Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Peregangan


__ADS_3

Yunhoo menghindari kilasan pedang yang tajam itu dengan mencodongkan tubuhnya ke Sisi kiri nya.


Pedang itu menusuk melewati sisi kanan Yunhoo dan mulai berputar membelah secara horizontal dari sisi Kiri ke kanan.


Yunhoo yanh dalam posisi tidak stabil mulai memperbaiki posisinya dan menundukkan kepalanya dan melihat Bilah tajam itu melewati perut nya.


Dia berputar putar dengan tangan dan kaki nya dan tubuh nya melompatin melewati pedang pedang Pak tua Kwon.


“Sial apakah aku benar benar menyaksikan seorang Player dengan Rank Rendah?” Tanya seseorang yang menatap Yunhoo dan pak tua Kwon yang bertempur.


“Hahaha bodoh! Mana mungkin lawan Guild master adalah Bocah Rank rendah!” Ucap seseorang yang dengan bangga menaruh tangan kiri nya di pundak orang yang berbicara itu.


“Oh?…. Apakah kau mengetahui siapa dia?” Tanya nya.


“Yang aku tahu bahwa dia adalah Seorang Player yang dulunya Rank A” ucap pemuda itu yang berbicara dan menaruh telapak tangannya di atas alis nya.


“Lihat! Dia bahkan bisa menghindari dengan baik dan melompat ke pedang yang bahkan mengarah nya” ucap seseorang itu yang menunjuk Yunhoo itu.


Yunhoo melompat ke bilah pedang yang tajam itu dan berdiri di atas bilahnya lalu melompat dan memberikan tendangan dengan kaki kanan nya yang mengambil ancang-ancang dari kanan ke kiri dan mengenai tepat Di Wajah kiri Pak tua itu.


Pak Tua itu terpental dengan kencang dan masih dalam posisi berdiri sembari memegang pedang nya yang berada di tangannya itu.


“Sial dia sangat keren! Aku ingin menjadi murid nya!” Sorak beberapa orang yang bangga dan juga terpesona dengan latih tanding itu.


Pak tua itu berdiri lagi dan melihat pedang latihannya yang retak akibat sedikit pijakan Yunhoo.


“Kuhuhuhu, hanya dengan sebuah Lompatan kecil , bilah yang tajam dan pedang yang Kuat ini retak kah?….”


“Yah ini memang Pedang yang hanya sedikit lebih Kuat di banding Pedang tutorial, tapi mau bagaimanapun ini memang tidak cukup pantas ya.” Ucap Pak tua itu yang menghela nafas nya dan memegang leher nya.


Dia membuang pedang itu yang retak dan hancur tepat ketika di lempar dan Mengeluarkan sebuah Pedang panjang yang dia miliki.


Pedang itu sebuah Rapier Tipis yang tajam dengan warna Biru muda yang halus dengan tali di ujung gagang pedang itu.


Rapier itu mempunyai beberapa Pola yang di bentuk seperti ombak untuk menghias di Dekat gagang itu yang sedikit mengarah ke Bilah .


“Oh? Kau tipe yang menggunkaan Rapier ya?” Ucap Yunhoo yang kaget dan terpesona melihat kecantikan pedang itu.


“Oh?…. Ya aku menyukai pedang ini, selain cantik ini memang sedikit menarik dengan tipe pedang ku” ucap Pak tua itu yang memegang nya dengan lembut dan halus .


Yunhoo menatap wajah tampan pak tua itu yang sangat berbeda dengan dirinya yang dulu dan melihat dia memegang Rapier itu dengan anggun .


Dia memegang nya dengan tangan kanan , dengan siku nya yang sedikit ke atas dan Bilah lancip dan tipis nya yang mengarah ke bawah


Tangan kiri nya di sisi lain berada di depan paha nya dan udara dengan jarak yang dekat dengan Rapier nya.


Kaki kiri nya seakan akan sedang balet dan berpose berdiri dengan ujung kaki nya yang menompa nya.


Yunhoo menatap Rapier nya yang bergerak dengan halus dan lambat itu.


Seakan akan Aliran Mana terasa delay dan bergerak lama, setelah tepat Rapier itu berhenti, cahaya cahaya Muncul di sekitar Bilah nya yang bergerak sebelumnya itu dan berpose tepat pas seperti pose orang orang yang tampak ahli menggunakan Rapier.


Yunhoo menatap taham membuka matanya yanh cukup kaget yadi lebar lebar dan menghembuskan nafas dengan tersenyum.


