
Sudah beberapa hari ini Sultan tak terlihat batang hidung nya,Sultan memang seperti angin yang kadang datang begitu saja dan pergi tanpa kita duga.
sebagai teman yang khawatir dengan keadaan Sultan, Khalisa mencoba menghubungi Sultan namun tak tersambung,apa mungkin Sultan pergi keluar negri lagi?
Khalisa yang minggu ini mendapat Shift pagi,sudah waktu nya bertukar sihft dengan teman nya yang lain,ia sudah bersiap untuk pulang,Khalisa berjalan menuju halte yang jarak nya tidak begitu jauh dari Resto Sultan,dengan bosan Khalisa menanti mobil angkot jemputan nya sambil bermain ponsel.tiba-tiba saja sebuah mobil sedan merah berhenti di depan nya,perlahan menurunkan kaca mobil nya,menatap Khalisa yang juga sedang menatap ke arah nya.
"Khalisa, ayo aku antar kamu pulang".ajak Arion ,turun dari mobil nya berjalan menghampiri Khalisa.
" gue bisa sendiri".tolak Khalisa.
Arion berusaha menarik tangan Khalisa,memaksa untuk ikut dengan nya.dengan sekuat tenaga juga Khalisa mencoba melepaskan tangan Arion yang menggengam tangan nya begitu kuat.
"lepasin tangan lo br******k".maki Sultan yang tiba-tiba saja datang .
" siapa lo.jangan ikut campur".sahut Arion kesal.
tanpa ancang-ancang lagi Sultan langsung mendaratkan pukulan ke wajah Arion.Arion yang tak terima berusaha membalas nya namun Sultan dapat menghindar dari pukulan Arion.
"gue paling nggak suka ngeliat cowok yang kasar sama seorang wanita".ucap Sultan kembali memukul Arion di perut nya.
sebelum Arion dapat berkata-kata,Sultan sudah mengajak Khalisa masuk ke mobil milik nya ,pergi darisana meninggalkan Arion yang di penuhi amarah.
" kamu nggak apa-apa?".tanya Sultan pada Khalisa ketika sudah berada di dalam mobil milik nya.
Khalisa yang masih shock melihat perkelahian antara Sultan dan Arion tak memberikan respon sedikitpun.wajah nya pucat karena takut.Sultan yang melihat nya ,segera memberikan Khalisa air minum.
"maaf,harus nya tadi gue nggak bersikap bar-bar".
" kamu kenapa tiba-tiba bisa muncul?".tanya Khalisa yang kesadaran nya sudah mulai pulih kembali.
"tadi aku habis jemput kamu di restoran tapi kamu udah pulang,kebetulan banget waktu aku lewat liat kamu lagi di ganggu sama cowok tadi".jelas Sultan.
" kamu itu aneh".
"aneh gimana?" tanya Sultan binggung.
"kayak angin,datang dan pergi sesuka nya".
Sultan tertawa," aku memang orang sibuk,jadi wajar jika kadang aku nggak bisa nemuin kamu padahal rindu itu berat".gurau Sultan membuat Khalisa yang sejak tadi cemberut ,tersenyum.
"ngomong-ngomong siapa cowok tadi,kenapa dia bersikap tidak sopan padamu?" tanya Sultan penasaran.
__ADS_1
"bukan siapa-siapa".
" apa salah satu fans mu".ledek Sultan
"memang nya aku ini selebritis".
" mungkin saja kau selebritis untuk para pria".ledek Sultan lagi.membuat senyum terus terukir di bibir manis Khalisa.
Sultan yang kangen tak bertemu Khalisa selama beberapa hari ini,mengajak Khalisa untuk mampir ke kafe.
"kenapa tidak makan di restoran mu saja?" kata Khalisa sambil menyeruput jus alpukat.
"bosan,aku butuh suasana baru setiap hari".
" kenapa tidak pergi liburan saja".
"kamu mau menemaninku?".
" jangan ngaco,kamu lupa aku sudah menikah,ajak pacar mu saja sana".
"pacar yang mana,aku jomblo".
" kamu tinggal tunjuk saja wanita yang ingin kamu jadi kan pacar,mereka pasti tidak akan menolak mu".
