
Yunhoo memasuki ruang putih melihat dan menatap keadaan yang masih sama.
"Jadi apakah kau tahu sesuatu tentang ruangan ini ?"
"Aku tidak tahu master ini memang sangat di sayangkan tapi aku bisa mencaritahu lebih dalam lagi jika master menginginkannya"
"Hei otak otot kau pikir kau bisa mencari tahu?"
"Hah? Hanya karna kecerdasan mu lebih tinggi bukan berarti aku adalah orang bodoh tanpa otak "
Jinhoo menatap dengan tajam ke arah Jiwoo dengan tatapan penuh kebenciannya.
"Baiklah kau cari tahu apapun yang dapat kau cari tahu, dan belatih juga di sini, ingat apa yang ku katakan, aku akan sering sering datang ke sini tapi mungkin itu akan sedikit sibuk untuk kedepannya"
"Baik master"
"Ah dan juga kau bisa menghubungi ku dengan pesan chat di sistem jika ada sesuatu."
"Baiklah aku pergi."
Yunhoo menatap Jinhoo dan Pergi membuka portal dengan Jiwoo.
…..
Yunhoo melihat kamar nya yang sama yang cukup bersih dengan tatapan dan sudut padang yang berbeda.
"…?"
Indra yang tang telah meluas dan lebih tajam dari sebelumnya mulai mendengar suara orang dan alat besar yang bergerak sangat dekat.
"Terus, terus, hancurkan sisi sini."
Suara itu terdengar semakin jelas dan jelas.
Suara alat penghancur yang memindahkan beberapa puing puing dan bergerak.
Yunhoo membuka kaca kamar nya memandang dan melihat tepat ada rumah yang hancur di sampingnya.
"Ada apa master?"
"Ah tidak sepertinya ada yang salah"
'Aku pergi dalam 3 skenario dan apa saja yang terjadi selama skenario berlanjut?'
"Hei kau? "
Paman yang menggunakan topi kuning dan bertugas memanggil dan menatap Yunhoo.
"Y-ya?"
Yunhoo membalas dengan perasaan aneh dan menatap Pekerja Kostruksi itu.
"Ini bahaya, apa kau tidak tahu baru saja terjadi dungeon Break ! Pergi dan mengungsi , hingga saat nya aman kau dapat kembali"
'Dungeon break? Mengungsi? '
Yunhoo mendengar suara itu dan perasaan aneh yang mengalir di kepala nya.
"Maaf paman aku akan pergi mengungsi"
"Baiklah bagus, kau harus menjaga nyawa mu anak muda"
Yunhoo pergi menutup jendela dan mengganti pakaian nya dengan sweater hitam dengan penutup kepala dan menggunakan topi.
"Jiwoo bisa kau sembunyikan sayap mu? "
"Ah! Bisa master maaf tidak menyadari pikiran master!"
"Tidak apa, kau harus terbiasa, sebelum itu mari cari situasi perlahan dengan pelan."
Yunhoo turun dari bangunan dan keluar dari kamar nya menyapa dan bertanya kepada Petugas itu.
"Maaf untuk pergi ke pengungsian ada di sebelah mama? Dan apa yang bala maksud dengan dungeon break?"
"Ah apa kau tidak melihat berita? Kau bisa melihat berita dan membaca nya."
"Aku cukup sibuk nak, tapi aku sarankan kau menjaga diri mu dan berhati hatilah."
"Master apakah master khawatir akan sesuatu?"
Jiwoo bertanya berdiri di samping saya dengan wajah tampan nya dan bertanya dengan santai.
'Ya dia memang cukup tampan dan tinggi'
Jika di bandingan mereka mungkin tampak sedikit mirip hanya berbeda berapa cm.
Ya tetap saja Yunhoo di kategorikan orang yang cukup tinggi dan sedikit tampan.
Meski begitu dia sedikit minder melihat ketampanan Jiwoo.
Dan juga dia di juluki seseorang yang gagal.
Ya itu cukup menyakitkan.
Yunhoo berjalan ke arah tempat di mana Petugas Menunjukkan tempat pengungsian.
[Sistem di perbarui!]
[Sistem Berita Telah Hadir!]
'!'
Yunhoo tersentak, terdiam dan menatap Pesan baru sistem.