“Siapa yang menyangka pak tua dulu yang tidak tahu apa apa telah berubah sejauh ini?” Ucap Yunhoo yang tersenyum dan memegang kening nya.


Di sisi lain pak tua itu tersenyum dan berdiri menatap Yunhoo.

__ADS_1


“Aku juga tidak menyangka” ucao pak tua itu yang tersenyum .


“Hahahah, lucu sekali, bagus mari maju” teriak Yunhoo yang tertawa dan menutupi wajah nya yang mengadap ke atas sembari tertawa itu.


“Sial kalian sebaiknya tidak mendekat ! Ini akan berbahaya!” Teriak seseorang yang mulai menyadari hawa ruangan latihan di sini Mulai berubah dan udara seakan akan langsung berhembusan dengan kencang seperti badai topan.


Semua orang Mulai mundur lebih jauh dari area latihan yang Luas itu dan membuat pelindungan Diri untuk tubuh mereka.


Hanya dalam sekejap hawa Dingin dari udara yang berhembusan itu langsung menyebar dengan Gila dan udara kencang berterbangan akibat dari dorongan laju kecepatan Pak tua itu.


Rapier itu Mulai menusuk ke bahu kanan yunhoo dan telingan Kiri yunhoo serta mengincar Leher Yunhoo.


Itu bergerak sangat cepat dan rapih, dan itu. Benar benar terkontrol dengan baik:


Yunhoo melihatnya juga cukup kaget karna dia benar benar bisa menggunakan rapier meski rasanya tidak cocok untuk kepribadian nya.


Yunhoo menghindari Rapier yang mempunyai Bila tajam berwarna Kebiruan itu.


Yunhoo menghindarinya dengan Bantuan Aliran Mana yang bergerak dari Pusaran Dimensi nya menuju ke Kaki-nya


Itu membantu sesekali langkah Yunhoo menjadi lebih cepat dan juga bantuan untuknha


Yunhoo tidak mengeluarkan senjata apapun di sini dan berfokus tangan kosong dan hanya terus menghindari sembari sesekali menyerang jiks ada kesempatan nya.


Selain melatih Reflek nya ini juga menjadi latihan yang bagus untuk peregangan tubuh nya yang kaku sekaligus menjadi sedikit lebih berani tanpa senjata.


Meski rasanya aneh tapi menggunakan senjata tetkadang terlalu merepotkan, jika dengan tangan kosong dan hanya dengan dua kaki dan dua tangannya bisa mengalahkan musuh, maka dia memilih menggunakannya dari pada harus menggunakannya senjata.


Entah kenapa meski memang rasanya berbeda dari yang lain, tapi entah kenapa dia sedikit lebih nyaman seperti itu


Yunhoo kali ini menunduk dan mengarahkan kakinya menyerang Pergelangan Kaki Pak tua Kwon untuk menghilangkan kestabilan keseimbangannya.


Hanya dalam sepersekian detik, pak tua kwon langsung mengambil sikap menghindar dan menjauh beberapa langkah.


Yunhoo menatap pak tua yang menjauh dan berhasil selamat dari serangannya itu.


“Sial sepertinya tubuh mu menjadi begitu baik terhadap reflek ya…” ucap yunhok yang tertawa itu menatap Pak tua.


“Aku berterimakasih atas pujiannya” ucap pak tua itu yang tersenyum dan menunduk lalu mulai menyerang lagi.


Pak tua langsung menuju cepat ke depan dan bilah rapier itu Mulai bergerak menuju Kepala Yunhoo.


Hanya dalam beberapa detik Pak tua itu sudah sampai di depan Yunhoo dan mengetahkan rapier itu menusuk ke kepala Yunhoo.


Yunhoo diam seakan akan tidak dapat breaksi dan mulai membuat beberapa orang khawatir:


Bahkan beberapa player yang hebat saja cukup tidak bisa melihat pertarungan yang cepat dan Hebat itu dengan mata-nya.


Untuk mengikuti pertarungan mereka dengan kecepatan yang Gila itu, hampir mustahil player rendah untuk melihatnya, apa lagi ketika kecepatan dan kemampuan mereka masih berada di bawah rata-rata.


Bilah dan Ujung pedang yang lancip itu seakan akan hampir dan siap untuk menusuk Yunhoo benar benar bergerak dengan cepat.


Tapi hawanya dan perasaannya seperti melambat dengan hawa yang sedikit aneh.


Pedang itu hanya berjalan berapa Inci lagi dan benar benar sudah sangat dekat dengan kepala Yunhoo.


