
๐๐๐๐๐ฃ๐ ๐๐๐ฃ๐ฉ๐ ๐๐๐ฅ๐๐ฉ ๐๐ ๐ช๐ ๐ช๐ง ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ง๐๐จ๐ ๐ ๐๐๐๐ฌ๐,,,,,,,
๐จ๐๐ข๐๐ ๐๐ฃ ๐ ๐๐ฉ๐ ๐ข๐๐ง๐๐จ๐ ๐ ๐๐๐๐ฌ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ฃ๐ฎ๐ ๐ข๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐ฉ๐ช ๐๐๐จ๐๐ง ๐ง๐๐จ๐ ๐๐๐ฃ๐ฉ๐ ๐ ๐๐ฉ๐ ๐ช๐ฃ๐ฉ๐ช๐ ๐ฃ๐ฎ๐.....
๐๐๐๐ก๐๐จ๐ ๐๐ก ๐ฏ๐๐๐ง๐
***
Khalisa menatap langit-langit di atas nya,tak banyak yang berubah pada bangunan itu masih terlihat sama seperti terakhir kali ia berkunjung kesana,tempat yang sudah menjadi saksi bisu sejarah percintaan nya bersama Arion,dari Arion pertama kali menyatakan cinta nya hingga mengakhiri hubungan mereka di sana,Khalisa merasa menyesal kenapa ia tidak menemui Arion di tempat lain saja,ia jadi harus teringat kembali dengan masa -masa yang telah berlalu yang sudah terkubur di dasar hati nya.
"kamu tidak memesan makanan?".tegur Arion
" nggak ,gue kesini bukan buat makan".ketus Khalisa
"kamu masih marah dengan Irsyad?".
" bukan urusan lo,sebenar nya ada urusan apa lo mau ketemu gue,cepat katakan karena gue nggak punya banyak waktu".
Arion tersenyum tak mengambil hati sikap ketus Khalisa pada nya,bagi nya Khalisa mau menemui nya saja itu sudah cukup,mengharapkan lebih pada hubungan nya dengan Khalisa saat ini sama saja menabur gula di atas lautan,sebanyak apapun gula yang ia tabur tidak akan mengubah rasa asin nya.
Arion berpikir sejenak,mencari cara untuk menyampaikan kata-kata yang akan di ucapkan nya agar Khalisa tak marah dan mau mendengarkan nya.
"aku dan Irsyad dari kecil selalu bersaing,Aku tidak suka melihat Irsyad bahagia begitu pula sebalik nya."ucap Arion tanpa ragu lagi.
"apa maksud lo mengatakan semua ini sama gue?"
"aku yakin Irsyad sudah tahu tentang hubungan kita dan mengetahui jika kamu wanita yang aku cintai,ia menikahi mu sengaja hanya untuk memanas-manasi ku,Irsyad ingin membalas dendam pada ku karena saat masih SMP wanita yang Irsyad suka lebih memilih ku".
__ADS_1
" lo jangan coba-coba menggarang cerita Arion".omel Khalisa
"aku bicara apa ada nya,aku tidak lagi mengarang cerita,jika kamu tidak percaya tanyakan saja pada Irsyad apa dia mengenal Andini".
" siapa Andini?"
"dia teman SMP kami,wanita yang pernah Irsyad sukai".
Khalisa menatap mata Arion dengan intens,mencari kebohongan namun mata Arion terlihat jujur.
" kamu lihat sendiri bukan jika Irsyad sangat membenci ku,Irsyad sudah tahu aku papa biologis nya Alika,untuk apa dia mau menikahi mu jika bukan untuk melihat aku menderita".kata Arion lagi agar Khalisa bertambah yakin dengan ucapan nya.
Khalisa berusaha mencerna semua ucapan Arion,Khalisa teringat kembali jika Irsyad sebelum nya memang pernah berpura-pura tidak mengetahui hubungan nya dengan Arion,apakah semua yang Arion katakan benar,Irsyad menikah dengan nya semata-mata hanya karena Arion?Khalisa tak menyangka jika Irsyad bisa sejahat itu,saat ini Khalisa binggung siapa yang harus dia percaya,hati nya kah atau kenyataan yang ia dengar?
ada senyum di sudut bibir Arion,tanpa Khalisa sadari jika ada seseorang yang sedang memandang nya dengan tatapan sendu,Arion melirik Irsyad yang berdiri tak jauh dari tempat duduk nya,Arion memang sengaja mengirim pesan pada Irsyad, memberi tahu Irsyad jika ia sedang makan siang bersama Khalisa,seperti nya Arion sudah berhasil membuat Irsyad dan Khalisa menjadi salah paham.
