
Mereka tidak hidup dengan mengandalkan Nafsu dan amarah.
Mereka tidak hidup dengan perasaan dan pikiran seperti binatang buas tanpa pikiran yang hanya mengandalkan Insting bertahan hidup dan nafsu mereka.
Mereka memiliki akal, mereka hidup, dan mereka layak untuk hidup dengan pilihan dan keinginan hati mereka.
Di sini mereka semua memiliki otak dan pikiran.
Meski menara tergolong membimbing , tapi tantangan adalah tantangan, dan mereka yang tidak layak hanya akan mati seperti orang bodoh yang begitu mengenaskan.
Mereka akan mati, dan keberadaan mereka akan di lupakan.
Ini adalah reaksi alami kehidupan, yang tentunya pasti akan ada kematian yang datang menunggu mereka.
Yunhoo yang awalnya hanyalah manusia biasa yang di penuhi dengan rasa takut pun rasanya sekarang sangat aneh bahwa tubuhnya terasa begitu beda.
Bahkan pisau di tangannya dulu saja begitu menyeramkan ketika dia melihat bilah kecil yang mungkin bisa melukai tubuh rapuhnya.
Semuanya seakan akan mulai berubah hanya dalam sekejap mata.
Rasanya dirinya yang dulu tidak bisa hidup tanpa Ponsel dan bertergantungan dengan Ponsel dan Novel nya.
Sekarang rasanya begitu berbeda.
Kali ini dia yang takut akan bilah Pisau dulunya, sekarang berbaluk memegang Bilah pedang yang lebih panjang dan menyeramkan ketimbang pisau.
Bilah pedang nya yang membunuh manusia tanpa ragu seakan akan itu fenomena biasa di tubuh dan otak nya.
Dirinya yang melihat manusia terbunuh dan organ-organ mereka yang hancur, dirinya yang bahkan begitu terbiasa dan tidak ada keraguan dalam membunuh.
Rasanya diri nya menjadi begitu berbeda ketika dirinya dulu yang adalah pengangguran menjadi begitu mengerikan seperti sekarang.
Kali ini dia paham betul bahwa masa depan selalu tidak terduga bahkan bagi diri nya sendiri.
Masa depan tak terduga dan masa depan tidak di ketahui.
Pelajarilah dan gunakanlah waktu sebaik mungkin.
Bagi Yunhoo sekarang dirinya memang sangat berbeda dengan dirinya yang dulu.
Meski begitu Yunhoo juga sekarang bersyukur karna dengan begini dirinya dapat dengan mudah beradaptasi dengan Lingkungan dan dunia nya yang sekarang.
Dia juga harus dengan cepat beradaptadi dan memahami dengan baik semua hal di dunia yang harus dia pahami.
Dengan pengetahuannya sebagai pembaca Novel dia harus memperhatikan dengan baik apa saja dan gunakan apa saja kemampuan atau bahkan pengetahuan nya untuk masa depan nya .
Kali ini dia harus melangkah dengan baik.
Entah sesulit apa, dia juga harus belajar, dirinya sendiri sekarang juga bukanlah seseorang yang dengan mudah dapat mengalahkan musuh Kuat.
Melangkah dan terus melangkah, dengan begitu dia akan sampai pada tujuannya.
Dia harus melakukan yang terbaik untuk hari ini dan demi hari esok.
Kali ini Bilah pedang Donshik menusuk tepat Monster terakhi dari sisa-sisa Lendir yang ada.
Semua kotoran lendir dan bekas lendir -lendir masih tertanam jelas di setiap Dinding atau bahkan lantai yang di penuhi lendir ini.
Beberapa Dinding es juga masih ad meski lendir tidak terlihat di dalamnya.
Beberapa bekas Goresan pedang dan Abu kehitaman dari api yang membakar Dinding atau bahkan lantai Gua ini.
Beberaoa lainnya juga terlihat.
Kali ini korban bertambah lagi.
__ADS_1
Mungkin dari 100 orang yang masuk total sekarang adalah 87 Orang yang masih ada.
Tentu saja jumlah korban terbanyak berasa dari pasukan baris depan.
