
“Lihat! Lihat! Dia sangat besar!” Ucap akila menunjuk ke Seseorang yang datang itu.
Itu ada Seseorang dengan Mata 3 dan kelala besar dan tubuh besar.
Dia seperti pesumo gila dengan badan besar nya itu.
Selain otot nya yang terlihat besar,pakaian yang di kenakan nya juga tipis , dia hanya mengenakan Pakain kain kecil yang menutupi bagian *********** .
“Lawan si besar kita kali ini adalah the black!” Ucap pemandu yang berbicara dengan hebay dengan sorakan dari banyaknya penonton yang menggelegar .
Itu menjadi seperti swmacam sebuah Konser idol yang sangat ramai.
Yunhoo juga yang tidak pernah bisa melihat hal seperti ini menjadi merasakan hal baru.
Dia dulu tidak pernah sekalipun menonton pertadinhan sepak bola atau semacam konser.
Baginya, ini sekarang terasa seperti menonton sepak bola yang biasanya sangat ramai dengan supporter yang menonton.
Di sisi lain ini juga seperti Konser Idol , tapi yang membedakan di antara keduanya adalah bahwa konser ini terlalu brutal yang memperlihatkan ajang tempur dan bahkan kematian di arena ini.
“Karna The Black dan Si besar kita sudah masuk,kita akan memulai tanpa basa basi lagi pertandingan yang menegangkan ini!” Ucap pembina itu yang berteriak dan menambah suasana yang begitu hebat.
Dengan banyaknya sorakan dan tidak sabaran Para penonton, pertadingan itu pun Di mulai di ikuti sebuah Acara Bertaruh yang di selenggarakan Dari sistem yang Muncul.
Yunhoo cukup kaget awal nya menatap pesan sistem di depannya.
Itu memperlihatkan Pilihan apakah Yunhoo akan bertaruh atau tidak.
Dia bisa memilih mana yang akan dia Pilih untuk bertaruj padanya.
Itu seperti semacam Judi yang menjadikan Dua orang itu taruhan mereka.
Jika pihak yang di pilih menang maka orang yang bertaruh itu akan mendapatkan Uang hasil taruhannya itu.
Yunhoo juga melihat di bawah sebuah kalimat kecil tertulis.
Hadiah kemenamgan : Di kali 2
Tidak cukup buruk untuk bertaruh, meski duit adalah hal yang sulit tapi Yunhoo juga tidak berminat Untuk bertaruh dalam Jumlah banyak.
Duit nya sekarang 135.000 CD.
Itu jumlah yang cukup banyak dan masih dapat terus bertambah seiring Dia mencari uang lagi.
Kali ini dia ingin bertaruh, karna uang nya selalu di peras oleh bajingan Gila dari Pedagang Informasi, maka dengan berjudi dia ingin itu dapat memberikannya keuntungan.
Karna ini Duel Kematian maka salah satu dari mereka pasti akan mati.
Yunhoo menatap diam ke arah pesumo Dan Si hitam yang tidak terlalu kecil tapi tidak terlalu besar.
Meski badan si hitam itu masih terlalu kecil jika di Bandingkan Oleh Si pesumo tapi dia masih berdiri tanpa rasa takut di hadapan si pesumo bermata 3
Si hitam Juga Terlihat seperti Ras yang cukup aneh dia terlihat seperti Manusia dengan kepala Banteng.
Yunhoo menatap ke arah nya melihat papan Sistemnya yang menampilkan Status Si Hitam itu.
Itu tidak terlalu banyak itu mengenai nama level ras dan kemampuan seperti pada umumnya.
Seperti yang Yunhoo tebak.
Ras si hitam adalah Minautor dan itu memang benar-benar cukup Konyol melihat ras seperti itu ada.
Meski sulit di percaya yunhoo tetap mempercayai apa yang ada di depannya dan menatap mereka.
Yunhoo telah melihat perbandingan Kecil status mereka dan kemampuan mereka secara singkat.
