Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 30


__ADS_3

Khalisa yang sedang libur bekerja sengaja mengajak Alika untuk mengunjungi Nova di rumahnya, Khalisa sudah tidak sabar ingin berbagi segala kerisauan di hati nya dengan Nova. belakangan ini Nova yang sibuk memang tak bisa menemuinya.


"lo lagi ada masalah apa?".tanya Nova yang menyadari Khalisa sedang tidak baik-baik saja.


" Arion".


"ada apa sama Arion".


" Arion sekarang tinggal di jakarta".


"lo tau dari mana".


" Arion datang ke rumah gue dan nemuin gue di tempat kerja".


"really".Nova masih tak percaya.


" iya masa gue bohong sih sama lo".


"terus Arion bilang apa".


Khalisa mulai bercerita tentang Arion kepada nova secara detail tanpa melewatkan setiap kejadian yang di alami nya belakangan ini.


"menurut lo gue harus bagaimana?"tanya Khalisa yang sudah menyelesaikan ceritanya.


" hempaskan Arion jauh-jauh jika lo udah mulai mencintai Irsyad,karena seindah apapun masa lalu akan bisa merusak masa depan lo".


"gue masih bimbang untuk ngambil keputusan".


" apa lo masih berharap kembali sama Arion"


" Tentu aja nggak".


"kalo gitu lo harus tegas sama Arion".


" gue takut Arion tau kalau sebenarnya Alika itu anak nya".


"selama kita jaga rahasia ,Arion nggak bakal pernah tahu".


" tapi Ayumi udah tahu semuanya".


"kok bisa".sahut Nova kaget.


" Ayumi pernah datangin gue,dia punya feeling yang kuat,sampai gue nggak bisa ngelak lagi dari Ayumi soal Alika."


"dasar lo,gampang banget di gertak sama Ayumi".omel Nova


Nova yang terlihat gemas melihat Alika tertidur, mulai menciumi Alika menggangu tidur nya.untung saja Alika tak bangun karena ulah Nova.

__ADS_1


" lo percaya sama Ayumi,dia nggak bakal ngebocorin rahasia lo?".


"mudah-mudahan saja".


" terus apa rencana lo".


"gue belum tahu,semoga Arion nggak ganggu hidup gue lagi".


" Arion nggak bakal ganggu lo lagi kalo lo bisa ngambil keputusan nggak bimbang kayak sekarang".sindir Nova.


"lo sendiri gimana sama dayu?".


" dia sering ngajak gue jalan,tapi gue masih belum bisa balikan lagi sama dia,gue masih mau liat perjuangan dia buat dapetin kembali cinta gue".kata nova tersenyum licik.


"dasar lo nggak puny perasaan".


" masih mending nggak punya perasaan daripada nggak bisa ngambil keputusan".sindir nova.


Nova yang merasa lapar mengajak Khalisa ke dapur agar bisa memasak makanan untuk nya,karena sejak pagi orangtua nya pergi ke tempat sodara,mama nya jadi tak sempat memasak untuk nya.


Khalisa mencari bahan-bahan masakan yang bisa di olah nya dari dalam kulkas,karena hanya menemukan cabai,bawang,telur,sosis dan kecap Khalisa hanya bisa membuatkan nasi goreng saja untuk Nova makan.


Khalisa melihat Nova sejak tadi sibuk membalas pesan seseorang,tangan kanan nya sibuk menyendok nasi sedangkan tangan kiri nya tak berhenti mengetik pesan di ponsel nya.sekali-kali Nova juga terlihat senyum-senyum sendiri.


"siapa,dayu?".tanya Khalisa penasaran.


" bukan ,sepupu gue,ternyata dia baru pulang dari Amerika.pantes saja gue nggak bisa hubungin dia".


"sepupu gue bilang dia mau ketemu sama lo".kata Nova setelah meletakkan kembali ponsel nya di atas meja.


" buat apa?".tanya Khalisa binggung


"lo lupa,kata nya lo mau kerjaan".


" sorry gue lupa".sahut khalisa nyengir.


"maka nya jangan mikirin Arion terus".sindir Nova.


