Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Memulai kembali


__ADS_3

Fleydrin sendiri bahkan tidak menyangka akan sesakit apa orang yang bahkan kehilangan lengan atau lengannya terbakar hingga meleleh seperti Es-krim yang meleleh.


Perasaan yang kali ini Fleydrin rasakan saja, rasanya sudah begitu sakit dan menyakitkan untuk dirinya.


Rasa sakit saja sudah cukup mengerikan untuk bisa di rasakan.


Rasanya begitu menyakitkan Hingga bisa merasakannya .


Rata rata orang akan takut dengan rasa sakit, bahkan mereka menghindari rasa sakit.


Tapi Fleydrin di sisi lain tidak bisa membayangkan bagaimana menderitanya lagi Para Perajurit garis depan Jika ini terus berlanjut.


Kali ini sisa total Orang adalah 78 Orang tersisa.


Tentu saja 28 orang itu adalah Para garis depan yang juga sudah termasuk 12 pemimpin yang ada di antara 28 orang itu.


50 orang lainnya adalah Supporter dan Healer yang masih dalam keadaan sehat sejahtera.


Meski menyesakan bagi para Player garis depan, tapi beginilah nyatanya mereka harus menerima semua ini.


Dua Lantai masih tersisa.


Entah nanti bisakah mereka bertahan dari ini, tapi kali ini mereka juga tidak bisa berbuat banyak.


28 orang di sini juga tidak dalam kondisi baik, bahkan 12 pemim juga kacau dengan beberapa Yang terluka meski tidak parah.


Sangat di sayangkan adalah bahwa beberapa orang yang cukup parah di sini telah hadir cukup banyak.


Para garis depan yang kehilangan tangan atau terluka parah.


Meski bisa di sembuhkan mereka juga sudah hampir tidak cukup baik lagi dalam membantu selain hanya memberikan nyawa mereka untuk di jadikan sebagai Perlindungan dan Pencuri perhatian.


Sungguh di sayangkan dan Juga Tragis, tapi di sinilah yang lemah dan tidak pantas akan mati.


Demi keselamatan seseorang dan diri mereka sendiri, orang bahkan terkadang akan menjadi sedikit egois dan melupakan hal baik yang telah mereka lakukan.


Demi diri mereka , dan demi bertahan hidup, terkadang pengorbananpun Diperlukan.


Inilah kenyataannya, dan nasib mereka yang malang dan tidak cukup baik hanya akan tersingkir di sini dan menjadi kenangan bagi beberapa orang dan Juga menghilang dari kehidupan .


Dan bagi mereka yang memang beruntung dan juga cukup Kuat untuk bertahan dengan baik, maka mereka akan lanjut naik dan memanjat menara jauh dan jauh lagi mendaki lantai demi lantai lagi.


Kali ini mereka harus bertahan lagi.


Tidak tahu berapa lama mereka akan bertahan kali ini.


Hanya terissa 2 lantai lagi.


Dengan begitu mereka akan selesai.


Mereka akan lulus dan naik ke lantai 11.


Meski begitu pikiran mereka juga kacau, apakah mereka bisa?…..


Apakah diri mereka bisa bertahan dan menjadi cukup berguna melawan Monster yang bahkan di serang secara Fisik pun tidak mempan?..


Mereka bertanya-tanya, apakah mereka bisa bertahan dan melawan Monster dengan baik.


Meski rasnya kesal, tapi beberapa orang bahkan berharap mereka seharusnya menjadi Penyihir dan tidak mendalami menjadi seorang yang menggunkana pedang atau hal-hal lainnya yang berbau fisik.


Beberapa mempunyai wajah yang kusam dan suram.


Terlebih lagi beberapa orang merasa putus asa.


Pemimpin Ksatria juga merasa cukup putus asa dan membuat raut wajah yang kecewa sekaligus merasa tertekan dan kesal.

__ADS_1


Dia merasa dirinya tidak bisa menjadi Pemimpin yang baik, di tambah pasukannya yang kebanyakan mati mengenaskan dan hanya menyisahkan beberapa orang saja.


Ini benar benar pukulan tapi Juga perasaan kecewa yang mengerikan.


Di lain sisi dia merasa tidak menjadi pemimpin yang baik.


Kali ini hanya menyisahkan sedikit orang , dan mereka juga tidak bisa mundur karna harus menyelesaikan Misi ini.


Dalam keadaan dimana semua pucat dan benar-benar terpukul itu, mereka menatap pelan dan juga berharap merakan bisa selamat.


