
Akila mulai menatap makan dengan girang satu persatu itu dan mulai melihat-lihat menu itu seperti orang kampungan yang begitu Nora.
Yunhoo hanya tersenyum dan tercengir dengan terpaksa dan meredakan hawa yang tidak mengenakan ini.
“Bagaimana Jika kita mulai makan! Silahkan!” Ucap Pak tua itu di samping Yunhoo yang mulai mengmabil sendok dan Garpu nya.
“Ya! Sekamat makan” ucap istri nya yang Mulai makan juga.
Ketiga anaknya pun begitu, dan mereka juga hanya diam seperti Patung yang aneh yang tidak mengeluarkan ucapan satu inci pun.
“Wah! Ini lezat!” Ucap akila.
“Lezat tentu, makanan di sini adalah makanan terbaik dengan pemandangan terbaik Juga, dan ini adalah tempat Untuk menyatakan Cinta dengan Indah” ucap Istri pak tua itu yang tersenyum dan menutup Mulut nya.
“Hahahaha” tawa Pak tua itu yang malu dan mengangguk.
“Dulu Suami ku Melamar ku di sini dan itu membuat ku sangat terharu dengan ketulusannya dan effort nya yang benar benar hebat” ucap Istri nya itu yang menceritakan masa lalu mereka.
“Wah…. Keberanian yang menganggumkan, memang ini adalah Tempat terbaik Untuk menyatakan Cinta ….” Ucap Yunhoo yang tersenyum sembari memandang keluar di mana Kota terlihat begitu Indah.
“Aku penasaran samapai harus menunggu berapa lama lagi aku harus melihat salah satu anak Ku menikah dan memiliki cucu” ungkap Istri pak tua itu yang memandang ketiga anaknya.
“Ibu! Aku tidak Ingin menikah!” Ucap Seorang lelaki yang tampaknya paling Muda di antara mereka itu.
“Aku belum menelukan Jodoh yang coco bu” ucap salah satu anak laki lakinya lagi yang lebih terlihat dewasa dengan kacamata nya.
“Aku tidak menemukan Jodoh ku bu! Dan aku tidak Ingin dengan lelaki yang lemah!” Ucap Ahyun Kwon itu yang Memakan dengan santai semua Hidangan yang ada dari hidangan pembuka hingga hidagan utama,
“Hah…. Kalian tidak dewasa-dewasa, kau tahu ketika aku menikah Ibu kalian aku sangat bahagia dan Hidup ku penuh dengan Rasa bahagia!” Ucap bangga Pak tua itu yang memakan dengan bangga dan tersenyum ke istri nya.
Istrinya yang malu itu mulai tersipu sipu dengan aneh dan menemprl dengan suaminya.
Yunhoo hanya tertawa dan menikmati hawa yang rasanya aneh itu.
“Apakah menikah memang penting?” Tanya Akila yang dari tadi hanya makan dengan santai dan tiha-tiba membuat semua perhatian terpusat kepadanya.
“Kata ayahku, jika Ingin menikah carilah pasangan yang baik dan Lembut serta menyayangi ku dengan baik, tapi Melihat semua orang menatap ku rasanya aneh dan tidak ada satupun yang sesuai dengan Kriteria ayah ku” ucap Akila yang memakan itu dengan wajahnya yang sedikit belepotan.
Akila memberishkan wajahnya yang belepotan dan menaruh garpu serta sendok nya.
“Menurut ku, jika seseorang tidak Ingin menikah maka biarkan saja dia , ketika memang takdir sudah menentukannya maka mereka pasti akan mememukannya” ucap akila yang berbicara lanatng liat dengan aneh tapi berbicara serius.
“Wohh….. jadi menurut mu begitu ya?” Ucap Istri Pak tua itu yang menutup mulutnya dan juga mendengarkan Pendapat menarik dari akila itu.
“Aku setuju bu! Ucap wanita itu benar” teriak Jinggi Kwon yang teriak setuju seperti anak Yang sependapat dengannya itu.
Dia berwajah muda, dan melihat dari penampilannya Mungkin itu berumur 17-18 tahunan.
“Hum…… begitu kah?…. Memang baik jika mereka bisa Lebih bebas dengan Pilihan mereka, tapi Ibu Juga ingin melihat kalian mempunyai pasangan kalian” ucap Istri Pak tua itu yanh sedikit kecewa.
“Sudahlah, kita nanti bisa melihatnya Bukan ketika Dia sudah mempunyai pasangan yang tepat?” Ucap Pak tua itu yang tersenyum dan selalu setuju membebaskan Anaknya memilih Kehidupan mereka.
“Huhu, baiklah, ibu aku sedikit menunggu” ucap istri Pak tua itu yang tersenyum dan melanjutkan makannya.
