Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Wanita aneh


__ADS_3

“Kau sebaiknya meminta maaf kepadanya nanti, meski sulit tapi dia bukanlah Orang yang jahat, kau tahu ayah terkadang juga sangat kesulitan dengan banyak nya masalah yang datang di Guild, tapi Orang itu selalu membantu ayah dan juga menemani ayah mu ini .” Ucap pak tua itu dengan nada dan ekspresi yang sedih.


“Meski keratangannya selalu membawa kesan yang aneh, tapi dia adalah teman dan rekan terbaik ayah yang membamtu mewujudkan ambisi ayah untuk bisa membangun perusahaan dan menjadi lebih sukse dari tempat ayaj sebelumnya bekerja” lanjut pak tua itu.


Ahyun tercengang dan mengingat ngingat pelan tempat di mana ayah nya dulu bekerja.


“Maksud ayah Perusahaan Cgv yang sekarang menjadi Guild Cgv?” Tanya ahyun itu dengan wajah yang serius .


Pak tua itu mengangguk dan juga menatap pelan ke arah di mana Api terlihat itu.


“Sekarang Kita hanya perlu menunggu” ucap pak tua itu yanh menatap api yang membeludak dan terus membakar itu.


“Apa yang ayah maksud! Jika yang ayah ucapkan adalah kejujuran bukankah itu berarti semua tebakan dan tuduhan ku salah?” Teriak ahyun yang merasa kecewa terhadap dirinya dan menatap api yang lebat itu.


“Kita harus membantu nya ayah! Ini adalah penyerangan!” Ucap ahyun.


“Tenanglah, ini adalah perintahnya untuk tetap di sini, dan ayah percaya padanya” ucap pak tua itu yang meski sedikit khawatir tapi sepenuhnya percaya pada rekan yang telah menjadi sahabat rasanya.


“Baiklah” ucap ahyun yang akhirnya terdiam dengan rasa bersalah nya itu.


Kakak nya yaitu Jangsun dan adik nya yaitu Jinggi juga kaget dan merasa bersalah terhadap Yunhoo.


Meski begitu mereka hanya bisa mendoakan keselamatannya dan menunggunya di balik barier ini.


Istri pak tua itu juga tercengang dan memeluk pak tua itu dengan air mata nya.


“Maaf…. Aku tak tahu kau berjuanh begitu keras, aku harus menyampaikan rasa terimakasih ku karna selalu ada dan membamtu suami ku” ucap istrinya yang cantik itu dan memeluk pak tua itu dengan erat.


Pak tua itu yang malu juga memeluk nya dengan lembut dan mengelua pelan kepala istrinya itu.


Dia mengecup ke kening istrinya dan berdiri .


“Tunggu dan diam di sini Oke?” Ucap dengan lembut suara Pak tua itu.


Ketika anaknya mengangguk dan istrinya juga mengangguk mengerti.


Pak tua Kwon berjalan dan mendekat ke akila itu.


“Apakah dia baik-baik saja?” Tanya pak tua Kwon.


“Hm…. Dia terlihat menikmatinya” ucap akila yang menatap pelan ke api yang lebat dan tersenyum.


“Kau tak perlu Khawatir , dia baik-baik saja” lanjut akila yang menenangkan Pak tua itu.


……..


“Sial apa-apaan orang itu apakah dia benar-benar Player Rank C?” Tanya wanita yang bersembunyi itu.


Itu adalah wanita berambut Hitam Dengan hawan yang sedikit membawa kesan yang berbeda.


Berbeda dengan Player Rank A atau Ramk B.


Wanita itu seakan akan adalah pembunuh yang terlatih yang di mana kemampuan Membunuh nya telah membuat nya mempunyai hawa yang berbeda.

__ADS_1


Dari caranya berdiri, berjalan dan bahkan bergerak.


Wanita itu memegang sebuah belati panjang di tangannya dan bersembunyi di balik sebuah meja yang besar.


“Sial untuk tidak membunuhnya adalah hal merepotkan, kenapa dia meminta ku untuk membawanya Hidup-hidup” seru wanita itu dengan kesal dan terus meratapi api yang lebat .


Bom yang dia ledakan dan semua partikelnya telah di tambahkan racun yang melumpuhkan dan membuat seseorang bisa pingsan dan tertidur.


Hanya menunggu waktu Hingga targetnya tertidur dan Hingga saat itu dia harus membuat beberapa orang sisanya untuk tidak bisa membantu nya dan menjauhkan fokusnya.


