Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Pedang Darah


__ADS_3

“Aku di sini”


“Ah kau akhirnya datang Tuan Yunhoo Kim”


“Ya, apa kau yang memanggil ku?”


“Ya aku memanggil mu, maaf mengganggu mu tapi ini cukup penting”


“Baiklah bisa langsung jelaskan?”


“Baiklah ini akan memakan waktu tapi aku akan menjelaskannya”


“Beberapa hari sebelumnya seseorang datang”


Eunkyung duduk Menghela nafas nya di tumpukan kertas dan pergi ke sebuah bangunan tinggi berlantai dan bersantai di atap.


Dia menatap langit dengan diam dan kosong.


Eunkyung sendiri menatap menikmati keindahan dan kesejukan udara yang terasa.


Semua terasa nikmat baginya.


Untuk membuatnya merefleksikan dirinya dan membuat diri nya lebih Rilex ini adalah cara yang paling baik untuknya.


Menikmati pemandangan meminum teh dan membaca buku.


Perkembangan dunia yang berubah dengan cepat membuat dia kerepotan.


Meski begitu ini juga di anggap berkah Tuhan untuk nya


Tugas nya menumpuk dan sangat banyak yang harus di urus.


Eunkyung memikirkan itu membuat nya pusing dan menghela nafas nya lagi.


“Ah… aku ingin sesekali Liburan”


Di mata nya yang merasa lelah Eunkyung meminum secangkir teh nya.


Brak!


Meja Di depan nya di hancurkan dan Seseorang tiba tiba muncul.


“S-siapa kalian?”


3 orang dengan Wajah yang tidak terlihat begitu jelas dengan Pedang berliput darah nya mengerahkan pedang nya ke leher Eunkyung.


“Nikmati tidurmu nona”


Sebuah pukulan kencang datang dari belakang membuat Eunkyung Pingsan.


“Bawa dia kita harus menyerahkan nya ke bos”


“Baik”


2 orang itu mengangkat Eunkyung dan menghilang dengan cepat


……


“Seseorang itu tidak di ketahui siapa, dan dia menyerang Bos”


“Sebenernya ada satu kecurigaan yang memungkinkan, dikarenakan serangan sebelumnya yang sewaktu ada Tuan Yunhoo Kim, saya mencurigai Guild Pedang darah “


“Guild pedang darah? Tapi apakah dia mempunyai dendam dengan Eunkyung”


“Guild pedang Darah Adalah Guild dari Kakak nya Nona Tuan”


“Kakak nya Eunkyung?”


“Ya, sebenernya di keluarga Nona , nona dan Kakaknya bersaing merebuti penerus keluarga mereka”


“Mereka menentukan siapa yang terbaik dan akan di pilih sendiri oleh ayah mereka”


“Meski bsgitu, nona menolak dan tidak mengikuti itu”


“Tapi itu tidak bisa dan Kakakmya sepertinya menganggap Nona Ancaman jadi saya pikir mereka adalah pelakunya”


“Dugaan yang menarik, hah kenapa konglomerat selalu membuat keluarga mereka sendiri menderita? Merepotkan sekali”


‘Merebutkan Siapa penerus? Hah… sungguh aku tak paham dengan otak para Konglomerat , entah dia T*Lol atau bagaimana aku tak mengerti, jika mereka keluarga kenapa harus melakukan persaingan? Apakah itu benar benar cara terbaik menurut mereka? Apakah mereka tidak menyayangi anak mereka? Sungguh lucu. Aku sungguh membenci para Konglomerat T*Lol ini’

__ADS_1


‘Untuk apa melakukan hal sia sia seperti itu? Sangat banyak di kehidupan Dan Novel selalu seperti itu’


‘Aku sangat muak mendengar dan membaca nya, aku sungguh tak mengerti mengapa mereka melakukan itu, terkadang bahkan mereka tidak menyayangi dan mendidik anak mereka dengan benar dan membebaskan anak mereka, sungguh orang orang biadap yang haus akan kekuasaan dan kekayaan’


Yunhoo menghela nafas menahan amarah nya dan menatap Asisten itu.


“Kau ingin apa?”


“Aku ingin tuan menyelamatkan Nona”


“Untuk alasan apa aku harus menyelamatkannya?”


“Maaf aku tak bisa berkata tapi aku harap tuan Membantu Nona, aku pasti akan membalas budi untuk Kebiakan tuan “


“Huh…. Baiklah anggap saja ini akan menjadi Utang untuk Nona mu, jadi kau harus menyampaikan dengan benar Utang ini”


“T-terimakasih Tuan Yunhoo, aku pasti akan membalas kebaikan Anda”


“Baiklah bisakah kau kirimkan Detail Informasi tentang Kakak Eunkyung itu?”


“Baik aku akan segera mengirimkannya ke ponsel Anda”


“Baiklah aku akan pergi”


Yunhoo bangun pergi keluar dari rumah pelelangan itu dan menaiki mobilnya.


Tring!


Pesan datang ke ponsel Yunhoo.


“Jiwoo setir mobilnya”


“Baik master”


Yunhoo membuka ponsel nya menatap file yang di kirim oleh asisten Eunkyung.


[Nama : Dohun Byuek (Kakak Eunkyung Byuek) ,Pemimpin Guild Pedang Darah, Status calon Penerus Keluarga Byuek . Gender: laki laki, Status: Player Aktif . ]


Yunhoo membaca lagi slide demi slide Identitas Dohun Byuek dan mencari Alamat kantor nya.


