
Tubuh nya pucat, muka nya hancur dan bahkan Tangan dan badan nya semuanya penuh luka.
Jika ini tubuh manusia maka Yunhoo pasti akan bertanya-tanya apa yang di jalani orang ini hari-harinya.
Penutup wajah yang menutup wajahnya Juga terbuka dan tangan. Nya yang lenuh luka itu juga terlihat.
Wajah nya yang begitu buruk dengan luka-luka memar dan sayatan itu terlihat begitu buruk.
Wajah nya yang pucat itu terdiam dan menatap bengong seakan akan menunggu kematiannya.
“Apakah kau begitu tersesat Hingga bahkan tidak Sanggup Mengenali Diri mu?” Tanya Yunhoo yang mendadak Muncul di samping Jimmy.
Jimmy dengan wajah pucat cukup kaget dan Tetap diam.
“Apakah kau ke sini untuk membunuh ku? …. Jika iya, maka lakukan dengan cepat.” Ucap nya yang benar-benar tersesat dengan Mata kosong dan hampa nya itu.
“Huft… kau benar-benar tersesat ya?…” ucap Yunhoo yang menggelengkan Kepala nya dengan Kesal Itu.
“Apakah kau sebegitu Putus asa nya dengan Hidup?” Tanya Yunhoo dengan tulus sembari menyiputkan matanya ke Jimmy.
“Hah….. hahahaha! Tidak ada! Tidak ada yang lebih berguna lagi semua nya telah hancur… semenjak hari itu semua nya telah hancur.” Ucap Jimmy yang tertawa terbahak bahak seperti orang gila yang kehilangan akalnya.
“ begitu kah?…. Sepertinya kau mengalami masa Lalu yang Buruk ya…” ucap Yunhoo dan duduk di samping Jimmy sembari memandang Langit berbintang itu.
“Apakah kau benar-benar Ingin mati? Apakah itu yang terbaik menurut mu?” Tanya Yunhoo ke Jimmy sembaru merenungkan dan menatap langit langit dengan ekspresi sedih.
“Aku berpikir itu bukanlah hal yang kau inginkan, aku memang tidak tahu dan aku juga tidak tahu apa yang kau alami dan apa saja yang kau lewati. Tapu menyerah Bukanlah jalan yang Patut untuk di pilih bukan?….”
“Aku bahkan berpikir kau yang melewati Itu dan bertahan adalah hal yang hebat, bahkan meski aku tidak tahu sesulit apa masa yang kau lewati itu…. Bukankah menyerah sama saja akan menyia-nyuakan Semua perjuangan mu Untuk bertahan.”
“Apakah benar hanya ada balas dendam di hati mu?…. Apakah kau benar-benar tidak Menginginkan Kehidupan seperti sebelumnya di mana Kau tertawa dan Menjalani hidup dengan baik?” Tanya Yunhoo sembari memandang langit dan menatap Jimmy.
“Sekarang aku akan bertanya, apakah di dalam hati mu yang terdalam Tidak ada satupun kalimat yang menyatakan bahwa kau menginginkan Hidup yang lebih baik?” Tanya Yunhoo sembari menatap serius ke Mata Jimmy yang hampa dan terasa Kosong itu.
“Katakanlah! Jujurlah! Dan Ungkapkanlah!” Ucap Yunhoo teriak dan memegang tubuh Jimmy.
Dia menggoyangkan Tubuh lemah dan Penuh luka nya itu.
“Aku ingin mendengar Jawaban mu.” Ucap Yunhoo berganya ke Jimmy.
“….. hidup… aku ingin Hidup…” ucap Jimmy yang sedih dan memegang tanganya yang di bayangi Oleh belati dan darah yang di Miliki Oleh grey.
Hanya dalam berapa Waktu dia telah mengalami serangan Psikis yang parah dan bahkan mengguncang mentalnya yang lemah.
Secara Fisik dia sudah Lemah dan mental nya Pun sekarang ikut Lemah karna mengalami banyak hal yang terjadi.
“Begitu?…. Kalau begitu aku akan menolong mu.” Ucap Yunhoo berdiri seperti Bunga Indah nan terang dan cantik itu.
Dia seperti malaikat yang datang Untuk menolongnya.
Seperti Cahaya terang yang menerangi Kegelapan Tanpa batas.
Dalam hembusan angin yang Indah itu yang menghembuskan Baju dan Beberapa ranting Pohon, Yunhoo mengulurkan tangannya ke Jimmy yang dengan tatapan Kosong nya itu menatap Yunhoo dan tangannya.
