Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Mencuci Jiwa Yang Membosankan


__ADS_3

Yunhoo menatap nama yang mengerikan dan begitu jelek itu.


“Perasaan aneh ini…. Kenapa ya?…” ucap Yunhoo memegang tangannya yang terasa begitu aneh .


Tubuhnya benar benar terasa di tarik dengan aneh dan di dorong untuk melangkah ke Portal itu.


“Tidak, aku tidak bisa gegabah” ucap yunhoo yang mengepalkan tangannya.


“Nama ini…. Memang aneh tapi mari lihat sedikit dan berpikir sebentar” Ucap Yunhoo sembari berpikir dan memegang dagunya dengan tangannya.


“Mencuci jiwa, yang berkaitan dengan jiwa, jika begitu iru pasti makhluk itu adalah Orang yang bisa mengendalikan atau mempunyai kekuatan Jiwa bukan?…” ucap yunhoo dalam hatinya.


Jika tebakan Yunhoo benar…


Ini memang terlihat bagus tapi kenapa dirinya terasa di tarik ke arah Portal itu…


Itu sangat aneh.


Yunhoo menggenggam tangannya dengan ragu dan menatap portal itu.


“Aku harap aku tidak akan menyesal” ucap yunhoo dan memasuki portal itu.


[ Anda Telah memasuki Portal Mencuci Jiwa yang membosankan!]


[ Waktu Tes Anda adalah 30 Menit!]


Yunhoo berdiri di Tanah tandus yang cukup gelap.


Itu memperlihatkan hawa aneh dan kehadiran kehadiran yang mengerikan.


Beberapa Salib besar dan Beberapa Noda darah.


Di ikuti beberapa makam besar dan beberapa hawa tidak mengenakan lainnya.


Jika dia berada di dunia nyata tanpa adanya kekuatan dia akan kabur menjerit ketakutan karna itu begitu menarik hawa Horor yang begitu menakutkan.


Jika Yunhoo menatap sekitar, perasaan tidak enak itu selalu hadir di tubuhnya.


Dia serasa begitu merasakan perasaan aneh yang mengerikan dari Dunia ini.


Yunhoo berjalan mengeluarkan pedang nya dari Inventory nya.


Di tanah tandus itu pohon pohon bahkan tidak ada, tanah terlihat kering dan daun daun yang ada di tanah juga kering dan terlihat sangat jelek.


Keindahan di dunia ini tidak ada, seakan akan ini adalah Hukuman, di tanah tandus itu semuanya hanyalah dataran luas yang kering .


Tidak ada matahari di sini, itu terlihat hanya seperti Langit merah yang begitu Menonjol dan menambah kesan mistis dan Horor.


Yunhoo yang berdiri di sana menatap kerangka yang bangun dan mulai berdiri dari Kuburan mereka.


Bukan hanya kerangka bamyak monster lainnya yang muncul.


Mereka tidak nampak hidup lagi, mereka benar benar mati.


“Sialan kerangka kagi kah?….” Ucap Yunhoo dalam hatinya yang begitu membenci adegan di mana mereka melawan kerangka.


Kerangka adalah hal yang merepotkan tapi hal lain yang lebih merepotkan adalah bahwa bukan hanya kerangka tapi banyak monster mengerikan lainnya yang datang.


Yunhoo hanya bisa menghela nafas dan menarik pedangnya.


…..


“Ratu ku, sepertinya ada Seseorang yang mengambil Portal Anda” Ucap Seorang Pelayan Wanita Dengan Dress Indah dan Stocking Kaki transparan dengan Pola bunga Hitam.


Dress itu berwarna Hitam kemerahan yang menutupi Paha nya dan wajah Pelayan yang menyampaikan Itu juga cukup cantik.


Wajah nya Putih Pucat dengan Rambut Rambut Hitam dan mata Ungu Terang.