" kecuali aku dan istri orang"
"maka nya kalau bicara itu yang jelas".omel Sultan meminum capucino di depan nya.
saat mereka lagi asyik berbincang,datang seorang wanita bak seorang model,memiliki tubuh tinggi ideal dengan penampilan yang menawan,membuat wajah cantik nya semakin anggun.wanita itu menatap Khalisa dari ujung rambut hingga kaki.
" cantik sih tapi kampungan".gumam nya namun masih terdengar jelas di telingga Khalisa.membuat Khalisa merasa heran karena tak mengenal wanita itu.
"kenalin aku Angelyn tunangan Sultan".kata wanita yang bernama Angelyn memperkenalkan diri nya.
" jangan asal ngomong".protes Sultan marah.
"come on Sultan,,you don't recognize me".
"kamu bukan siapa-siapa lagi bagiku,you and i are done!!".
" apa karena wanita ini,kamu tidak ingin kembali dengan ku?".
__ADS_1
Khalisa yang tak tahu apa-apa merasa binggung dan serba salah saat diri nya di bawa-bawa,apalagi Angelyn selalu menatap nya dengan tatapan tak suka.
"ayo Khalisa kita pergi dari sini,aku sudah tidak mood lagi".ajak Sultan menarik tangan Khalisa.meninggalkan Angelyn yang terlihat sangat marah.
Sultan terlihat melamun di dalam mobil ,tak langsung menjalankan mobil nya.
" ada apa?"tanya Khalisa merasa khawatir melihat Sultan yang biasa nya tak pernah terlihat sedih.
"apa kamu pernah merasa kecewa?"
"sure".
" apa kamu bisa melupakan rasa kecewa mu".
"setiap orang pasti pernah merasakan yang nama nya kecewa.tergantung kamu mau berbesar hati apa tidak menerima nya,kalau kamu ikhlas pasti kamu bisa pulih dari rasa sakit nya".
" aku memang nggak salah menilai kamu".puji Sultan.tersenyum memandangi Khalisa di samping nya.
"siapa wanita tadi apa mantan tunangan mu?".
" yah".sahut Sultan malas.
aneh sekali rasanya hari ini ,di hari yang sama Khalisa Dan Sultan saling bertemu dengan mantan masing-masing.membuat suasana hati kedua nya berubah-ubah seperti bunglon.syukurlah mereka bisa saling menghibur,menjadikan hari yang menyebalkan menjadi lebih menyenangkan untuk mereka.Sultan yang apa ada nya dan mudah bergaul membuat Khalisa nyaman berteman dengan nya.begitu juga dengan Sultan yang merasa nyaman bila di dekat Khalisa meski hanya sebatas teman biasa.Sultan sadar mustahil bagi nya untuk bisa memiliki Khalisa,benar cinta memang tak harus memiliki,asal bisa selalu dekat dengan Khalisa ,melihat nya hidup bahagia dan selalu melindungi nya itu sudah cukup membuat Sultan senang.jika ada kesempatan untuk nya di kehidupan mendatang ia berharap bisa bertemu Khalisa kembali.
"kenapa malah benggong?" tegur Khalisa heran melihat Sultan sejak tadi terdiam ,tatapan nya terlihat kosong.
"siapa yang benggong,aku cuma lagi mikirin kamu".ceplos Sultan.
" ngapain di pikirin,aku kan lagi sama kamu mending pikirin mantan kamu aja yang tadi ngajak balikan,,,siapa tadi nama nya aku lupa".goda Khalisa cengegesan.
"Angelyn".sahut Sultan malas.
"iya Angelyn,nama nya bagus,orang nya juga cantik".
" cantikan kamu".
"kalo mau bohong nggak usah kebangetan,jelas-jelas lebih cantik Angelyn kemana-mana,aku mah apa atuh".
Sultan tersenyum mendengar ucapan Khalisa yang polos," cantik bukan hanya di lihat dari wajah tapi hati nya".
Khalisa tersenyum,takjub melihat pria di samping nya yang terlihat sempurna namun tetap rendah hati.selama mengenal Sultan,ia tak pernah melihat Sultan sombong apalagi merendahkan orang lain.jika dulu dia di pertemukan dengan Sultan sebelum mengenal cinta,mungkin bisa saja ia akan jatuh cinta saat dirinya dipertemukan dengan Sultan.
__ADS_1
(terima kasih🙏🙏.....author merasa akhir-akhir ini tak semangat karena yang like sedikit👍😭)
di lanjut nggak yah nulis nya????!!!!!