
“Jadi apa yang akan kita lakukan?” Tanya Seorang Pemuda kecil dengan dua telinga panjang yang Lancip.
“Aku ada ide , bagaimana Untuk mendengarkan Ide ku dulu?” Dengan Tatapan yang serius pria Ras manusia berambut Hitam itu berbicara dengan Nada seriusnya menatap Pria besar berkulit Hitam.
“Baiklah Mari coba dengarkan” ucap Pria besar berkukit Hitam itu yang menyilangkan tangan dan berfokus mendengarkan.
Dengan ekspresi kusam nya mereka juga berfokus mendengarkan dari seluruh banyaknya 80 penantang di sini.
Semuanya dengan keadaan yang berbeda-beda dengan rasa gugup dan kegigihan nya, mereka ada di sini dan hadir dengan percaya dirinya.
Yunhoo juga yang di sisi lain mendengarkan juga berpose dengan cukup keren dan wajah Tampannya itu juga rasanya bersinar terang di bawah langit-langit Yang Indah.
Langit bintang yang Malam dan dalam itu menjadi Saksi percakapan panjang dari Banyaknya Ide nya dua sampaikan dari Para penantang.
Ini benar-benar menjadi ajang diskusi dengan ratusan ide nya yang memiliki segala kekurangan dan kelebihannya.
Tidak ada banyak hal bagus, rata-rata beberapa orang menyuarkan ide yang sama, sekalinya berbeda pun itu akan menjadi banyak hal dalam segi kekurangannya.
Itu benar-benar menjadi diskusi panjang antara banyaknya penantang di sini yang saling bekerja sama.
Jika yunhoo pikir lagi, melihat keadaan ini sejujurnya cukup mengharuhkan dan menyenangkan.
Meski banyak Ras di sini seperti merendahkan Manusia, rata-rata mereka cukup baik dan menghargai semua ras meski mereka lemah.
Mereka juga mendengarkan pendapat Dari Dua manusia yang memberikan pendepat juga dan mereka bahkan Tidak menolak atau meremehkan mereka lebih lanjut.
Meski mereka terkadang meremehkannya, itu juga menjadi sesuatu yang aneh karna mereka seperti Benar-benar di didik Dengan kesempurnaan mereka untuk tidak terlalu meremehkan Manusia.
Bahkan dengan kesadaran mereka sendiri, mereka juga paham bahwa manusia memang tidak sepenuhnya Lemah.
Meski manusia masih sering di Jadikan acuan dan di remehkan, mereka di sini benar-benar koperatif dalam bekerja, bahkan mereka benar-benar totalitas untuk bekerja sama dalam menyelesaikan Tantangan Lantai 12 ini.
Yunhoo tidak tahu mengapa, tetapi ini menjadi menyakinkan untuk Yunhoo, karna kekuatan Kerja sama ini menjadi kekuatan tersembunyi yang Meyakinkannya.
Entah kenapa yunhoo merasa Dimensi kebebasan ini benar-benar mengatur ketat kesolidaritasan dan kekerjasamaan terhadap banyak Ras.
Dia juga tidak memandang ras apapun dan melayani semuanya dengan baik.
Ini benar-benar menjadi hal yang baik untuk bisa berkembang di Dimensi kebebasan ini.
“Yah……. Saatnya Untuk Memulai Semua ini” dengan Gumam pelan itu Yunhoo berbicara dengan kedua tangan dua saku mantel besar nya itu dan menyela semua orang yang berdiskusi itu.
“Mari lakukan dengan ide ku” dengan ekspresi seriusnya Yunhoo berjalan dam membuat semua tatapan penantang bergerak ke arahnya.
“Apa itu?” Dengan Serius Pria berkulit Hitam itu bertanya dan menyipitkan Matanya.
“Sebelum itu aku Ingin team ini akan terbagi menjadi dua, team pertama adalah Team di mana Kita akan menarik perhatian banyaknya Monster yang akan kita lawan, dan untuk Team kedua , mereka akan berfokus untuk menyelamatkan Para Ksatria kerajaan. Tentu kalian akan berpikir itu ide yang buruk, tapi ini tidak sepenunya buruk, karna Team yang menarik perhatian akan terus berfokus menarik perhatian sebanyak-banyaknya Monster dan Ketika kita dalam keadaan yang sulit, aku ingin Team Yang menarik perhatian Memasuki tempat dan pelindung lagi untuk menyelamatkan diri” dengan Suara tegas nya itu dia Memberikan ide nya itu ke semua penantang yang mendengarkannya.
“Bukankah itu terlalu buruk? Bagaimana Jika team Penarik Perhatian malah Mati?” Dengan pertanyaan blak-blakan nya itu Dari seseorang penantang, itu membuat beberapa semakin gugup dan berkedut pelan.
“Jangan khawatir, karna aku akan menjadi bagian dari Team Penarik perhatian” Dengan ekspresi serius yunhoo menjawab pertanyaan itu sekaligus membuat beberapa orang terkaget dan memasang Ekspresi melotot mereka itu.
