Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Balik ke Negara


__ADS_3

“Tuan Semuanya Telah selesai”


Jojo Memasuki ruangan Presiden dan menatap seseorang yang duduk di sana.


“Seperti biaaa kau hebat Anak ku”


Presiden itu adalah ayah Jojo.


Harliey Wils


“Bagaiaman apakah kau mendapat sesuatu yang menarik?”


“Ya , itu cukup menarik dan aku juga menyelesaikan masalah Dungoen break bersama beberapa player luar negeri”


“Bagus, kau harus melakukan denhan baik Jojo, aku akan mengurus masalah lainnya apakah ada masalah atau sesuatu yang ingin kau sampaikan lagi?”


“…..”


“Tidak tidak ada”


Dalam sekejap pikiran nya mayat kadal yang terbunuh tanpa di ketahui itu muncul meski begiru Jojo hanya bisa diam dan ragu dengan pikiran nya .


Dia tidak mengetahui siapa pelakunya, dan dia juga penasaran siapa meski begitu dia ragu dan tidak yakin dengan Pilihan dan keputusannya


Jojo memutuskan diam dan pergi dari ruangan.


Dalam keadaan pikiran yang ambu radul tak karuhan itu.


Jojo hanya bisa memasuki kamar nya dan menghela nafas nya


‘Apa penglihatan ku salah?’


‘Aku yakin bahwa aku baru melihat warna aneh seperti itu,tapi apakah penglihatan ku salah dan tidak benar?’


Jojo menghela nafas dan menggeram kecil dengan ******* nya.


Jojo memiliki kemampuan untuk melihat macam macam dan merasakan bakat seseorang.


Dan bagi Jojo yang melihat itu dia bisa mengetahui bakat dan banyak potensi musuh nya.


Kekuatan musuh nya dan juga bakat apa yang dia rasakan.


Setiap orang memiliki warna yang berbeda beda.


Tetapi pada dasarnya mereka adalah Satu warna.


Jadi semua orang yang dia lihat pada dasarnya memiliki satu warna dan warna itu yang menentukan bakat bakat mereka.


Sulit untuk mengetahui dengan jelas tetapi begitu warna keluar dia seakan akan memahami nya dan mengetahui bahwa bakat orang itu adalah pedang atau apapun itu.


Tapi berbeda dengan Yunhoo.


Bakat yang dia lihat.


Itu sangat berbeda.


Dan warna yang dia lihat juga baru kali ini dia melihatnya.


Bakat dua warna yaitu Putih Dan hitam yang saling berkeseimbangan dan berkesinambungan.


Beda perasaan yang dia rasakan itu.


Perasaan yang aneh tapi benar benar hebat.


Entah bakat nya apa, tapi bagi Jojo Yunhoo seperti memiliki bakat di pedang tapi bukan hanya di pedang.


Sulit untuknya mengetahuinya tapi ini benar benar merupakana salah satu warna dan bakat yang belum pernah dia lihat.


Tetapi pembuktian Yunhoo dengan pedang nya juga memiliki efek yang emosional bagi dirinya


“Pedang itu jelas bukan pedang milik orang berbakat”

__ADS_1


Betul, pedang itu benar benar sangat jelas bahwa pedang itu bukan milik orang berbakat.


“Hah… aku pikir mungkin aku salah melihat”


Jojo menghela nafas nya dan berbaring dengan lemah .


…..


“Hei kakak apa yang kakak lakukan!”


“Aku sedang makan es krim ada masalah?”


Yunhoo memiringkan kepalanya bertanya kepada Yunhwa yang mengomel di sampingnya.


“Tentu itu salah karna kakak tidak membagi nya!”


Yunhwa melompat memakan es krim Yunhoo sampai habis tak tersisa.


“Yunhwa……”


Yunhoo yang marah menatap Yunhwa yang cengengesan di depan nya dan tertawa.


“Ugh… “


Yunhoo hanya memutuskan diam dan membiarkan Yunhwa.


Sedangkan Namwoo sedang duduk bersama Zilgo sembari berbicara dan berbincang bincang dengan nya.


Yuu Mina yang dari tadi hanya menatap ponsel nya terus menerus masih menatap ponsel tanpa menghilangkan sedikitpun tatapan nya dari ponsel nya.


“Baiklah sepertinya waktunya kita pulang”


Sembari memandang keindahan langit dan Kota Kota yang sudah mulai di perbaiki itu.


Yunhoo tersenyum dan bergerak ke arah yang lainnya.


“Apa? Apakah bocah sudah ingin pergi?”


