di lewati nya sedang ada perbaikan menyebabkan macet parah.wajah mama nya terlihat lega mendengar jika putri nya baik-baik saja.


tetap saja meskipun telah menikah,seorang anak akan tetap berharga di mata kedua orang tua nya.kasih sayang mereka tulus sepanjang masa.tak ternilai oleh apapun juga.


Khalisa jadi merasa bersalah karena telah membohongi mama nya yang sudah sangat peduli pada nya.merasa jika ia telah menjadi anak yang durhaka.


"๐˜ฎ๐˜ข๐˜ข๐˜ง ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฑ ๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฎ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข๐˜จ๐˜ช๐˜ข".batin Khalisa.


" sudah sana bersih-bersih, ke kamar mandi dulu sebelum memegang anak mu".omel mama Khalisa yang sejak tadi melihat Khalisa hanya diam saja.


"iya mah".sahut Khalisa segera memasuki kamar mandi sebelum mama nya kembali ngomel pada nya.


(terima kasih,,,,jangan lupa jempol di goyang tekan like ๐Ÿ‘๐Ÿ™๐Ÿ™)

__ADS_1


__ADS_2