Wajah Yunhoo terlihat samar Bagi Jimmy dan dia hanya melihat seseorang yang Seperti Malaikat dengan wajah yang samar-samar dan Tidak begitu jelas.
Keanggunan dan Keindahan nya yang menghiasa malam seperti Musim semi yang penuh dengan Bunga yang mekar.
Itu terasa hangat dengan perasaan Musim semi yang begitu Indah.
__ADS_1
Jimmy yang dalam keadaan Di mana dia tidak memahami dan mengerti apapun dan tersesat dalam Ribuan masalah , di selamatakan Oleh satu cahaya terang di malam yang begitu Indah tetapi Juga menyakitkan itu.
Dia menggengam Tangan Yunhoo yang mengulur itu dan pandangannya Mulai gelap dan ingatannya berhenti di situ.
“Huft…. Itu melelahkan “ ucap Yunhoo yang menatap Jimmy tertidur lelap dengan pulas dan dengan Hawa yang sedikit lebih baik.
Beberapa Perasaan tidak menyenangkan mulai menghilang dan Notif yang di tunggu-tunggu Yunhoo juga hadir di depannya
[ Jimmy]
Peran: Pahlawan
Atribut: Ketahan Mental Dan Fisik super Kuat di bangkitkan!
“Ya dia akan menjadi pahlawan di masa depan, aku akan merawat nya dengan Baik Hingga dia membuat Sesuatu yang menarik Untuk ku.” Ucap Yunhoo yang mulai Memuat Penyembuhan Yang Sedikit Mirip seperti Jiwoo.
Berbeda dengan Jiwoo yang menyembuhkan dengan Kekuatan Ilahi nya, Yunhoo hanya menggunakan Penyembuhan Dasar dari Mana Untuk memperbaiki Kulit -kulit dan tubuh-nya.
Dia juga membeli beberapa Ramuan Penyembuh Tingkat Lanjut dan rendah yang memulihkan Tubuhnya.
Itu berubah menjadi lebih baik perlahan-lahan di ikuti wajah dan tubuhnya yang hampir kembali seperti semula dengan baik.
Untungnya Luka itu bukanlah Luka serius yang tidak bisa di Hilangkan.
Karna Luka itu sembuh dengan baik, wajah Tampannya terlihat dan dia memang pantas menyandang gelar pahlawan .
Pahlawan yang selalu di gambarkan dengan wibawa dan Keanggunan mereka dengan wajah dan paras mereka yang selalu menawan.
Yunhoo hanya tersenyum dan Mulai menulis sebuah kertas panjang dan menaruh nya di perut Jimmy.
“Ini akan menjadi semakin menyenangkan, Pahlawan ku….” Ucap Yunhoo yang tersenyum dengan gembira dan pergi meninggalkan Jimmy terbaring lemah di Malam yang indah itu .
Taman yang Indah dan sejuk itu berhenbusan dan Rumbut-rumbur bergoyangan.
Itu membuat suasana sejuk yang begitu indah di Ikuti beberapa daun yang melayang layang tertiup angin.
Di malam yang indah itu Kota bersinar terang dan pemandangan Bintang-bintang menghiasa malam yang indah itu.
Dalam ribuan cahaya sinar Kota yang begitu menyilaukan dan Indah itu , yunhoo melayang terbang di ketinggian yang mulai pergi menemui Akila.
Yunhoo dengan wajah senyum nya dan gembira nya menatap langit langit dan merasakan perasaan yang begitu mendebarkan dan tidak sabar akan masa depan.
Dia hanya bisa menghela nafas dan terjun bebas dari ketinggian kota dan menghilang.
……..
“Heh…. Dia itu benar-benar, kenapa aku harus mengurus mayat ini?” Ucap Akila yang memandang Tubuh grey yang tergelet itu.
“Hm…. Beberapa orang akan segera datang, lebih baik aku membakarnya saja.” Ucap Akila yang menyalakan Api Merah tebal dan mengirimnya ke Tubuh Grey.
Itu terbakar dengan cepat dalam berapa detik.
Api yang begitu menakutkan dan membakar tanpa sisa bahkan ke tulang-tulang Grey.
Itu hancur san hanya menyisahkan abu abu kecil.
Karpet merah itu juga masih mulus halus tanpa terbakar sedikitpun.