“Katanya Anda adalah Rekan Suami saya? Sepertinya Anda menjadi bagian penting dalam kehidupan suami saya ini, dia selalu memuja dan membanggakan Anda” ucap Istri pak tua itu yang berbicara dan mulai bertanya ke Yunhoo
__ADS_1
“Ya, aku penasaran dengan tuan Kim, apakah Ayah dan Tuan Kim adalah rekan kerja sama Perusahaan ?” Ucap Jangsun Kwon yang beertanya ke Yunhoo.
“Ya, jika di tanya mungkin itu benar, meski kebanyakan Aku hanya membantu di Bidang lain yang di luar perusahaan” ucap Yunhoo yanh menjawab nya sembari memekam sebuah Dessert.
“Oh?…. Itu sepertinya sedikit hebat? Apakah yang Anda lakukan Player Yunhoo?” tanya Ahyun Kwon yang sedikit menyindir Yunhoo dan berdiri sembari menatap keindahan Kota .
“Hey bicara mu tidak Sopan Ahyun” Ucap Istri pak tua itu yang menatap dan berbicara ke ahyun.
“Fufufu, kau tidak mengerti Ahyun, Ayah mu ini tidak berbohong, dan Kim Yunhoo ini adalah partner yang membantu Ayah membangun perusahaan Hingga sebesar ini.” Ucap Pak tua itu yang menatap anaknya
“Apa yang dia lakukan ayah? Aku tak tahu!Aku membantu ayah dari awal hingga akhir dan aku tidak pernah bertemu dengannya, apa yang dia bantu Hingga ayah melakukan semua ini kepadanya?” Tanya Ahyun dengan amarahnya dan berbicara langsung ke ayahnya itu.
Di ikuti suara piano yang lembut itu, suara menjadi sedikit hening dan udara dari ketinghian dan langit langit kota bersinar terang .
Yunhoo yang sedang memakan Dessert Pudding itu terdiam dan menatap Ahyun Kwon.
“Hey, Ahyun kau tidak sopan! Minta maaf ke Tuan Kim Yunhoo” ucap Istri pak tua itu.
“Hah….. meski aku tidak tahu kenapa, apakah kau sedang Puber atau sedang Mengalami gangguan Mood naik Turun?” Tanya Pak tua Kwon itu ke Ahyun dengan lembut.
“Kenapa ayah tidak membiarkan Tuan Yunhoo yang Anda banggakan ini menjelaskan apa yang dia lakukan?” Ucap Ahyun Kwon yang semakin menjadi-jadi itu.
Yunhoo menghela nafasnya dan berdiri melihat dari pembatas ke arah Kota Kota yang terlihat sangat indah itu.
“Kau bebas marah, karna aku memang tidak membantu Perusahaan atau pembangunan dari dalam, dan itu kenyataan” ucap Yunhoo yang merentangkan tangannya dan menggapai udara udara dan angin angin yang berhembusan ke tangannya.
“Ahyun, sudahlah, kenapa kau seperti ini?” Tanya Istri pak tua itu menatap ahyun dan menyuruh ya meminta maaf.
“Ibu! Ibu tahu dengan baik aku berjuang dari awal bersama ayah, tapi aku masih tidak paham kenapa ayah seperti ini, bahkan Ayah saja yang membukankan ide Guild untuk masa depan Dunia dimana Skenario ada bu!” Ucap Ahyun itu yang di penuhi amarah nya dan sangat kesal kepada Yunhoo.
“Dia begitu karna dia melakukan Hal yang benar ayah” ucap Jangsun Ke Ayah nya itu.
Pak tua Kwon terdiam menatap anaknya yang dalam Kondisi emosi itu.
“Anu ahyun, sebenarnya….” Ucap pak tua Kwon yang berbicara dengan ragu itu.
“Apa?! Kenapa ayah berhenti? Apakah ayah tidak bisa menjelaskan Apa yang di lakukan Orang ini Hingga ayah membanggakan nya?” Teriak ahyun dan membentak ayah nya itu.
Akila di sisi lain yang sedang makan dengan tenag terdiam dan menatap ahyun.
“Hei bocah, kau tidak sopan, omongan mu dan sikap mu yang membentak ayah mu tidak solan bocah, aku memperingatinu tapi kau harus lebih berhati hati dengan cara bicaramu” ucap akila yang memegang Garpunya dan Memutar mutarnya di tangannya.
Tatapan Ahyun serius dan dia mematap sinis ke ahyun.
“Anu ahyun ayah akan menjelaskannya jadi kau bisa tenang dan minta maaf dulu ke Tuan Yunhoo oke?….” Ucap Pak tua itu yang menenangkan dan berdiri menatap Ahyun.
Dia masih bersikap dengan lembut dan berbicara ke anaknya seperti seorang bapak yang lemah dan lembut terhadap anaknya
Yunhoo di sisi lain masih memandang Kota yang indah dan menoleh sembari membalikakn badannya lalu menatap Ahyun Kwon.
Ahyun Menatap dengan amarahnya ke Yunhoo itu dan masih menolak untuk Minta maaf.
“Aku tidak akan meminta maaf ayah! Aku selalu penasaran apakah ayah sedang di cuci Otaknya Hingga ayah Melakukan dan di manfaatkan seperti ini?!” Ujar akila yang memeasabg ekspresi sinis dan kesal ke Yunhoo.