“Oh, bisakah kau tunjukan orang itu Anna?” Ucap ratu itu yang duduk Di meja makan besar sembari memakan Daging nya dengan tangan kecil nya itu yang halus dan garpu gelap bintik-bintik.


Papan sistem yang menampilan Yunhoo sedang bertarung terlihat.

__ADS_1


Yunhoo sendiri di dunia itu terlihat dan bertarung melawan banyaknya monster itu.


Di papan sistem itu terlihat semua jelas Yunhoo melawan kerangka bahkan kerangka itu jauh lebih kuat ketimbang yang sebelumnya di lihat dan lawan Yunhoo.


Mereka menggunakan senjata meengerikan di ikuti energi gelap .


Pertarung itu terjadi begitu hebat.


Bisa di kagetogirkan bahwa Tes itu cukup sulit bahkan bagi yunhoo sendiri.


Ledakan energi itu menghancurkan tanah kering itu dan beberapa salip besar hancur berkeping-keping.


Makam juga hancur dan tanah bergetar dengan pertarung epic itu.


“Oh…. Jadi hanya dia kah yang masuk?” Tanya Ratu itu yang menaruh Garpu nya dan memegang dagu nya dengan Ibu jari dan jari tunjuknya.


“Ya Ratu ku” Ucap Anna yang berdiri di samping Ratu itu dengan tangannya yang berada di depan.


“Hm… mari kita lihat seberapa jauh lagi dia terlihat.” Ucap Ratu itu sembari menonton dengan Penuh semangat ke Papan Sistem itu.


…….


Di sisi lain Yunhoo yang di keroyoki banyak Monster itu mengelap beberapa percikan darah kecil dari tubuh nya itu.


Dia menatap para monster yang dalam Jumlah besar itu di depannya.


Itu ada kerangka, dalam Jumlah banyak dan beberapa monster seperti Zombie dll.


Itu tidak jauh beda seperti sebelumnya.


Satu hal yang paling membedakan adalah selain mereka jauh lebih kuat berkali-kali lipat.


Terdapat satu monster yang sungguh kuat nya keterlaluan.


Dullahan.


Monster bernama Dullahan itu sungguh kuat.


Kuda yang dia naiki berwarna Hitam dan Wujud dullahan terlihat seperti ksatria pada umumnya dengan rata rata pakiannya serba hitam.


Kapala Dullahan Memiliki Wajah Pucat pasi dengan mata Hitam Legam sementara mulutnya menyeringai lebar.


Dia di liputi aura Hitam gelap dengan sedikit kehijauan dan berdiri paking tinggi dan kuat di antara semua makhluk itu.


Tidak hanya kuat tapi perbandingan kuat ini terlalu besar untuk di ibaratkan dan di bandingkan.


Mungkin ribuan kerangka tidak akan berguna di depan Dullahan yang mengerikan di mata Yunhoo ini.


Hanya dari hawa keberadaannya saja itu sungguh terlalu Kuat dan mengerikan.


Level?….


Tidak perlu bertanya level bahkan dia melihat saja di mata nya dia benar benar bukan hal yang bisa yunhoo lawan.


Karna ini adalah Tes, guardian pun tidak di izinkan masuk dan keberadaan mereka seperti menghilang lagi di Bayangan Yunhoo.


Yunhoo tersenyum dan menyeringai.


Kali ini bukan masalah keajaiban akan datang atau tidak.


Dia tidak bisa lagi berharap ada keajaiban.


Nyatanya semua yang ada di depannya sudah menjadi musuhnya.


Ketika dia berharap hal konyol seperti itu, itu terasa seperti begitu menyedihkan untuk berharao pada suatu keajaiban.


Terkadang memang layak bahwa mereka berharap keajaiban akan ada.


Tapi keajaiban itu pastinya sudah habis terpakai terlalu lama bukan?..


“Kukuku, sial memang pilihan mendapatkan sponsor sepertinya berakhir tidak baik malah…” Ucap Yunhoo sembari menyeringai memegang kening nya dengan mata melebar dan mulut tersenyum lebar.

