
Di rumah.
Sisa waktu Untuk Zona tantangan adalah 2 hari lagi.
Ini mempunayi sedikit waktu Untuk Beristirahat bagi Yunhoo dan Akila.
Yunhoo yang berada di rumahnya melihat rumah yang Kosong di mana Jiwoo dan Jinhoo tidak ada di sana.
Dia duduk di sofa dan mengambil Sebuah Air putih untuk dia teguk dan minum untuk meredakan rasa haus nya.
Di sisi lain Akila mengambil beberapa Cemilan yang masih tersedia di Kulkas dan memakannya sembari menonton Televisi di Sofa bersama Yunhoo.
Berbeda dengan Yunhoo yang tidak memperhatikan Televisinya.
Dia menatap ke Ponselnya dengan rasa penasarannya.
Dia Fokus ke ponselnya yang di mana dia menatap Layar Ponselnya untuk melihat sebuah Novel.
Selain rasa Penasarannya dia Juga penasaran apakah Orang krang yang membaca Novel dan Komik tidak ada satu pun?
Melihat tidak ada reaksi aneh apa mungkin karna bagi mereka yang membaca untuk mencoba membuka Novel tapi tetapi tidak bisa?…..
Ini aneh tapi membuat Yunhoo merasakan rasa kebingungannya.
Memang benar Novel sudah hampir jarang di Produksi lagi dan hanya menyisahkan novel-novel yang sudah di Produksi sebelum Kejadian Yang mengubah dunia.
Meski begitu Yunhoo sebagai pembaca masih memiliki akses untuk membaca Novel yang tidak bisa di Lihat atau di baca oleh orang lain itu.
Meski aneh tapi itu seperti akan mengungkapkan rahasia di balik semua kejadian yang menyusunnya Hingga membuatnya seperti ini.
Tidak ada yang tahu apa termasuk Yunhoo, tapi dia mempunyai sedikit tebakan bahwa jika dia mengungkapkan dan mengetahui rahasia itu, itu akan mengarah ke Rahasia dunia yang di sembunyikan.
Meski misteri dan tidak nyata tapi Yunhoo yakin bahwa itu memang benar adanya.
Meski hanya teori tapi melihat Teori yang melandasi ini, akan aneh jika Teorinya salah.
Sangat di sayangkan tapi Untuk melihat Rahasia dunia yang di sembunyikan akan sangat mustahil Baginya sekarang.
Dia hanya bisa mencari perlahan terutama di bagian di mana Apakah ada orang yang pernah membaca Novel dan Komik yang masih Hidup.
Yunhoo yakin ada orang yang seperti itu, tapi memang aneh rasanya jika tidak menemukannya sama sekali.
Tidak Mungkin hanya ratusan orang yang pernah membaca Novel ataupun Komik.
Meski hanya Imajinasi pasti ada orang yang berpikir bahwa kenyataan yang mereka lewati dan habisi memiliki sedikit kesamaan dengan novel dan beberapa Komik fantasi.
Jika ada orang yang Hidup dengan dulunya pernah membaca Komik atau Novel fantasi, Yunhoo yakin pasti mereka setidaknya memiliki sedikit pemikiran itu meski rasanya akan aneh.
Sangat aneh bagi Yunhoo sendiri karna manusia di dunia ini tidak sedikit.
Banyak orang dari berbagai negara terutama negara negara lain dan tidak Mungkin pembaca Novel dan Komik hanya dari Satu negara saja.
Entah itu Komik dan novel dari negara mereka, setikdanya mereka pasti memiliki seorang pembaca Novel dan Komik seperti dirinya yang membaca beberapa Novel dan Komik entah dari negaranya ataupun Novel dan Komik dari negara luar .
Meski dia membacanya dengan terjemahan yang di terjemahkan ke bahasa negaranya tapi pasti pembaca Novel dan Komik Bukanlah sedikit.
Meski aneh tapi Yunhoo juga memiliki tebakan Jika Para pembaca Novel dan Komik di buat mati ataupun melupakan semua yang telah mereka baca dan Lihat.
Ini hanya tebakan tapi Jika tebakannya benar, itu seperti akan lebih mengungkapkan jauh tentang Rahasia dunia yang di sembunyikan.
__ADS_1
Itu menjadi perjalanan penuh Misteri untuk membokar misteri dari rahasia dunia yang bersembunyi di dekatnya.