“Hm…. Sepertinya ini akan menarik ada baiknya aku menyerahkan padanya”


“Balik? Apakah kita akan langsung balik ke rumah master?”


“Hm …. Bentar, berhenti kan mobil di sini”


“Baik”


Yunhoo membuka portal di dalam mobil nya dan memasuki nya ke ruang putih.


…..


“Jinhoo”


“Ah! Master,apakah master merindukan saya?”


“Jinhoo aku ada tugas untuk mu”


“Ah! Apa itu master? Aku pasti akan melakukan nya dengan baik!”


“Baiklah kau bisa baca ponsel ini, kau lihat identitas orang itu”


Yunhoo melemparkan Ponsel nya ke Jinhoo dan jinhoo menangkap ponsel itu.


“Selamatkan orang bernama Eunkyung, kau tahu bukan? Jangan membuat masalah, selamatkan dia dengan cara yang cukup baik. Jangan membuat kekacauan . Jika dia Ingin membunuh Eunkyung kau Harus menyelamatkannya.”


“Apakah master tahu keberadaan Eunkyung?”


“Aku tidak tahu, tapi asisten wanita itu bilang bahwa dia memiliki kecurigaan terhadap kakaknya , dia adalah Kakak beradik yang sedang di masa pemilihan pewaris keluarga Byuek”


“Ya meski si eunkyung menolak menjadi pewaris, tapi sepertinya Kakaknya itu memiliki semacam ketakutan atau mungkin saja kecemasan, tapi itu hanya dugaan ku semata”


“Baiklah kau bisa keluar mengikuti ku Jinhoo”


“Baik master!”


“Oh! Apakah kak Jinhoo akan pergi master?”


Hyuerin keluar dari perut Yunhoo menatap yunhoo dan berbicara kepadanya.

__ADS_1


“Ya, dia harus melihat dunia luar dan ini juga pekerjaan yang cocok untuk Jinhoo”


“Hahah begitukah, baiklah selamat Kak Jinhoo!”


“Baiklah mari pergi”


Yunhoo membuka portal lagi keluar dari Mobil nya dan Jinhoo mengikutinya.


“Ugh….”


“Aku lupa bahwa mobil ini terlalu sempit hey jinhoo bangun !”


“A-apa? Master?”


Jiwoo menatap yunhoo yang tertindih oleh Jinhoo dan terjebak di dalam mobil nya yang sempit.


“Hei kau apa yang kau lakukan Iblis sialan!”


“Hah? Aku tidak tahu sial , maafkan aku master!”


Yunhoo keluar dari mobil nya merapikan Baju nya dan menatap Jinhoo yang berdiri di depannya.


“Baiklah kau pakailah mobil ini, alamat nya tertera dengan jelas di File itu , kau bisa Gunakan Gps Jika kesulitan mencari alamat itu”


“Jiwoo mari pergi”


Jiwoo keluar dari mobil menyerahkan Kunci nya kepada Jinhoo .


Jinhoo memasuki mobil nya .


“Baiklah master! Aku akan segera menyelesaikan misi ini untuk master!”


“Baiklah aku akan pergi dengan jiwoo, tolong jangan terlalu membuat masalah “


“Baik!”


Jinhoo pergi dengan mobil nya dan mulai berjalan cepat menuju tempat yang di tuju nya.


“Master apakah kita akan berjalan?”


“Gendong aku, kita akan terbang dan menuju Ke Perusahaan Guild Agh”


“Baik!”


Jiwoo menggendong Yunhoo mengepakan sayap nya dan pergi dengan kecepatan tinggi.


…..


Ruang Presdir Guild agh.


“Oh kau datang”


“Ya, aku datang ke sini untuk memberi tahu sesuatu “


“Aku berniat untuk membawa Guild Master Dolper Menjadi Bagian dari Guild Agh , jadi Guild Dolper akan di bawah Guild agh”


“Oh, itu tidak masalah tapi apakah Doo Songhyuk akan baik baik saja? Dia sangat membenci mereka bukan?”


“Kau benar memang tak seharusnya dia memaafkan mereka dengan mudah, tapi aku akan berbicara kepadanya jadi kau tak perlu khawatir”


“Baiklah itu mudah “


“Ah aku juga ingin bertanya bagaimana Raid Dungeon Rank A di New York.”


“Ah itu aku sebenrnya mendapatkan berita baru baru ini dari Pihak mereka”


“Sepertinya Dungeon itu Telah Break dan mulai mengacaukan Seisi Kota New York”


“Apa? Ini buru buru sekali, apakah waktunya sudah hampir habis?”


“Waktu?”


Pak Tua Kwon memandang dengan aneh bertanya apa maksud waktu dari ucapan Yunhoo.


“Ah tidak lupakan, ini buruk untik kemajuan skenario selanjutnya, akan lebih baik untuk segera menyelesaikan nya, apakah aku bisa langsung ke sana?”


“Ini masalah mari kita bahas mulai hari ini secara pelan”


Pak tua Kwon membuat wajah serius dan menatap Yunhoo.

__ADS_1


Yunhoo bersandar di Sofa dan memandang sembari mendengarkan Pak tua Kwon.


__ADS_2