Tersisa 2 lantai lagi.


Entah seberrapa banyak orang akan tersisa, yang pssti mereka harus bertaham dengan baik.


Bertahan dan terus meneruskan menuju lantai terakhir.


Dengan begitu Quest lantai akan berakhir.


Meski nantinya merrka tidak akan memanjat lagi, setidaknya beberapa orang juga berharap keselamatan menemui mereka.


Tidak ada yang menginginkan kematian selain orang bodoh yang bosan terhadap Hidupnya.


Bahkan para 12 pemimpin yang selalu Optimis juga menjadi sedikit pucat dab bertanya-tanya apakah mereka akan berhasil.


Kali ini Yunhoo diam menatap dan membaca semua pikiran orang lagi.


Dia diam, dan mendengarkan semua pikiran dengan seksama.


Selain beberapa celetus dan pertanyaan tanyaan aneh yang ada di kepala mereka,lagi dan lagi Tidak ada apapun soal Magic key.


Kali ini Yunhoo juga tahu bahwa keadaan mental mereka mulai Goyah.


Jika begini maka pasti tidak akan cukup baik, entah untuk Yunhoo dan untuk yang lainnya.


Meski tujuan dia mencari Magic key, jika Quest ini sendiri gagal maka dia tidak menginginkan itu.


“Ada apa? Bukankah lantai 2 telah selesai? Kita harus menuju lantai 3” ucap akila bertanya ke Yunhoo yang menghela nafas.


“Menurut mu apakah kita bisa menyelesaikan Lantai 3 jika orang-orang ini Putus asa?” Tanya Yunhoo dengan serius dan menyipitkan matanya memandang wajah banyak orang yang tampak kesulitan.


“Bukankah sebaiknya kau membantu saja? Jika begitu aku rasa menyelesaikan ini tidak akan sulit” ucap akila yang menjawab simple tanpa repot itu.


Yunhoo juga mengerti jika dia membantu, maka dia pasti dapat menyelesaikan Quest ini.


Masalahnya adalah apakah dia bisa tetap Fokus mendapatkan Magic key ini apa tidak.


Yang terpenting adalah mendapatkan Magic key, tapi juga menyelesaikannya.


Meski Nantinya Banyak orang yang meninggal selama Quest nya selesai maka Yunhoo tidak akan masalah.


Tapi masalahnya adalah Kunci Utama Quest ini.


Jika Yunhoo yakini, maka Kunci pentingnya adalah bahwa Pemimpin Ksatria harus hidup dan berhasil selamat.


Meski Dia adalah npc, tapi entah kenapa yunhoo merasa bahkan Npc ini jauh lebih penting.


Karna sayangnya, tidak ada papan Quest sistem yang memberitahu dengan jelas dan ini juga hanya berdasarkan Insting nya, tapi dia yakin bahwa Pemimpin Ksatria itu harus hidup.


Mau tidak mau dia juga harus melindungi Pemimpin Ksatria itu jika dia dalam bahaya.


Karna meski dia membutuhkan Kunci, lagi dan lagi juga dia tidak bisa berhenti memanjat menara.


Meski sangat di sayangkan Jika dia tidak menemukan Kunci nya di Lantai ini, setidaknya dia bisa mencari lagi di Lantai-lantai berikutinya


Yunhoo berjalan , mengambil langkah pelan dan mendekat ke arah Donshik yang duduk kelelahan.

__ADS_1


“Kau bekerja terlalu Keras sepertinya ya “ ucap Yunhoo yang berbicara tanpa dosa itu.


“Ya dan sepertinya kau tidak membantu ya” ucap donshik yang tersenyum pelan dan tertawa.


“Hahaha, aku tidak bermaksud begitu, tapi tadi aku membantu mu kok” jawab Yunhoo yang tersenyum polos dan berbicara dengan Jujur.


“Monster sebelumnya mengeluarkan Racun yang dapat melumpuhkan seluruh tubuh dan membuat Organ berhenti berfungsi, karna banyak yang tidaj menyedarinya, aku membantunya menjauhkan racun dan menghilangkannya” lanjut Yunhoo dengan wajah sedikit sedih menatap para Pejuang yang terlihat putus asa itu.


“Hahaha, aku tidak memikirkannya? Aku tahu Bahwa kau adalah Orang yang baik dan pasti membantu Yunhoo.” Jawab Donshik dengan raut wajah sedihnya dan bersandar lelah di sebuah dinding.


