Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 44


__ADS_3

Sejak tadi pulang ke rumah, Khalisa tampak gelisah, terus memperhatikan jam yang bergantung di dinding karena ia ingin memberi kejutan pada Irsyad tepat di jam 00.00 wib,ia tidak ingin sampai waktu nya terlewat,Khalisa sudah mempersiapkan kue untuk Irsyad meski hanya sebuah brownies sederhana yang ia buat dadakan di rumah mama nya bersama dengan sang mama,walaupun ia tak bisa memberikan yang terbaik tapi yang terpenting ia memberikan nya dengan hati tulus.


syukurlah Irsyad tak curiga saat melihat kotak kue yang Khalisa taruh di atas meja dapur,Khalisa berbohong pada Irsyad jika kotak kue itu adalah kue pesanan teman nya yang ia beli dari sang mama.


"my dear".panggil Irsyad saat mereka berdua masih asyik menonton televisi padahal hari hampir larut.


" iya,kenapa?".sahut Khalisa.mata nya masih tetap fokus pada televisi di depan nya.


"kok aku di cuekin".


" siapa yang cuekin sih,aku kan barusan nyaut".


"tapi mata kamu nggak liat ke aku".


Khalisa menatap Irsyad, membuat Irsyad yang melihat nya tersenyum puas.irsyad menaruh kepala nya di pangkuan Khalisa,menyuruh Khalisa untuk membelai rambut nya.Khalisa cuma bisa geleng-geleng kepala melihat Irsyad yang sekarang ini manja nya melebihi Alika.


" kalo aku nanti punya uang banyak ,kira-kira kamu mau di ajak kemana?".tanya Irsyad


"jangan kebanyakan mengkhayal,kalo nanti kamu jatuh aku nggak mau bantuin kamu bangun".sahut Khalisa nyengir.


" kamu nggak boleh pesimis gitu dong,kita nggak pernah tahu takdir kita,roda itu kan berputar".


"iya tapi aku kan cuma realitis aja".


" sama aja,pesimis dan realitis itu beda tipis".


"bodo,aku males berdebat sama kamu,pasti ujung-ujung kamu yang menang".sahut Khalisa manyun,membuat Irsyad mengambil kesempatan untuk mengecup bibir nya.Khalisa yang jengkel pada Irsyad langsung memukul nya dengan bantal.


" suami nya bukan di sayang juga kok malah di gebukin pakai bantal".protes Irsyad.


"abis suami nya nyebelin".sahut Khalisa menjulurkan lidah nya.

__ADS_1


Irsyad meraih tangan Khalisa,merebut bantal nya dan melemparkan nya sejauh mungkin,ia kembali menyuruh Khalisa untuk membelai rambut nya.


" sekarang aku serius tanya sama kamu,kira-kira kalo aku ajak kamu ke luar negri kamu mau kemana?"tanya Irsyad lagi.


"kemana yah....kayak nya italia,aku mau ke air mancur trevi dan melempar koin ke dalam nya".


" itu kan hanya mitos aja,kenapa kamu begitu naif,jika ingin sesuatu maka kita harus berusaha sendiri".


"tadi kan kamu yang tanya ,giliran aku jawab kamu protes,mending aku diam aja".ucap Khalisa ngambek melepaskan tangan nya dari kepala Irsyad.


" iya maaf my dear,aku emang nyebelin".bujuk Irsyad


"males aku mau tidur aja sama Alika di kamar".kata Khalisa masuk ke dalam kamarnya.Irsyad hanya bisa menggaruk kepala nya yang tidak gatal.


tanpa Irsyad ketahui jika Khalisa sedang tertawa geli di dalam kamar nya membayangkan wajah Irsyad yang melonggo saat di tinggal oleh nya,Khalisa sebenarnya sengaja masuk ke dalam kamar nya hanya untuk menggerjai Irsyad saja karena sebentar lagi tepat jam 12 malam.Khalisa yang sudah puas mentertawakan Irsyad sedikit mengintip dari balik pintu untuk memastikan keberadaan Irsyad.ternyata Irsyad sudah tidak ada di ruang tamu,Khalisa dengan hati-hati membuka pintu,celingak-celinguk memperhatikan sekeliling nya,berjaga-jaga jika tiba-tiba saja Irsyad datang,tapi seperti nya Irsyad sudah masuk ke dalam kamar nya.perlahan Khalisa berjalan kedapur,membuka penutup kotak brownies,memasangkan beberapa lilin-lilin kecil di atas brownies,memberikan lilin-lilin itu cahaya dengan korek yang di ambil nya dari atas rak piring.tanpa suara Khalisa berjalan membawa brownies itu masuk ke dalam kamar Irsyad.