Meski menyebalkan tapi Nyatanya Rahasia dunia ini sendiri berada di sekitar Yunhoo dan hanya dia yang bisa membuktikan dan melihat kenyataan dunia yang di sembunyikan .
Yunhoo ragu dan bimbang tapi dia juga khawatir.
Dia menghela nafas panjangnya sembari merentangkan tangannya yang memegang ponsep dengan Sebuah Chapter yang terbuka itu.
Chapter 151. Jangan menyerah.
Seakan akan kalimat itu di tunjukan dengan jelas ke Yunhoo, yunhoo menatap kalimat itu dan menutup matanya pelan.
“Siapa?….. aku penasaran siapa kekuatan di balik semua ini” ucap Yunhoo yang bingung dalam batinnya dan menatap ke langit-langit ruangan.
Mungkin dia juga harus mencari tahu semua itu sedikit demi sedikit sembari terus naik dan melangkah menuju Lantai menara yang lebih tinggi.
Dengan tatapan penuh pikirannya itu Yunhoo berdiri dan menaruh Ponselnya di tas Sistemnya dan membuka Portal dimensi di sampingnya.
Sebelum masuk Yunhoo menatap akila yang masih duduk di sofa dan menawarkannya.
“Apakah kau ingin masuk?” Tanya Yunhoo ke Akila itu.
Sekarang rasanya Ruangan ini sedikit berbeda dengan ruangan yang dulunya sangat sulit di mengerti.
Seakan akan dirinya lebih mengerti ruangan ini dia juga bisa mengerti lebih baik lagi tanpa di bantu Jinhoo seperti sebelumnya.
Dia seperti dengan langsung memahami apa yang berubah dan apa yang bisa dia lakukan Dengan ruangannya.
Meski rasanya aneh tapi begini lah kenyataannya.
Itu memang selalu aneh dan Yunhoo juga merasa begitu karna dia juga sendiri merasa sangat aneh bahwa dirinya tiba-tiba memahami apa yang sebelumnya tidak dia pahami.
Dia memahami apa yang tiba tiba tidak dia pahami dan secara langsung mengetahui apa yang dia bisa lakukan.
Jelas itu aneh tapi entah kenapa dirinya selalu bisa tenang dan bersikap santai dengan apapun yang terjadi.
Akila yang di sisi lain memandang Yunhoo itu bangun dan mengikuti Yunhoo masuk ke dalam Ruangan Putih.
Yunhoo menutup Portal dimensinya dan ruangan Putih penuh dengan langit berbintang memuhi pemandangan di depannya.
Akila di sisi lain memandang dan mulai berbicara ke Yunhoo .
“Bisakah aku di sini sebentar, aku ingin memanfaat ruangan ini untik berlatih” ucap Akila yang memandang Mana yang kaya di ruangan ini dan mulai memperlihatkan Bintik bintik cahay kecil yang ada di atas telapak tangannya.
Yunhoo mengangguk dengan tenang dan mulai menatap sekitarnya.
Di bawahnya adalah lantai Putih full tanpa apapun dengan atas yang memandangkan Pemandangan langit dan Galaxy yang penuh bintang.
Dia yang seakan akan lebih dekat dengan ruangan Putih itu Mulai menatap Kosong tempat di depannya dan membuat sesuatu yang aneh dengan tangannya
Yunhoo tidak memahami betul apa yang dia buat tapi seakan akan tubuhnya bergerak dengan sendirinya dan menuntunya, dia hanya diam melihat tangannya yang bergerak itu.
Tangannya bergerak sangat aneh seakan akan membentuk sesuatu yang benar-benar dia sendiri tidak ketahui.
Tidak di ketahui apa yang yunhoo buat-buat tapi melihat aliran Mana bergerak di sekelilingnya itu, dia juga penasaran dengan tubuhnya dan reaksi tubuhnya yang seakan akan sedang membuat sesuatu yang cukup penting.
Tangannya bergerak lagi hingga beberapa menit selanjutnya itu berhenti dengan tenang di ikuti aliran Mana yang mulai menyebar lagi dan menjauh dari Yunhoo.
Hanya dalam sekejap sebuah Singgasanah dengan Sebuah Buku yang di topang tiang kecil berdiri di depan singgasana itu.
__ADS_1
Tepat betul di depan singgasanah yang luas dan nyaman itu berdiri sebuah persegi panjang kecil yang menopang Sebuah Buku di atas nya itu.