__ADS_1
“Kau? Menjadi team penarik perhatian?….” Seakan akan semua berpikiran sama, wajah mereka dengan jelas mengatakan hal itu yang terpampang jelas di wajahnya.
“Ada apa?kau meragukan ku?” Dengan tengilnya itu Yunhoo memandang mereka dengan ekspresi seakan akan tidak menerima Tatapan mereka itu.
“Bung, aku menghargai Tawaran mu, tapi kau yakin Akan menjadi Team Penarik perhatian?” Tanya Pria besar itu yang memegang Pundak Yunhoo dengan ekspresi tampak sedih nya.
“Hah?….. ada apa? Apa ada yang salah jika aku ada di team Penarik perhatian?” Dengan kesal nya itu yunhoo berbicara dengan nada tinggi dan membuat Urat-urat di kepalanya keluar menandakan Kemarahannya itu.
“Baiklah, tahan amarah mu bung, bagaimama kau akan menjalankan rencana ini dengan baik? Aku melihat terlalu banyak kekurangan di sini” dengan Sabarnya itu Pria berkulit hitam memeganh yunhoo dan berbicara dengan Halus.
“Seperti yang aku bilang, tidak ada hal yang lebih baik dari cara ku, jika kau takut akan kematian Di Team Penarik perhatian maka tidak perlu khawatir, jika memperkirakan Tempat ini benar-benar di lindungi semacan penghalang, seharusnya kita dapat kembali dan memasuki tempat ini dengan aman untuk berlindung dan menarik perhatian Monster-monster lagi.”
“Tentu ini akan memakan waktu tetapi aku ingin kalian Juga menyiapkan semua kebutuhan mulai dari Ramuan pemulihan Mana Dan Ranuan pemulihan Luka-luka agar terus dapat menyerang Monster itu, mungkin jika kita bisa bergerak secara lebih baik, itu mungkin bisa mengurangi setengah Dari Banyaknya Monster ini” Dengan memegang dagu nya itu Yunhoo berbicara seakan akan itu menyuarkannya dengan percaya diri sekali.
“Setengah? Kau bercanda? Itu mustahil untik menghabiskan Setengan Monster itu!” Teriak seseorang Yang merasa itu tidak nyata .
Yunhoo yang terdiam itu menatap pelan ke orang yang berbicara sebelumnya itu dan terdiam sebelum melanjutkan berbicara.
“Aku membenci kata Mustahil, tetapi apa kau berpikir itu nyata? Tentu saja itu Mungkin tidak Nyata, tetapi apa yang kita tahu? Kita bahkan belum mencoba nya.”Dengan percaya dirinya itu Yunhoo tersenyum dengan senyuman lebar penuh percaya diri nya dan rasa antusias nya.
“Ini akan menjadi Kesempatan terbaik Untuk Kalian berkembang, apa kalian tidak berpikir begitu? Justru yang Aku Khawatirkan adalah Apakah kalian bisa Selamat Menyelematakan Para Pasukan Kerajaan itu, jujur jika melihat rencana ku, aku tidak berharap kalian berhasil membawa semua Pasukan kerajaan itu, tetapi Jika kalian mampu membawanya maka aku harap kalian dapat membawanya, tetapi Jika kalian tidak mampu maka aku ingin Kalian Untuk hanya Membawa beberapa Orang atau bahkan Satu orang Pun cukup untuk di Selamatkan.” Dengan tegasnya itu Yunhoo berbicara sembaru mengerutkan hidung nya dan berpikir dengan keras.
“Ya, aku juga berpikir begitu, Jika keadaan memaksa Mungkin menyelamatkan Satu juga tidak masalah, karna Misi ini adalah Untuk menyelamatkan atau setidaknya membawa salah satu Mayat Pasukan Kerajaan.” Jawab Pria Ras manusia berambut Coklat itu.
“Huh.. kau memiliki ide yang berlian manusia, tetapi aku masih ragu apakah itu ide terbaik” Tegas Wanita yang sebelumnya berbicara ke Yunhoo itu yang berada di belakang Yunhoo dan tiba-tiba Muncul itu.
“Jujur aku juga tidak bilang ini ide baik, tetapi melihat dari Keseluruhan ide yang di kerahkan, mungkin Ide ku jauh sedikit lebih baik bukan?….” Dengan Senyuman Tipisnya itu Yunhoo tersenyum menjawab Wanita itu.
“Kau masih pandai berkata-kata” dengan nada mengejek dia menghela nafas nya dan tersenyum.
Semua orang hanya terdiam dengan sedikit helaan nafas nya dan mulai bubar untuk bersantai menjaga pikiran mereka Untuk Hari esok.
7 hari akan terasa sangat banyak melihat Besok adalah hari dimana mereka akan Mulai bergerak.
Jika Memperhatikan waktu, Yunhoo sendiri yakin bahwa itu tidak akan memakan waktu yang lama.
Setidaknya itu tidak akan memakan waktu satu hari Jika semuanya berjalan baik.
Tentu saja itu jika berjalan baik…..
Tetapi seandaikan Jika saja ada sebuah kendala dan tidak tepatan mungkin itu akan berakhir untuk waktu yang lama.