"Apakah master melihat pesan sistem yang baru?"
"Kau melihatnya juga?"
"Ya , aku melihat ya juga"
"Baiklah coba baca beberapa berita dan cari tahu situasi nya."
Yunhoo berdiam menatap sistem melihat cukup banyak berita terbit.
[Heboh! Player Baru Dengan Bakat A+ Telah Hadir!]
Player Sung Doungsuk Yang Menjadi bakat beri muncul, kemunculan nya yang baru menghebohkan dengan bakatnya yang mencapai A+. Beberapa Petinggi Guild Berdatangan Merekrut dan mencari player berbakat di seluruh dunia.
[Dungeon Break Dengan Rank B+ Telah Menghancurkan Kota dan menyerang penduduk!]
Dungeon break yang terbuka Menghancurkan beberapa Bangunan Kota dan menyerang penduduk,
Dungeon itu di habisi oleh player Rank B sekitar dan menghancurkan monster monster yang berdatangan!
'Yunhoo menatap berita demi berita yang baru rilis dan melihat kalimat kalimat yang akrab yang selalu muncul dalam novel fantasi'
'Ini lebih cepat dari dugaan, bahkan sudah ada Player rank A+?'
Menurut perkiraan Yunhoo itu akan hadir cukup lama dan menghabiskan banyak Waktu kedepannya.
'Siapa yang sangka itu akan hadir lebih cepat, tapi jika begini apa tujuan sistem untuk membuat player di luar skenario?'
__ADS_1
'Apakah sekarang Manusia di luar skenario dapat bergabung ke skenario?'
Itu tidak aneh tapi itu masih cukup membingungkan Yunhoo.
Pertama adalah dia pergi dalam 3 skenario, tapi hal yang membuat nya cukup kaget adalah bahwa dunia telah berubah dengan cepat, entah waktu berapa lama dia telah pergi menjalani skenario tapi ini cukup memakan banyak waktu
"Baiklah tak salah aku harus pergi mengunjungi seseorang "
"Mungkin itu sekarang sudah selesai dan berjalan dengan baik"
Yunhoo menatap Jiwoo yang berdiri dan mengucapkan dan menyampaikan hal yang dia baca.
"Master, sepertinya dunia berubah dan itu di mulai sejak 1 Tahun yang lalu"
"S-satu tahun?"
"Tahun berapa sekarang?"
"Menurut yang saya baca sekarang adalah tahun 2045 dan itu mulai menjadi bencana tepat pada tahun 2044"
'Satu tahun? Ini waktu yang sangat lama sial'
Yunhoo menatap sekeliling dan menghela nafas.
...
Pria tua duduk, memandang kota dari ketinggian dengan kaca besar yang memperlihatkan kota besar.
Sebuah ruangan biasa seperti kantor seorang bos dengan beberapa tumpuk kertas dan berkas berkas.
Tok!tok!
Sebuah suara ketukan terdengar cukup kencang.
"Siapa?"
"Ini aku pak tua"
"Masuklah"
Pria tua itu masih memandang kota dengan tangan nya yang berada di belakang.
"Pak tua apa yang kau pikirkan? Apa kau memikirkan pria itu lagi? Kenapa kau sangat memikirkan dia? Aku yakin dia telah mati di suatu tempat karna menghilang tanpa kabar apapun"
Doo Songhyuk, pria dengan penampilan preman yang dulu telah berubah dengan tampilan rapih dan jaz nya.
Sesuai dengan yang di katakan Yunhoo, dia menjadi player dengan beberapa bawahan lainnya.
"Itu tidak mungkin"
"Kenapa? Hei pak tua kau tidak boleh seperti ini, jika terus begini kau akan kalah dalam bersaing oleh grub sebelah."
Grub Cgv grub yang dulu dia tinggali dan bekerja keras di grub itu.
Sekarang grub itu menjadi saingan besar dari perusahan dan Guild baru Yang di didirikan pak tua ini.
Sesuai informasi bahwa dia mendirikan Guild lebih dulu dari siapapun dan mendapatkan beberapa pengetahuan yang bermanfaat dari Yunhoo.
"Aku tidak akan pernah sampai ke sini jika bukan karena nya, hanya dengan Informasi kecil dari nya kita bisa sampai di sini dan menjalani nya dengan nyaman."