__ADS_1


“Baiklah mari kita mulai saja tidak perlu basa basi” Ucap Yunhoo sembari mengalirkan energi Mana-nya, pedang nya mulai di aliri energi Mana Dan mulai cerah dengan energi Mana.


Yunhoo menggaktifkan Accelerationnya berlari cepan dan menggunakan Wind.


Wind di buat bulat di sekitar Pedang Yunhoo untuk memotong apapun yang terkena pedang nya.


Bukan hanya di Pedang Tapi Mana-nya kali ini di aktifkan ke seluruh tubuhnya dan di salurkan secara merata.


Terutama di kaki dan tangannya.


Acceleration nya yang Lv.5 itu mempercepat langkah kakinya dengan bantuan dorongan penguatan dengan Energi Mana ,itu benar benar dorongan yang hebat dan Kuat.


Yunhoo menghancurkan kerangka kerangka itu.


Entah model manusia, monster atau semacam kadal.


Kerangka itu bermodel berageka ragam tapi sungguh sangat kuat di setiap makhluknya.


Pedang nya yang awalnya terasa ringan dan menjadi lebih baik juga sekarang tersadar bahwa itu masihlah bukan apa apa di lawan yang lebih kuat lagi.


Untuk bertambah kuat Yunhoo membutuhkan lawan yang kuat.


Ini memang tepat tapi jika melawan Ksatria Kuda Dullahan.


Yunhoo sendiri bahkan masih tidak yakin bisa mengalahkannya.


Emosinya yang terhanyut hanyut akan bagaimana dia bisa keluar dari situasi ini terus memutar di otaknya.


Beberapa kerangka mendorong Yunhoo mundur dan memukul pipinya dan mementalkannya.


Kekuatan pukulannya sangat kuat dengan energi gelap di pukulan itu.


Yunhoo terjatuh menabrak tanah berkali-kali dan bangun dengan Kondisi pucat.


Dia berdiri dengan wajah Pucat penuh Luka dengan satu mata Tertutup.


“Baiklah kali ini aku akan bermain dengan mu” Ucap Yunhoo dengan raut wajah serius nya.


[ Readers Lv.7 Di Aktifkan!]


Pandangannya semua kali ini Berubah menjadi Tulisan.


Dunianya berubah lagi dan semuanya terlihat berbeda.


Entah itu aliran mana dan pergerakan udara atau bahkan tanah, semuanya terlihat jelas di matanya.


Dunia semua menjadi Tulisan dengan suasana yang begitu menakjubkannya.


Dengan kondisi nya yang masih menutup satu matanya dan Dengan wajah Pucat nya itu.


Yunhoo berdiri menatap kerangka yang memiringkan kepala mereka dengan aneh.


“Menyerahkan Manusia, kau tidak layak!” Suara Pria tegas terdengar .


Itu suara yang dalam dan membuat Yunhoo bergetar.


Itu adalah Suara Dullahan.


“Kekeke, menyerah? Sayang sekali aku tidak ingin menyerah.” Ucap Yunhoo tertawa terbahak bahak itu.


Dia menatap Dullahan yang memegang kepala nya di tangan kirinya dan mendekat ke arah Yunhoo dengan Cambuk di tangan kanannya.


Kuda nya juga terasa begitu kuat dan hebat dengan Warna hitamnya itu.


“Kau tidak ingin menyerah manusia?” Tanya Dullahan dengan serius memelototi Yunhoo.


“Kukuku, aku tidak akan menyerah “ Ucap Yunhoo yang ketas keras kepala itu.


“Baiklah jika kau Ingin mati, aku sendiri yang akan membununuh mu” ucap dullahan ke Yunhoo dan mulai Memegang Cambuknya.


“Baiklah itu yang ku nantikan” Jawab Yunhoo tersenyum dengan kondisi nya yang masih sama dengan salah satu mata tertutup.

__ADS_1


__ADS_2