Setelah rasanya waktu kembali cepat kembali, semua orang menegang dan membuka matanya lebar-lebar melihat hal yang menarik itu.

__ADS_1


Yunhoo menendang Tangan Yang memegang Rapier itu dan mementalkannya ke atas lalu rapier itu jatuh dan turun di tangan Yunhoo.


Yunhoo mengacungkan Rapier yang indah itu ke tepat di samping leher Pak tua itu yang berada hanya satu langkah dari nya.


“Sial ini sangat keren!” Ucap seseorang yang terpesona dan memberikan tepuk tangan.


Beberapa orang lainnya juga berbicara dan saling terpesona dan juga memberikan tepuk tangannya.


Seakan akan ini adalah pertunjukkan, mereka semua bertepuk tangan dan juga menatap dengan Kagum.


Mereka melihat pertarungan Guild master mereka yang bahkan mereka bisa mengetahui bahwa kekuatan Guild Master mereka sangat Kuat.


Selain bangga, rasa antusia mereka Juga tinggi untuk bisa menjadi lebih Kuat lagi dan lagi.


Yunhoo mengembalikkan Rapier panjang itu dan mengambil Segelas minuman yang di Siapkan Oleh seorang pegawai itu.


Yunhoo meminum nya dan bersandar di Tembol ruang latihan itu.


“Hei kalian semua tidak perlu mematap ku, kembali saja latihan dan hiraukan saja, jika kalian Ingin Kuat kalian harus lebih rajin melakukan latihan !” Teriak Yunhoo yang tersenyum meneriaki banyak orang yang menatap Yunhoo dan Pak tua Kwon.


Setelah mendengar teriakan Yunhoo semuanya kembali berdiri dengan benar dan Buru buru melakukan latihan mereka.


Suara bising pedang mulai banyak terdengar dan semua orang sangat antusias untuk latihan mereka.


Yunhoo menatap pemandangan itu bersama pak tua Kwon yang meminum segelar air bersama Yunhoo.


“Kau menjadi sombong” ucap akila yang datang dan bersandar di tembok sembari berdiri di samping Yunhoo.


“Ya, itu bukan berarti aku sombong, aku hanya mengingatkan dan memperkuat daya dorong semangat mereka Untuk latihan” ucap Yunhoo yang memandang semua orang itu berlatih dengan keras.


“Terkadang untuk melakukan dorongan, menjadi sedikit sombong Juga di perlukan “ ucap Yunhoo yang berdiri dan meninggalkan Botol kosong yang sebelumnya berisi air.


“Jadi bisa kau sebutkan sekarang ada masalah apa yang sebelumnya kau bicarakan?” Tanya Yunhoo yang berjalan bersama pak tua itu meninggalkan ruangan.


Pak tua itu juga mengambil Jaz nya yang di pegang seorang pegawai dan berjalan bersama Yunhoo menuntunnya ke Lobi Di mana Mobil di parkirkan di lobi bawah .


Setelah berjalan dan menaiki sebuah Mobil yang cukup besar, yunhoo, akila dan pak tua Kwon masuk ke Mobil itu.


Mereka keluar dari lobi Parkiran dan menuju Ke arah keluar Kota.


“Kemana kita?” Tanya Yunhoo yanh bingung.


“Sedikit mencari angin, kau bertanya tentang masalah bukan? Sebenarnya sekaranh masalah Guild ada di menara di mana Guild mau memanjat menara bersama sama dan Mulai menaikinya .” Ucap pak tua itu.


“Selain itu beberapa anggota Guild yang telah naik cukup jauh juga memberi beberapa Informadi mengenai Setiap tantangan di lantai” lanjut nya.


“Tidak ada masalah apapun di sini dan masih aman terkendali, tapi hal yang terjadi madalah di sini adalah Sesuatu yang ada di luar Guild” ucap pak tua itu .


“Apa itu?” Tanya Yunhoo yang menatap pak tua yang menyetir mobil itu.


“Bagaimana Jika kau Lihat sendiri?” Ucap pak tua itu yang berhenti melanjutkan mobilnya dan berhenti di sebuah Pantai yang di sekitarnya terdapat tanda area di larang masuk dengan beberapa orang menjaga nya


Selain itu para player dan beberapa orang di sini cukup ramai juga yang memperhatikan ke arah pantai itu.


Yunhoo yang melihat itu keluar dari mobil dan menatap ke arah pantai.


Bukan pantai nya lebih tepatnya yang yunhoo tatap melaikan di atas pantai itu.

__ADS_1


[ Zona Tantangan Per-Minggu akan terbuka!]


__ADS_2