Tidak banyak hal istmewah tapi Kemampuan Si Pesumo dalam Hal kekuatan begitu tinggi melebihi Si hitam itu.
__ADS_1
Sedangkan dalam hal kelincahan nya Si hitam tidak kalah dengan si pesumo.
Meski sulit untuk membedakan mana yang akan menang,tapi melihat sekilas saja tidak akan Banyak membantu dalam mengetahui banyak hal.
Yunhoo pikirannya sekarang jauh lebih terbuka dan dia juga sekarang jauh berpikir lebih baik.
Yunhoo menyipitkan matanya melihat kedua kemampuan Player itu dan melihat Kondisi Fisik mereka juga.
Dia juga membaca Aliran Mana Di Tubuh mereka dan melihat seberapa Banyak Mereka mempunyai Mana.
Mana adalah hal penting, dan cukup penting untuk bisa melebihi kepentingan lainnya.
Meski begitu Mempunyai Mana yang besar Juga bukan berarti bisa memenangkan segalanya.
Di sini apapun bisa terjadi dan selama Ilmu mereka tidak berkembang dengan Baik maka itu Mustahil Untuk bisa memenangkan dan terus menang
Kali ini Yunhoo telah memutuskan.
Apa yang akan dia Taruhkam dan Pihak mana yang akan dia Pilih.
“Hei! Hei’ apakah kau akan bertaruh?” Tanga akila
“Ya” ucap Yunhoo sembari tersenyum kecil.
“Pasang Taruhan Kepada Si sumo” ucap Yunhoo ke Akila yang diam masih memilih dengan Bimbang.
“Eh? Kenapa kau berpikir pesumo? Apakah tidak apa apa memilih itu?” Tanya akila.
“Tidak, apa apa, pilihlah Pesumo dan pasang taruhan Cukup banyak , jika menamg seharusnya kau bisa membuat Pabrik es krim sendiri nantinya” ucap Yunhoo yang tersenyum bercanda itu.
“Ehhhh! Aku tidak Ingin pabrik es krim! Aku hanya Ingin es krim!” Ucap Jutek Akila dan mencibir Bibirnya.
“Baik , baik, maka pilihlah itu” ucap Yunhoo yang tersenyim tanpa bercanda lagi dan memasang Taruhannya.
Dia memasang 100.000 CD ke Pesumo itu dan menghapus Papan sistemnya.
Yunhoo mulai menatap pertandingan itu yang segera berjalan.
“Kau arogan sekali” ucap pesumo itu.
Meski bahasa mereka berbeda-beda, anehnya…. Enrtah kenapa mereka bisa memahami bahasa satu sama lain dengan mudah.
Mungkin itu adalah efek sistem tapi yunhoo juga masih sulit mempercayainya bahwa itu bisa di lakukan.
Jika begitu kenapa dia tidak bisa mengerti ketika orang berbicara bahasa inggris?
Yunhoo juga bingung, tapi anehnya di dimensi ini bahasa seperti dapat di pahami secara langsung.
“Aku merasakan nya tapi ini memang cukup aneh” ucap yunhoo dalam batin nya.
Tapi kemudahan ini juga berguna bagi banyak orang yang ada, jadi yunhoo hanya bersyukur dan menatap arena ranoa membuat pikirannya di hantui banyak pertanyaa lagi kali ini.
Pesumo itu tanpa ucapan lanjut mya Mulai berjalan menghentakkan kaki nya dengan kencang membuat seisi arena bergetar.
Tanah di arena retak dan itu sedikit bergoyang saeperti gempa
Meski itu terlihat Cukup kencang bagian penonton dan lainnya aman, itu terasa seperti Para Pemain yang bertarung berada di dimensi lain dan hanya di sanalah mereka merasakan getarannya.
Cukup aneh tapi itu menarik.
Itu juga demi keamanan para Penonton.
Karna Para Playar yang bertarung Di sini pasti memilih kekuatan yang sangat-sangat kuat, jadi memiliki perlindungan pasti sudah menjadi ketentuan yang penting untuk tidak membahayakan para penonton.
