Cinta Untuk Khalisa

Cinta Untuk Khalisa
Bab 33


__ADS_3

๐ค๐ž๐ก๐ข๐๐ฎ๐ฉ๐š๐ง ๐ญ๐š๐ค ๐ฌ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐š ๐ง๐ฒ๐š ๐ค๐ž๐ค๐š๐ฅ,๐ฌ๐ž๐ฉ๐ž๐ซ๐ญ๐ข ๐ญ๐š๐ค๐๐ข๐ซ ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐ญ๐š๐ค ๐ฌ๐ž๐ฅ๐š๐ฆ๐š ๐ง๐ฒ๐š ๐ฌ๐š๐ฆ๐š,๐›๐ž๐ซ๐ฃ๐š๐ฅ๐š๐ง ๐ฅ๐š๐ก ๐ค๐ž๐ฆ๐š๐ง๐š ๐ญ๐š๐ค๐๐ข๐ซ ๐š๐ค๐š๐ง ๐ฆ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ฐ๐š ๐ฆ๐ฎ,๐ก๐ข๐ง๐ ๐ ๐š ๐ฆ๐ž๐ง๐ž๐ฆ๐ฎ๐ค๐š๐ง ๐ฅ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ซ๐š๐ง ๐›๐š๐ซ๐ฎ ๐ฒ๐š๐ง๐  ๐ฆ๐ฎ๐ง๐ ๐ค๐ข๐ง ๐š๐ค๐š๐ง ๐ฆ๐ž๐ฆ๐›๐š๐ฐ๐š ๐ฉ๐ž๐ซ๐ฎ๐›๐š๐ก๐š๐ง ๐๐š๐ฅ๐š๐ฆ ๐ก๐ข๐๐ฎ๐ฉ ๐ฆ๐ฎ.


dengan sangat semangat Khalisa akan memulai pekerjaan baru nya,mulai beradaptasi lagi dengan suasana yang belum pernah dirasakan ia sebelum nya,mencoba memahami kembali orang-orang di sekitar nya,membiasa ka diri dengan kebiasaan yang mungkin agak berbeda dari biasa nya.


dengan perasaan deg-degan Khalisa melangkahkan kaki nya memasuki ๐ซ๐ž๐ฌ๐ญ๐จ ๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐š๐ง,aktivitas di dalam restoran masih terlihat sepi,hanya ada beberapa orang menggunakan seragam yang sama sedang sibuk pada pekerjaan nya masing-masing.Khalisa merasa canggung,tak ada satu orang pun yang di kenal nya disana.


"hai Khalisa,kau sudah datang".sapa oppa seo jun yang baru saja datang.


" pagi oppa".sapa balik Khalisa, malu-malu.


"mari ikut dengan ku".ucap oppa seo jun mendahului Khalisa yang ada di depan nya.berjalan memasuki ruang yang di pintu nya tertulis staff room.


" ini loker mu, kau bisa menaruh barang-barang mu disini,di dalam nya sudah ada seragam,kau bisa mengganti nya di ruang ganti,setelah itu kau bisa menemui pegawai yang bernama mika di meja kasir,dia yang akan membimbingmu sampai kau mengerti dan bisa bekerja sendiri".jelas oppa seo jun panjang lebar."kau sudah paham?"


"iya.aku mengerti,terima kasih oppa".sahut Khalisa membungkukan badan nya.


oppa seo jun tersenyum" kau tidak perlu se formal itu ,kita tidak sedang berada di korea jadi tak perlu membungkukan badan mu,aku sudah terbiasa dengan budaya indonesia".


"baik oppa".


setelah memakai seragam,Khalisa bergegas ke meja kasir untuk mencari pegawai yang bernama Mika.


" apa kau Mika?" tanya Khalisa pada wanita berambut pendek yang ada di depan meja kasir.


"iya,apa kau Khalisa pegawai baru".


" yah,mohon bimbingan nya ka Mika".ucap Khalisa dengan ramah nya.


Khalisa mungkin memang belum terbiasa dengan tempat yang baru tapi se jauh ini Khalisa merasa semua akan baik-baik saja dan bisa membuat nya nyaman.semoga saja semua pegawai baik kepada nya karena Khalisa ingin menjalani pekerjaan nya dengan tenang dan tentram.


***


๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ซ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ถ,,๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ-๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข?


๐˜๐˜ณ๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ๐Ÿฅฐ


Khalisa baru membaca pesan Irsyad saat dirinya selesai bekerja karena terlalu sibuk di hari pertama nya yang belum terbiasa dan tidak tahu apapun soal pekerjaan baru nya,Khalisa jadi harus banyak belajar bahkan di jam istirahat nya juga.


๐˜ฎ๐˜ข๐˜ข๐˜ง ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฆ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ค๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ญ๐˜ฐ,๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ-๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข.


๐˜’๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ด๐˜ขโ˜บ


Khalisa membalas pesan dari Irsyad.semoga Irsyad tak beranggapan jika ia telah mengabaikan nya.


๐˜ช๐˜บ๐˜ข ๐˜จ๐˜ฑ๐˜ฑ ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฆ ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช,๐˜ซ๐˜ข๐˜จ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช ๐˜ญ๐˜ฐ,๐˜ซ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐ


๐˜๐˜ณ๐˜ด๐˜บ๐˜ข๐˜ฅ๐Ÿค—

__ADS_1


Khalisa sudah selesai mengganti seragam nya,ia berniat akan langsung ke rumah mamanya untuk menjemput Alika sebelum pulang ke rumah.