“Aku hanya ragu , bahwa ini bisa selesai dengan aman, dan aku bahkan bertanya-tanya apakah aku selamat” ucap Donshik yang terlihat sedikit kecewa itu


“Kau akan selamat jika kau tidak putus asa , kau hanya terlalu pesimis” ucap akila yang memandang dari Jubah yang menutup wajahnya itu ke arah Donshik.


“Oh…. Kau berbicara” ucap Donshik yang tersenyum bodoh dan terkejut.


“Hei aku ini hidup loh!!” Jawab akila yang mendecakkan lidahnya dan menyilangkan tangannya,


“Hahaha, Yah……. Yang di Ucapkan Dia memang benar, kau hanya terlalu pesimis, coba kau pikirkan lagi dan bersemangat sedikit lagi, kau tidak akan tahu bukan monster macam apa di sisa dua lantai kita ini?” Ucap Yunhoo yang memandang para Supporter dan Healer yang saling beristirahat dan bergantian menyembuhkan


“Ya….. kau benar aku tidak seharusnya begini” ucap donshik yang menghela nafasnya dan kembali ceria.


“Ya kau benar! Wajah mu terlalu buruk Hyung! Kenapa kau begitu Pesimis, aku selalu ada di sini! Kau bisa mengandalkanku” jawab Fleydrin di samping yang menepok Punggung nya dengan kencang.


“Itu menyakitkan Fleydrin” ucap donshik yang tertawa dan tersenyum .


Mereka tertawa lagi dengan kencang dan Mulai kembali sedikit lebih ceria.


“Ini jauh lebih baik, memang Sifat mu jauh lebih cocok untuk menjadi Orang yang ceria”ucap batin Yunhoo yang memandang Donshik dan Fleydrin yang benar-benar seperti keluarga itu.


“Jadi menurutmu apakah kita bisa menyelesaikan Lantai ini?” Tanya Donshik ke Yunhoo.


Yunhoo diam sejenak dan memandang ke sebuah Jalan yang menuju Lantai 3.


“Tentu, menurutku itu pasti bisa “ jawab yunhoo dengan penuh percaya diri.


“Kenapa menurut mu begitu?” Tanya Donshik.


“Karna aku percaya dengan mu dan juga dengan para Supporter lainnya” jawab Yunhoo dengan serius tanpa berpikir lama.


Donshik diam sejenak dan kaget lalu tersenyum.


“Kau benar-benar percaya pada orang yang bahkan meremehkan manusia?” Tanya Donshik.


“Itu tidak penting bagiku, dan aku percaya pada kekuatan mereka” ucap yunhoo.


“Jadi kau percaya pada kekuatan mereka bukan kepada Orang orang itu?” Tanya Fleydrin yang menyela,


“Tidak juga, dan menurutku mereka juga pasti sudah sedikit mengubah pandangan mereka.” Jawab Yunhoo.


“Betulkah? Aku tidak merasa begitu” jawab Donshik.


“Hm…. Ya kau akaj mengetahuinya , karna meski di menara ini ada persaingan , persahabatan dan rekan pun ada.” Jawab Yunhoo tersenyum ke Donshik.


Yunhoo memasang wajah yang ceria tanpa rasa putus asa sedikitpun seperti kebanyakan orang di sini.


Bahkan pemimpin Ksatria yang juga pemimpin semua Regu di sini memiliki wajah yang jauh dari yang Donshik rasakan ketika melihat Yunhoo.


Dia terasa seperti melihat kepercayaan mutlak bahwa Quest ini akan selesai ketika melihat Yunhoo:


Entah kenapa dan entah apa yang membuat Yunhoo percaya dan memiliki kepercayaan itu, tapi rasanya untuk Donshik, menghilangkan dan membuat dirinya pesimis juga tidak baik.


Dia juga harus percaya pada salah satu Ras yang sama terhadap nya dan berjuang demi Quest tantangan lantai ini


Melihat Yunhoo dan bahkan teman Jubah nya yang rasanya memiliki kepercayaan terhadap nya dan Juga banyak orang, membuat diri Donshik juga menjadi lebih semangat dan mewujudkan harapan itu.

__ADS_1


Entah kenapa rasanya dia terlihat seperti pahlawan yang menanggung harapan dari banyak orang, meski begitu bagi donshik ini tidak buruk, karna dia begitu menyukai pahlawan…….


__ADS_2