Berdirinya Tempat menopang Buku yang mencolok itu tepat di depan singgasanah Yunhoo dan kebetulan tempat yang menopang itu terbuat dengan warna Hitam yang tidak memiliki warna kehitaman pekat.
Itu terbuat dengan Balok balok aneh dengan baham yang Bukan logam ataupun Materi yang mudah di ketahui.
Mungkin itu seperti balok Kristal dengan bentuk-bentuk Kotak yang tersusun Hingga membuat Persegi panjang yang menopang Tempat Buku itu.
Yang membuatnya sedikit mencolok adalah karna itu terbuat dengan warna hitam yang membuat nya mencolok.
Yunhoo mendekat ke Buku yang tampak aneh itu dan ketika dia mendekat Buku itu seakan akan melayang pelan naik ke atas seperti sebuah Teknologi yang begitu mengesankan.
Yunhoo menatap Buku yang tampak aneh dengan Corak Bintang-bintang Dan dengan Buku yang transparan dengan Penuh Energi Mana yang jumlahnya sangat banyak itu.
Buku itu berbentuk Transparan aneh dengan Cover yang cukup keren.
Cover buku itu memiliki Corak Bintang-bintang dan Juga Sebuah Nama Yang cukup besar Di buku itu.
[ Masa Lalu Dan Masa Depan]
Seakan-akan waktu mulai bergerak aneh dan semuanya berputar putar itu memuat banyak kekacauan Ruang yang membuat Ruangan tampak seolah olah hancur dan muncul lagi yang terus mengulang dengan aneh.
Langit langit ruangan hancur dan muncul secara terus menerus Dengan aneh Hingga membuat ruangan bergetar dengan Hebat.
Selain itu ratusan Badai Mana juga membanjiri ruangan dan bergerak secara tidak teratur dan sangat aneh seakan akan Berkumpul dan membanjiri Sekitaran Yunhoo.
Di sekitar Yunhoo Yang dengan aneh nya itu mulai di banjiri Oleh badai Mana yang bergerak dan mengarah ke Dalam Buku itu dan menghilang.
Seakan akan waktu mulai tenang dan ruangan juga tidak bergetar lagi itu menjadi ruangan Sunyi yang jauh lebih santai kembali
Yunhoo berdiri dengan Bingung menatap Buku yang dia peganh dan Singgasanah di depannya.
Akila sendiri pun lebih Bingung lagi dengan kekacaun badai dan ratusan Aliran Mana yang bergerak secara membabi buta dan banjir seakan akan bertumpahan dengan aneh dan tidak teratur.
Selain itu Waktu juga di buat rusak dan ruangan yang berdimensi di buat Rusak berkali kali Hingga dia memperbaiki dirinya sendiri secara terus menerus
Ini pertama kalinya bagi akila melihat badai Waktu yang di rusak seakan akan waktu tidak bergerak dengan benar dan memiliki Dimensi yang berputar-putar dengan aneh.
Terkadang dia merasa berada di masa lalu dan terkadang Juga di masa depan.
Terkadang waktu bergerak lambat dan bahkan bergerak cepat.
Sangat aneh perasaan itu di Mana keadaan waktu terkadang Juga berhenti.
Di ikuti Oleh Badai Mana yang bergerak dengan aneh itu membuat nya lebih Bingung lagi dengan apa yang terjadi.
Tapi melihat sekarang semuanya sudah cukup baik Akila menjadi sedikit tenang tapi juga bingung.
Yang membuatnya Bingung adalah karna dia melihat Singgasanah besar yang mencolok yang berada di depan Yunhoo.
Singgasanah itu besar dengan penampilan dan riasan Pola pola di sekitarnya.
Singgasanah itu Juga berwarna Hitam dengan campuran Kebiruan Bintang dan Beberapa warna Putih yang tidak terlalu banyak.
Di bawah Singgasanah itu dengan anehnya memiliki Beberapa warna kehitaman yang seakan akan itu adalah kekuatan bayangan yang terlihat aneh.
Dia tidak bertekstur dan hanya seperti warna biasa tapi anehnya itu tidak seperti warna bagi Yunhoo.
Meski dia terlihat hanya seperti sebuah Warna yang tertempel di Lantai singgasanah ,itu membawa hawa aneh terutama dia Juga cukup dekat dengan Tiang Penopang Buku yang Posisinya tidak jauh dari Singgasanah itu atau bisa di bilang tepat di depan Singgasanah itu.
__ADS_1