Terutama di bagian Para Ksatria yang menjadi Npc Quest lantai 10 ini.
Meski beberapa pemanjat juga terluka parah dan ada yang meninggal, jumlah kotban terbanyak masihlah dari para ksatria.
Beberapa Pemanjat atau Kita sebut saja player bahkan terluka cukup parah oleh lendir ini.
Holy Light pemimpin Kstaria mrmang cukup bermanfaat untuk mencegah serangan dan menjauhkan para lendir
Meski begitu, membunuhnya masihlah bergantung kepada Supporter dan Donshik yang juga sebagai pusat utama dan sumber kekuatan dari Keseluruhan orang di Lantai 2 ini.
Kali ini mereka berhasil melalui gua yang mempunyai Monster lendir tapi di sisi lain lagi dan lagi mereka harus Menyembuhkan beberapa orang yang terluka lagi.
Tidak akan mudah untuk menyembuhkan mereka terutama tang telah terluka sangat parah.
Karna rata-rata luka mereka hanya seperti racun dan beberapa luka goresan memang terlihat mudah.
Tapi nyatanya racun mereka juga seperti parasit yang memakan Tubuh mereka lama kelamaan jika mereka tidak bisa di sembuhkan dalam sesegera .
Tubuh mereka yang terkena racun mulai perlahan menghitam dan mati busuk dengan aneh.
Beberapa orang telah mati, mungkin total 3 orang telah mati karja tidak mendapatkan Penawar dan penyembuhan sesegera mungkin.
Selain itu racun di situ juga hanya dapat di hilangkan Oleh Holy Light dari pemimpin Ksatria.
Setelah cukup beristirahat dan semua orang mulai fonus menyembuhkan.
Pemimpin ksatria membuat Sebuah Air besar yang melayang di atas udara yang di bantu buat oleh para penyihir dan menyalakan skill Holy Light nya ke air itu.
Cahaya terang mulai menyinari air dan membuat air tampan seperti mengeluarkan cahaya keemasan.
Awalnya mereka mungkin terlihat berbeda tapi setelah Skill Holy Light di matikan, air tersebut tampan seperti air semula.
Selain itu , Air itu Juga bahkan Mengandung Kekuatan Mana yang di dapatkan dari hasil Penyaluran Kekuatan Holy Light Pemimpin Ksatria itu.
Setelah air di buat, beberapa mulai di siramkan ke beberapa orang yang Terkana racun.
Tubuh mereka mengeluarkan asap Putih tebal yang membawa sedikit perasaan Panas yang keluar dari tubuh mereka.
Tubuh yang tercemar dengan Warna hitam itu juga mulai perlahan kembali dengan luka-luka kecil yang terlihat.
Meski racun sembuh, bukan berarti luka akan sembuh.
Di sinilah Para Healer lagi dan lagi harus berjuang lebih keras untuk menyembuhkan mereka yang terluka lagi.
Setelah memakan waktu yang banyak mereka beristirahat, memakan beberapa Bekal dan cemilan yang mereka miliki di Inventory dan bersantai sejenak.
Pemimpin ksatria juga begitu, dan 12 pemimpin mengikuti juga untuk beristirahat dengan tenang.
Di sisi lain Yunhoo duduk diam memakan Roti Coklat panjang yang berada di tangannya.
“Hey bagi!” Ucap akila yang mengambil Roti coklat panjang dari tangan Yunhoo.
Yunhoo mengerutkan alis dan mengangkat kening nya ke atas dengan sedikit raut wajah kesal.
“Hey itu tidak sopan! Bukankah seharusnya naga memiliki sedikit tata krama?” Tanya Yunhoo dengan kesal sembari mendecakkan lidah nya.
“Eh…. Tapi aku sangat lapar!” Ucap akila dengan wajah menggemaskannya yang begitu membuat seseorang merinding jika melihatnya.
Mungkin Yunhoo akan sedikit gila Jika melihatnya lagi.
Wanita yang menawan dan juga memiliki sikap menggemaskan.
__ADS_1
Memiliki sisi imut dan juga menyeramkan.
Benar benar layak menjadi naga superior dan menjadi Putri naga.
Orang jika melihat wajahnya saja pasti akan begitu terpesona.