Pesumo itu berjalan dan Mulai berlari sembaru melayangkan Tinju nya.
Selayaknya Seorang Yang memiliki badan besar ,bahkan lari nya Pun sangat lambat dan tidak cukup cepat.
__ADS_1
Dia pun berlari dengan sush payah karna badan nya yang terlalu besar.
Memanh membuat masalah Jika memiliki badan yang besar.
Bagi Yunhoo sendiri memiliki badan besar Bukanlah keindahan atau kenikmatan.
Dia cukup menyukai badan selayaknya manusia yang sekarang.
Tidak besar dan Juga tidak kecil.
Bagi Yunhoo memiliki badan besar sendiri juga pasti merupakan masalah.
Meski Yunhoo tahu itu akan seperti ini dia tetap menonton tenang pertadingan itu.
“Hei hei! Lihat! Sepertinya pesumo akan kalah!” Ucap akila yang menarik narik Mantel Yunhoo.
Dia memasang ekspresi sedih nya itu dan juga takut.
Yunhoo yang menatap iru sungguh melihat hal Konyol baginya.
“Tenanglah, kenapa kau memasang ekspresi itu? Bukankah itu membuat diri mu menjadi tidak Keren?” Ucap Yunhoo berbicara dengan santai dan masih menatap arena itu di mana mereka berdua bertarung.
Mata Yunhoo menatap dengan penuh perhatian melihat itu dan menonton secara terus menerus.
Dia menatap terus dengan baik melihat pertadingan itu.
Bang!
“Wooo!’ Sumo terluka lagi!”
“Si besar kita terluka begitu banyak! Apakah dia akan kalah hari ini?” Ucap pemandu acara itu yang terus mengompori dan mengomentari serangan demi serangan dan keadaan dari para petarung.
Beberapa para penonton juga menegang dan menantikan dengan penuh rasa penasaran dan Juga penuh ambisi mereka.
Mereka begitu di penuhi harapan bahwa mereka akan memenanbkan taruhan merwka dan merauk cukup banyak uang .
Yunhoo di siai lain menatap tapi Juga santai dan menonton nya secara baik.
Di sisi lain akila menonton terkadang berbinar, dan terkadang Juga sedih, terkadang dia juga bahkan menyoraki dan menyemangati Pesumo itu.
Memang cukup aneh tapi tingkah Konyolnya itu tidak pernah tidak bisa membuat Yunhoo menggeleng-gelengkan kepalanya.
Meski begitu dia Juga cukup senamg bahwa akila menonton dengan ambisius dan penuh rasa semangat.
Hanya dalam beberapa menit pertadingan itu menjadi titik Puncaknya.
Pesumo yang memiliki banyak Luka dengan Si Minautour atau kita sebut si hitam yang Lincah tanpa terluka sedikitpun.
Orang yang memiliki Otak juga akan sadar bahwa pemenang sudah di tentukan.
Wajah beberapa orang sedih dan itu sudah dapat di pastikan bahwa mereka adalah seaeirang yang bertaruh kepada sumo
“Kahahaa! Mati! Mati! Mati kau Gendut!” Ucap seseorang bersorak penuh tawa rua dan semangat itu.
“Mati!”
“Mati!”
“Mati!”
Sorak itu semakin banyak dan itu adalah sorak dari para pendukung Si Hitam.
Beberapa wajah yang cemberut dengan penuh kekecewaan itu juga terlihat hanya diam dan meratapi Nasih dengan penuh kesesalan.
Yunhoo menatap mereka yang terlihat lucu seperti orang pada Umumnya yang menang atau kalah dari Judi.
Ekspresi mereka begitu Lucu dan menarik.
__ADS_1
Tapi sayangnya Yunhoo merasa kasian, karna yang akan menang di sini Bukan si Hitam, Tapi pesumo.
Dengan senyuman Jahatnya itu pertandingan pun Berlanjut.