" kapan kita ketemu sepupu lo?".tanya Khalisa tak menggubris sindiran Nova.


"nanti malam sekalian dinner,lumayan dapet traktiran".sahut Nova cengegesan.


" tapi gue nggak bawa baju ganti".


"tenang aja ,pakai baju gue kan bisa".


matahari sudah terbenam,langit di luar juga sudah mulai terlihat gelap,seperti yang sudah di rencanakan Khalisa dan Nova sedang bersiap-siap untuk pergi dinner.taxi online yang di pesan Nova juga sudah menunggu mereka di luar.

__ADS_1


Khalisa merasa agak risih memakai gaun milik Nova yang menurut nya agak seksi,selama ini Khalisa memang lebih nyaman menggunakan celana panjang ataupun rok yang agak sedikit lebar karena membuat tubuh kurus nya terlihat lebih berisi.


Khalisa mengikuti langkah Nova memasuki sebuah restoran mewah,restoran tempat nya bekerja bahkan tak ada-ada apa-apa nya jika di bandingkan dengan restoran yang baru saja di masuki nya.


"nova lo yakin kita mau makan disini".tanya Khalisa tak percaya diri.


"iya ini memang tempat nya".


jelas saja Khalisa minder karena selama ini diri nya belum pernah menginjakkan kaki di tempat makan se mewah itu ,di mana hanya orang-orang berkelas yang mampu membayar harga makanan disana.mungkin gaji nya selama sebulan juga tak akan cukup.


Khalisa sangat terkejut melihat pria yang ada di depan nya,pria yang sedang menunggu kedatangan nova dan juga dirinya.


" Sultan".gumam Khalisa


Sultan juga terkejut tak menyangka jika Khalisa yang akan datang.Sultan tersenyum penuh arti melihat Khalisa yang sedikit berbeda malam ini,Khalisa terlihat lebih feminim dan cantik,sudah lama tak melihat Khalisa ternyata ia semakin cantik saja.


"apa kabar Khalisa?" sapa Sultan,membuat Nova yang mendengar nya benggong.


"aku baik-baik saja".


"lo kenal sama Khalisa?" tanya Nova menatap Sultan tak percaya.


"yah".


" kenal dimana?"selidik Nova.


"tanya saja sama Khalisa".sahut Sultan malas meladenin Nova sepupu bawel nya.


" nanti gue ceritain di rumah".bisik Khalisa pada Nova yang kini melotot pada nya.


"ok".


tanpa ada drama lagi mereka segera memulai dinner mereka,Nova terus mengamati Sultan dan Khalisa bergantian,Sultan tak berhenti menggagumi Khalisa di depan nya,mata Sultan tak bisa lepas memandangi Khalisa,membuat Khalisa salah tingkah.


" kalian berdua masih hutang penjelasan sama gue".ketus Nova.tak mendapatkan respon sama sekali dari Khalisa Dan juga Sultan.membuat dirinya jengkel .


"kamu nggak rindu sama aku Khalisa?".tanya Sultan cuek tak peduli pada reaksi Nova saat ini.


" kamu kemana saja nggak pernah kelihatan ,apa kamu marah sama aku?".tanya Khalisa memberanikan diri.


"aku lagi ada urusan di Amerika,aku belum sempet temuin kamu karena baru saja pulang kemarin malam".


" ๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ข๐˜จ๐˜ข ๐˜’๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ด๐˜ข ,๐˜ˆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฐ๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜๐˜ณ๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ,๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ต๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ญ๐˜ข๐˜จ๐˜ช ๐˜ด๐˜ถ๐˜ญ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ".batin Nova.kesal


"kata nova kamu mencari pekerjaan,apa kamu sudah berhenti dari restoran tempat kamu bekerja?".


" belum ,tapi aku akan berhenti jika ada pekerjaan baru yang lebih baik".

__ADS_1


"ehm..ehm kayak nya gue cuma jadi nyamuk disini".gerutu nova. merasa sejak tadi tak di anggap keberadaan nya.


" sorry Nova, soal nya gue udah bosen ngobrol sama lo".gurau sultan yang langsung mendapat kan bogem dari Nova.


__ADS_2