"Kau juga berpikir begitu bukan? Kau yang dulunya adalah preman"
"Ugh… ya itu aku juga berpikir begitu"
"Kita tidak tahu, tapi mungkin saja dia masih hidup . Jika kesempatan itu ada aku akan mencari nya dan berusaha keras berterimakasih kepadanya."
"Hah… baiklah seterah kau saja"
Sebuah suara telepon terdengar dan Pak tua yang mendengar menyalakan speaker dan mendengarkan telepon itu
"Presdir ada tamu yang ingin berkunjung dengan mu"
"Tamu? Siapa itu?"
"Aku tidak tahu dia bilang dia mengenal tuan dan ingin berkujung"
"Baiklah bawa dia kemari"
Suara telepon itu berakhir dengan jawaban baik dari penelepon itu.
"Oh ini saat yang tidak tepat, apakah kau ada jadwal dengan seseorang?"
"Tidak, aku tidak ada jadwal dengan seseorang."
"Ah itu aneh, siapa dia? Apakah itu orang itu? Hahaha itu tidak mungkin bukan"
Pak tua itu duduk di bangku nya menatap melihat suara ketokan pintu.
"Presdir saya di sini."
"Cukup biarkan dia masuk"
"Baik"
Suara halus dan pelan itu berakhir dan di ikuti suara pintu terbuka .
…..
'Apakah itu di sini? Dia menjalankan dengan baik, sesuai kontrak aku dapat mengetahui di manapun dia berada, tapi apakah dia belum menjadi player? Ini memang aneh tapi mari periksa lebih lanjut.'
Yunhoo memasuki sebuah perusaah besar dan menatap resepsionis di sana yang bertugas.
"Apakah ada yang bisa saya bantu?"
"Saya ingin bertemu presdir"
"Maaf? Tapi presdir tidak memiliki waktu dan apakah tuan sudah membuat janji?"
"Hm… bagaimana jika kau telepon dulu presdir dan bilang ada seseorang yang ingin bertemu dengannya."
"Maaf tapi itu tidak bisa, waktu presdir sangat berharga"
"Hah? Kau melawan perintah master?"
Jiwoo memandang dengan tatapan kesal ke para resepsionis.
"Tunggu , bisakah kau menelponnya?"
Yunhoo menahan kekesalan Jiwoo dan menatap sekertaris itu.
"Baik, aku akan menelepon."
...
Yunhoo memasuki ruangan yang di tunjuk dan di tuntun resepsionis itu dan memasuki nya dengan santai bersama Jiwoo.
Dua orang duduk itu menatap ke arah pintu yang perlahan terbuka dan melihat sosok yunhoo yang masuk.
"Siapa kau?
Doo Songhyuk menatap dengan tajam mengeluarkan aura dan tekanan mana nya menatap dengan sungguh-sungguh ke arah dua orang yang berdiri di depan pintu.
__ADS_1
"Kau jadi begitu sombong ya?"
Yunhoo membuka tudung nya ,tatapan nya yang dalam dan hawa nya yang sangat mengintimidasi terasa di ruangan itu.
Ini bukan mana itu juga bukan kekuatan apapun.
Itu hanya murni hawa kehadiran dan tatapan yunhoo.
Tatapan yang bertahan mengalami kehampaan gila itu berdiri di depan orang yang dulunya preman itu.
"Hah, orang gila apa apaan ini? "
Doo Songhyuk yang merasakan tatapan itu sangat takut, itu benar benar mengerikan. Dan orang yang bersama Yunhoo yaitu Jiwoo juga menatap Doo Songhyuk dengan tatapan tajam dan hawa membunuh yang dingin.
Yunhoo duduk di bangku panjang seperti sofa itu dan mulai mengangkat suaranya.
"Hei pak tua apa yang kau lakukan?"
Pak tua itu terdiam duduk tanpa sadar terpana dan meneteskan sedikit air mata.
"Hahaha, aku tak menyangka kau benar benar akan datang"
"Tentu aku akan datang bodoh, apa kau benar benar berpikir aku tidak menepati janji ku?"
"Hahah, bahkan tanpa janji itu, kau sudah membuat ku merasakan hal ini"
"Apa kau senang hanya dengan ini? Aku sungguh kecewa."