Dengan perasaan kecewa Irsyad pergi dari sana,ia berniat akan kembali melanjutkan pekerjaan nya di bengkel,hati nya begitu sakit melihat Khalisa yang diam-diam masih berhubungan dengan Arion,apa sebenar nya Khalisa memang sengaja mencari kesalahan nya agar bisa kembali lagi dengan Arion?Irsyad menendang motor nya yang sedang terpakir,melampiaskan rasa kesal nya,namun sial nya bukan motor nya yang jatuh tetapi kaki nya yang justru kesakitan.
"tidak ada apa-apa,aku hanya sedang memperhatikan pasangan yang baru saja keluar,mereka seperti nya sedang bertengkar".sahut Arion berbohong
" tapi kenapa lo kelihatan senang banget".selidik Khalisa merasa curiga
"aku cuma inget saat kita masih pacaran dulu,kita juga sering banget bertengkar dan kembali berbaikan lagi karena rasa cinta kita yang begitu besar".
Khalisa sama sekali tak menggubris perkataan Arion,ia pura-pura tak mendengar nya.
"seperti nya obrolan kita cukup sampai disini".kata Khalisa bangkit dari duduk nya.
__ADS_1
" boleh aku mengantar mu?"
"tidak usah,aku bisa pulang sendiri".tolak Khalisa," terima kasih atas minuman nya".Kata Khalisa melangkahkan kaki nya meninggalkan Arion.sebelum Arion bisa berkata-kata lgi.
Sepanjang jalan Khalisa masih kepikiran ucapan Arion,Khalisa tak tahu apa yang harus di lakukan nya,dengan langkah berat Khalisa menyusuri jalan,menikmati hembusan angin di wajah nya,Khalisa menatap langit yang kelihatan nya mendung,seperti nya hujan akan kembali turun,syukurlah ia sudah sedia payung di dalam tas nya.
Meski masih ada banyak waktu sebelum jam kerja nya,tapi Khalisa tetap memilih untuk berangkat bekerja lebih awal.percuma juga jika ia harus pulang lagi yang ada hanya akan memakan waktu di jalan saja.
Khalisa harus berganti angkot 2 kali untuk sampai di tempat kerja nya,rintikan air hujan sudah mulai turun membasahi jalan,membuat supir angkot menyalahkan wiper otomatis untuk membersihkan air yang menghalangi kaca mobil nya.
Sebelum turun dari angkot Khalisa mengeluarkan payung nya agar air hujan tak mengenai nya,mungkin air hujan yang turun dari hari kemarin sudah mewakili perasaan nya,langit pun ikut bersedih untuk nya.dengan hati-hati Khalisa berjalan agar kaki nya tak terkena genangan air ,ia tak mau sampai celana nya kotor terkena cipratan air yang bercampur tanah.
"aagggghhhh,,,!!!!!" teriak Khalisa kaget saat sebuah mobil melewati nya ,membuat genangan air besar mengenai nya hingga ia basah dan juga kotor."hei berhenti.....apa kau tidak punya mata....!!!!"maki Khalisa.
Dari kaca spion mobil itu Khalisa dapat melihat seorang wanita tersenyum licik melihat nya,Khalisa mencoba menginggat kembali wajah yang seperti nya tak asing untuk nya,Khalisa akhir nya ingat jika wanita itu adalah Angelyn mantan tunangan Sultan.
Khalisa berjalan menghampiri Angelyn yang seperti nya tak merasa bersalah sama sekali.
"kenapa lo nggak turun dan minta maaf".omel Khalisa
" buat apa gue minta maaf,gue sengaja kok".sahut Angelyn dengan santai nya,membuat Khalisa merasa geram.
"untuk apa lo lakuin semua ini,apa gue punya salah sama lo bahkan kita nggak saling menggenal".
" biar lo tahu di mana posisi lo,berani-berani nya cewek nggak berkelas seperti lo deketin Sultan".
Khalisa yang merasa jengkel mengibaskan rambut panjang nya yang basah hingga air nya mengenai wajah Angelyn.
__ADS_1
"sekarang kita impas".kata Khalisa berjalan meninggalkan Angelyn yang terlihat kesal.
((๐๐๐๐terima kasih ,jempol nya di goyang yah tekan like biar nggak cantengan๐๐คญ๐คญ๐คญkiddingโบ))