Meski tidak tahu akan seperti apa konsekuensinya,setidaknya itu pasti akan menjadi Lebih buruk ketika semuanya gagal.
Hanya itu yang akan tiba jika seandainya semuanya gagal, tentu saja itu pasti akan Buruk meski Mungkin 30% masih ada kemungkinan Dapat mencoba lagi lebih baik.
Yunhoo juga ragu untuk bisa yakin dengan Dirinya, dia tidak bisa lebih yakin lagi Dari tebakannya dan Rencananya ini, mungkin saja Rencananya gagal dan itu adalah hasil terburuk dari segala hal terburuk.
Setidaknya dia akan mencoba yang terbaik meski ada kemungkinan Besar akan gagal.
Ini juga menjadi kesempatan terbaik sejujurnya Untuk Yunhoo berkembang.
__ADS_1
“Karna semua Monster ini benar-benar berjumlah Sangat banyak.”
Benar karna itulah alasannya mengapa Yunhoo Juga bersemangat.
Dia lebih memilih Menjadi bagian dari Team Penarik perhatian karna Ingin melawan Monsternya Ketimbang menyelamatkan Pasukan Kerajaan, jika alangkah Buruknya Tidak dapat menyelamatkan Satupun Pasukan Kerajaan, dia juga berpikir Untuk membawa salah satu barang Pasukan Kerajaan. Itupun seharusnya Sudah Cukup Untuk menjadi Bukti Bagi Tantangan ini.
Meski itu akan berhasil Jika mereka senua selamat, tetapu Mencoba adalah yang terbaik.
“Ya, karna aku juga akan mencoba yang terbaik Untuk mengeluarkan semuanya” gumam Yunhoo dalam batinnya itu Yang menatap Langit malam dengan penuh Bintang.
Ini benar benar menjadi Hal yang berat pastinya, entah bagi Yunhoo dan Penantang lainnya.
Meski begitu, rasanya hal seperti ini sudah terlampau biasa untuknya, bahkan yang sebelumnya dia begitu Takut dengan Ujung Jarum pun malah memegang Pedang yang Tajamnya melebihi Jarum berkali-kali Lipat.
Ini benar-benar menyebalkan.
Tapi inilah kenyataannya.
Yunhoo memandang Langitnya dengan Pelan lalu menghembuskan Nafasnya itu.
“Hah……”dengan wajah yang lesuh dia diam menatap langit dengan lemah.
“Ada apa dengan suara helaan nafas mu itu? Apakah kau begitu Lelah?” Tanya seorang Pria Ras manusia itu yang berambut Hitam.
Pria berambut Coklat yang temannya juga datang menghampiri Yunhoo dengan wajah yang Tersenyum biasa.
“Ah?…. Itu hanya helaan biasa untuk orang seperti ku” jawab Yunhoo dengan senyumannya itu dan menatap diam.
“……”
“Apakah kau Ragu? “ dengan wajah bertanyanya itu Pria berambut Coklat datang dan bertanya ke Yunhoo.
Pria berambut Coklat itu dengan panah di Belakang Punggungnya duduk bersantai dan menatap Langit sembari Duduk bersandar Di sebuah Pohon Yang lumayan Rapuh.
Sedangkan Pria berambut Coklat itu memegang Tombaknya dan Menaruhnya di tanah, Lalu duduk di Samping Yunhoo juga .
Itu menjadikan Kanan Dan Kiri Yunhoo di tempati Oleh kedua orang itu untuk mengisi Kekosongan yang ada sebelumnya itu.
Tidak ada jawaban lebih di wajah Yunhoo dan Yunhoo Juga hanya diam Menatap Keduanya itu.
“Aku tidak pernah ragu” untuk sementara waktu dia Menjawab Dan kembali diam lagi menatap langit.
“Kalau begitu , itu lebih baik, aku Pikir kau takut…” dengan tawa kecil Pria Berambut Hitam itu mengejek Yunhoo dan tertawa kecil.
Yunhoo hanya diam dan tersenyum mendengarkan Candaan itu.
“Aku tidak merasa begitu, tetapi Sepertinya Kau yang Takut?…” dengan Pertanyaan itu Yunhoo membalikan pertanyaanya Yang sebelumnya adalah Miliknya dan sekarang melemparkannya ke Pria berambut Hitam itu.
“Hahahaha, itu benar aku begitu takut, tapi aku Juga tahu bahwa setiap Pemanjat menanggung Kematian mereka sendiri dan naik dengan rasa siap untuk mati” jawab Pria bermabut Hitam itu yang tersenyum Tipis dengan Ekspresi beratnya tetapi Seakan akan itu adalah Hal yang sudah siap dia Tanggung.
Tidak ada keraguan di Matanya, meski dia takut, ekspresinya benar-benar Jujur bahwa itu adalah Hal yang dia sendiri Sudah Siap Untuk Mati kapanpun .
__ADS_1
Untuk mendapatkan Kekuatan Yang Kuat , Bagi Dia sendiri itu adalah hal yang siap Untuk di lakukan.
Itu benar benar menjadi Tekad yang Kuat dan menerima kematian dengan baik jika seandainya dia mati.