“Apakah kau benar benar yakin ingin langsung pergi? Kenapa kau tidak menunggu untuk melakukan rapat pembagian hasil dari Raid nya?”


“Tidak , itu tidak perlu”


“Begitu kah? Baiklah sepertinya bocah perisai di tik mu menarik”


“Oh? Apakah kau senang berbicara dengan nya?”


Yunhoo menatap ke arah Namwoo yang Berbicara dengan Yunhwa .


“Ya, aku akan mampir ke korea ketika saat nya tiba, aku harap kau bisa menemui ku di sana”


“Tentu aku akan secara khusus menjemput mu”


“Fufufu baiklah semoga kau sehat selalu bocah”


“Tentu, semoga kau juga, sebaiknya kau bersiap aku rasa para wartawan Gila itu telah datang”


“Apa maksud mu?”


“Sebaiknya kau melihatnya sendiri”


Kata kata Yunhoo membuat Zilgo menoleh dan melihat ratusan wartawan yang datang berbondong bodong ke arah nya.


Yunhoo juga menghilang di ikuti kata kata terakhirnya dan hanya menyisahkan Zilgo yang menatap sendirian wartawan yang datang ke arahnya.


“S-sial aku rasa ,aku tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti wawancara oleh ratusan wartawan ini”


Zilgo hanya bisa menhela nafas nya sembari memasang eskpresi lelah nya.


…..


Bandara.

__ADS_1


“Apakah Hyung tidak ingin pergi dulu?”


“Apakah kau ingin bermain di negara orang?”


“Heh… tapi aku masih ingin terus melihat lihat dan mencoaba beberapa makanan di negara ini”


“Tenang aku telah meminta untuk membelikan makanan dan di kirimkan ke Apartemen mu”


“Oh? Apakah itu benar hyung? Apakah kau benar benar membelikan nya?”


“Tidak, aku bohong”


Namwoo yang dalan ekspresi gembira nya kembali lagi memucat dan seperti kehilangan semangat nya dia berjalan dengan lesuh.


“Huhhh”


Sembari kehilangan semangat hidupnya namwoo berjalan dengan wajah pucat dan beberapa tetesan air mata nya.


(╥_╥)


Yuu mina dalam keadaan yang masih sama dan terus memegang hp nya masih terus menatap ke arah hp nya dalam kondisi serius .


“Hei Yunhoo”


Yuu Mina menatap dengan ekspresi serius dan mendekat ke arah Yunhoo.


“Ada apa?”


Yuu Mina memperlihatkan ponsel mya dan beberapa pakaian tidak senonoh terlihat.


“Menurut mu bagusan yang mana?”


Dengan ekspresi serius nya Yuu Mina menatap Yunhoo.


Yunhoo terbatuk dan menatap dengan ekspresi bingung ke arah Yuu Mina.


“H-hei kenapa kau menanyakan pendapat ku?”


“Tentu aku harus menanyakan pendapat mu!”


Yuu mina masih mempertahan kan mode serius nya dan menatap ke arah Yunhoo.


‘Ah apa apaan ini kenapa aku harus menjawab pertanyaan konyol ini’


Dalam keadaan pucat nya ,Yunhoo hanya diam tanpa berbicara apapun ketika Yuu Mina terus bertanya kepadanya.


^_^|||


“Baiklah aku akan membeli keduanya”


Yunhoo masih diam dengan Ekspresi pucat nya.


^_^|||


‘Sial ini benar benar mengerikan!’


Yunhwa dan namwoo hanya menyaksikan Penyiksaan terhadap kapten Partai mereka dan berpura pura tidak menyaksikan nya.


Beberapa menit berlalu Yunhoo dan yang lainnya memasuki Pesawat yang Telah di pesan dan mulai duduk di tempay mereka.


Pesawat ini besar dan cukup nyaman dengan tempat duduk nya yang empuk.


Yunhoo duduk di pinggir dekat kaca dan di samping nya adalah Yuu Mina .


Yuu mina masih menatap ponsel nya dengan serius.


Yunhoo yang telah lama tidak memegang ponsel mya juga mengeluarkan ponsel nya dan membaca Novel kesukaan nya.


‘Huh mari baca lagi, ini sedikit menyenangkan untuk membaca di hari yang secerah ini’


Ekspresi nya yang pucat kembali dan menatap ponsel sembari bernyanyi nyanyi di dalam hati nya

__ADS_1


Pesawat mulai jalan,yunhoo dan kawan kawan hanya berfokus pada urusan masing masingnya.


__ADS_2