" happy birthday suami".teriak Khalisa menggagetkan Irsyad yang baru memejamkan mata nya.


"make a wish dulu".protes Khalisa saat Irsyad akan meniup lilin nya.


Irsyad menutup mata nya berdoa dalam hati agar bisa hidup bahagia selama nya bersama Khalisa.dengan perasaan bahagia Irsyad meniup lilin-lilin itu.


" terima kasih".ucap Irsyad menatap Khalisa dengan mata nya yang penuh cinta.


Khalisa menggangguk dan memberikan kotak kecil hadiah dari nya untuk Irsyad.


"apa ini?" tanya Irsyad binggung memperhatikan kotak kecil di tangan nya yang terlihat indah dengan bungkus berwarna silver.


"lihat aja sendiri".


dengan rasa penasaran Irsyad membuka kotak di tangan nya.

__ADS_1


" jam tangan,kenapa kamu harus repot-repot kasih aku hadiah,nanti uang kamu bisa habis,apa ini mahal?"


"kamu kenapa bawel banget kayak emak-emak rempong,bukan bilang makasih udah di kasih hadiah,kalo kamu nggak suka biar nanti aku jual lagi".omel Khalisa


" iya maaf ,kamu udah kasih ke aku kenapa malah mau kamu jual berarti kamu nggak tulus kasih ke aku".protes Irsyad membuat Khalisa jengkel saja.


"habis kamu nya yang duluan nyebelin,aku udah cape-cape pilih hadiah yang cocok untuk kamu malah tanggepan kamu kayak nggak senang aku kasih hadiah".ketus Khalisa.


" aku bukan nya nggak suka,aku cuma nggak mau nyusahin kamu,kamu udah inget ulang tahun aku aja,aku udah bahagia banget".


"beneran".


" iya,hadiah dari kamu pasti bakal aku pakai terus karena jam ini akan menjadi pengginggat rasa cinta aku ke kamu".gombal Irsyad membuat Khalisa tersipu malu.


Irsyad menarik tangan Khalisa hingga Khalisa duduk di pangkuan nya."i love you".bisik Irsyad di telinga Khalisa.


"love you too".sahut Khalisa malu-malu.


" kamu itu kalo lagi malu ngegemesin banget".ucap Irsyad mengecup bibir Khalisa berkali-kali."kamu tahu Khalisa,hadiah yang terindah dalam hidup aku itu kamu".Irsyad menyandarkan kepala nya di dada Khalisa.


"terima kasih karena udah mencintai aku dan hadir dalam hidup aku".


Irsyad mengambil potongan brownies,menyodorkan nya ke mulut Khalisa" kue yang manis untuk seseorang yang paling manis dalam hidup aku".


Khalisa juga ikut mengambil potongan brownies dan gantian menyuapi Irsyad."rasa manis nya sama manis nya kayak gombalan kamu".goda Khalisa cengegesan.


Irsyad yang sudah tak dapat menahan diri nya lagi langsung membungkam bibir Khalisa dengan rakus nya,membersihkan sisa-sisa brownies yang ada di bibir Khalisa,begitu lama mereka saling berciuman,menikmati rasa yang ada di hati mereka.


𝐑𝐀𝐒𝐀 π‚πˆππ“π€ πŒπ„πŒπ€ππ† πŠπ€πƒπ€ππ† π’π„ππ„π‘π“πˆ πŠπ”π„ ππ‘πŽπ–ππˆπ„π’, 𝐑𝐀𝐒𝐀 ππ˜π€ πŒπ€ππˆπ’,ππ€πŒπ”π 𝐀𝐃𝐀 𝐉𝐔𝐆𝐀 π’π„πƒπˆπŠπˆπ“ 𝐑𝐀𝐒𝐀 ππ€π‡πˆπ“ ππ˜π€.


(maaf yah jika up nya terlalu lama karena author lagi ada kesibukan lain dan kurang sehat jugaπŸ™πŸ™,,,,,jgn lupa goyang jempol nya di like yah,,terima kasih).😘

__ADS_1


__ADS_2