"Hah… kau masih sama seeperti dulu, apa aku. Benar benar bertemu bocah 19 tahun?"
"Ouh kau sudah mengcek identitas ku juga rupanya, kau cukup berpengalaman"
"Itu hanya bagian dari pekerjaan"
Pria tua itu tersenyum menjawab Yunhoo dengan Tenang.
"Baiklah hei kau preman, kau panggil semua anak buah mu dan temui aku lagi besok, aku akan datang dan menepati janji ku melatih kalian"
"Baiklah kau bisa pergi aku ada urusan dengan pria tua ini"
"Apa tapi!"
"Jika master bilang pergi maka pergi"
"Cih… baiklah."
"Pergilah aku akan mengobrol dengan nya dulu"
Doo Songhyuk hanya mendecakkan lidahnya dan pergi meninggalkan ruangan itu.
"…."
"Baiklah mari lanjutkan pembicaraan kita."
"Aku ingin lebih detail kau menjelaskan apa saja yang terjadi"
Pria tua itu berdiri memandang keluar dengan tangan nya berada di belakang nya.
"Itu cerita yang panjang"
Yunhoo hanya mengangguk dan mendengarkan cerita yang di bicarakan Pria tua itu.
"…."
"….."
"...."
"Jadi sudah sampai begitu?"
"Ya, sudah begitu, dan para hunter mulai muncul dengan sistem yang juga ada bersama player"
"Hm… ini benar benar di luar dugaan ku, jadi begitu ya"
Singkatnya monster yang awal nya tidak jalan dan diam mulai bergerak menyerang penduduk menghasilkan bencana besar.
Tentara dan pemerintah berusaha melawan mereka tapi itu tidak mempan .
Senjaya tidak mempan kepada mereka.
Bahkan rudal pun dan pesawat banyak di hancurkan oleh monster.
Pemerintah sempat ingin menggunakan nuklir tapi itu berakhir tidak terjadi karna akan mengakibatkan efek yang sangat luar biasa.
Dan semenjak itu player bermunculan.
Kekuatan yang membantu manusia melawan para monster.
Sejak itu semua berdatangan dan apa yang di sebut dungeon mulai muncul.
"Begitu kah , yah ini sedikit cepat tapi tidak apa apa"
"Kau harus merekrut banyak pemaian berbakat dan masukkan ke Guild."
"Untuk memperluar jaringan dan kekuatan Guild"
"Kau juga harus mulai perlahan terjun ke dunia itu sendiri biar kau paham akan sesuatu tentang player"
"Hah… aku tidak bisa"
"Aku sudah terlalu tua"
"Begitu, apa kau tidak tahu apa saja keuntung menjadi player?"
"Yang pertana tentu saja umur mu akan bertambah dan masa hidup mu bertambah sangat banyak seiring berjalan nya waktu dan kenaikan kekuatan "
"Bahkan player bukan tidak mungkin hidup abadi, hanya sesama player lah yang bisa membunuh player, kau paham bukan? Jika kau bukan player kau mungkin akan kesulitan kedepannya"
"Tapi apakah itu mungkin? Aku sudah cukup tua"
"Itu mungkin ,bahkan setelah kau menjadi player dan berkembang pesat itu pasti akan cukup baik untuk mu."
"Hah…. Kau seakan akan tahu segala hal"
"Yah kau bebas mempercayai ku atau tidak"
"Hahaha, baiklah aku percaya jadi apa yang harus ku lakukan?"
"Hm…. Bagaimana cara kebanyakan orang menjadi player?"
"Itu, itu dengan batu Ujian "
"Batu itu muncul dan dapat membuat orang menjadi player."
"Itu akan membangkitkan secara paksa kekuatan player yang terpendam dalam tubuh dan mengetes bakat player"
"Begitu, jadi mari besok membangkitkan kemampuan mu"
"Baiklah, jadi aku cukup penasaran tapi apa yang terjadi? Kenapa kau hilang selama satu tahun?"
"Hm… ini memang sedikit cukup rumit tapi mari kita bahas juga."
__ADS_1
Yunhoo mulai memasang wajah serius dan Jiwoo hanya menatap dan berdiri diam di samping Yunhoo.