"sudah mau pulang,naik apa?" tanya oppa seo jun saat berpapasan dengan Khalisa.


"iya,naik angkutan umum oppa,memang kenapa?".tanya Khalisa binggung.


" mau aku antar".tawar oppa seo jun.


"maaf oppa tak perlu repot-repot aku bisa pulang sendiri".tolak Khalisa dengan halus.


Khalisa yakin oppa seo jun sampai saat ini belum juga membuka CV miliknya dan tidak tahu jika diri nya sudah menikah dan memiliki anak.jika tidak mana mungkin oppa seo jun bersikap seperti itu pada nya.


" jangan macam-macam,lanjut kan saja pekerjaan mu".maki Sultan yang tiba-tiba saja sudah ada di dekat mereka.


"baik bos.maaf".ucap oppa seo jun pergi begitu saja meninggalkan Khalisa dan Sultan.


" Sultan,kapan kau datang?"tanya Khalisa heran.


"baru saja,kau sudah selesai bekerja?"


"yah,aku baru ingin pulang".


" ikut aku".ajak Sultan sembari menarik tangan Khalisa sampai ke dalam mobil nya.


"dasar pemaksa".omel Khalisa." kau mau mengajakku ke mana?".


" Apa kamu tidak punya kesibukan yang lain ,jam segini sudah menggangguku?"


" harusnya kamu bersyukur karena orang sibuk seperti ku masih mau meluangkan waktu untuk dirimu".


"cih, Siapa juga yang menyuruhmu untuk meluangkan waktu mu, aku bisa pulang sendiri".ketus Khalisa


" Makanya nggak usah banyak protes,diam saja duduk yang manis".


" kamu pikir aku patung pancoran".sahut Khalisa memanyunkan bibirnya.


sesekali Sultan yang sedang menyetir melirik Khalisa di sampingnya yang diam saja benar-benar seperti patung,wajah nya juga di tekuk.menunjukan ekspresi kesal.


"kamu marah?" tanya Sultan memberhentikan mobil nya di tepi jalan.


"menurut mu".sahut Khalisa sinis.


" baiklah aku minta maaf kamu boleh bicara sepuas nya, aku tidak akan menyuruh mu diam lagi".


"malas".


" apa kamu mau makan es krim".bujuk Sultan.

__ADS_1


"kamu pikir aku anak kecil".ketus Khalisa" aku tidak suka es krim".kata Khalisa berbohong


"jadi apa yang kamu suka?"


"tidak ada".


" benarkah?biasanya wanita suka sekali dengan uang".goda Sultan.


"kamu pikir seluruh wanita itu matre".


" setahu ku begitu,wanita hanya mementingkan uang,mereka banyak sekali tipu daya".


"kamu sedang curhat padaku?" sindir Khalisa.


"siapa yang curhat,aku hanya membicarakan kenyataan saja".elak Sultan.


" siapa yang sedang kau bicarakan ,mantan tunangan mu?" ucap Khalisa keceplosan,lansung menutup mulut nya


Khalisa kesal pada diri nya sendiri yang kadang tidak bisa mengerem mulut nya sendiri jika sedang berbicara.


"siapa yang memberitahu mu,apa Nova?" selidik Sultan."dasar Nova ember pecah".gerutu Sultan.


Sultan yang kesal mendengar mantan tunangan nya,kembali melajukan mobil nya dengan cepat,membuat Khalisa ngeri dan berdoa sepanjang jalan dalam hati nya.


"tak perlu mengantar ku sampai rumah,aku turun di jalan saja".


" memang nya kenapa?apa ada suami mu?"


"tidak,aku mau ke rumah mama menjemput Alika".


" dimana rumah mama mu".


"tidak usah,aku bisa pergi sendiri".


Sultan benar-benar keras kepala dan juga pemaksa,bagaimana mungkin dia ke rumah mama nya di antar pria lain,apa yang akan di katakan mama nya nanti,bisa-bisa mama nya akan marah,mengira diri nya wanita tidak benar pergi dengan pria lain di saat suami nya tidak ada.


" aku mohon Sultan,turunkan saja aku di jalan,mama ku sangat membenci pria kaya,apalagi yang tampang nya seperti mu".gurau Khalisa mencari alasan.


"apa kamu tidak sedang mencari alasan saja".


" tidak.mama ku memang sangat galak,dia hanya menyukai Irsyad suami ku saja,mama akan memukul ku jika melihat aku jalan dengan pria lain".gurau Khalisa lagi.


Sultan tampak berfikir,memperhatikan wajah Khalisa yang polos, membuat ia akhir nya percaya jika Khalisa bicara jujur.


"baiklah,aku akan menurunkan mu 5 meter dari rumah mama mu".


Khalisa yang gregetan rasa nya ingin sekali menjambak rambut Sultan sampai dia sadar jika diri nya itu sangat menyebalkan sekali.

__ADS_1


(jangan lupa like๐Ÿ‘๐Ÿ™_terima kasih๐Ÿฅฐ)


__ADS_2