“Hey bocah, jaga sikap mu, aku Memperingatimu sekali lagi tapi kau sudah keterlaluan” ucap akila yang memandang tajam ke ahyun itu.
__ADS_1
“Kakak juga setuju Bukan! Lagian kakak juga mengetahui aku berjuang dengan keras bersama ayah!” Ucap Ahyun yang bertanya ke Jangsun Kwon.
“Sudahlah Ahyun, mari tenang dulu dan dengarkan penjelasan ayah” ucap Jangsun Kwon ke Ahyun itu.
Meski dia mendukung nya dia Juga tidak bisa terus membiarkannya seperti ini.
“Kakak! Kenapa kakak begitu! Bicaralah dengan Jujur kak! Teriak Ahyun yang kesal itu Hingga membuat beberapa Pelayan yang berjaga itu menatap mereka
Kebetulan Restoran ini Kosong dan tidak ada pelanggan apapun karna telah di sewa sepenuhnya Oleh Pak tua Kwon.
Pak tua Kwon yang sedikit kesal itu mengepalkan tangannya dan menatap Ahyun yang berteriak teriak dengan penuh amarah nya
“Sayang …. Aku akan menenangkan Ahyun jadi tolong tunggu Oke?” Ucap Lembut Istri pak tua itu yang berdiri dan menghampiri ahyun.
“Ahyun… tenang oke? Mari duduk dulu dan tenang” ucap Istri pak tua Kwon yang mendekat dan memegang tangan ahyun.
“Lepaskan bu! Aku marah kepada ayah dan aku Ingin mendengar langsung kenapa ayah selalu Baik kepadanya, apa ibu tidak curiga? Mungkin saja Ayah telah di gunakan dan di Hipnotis Oleh Nya!” Bentak Ahyun yang melepas tangan Ibu nya itu.
“Ahyun, kau keterlaluan, ayah tidak pernah di Hipnotis atau apapun itu! Bisakah kau Dengarkan penjelasan ayah dan percaya pada ayah?” Tanya pak tua Kwon yang menatap serius Ahyun.
“Aku akan dengarkan penjelasan dari Mulut orang ini sendiri! Ayah pasti akan membela nya Bukan? Lagian kenapa juga ayah sampai terus membiarkannya ada di sisi ayah? Apa yang membedakannya dari Player biasa?” Tanya ahyun dengan serius
“Ahyun…. Tenang oke?” Ucap Istri Pak tua itu
“Ibu , aku tidak akan meminta maaf , Hingga dia mengatakan yang sejujurnya a-aku tidak akan Me….” Sebelum sempat melannjutkan Kalimatnya Restoran itu secara tiba-tiba meledak dan Lift jatuh dari lantai tertinggo hingga ke bawah.
Restorant yang tepatnya berada di Lantao tertinggi itu Bergetar dengan hebat dan beberapa mInuman dan makanan terjatuh.
Piring-piring Juga berjatuhan dan gelas serta meja meja juga bergetar dan jatuh.
Lampu juga bergoyang dan beberapa lampu jatuh dan hancur.
Suara teriakan dari beberapa pegawai terdengar.
Karna rata-rata pegawai di sini Bukanlah Player mereka berusaha menghindar dan melindungi diri mereka dengan baik.
Beberapa penjaga Juga yang adalah Player Juga mulai mengeluarkan senjata mereka.
Itu membuat kericuan yang Intens dan ruang itu gemetar lagi dengan beberapa tambahan ledakan.
Beberapa percikan ledakan dan Puing-puing berterbangan dan beberapa Kaca pelindung yang menahan pinggiran Untuk mengatasi kejatuhan dan Juga ketinggian itu terbuka.
Angin kencang bertiupan dan ahyun Serta yang lainnya terdorong ke arah di mana Kaca kaca hancur terbuka .
Yunhoo di sisi lain yang keadaannya paling dekat dengan Sisi kaca yang terbuka itu juga terdorong tiupan angin yang begitu kencang di ketinggian lantai Hotel ini.
Kyaaa!! Teriak Istri Pak tua Kwon yang terdorong kencang itu
Pak tua Kwon memegang Istrinya dengan kencang dan kedua anak laki-laki nya juga mulai saling bergantungan dan memegang satu sama lain.
Kedua Putra nya meski mereka Player mereka masihlah di tahap awal di mana semuanya berbeda dengan Ahyun.
Pak tua Kwon menggunakan Kekuatan Mana-nya ,dan menggapai Istrinya dan menjauhkannya dari Tempat itu.
Akila di sisi lain membantu dengan santai kearah kedua Putra pak tua Kwon itu.
__ADS_1
Sekarang Pak tua Kwon serta istri dan Kedua putra nya sudah selamat , hanya menyisahkan Ahyun yang masih bergantungan dan bergelandengan Di sebuah Tiang penopang kecil yang rasanya hampir hancur itu.