Setelah tubub Grey menghilang api itu juga di Hilangkan Oleh Akila dan itu sudah cukup aman untuk tidak meninggalkan Jejak ataupun mengetahui apa yang terjadi.
__ADS_1
“ apa yang terjadi! Di mana Orang yang bertempur!” Ucap Seorang Lelaki cukup tampan yang di Kerumuni beberapa orang lainnya.
Itu adalah asisten Eunkyung yang sekaligus menjadi Pemimpin Para penjaga itu.
“???, h-hei kau, apakah kau melihat seseorang yang bertempur di sini?” Tanya Asisyen eunkyung ke akila.
“Ya, dia sudah kabur dan Pindah” Ucap Akila dengan wajah acuh tak acuhnya.
Dia begitu menawan hingga beberapa penjaga salah tingkah dan memperhatikan wajah dan tubuhnya.
Asisten Eunkyung Juga memperhatikan sebentar, tubuh nya Langsing dan badannya sangat Mulus, di ikuti Tangannya yang mungil dan indah itu.
Dengan bibir lembut dan wajah menawan dengan mata yang indah.
Untuk sejenak Bahkan Eunkyung terpana tapi dia mengalihkan pandangannya lagi ke arahnya.
Dia belum mengetahui ada orang sepertinya.
Di perlelangan memang banyak Orang yang menawan dan cantik, tapi asisten Eunkyung juga cukup menghafal beberapa nama yang dia undang.
Dia belum pernah melihat Dia.
Wanita yang menawan dan mempunyai kesan yang misterius dan tak tergoyahkan.
Tatapan mata dingin nya yang bahkan berbicara acuh tak acuh akan sesuatu.
Terkadang dia mengingatkannya pada seseorang yang bersifat mirip dengannya.
Kim yunhoo.
Seseorang yang misterius tapi berhasil Membawa Bos besar nga kembali dari penculikan Kakak nya.
Seseorang yang bahkan bisa mengalahkan seorang assasin dengan mudah dan mempunyai Ilmu pedang yang indah dan menawan.
Mulai dari sosok nya yang misterius sampai bahkan dia tidak pernah sekalipun terekspos ke media selain berita yangg sedikit mwnyangkut dirinya.
Meski itu tidak menyebutkan Yunhoo tapi dalam total berita yang mengarah padanya hanya satu dan tidak ada lagi.
Itu juga berita yang membicarakan tentang Kenaikan Dan adanya Rank A baru.
Selain itu detail lain tidak di berikan dan hanya berita iru saja yang bahkan tidak menyebutkan Secara Langsung nama atau orang itu.
“Anu maaf apakah aku Boleh tahu dengan siapa atas Nama undangan mu?” Tanga Asisten Iru ke Akila.
“Nama undangan? Apa itu?” Tanya Akila yang menyipitkan Matanya.
“Apakah Anda ke sini bersama seseorang waktu masuk?” Tanya Asisten itu sembari mengangkat alis nya.
“Ya, ketika aku masuk dengan teman ku aku tidak dapat masuk, tapi seseorang bernama Hyun Lee membawa ku dan teman ku masuk.” Ucap Akila yang masih memegang tas kecil nya itu dan berdiri menatap Asisten Eunkyung.
“Hyun Lee?, begitu kah… maaf atas Pertanyaan yang menyinggung ini, jika Nona tidak keberatan saya izin Permisi Untuk membereskan Kekacauan yang ada di sini.” Ucap Asisten Eunkyung yang permisi sembari menaruh tangannya di dada nya dengan hormat.
“Ya silahkan” ucap akila yang mempersilahkan Asisten itu berjalan memasuki aula yang kacau itu.
Asisten eunkyung mulai bekerja dan mulai mengatur perbaikan demi perbaikan ruang aula.
Di ikuti beberapa Formasi dan barier yang di tambahkan Untuk menguatkan Penjagaan Rumah lelang itu.
Akila di sisi lain berjalan cukup jauh Untuk tidak mengganggu lebih jauh lagi pekerjaan para Orang-orang itu.
__ADS_1
Dia memasuki Koridor panjang dengan beberapa ruangan dan Pintu-pintu dan menunggu Yunhoo di koridor panjang itu
“Huft…. Aku Ingin Makan-Makanan enak lagi, aku harus meminta Nya untuk membelikan ku makanan lagi karna telah membantu nya!” Ucap Akila yang memegang Kepalanya dan bersandar di dinding .