Wajah nyabyang cantik dan Kulit nya yang putih dan anggun.
Rambut nya yang menawan dan mata indah nya .
Serta Postur tubuh nya dan lengkungan tubuh yang rasanya begitu indah.
Hanya saja satu hal yang menjadi sangat di sayangkan.
Sifatnya yang masih terlalu kekanak-kanakan dan juga terlalu ceroboh.
Meski begitu tidak ada lagi hal yang membuat Akila tampak mines di mata Yunhoo.
Itu seakan akan dia memang benar benar seperti Bidadari yang selalu di bayangkan Yunhoo ketika dia sedang membayangkan sesosok bidadari:
Meski dalam pandangan Yunhoo akila tidak begitu menarik , entah kenapa rasanya dia juga begitu ragu apakah dia menyukai wanita.
Jika di dunianya dulu, akila pssti akan menjadi sosok yang akan di puja dan menjadi idol nomor satu.
Menjadi model, dan artis, dan juga menjadi papan Berita majalah dan lain sebagainya.
Wajah dan keanggunan yang layaknya seperti Bidadari ini benar-benar hebat.
Hanya saja entah kenapa, rasanya begitu aneh ketika ketertarikannya terhadap wanita tidak ada sama sekali.
Aneh sekali untuk melihat wanita secantik ini tidak membuat Yunhoo tertarik.
Sangat aneh tapi mau bagaimanapun dia juga berpikir memang dirinya aneh/
Dia juga sedikit takut jika dirinya nyatanya benar-benar menyukai sesama pria dan menjadi Gay.
Itu mengerikan tidak bisa melihat kecantikan dab menyentuhkan wanita cantik.
Sangat di sayangkan jika yang Yunhoo pegang adalah Sebuah bat*ng dan melakukannya dengan sesama Bat*ng.
Meski rasanya dia bisa jijik dan tidak suka hanya dengan membayangkan dirinya melakukan dengan sesama cowo, tapi anehnya kenapa dia merasa dirinya tidak memiliki ketertarikan dengan wanita.
Meski memang tidak begitu penting untuk mengurus hal itu sekarang, tapi mencari penyebab nya juga hal penting untuk mempertimbangkan masa depannya.
Jika dirinya di masa depan benar-benar tidak memiliki ketertarikan dengan wanita , itu pasti akan menjadi berita terburuk seumur hidupnya.
Mungkin bisa saja dia memiliki penyakit yang membuat nya tidak memiliki ketertarikan dengan wanita.
“Tapi ini benar-benar yang terburuk untuk dapat di pikirkan” batin Yunhoo dengan perasaan mengerikan yang naik ke sekujur tubuhnya.
Yunhoo memegang kepalanya dengan perasaan merinding di tubuh nya, dan memegang kembali tubuhnya yang gemetar hanya dalam berapa detik.
“Hei, apakah kau kebelat Ber*k?” Tanya akila dengan bingung dengan wajah polosnya.
“Sialan kau bicara apa!” Ucap yunhoo yang kaget dalam batinnya.
Meski suara akila kecil tapi itu akan sangat memalukan jika seseorang mendengarnya.
Bahkan bagi Yunhoo sendiri, rasa malu begitu mengerikan dan menakutkan!
“T-tidak! Kau bicara apa sih” ucap yunhoo yang memegang kepalanya sembari berkeringat kecil dan menghela nafas dengan gugup.
“Eh…. Tapi aku rasa kau memang butuh Toilet bukan?” Ucap akila sembaru memegang bibirnya dengan memiringkan sedikit wajahnya.
“Sial, kau berbicara seperti itu debgan penampilan cantik mu begini? Apakah ini wajar?” Ucap yunhoo yang masih juga heran tapi menghela nafas nya dengan pelan .
__ADS_1
“Tidak, tidak, lupakan akila….. aku tidak membutuhkan Toilet” ucap Yunhoo yang tersenyum kembali sembari menggelengkan kepalanya.
Kali ini dia harus lebih serius,Bos Monster Lantai 2 akan segera hadir, dan Yunhoo di sini diam juga bukan berarti tidak melakukan apapun.