Wanita itu mengalirkan Mana melihat sebuah gambaran jelas dan tata letak di mana beberapa orang itu sedang bersembunyi dan berlindung.


Dia menyebar Mana-nya untuk membuat sedikit penglihatan dan deteksi nya itu.


Kemampuan mendeteksinya cukup tinggi dan bahkan bisa di ketegorikan cukup baik untuk sekelasnya.


Dia meratapi Beberapa oranh itu dan melihat ke arah di mana tempat mereka berada yang di selimuti api.


“Hanya sisa 1 menit lagi” ucap wanita itu yang masih bersembunyi.


“Begitu kah?… sisa satu menit ya?…” ucap Yunhoo yang berdiri di belakang Wanita itu .


Wanita itu terkaget dan melayangkan belatinya yang tajam itu ke arah Yunhoo.


“Oh… salam yang tidak ramah” ucap yunhoo yang menghindari dan menendang tangan wanita itu.


Belatih itu terjatuh dan terpental cukup jauh dari Wanita itu.


Wanita itu dengan buru-buru kabur dan melemparkan benerapa pisau kecil yang dia taruh di selipan selipan stocking nya.


Yunhoo menghindari semua Pisau kecil itu dan berlari mengejarnya, untuk Pembunuh itu jalan keluar hampir tidak ada di sini, lift rusak, dan hanya menyisahkan satu jalan keluar yaitu tangga darurat.


Wanita itu dengan cepat Dan buru-buru mulai berlari ke arah tangga darurat yang di tutupi sebuah pintu cukup besar itu.


Yunhoo memandangnya yang berlari ke arah tangga Darurat itu.


Dia mulai berlari dengan cepat dan menambahkan Mana di kaki nya.


Kontrol Mana nya menjadi sangat baik hari demi hari dan dengan ke-efektifitasan penggunaan Mana nya, kecepatan nya berlari bertambah dengan cepat .


Yunhoo Mulai berlari Hingga cukup dekat dan menendang nya.


Tendangan nya cukup kencang dan mengenai ke arah kepala Kirinya.


Itu di tahan dengan tangan wanita itu dan dia terpental cukup jauh.


Yunhoo berdiri cukup dekat dengan Pintu tangga darurat itu dan mengeluarkan sebuah pedang dari Inventory sistemnya.


Dia mengeluarkan pedang Avilina-nya itu.


[Skill Pedang Avilina: Ice Crystal Lv.7 Diaktifkan!]


Dia membuat Kristal es yang membekukan Sekitar tangga darurat itu dan membuat nya di penuhi dengan Kristal es yang cukup besar yang membekukan Jalan keluar itu.

__ADS_1


Yunhoo kembali memasuki pedang Avilina itu dan berjalan pelan ke arah wanita itu.


“Siapa yang menyuruh mu?” Tanya Yunhoo.


“Sial tidak ada jalan lain ya?….”ucap wanita iru dalam batinnya yang memperhatikan sekitar.


“Hei, aku bertanya padamu” tanya Yunhoo lagi.


Wanita itu terdiam dan mengeluarkan belati lagi dari Inventory nya.


“Tidak ada Pilihan lain, harus ku bunuh” ucap wanita itu yang memegang belatinya tanpa memperdulikan Ucapan Yunhoo.


Hanya dalam sekejap hawa Dan Aura Dari Wanita itu berubah dan seakan akan Indra Yunhoo tumpul, dia kehilangan jejak wanita itu yang tadi nya berada di depannya.


Dia seakan akan menghilang dan menjadi menyatu dengan Ruangan ini .


Bukan kemampuam bersembunyi, yunhoo yakin itu bukanlah hal seperti itu.


Rasanya meski dia berusaha memcari nya bahkan dia tidak bisa mencarinya.


Dengan indra nya yang telah di latih sedemikian rupa , dia bahkan tidak bisa mengetahui di mana Wanita itu.


“Pintu Tangga Darurat masih aman, jadi ada kemungkinan untuk dia tidak keluar dari sini” batin Yunhoo yang menatap ke sekitarnya.


Dia juga menyebar Mana nya untuk mengetahui Lokasi Wanita itu tapi lagi dan lagi dia tidak mengetahuinya.


Dia juga tidak melihat energi aneh yang bahkan dia Lihat di sekitarnya.


Aliran mana bergerak secara teratur dan tidak ada hal aneh.


Bahkan suara atau gerak apapun tidak terdengar.


Ini sangat aneh.


Yunhoo sendiri yakin bahwa yang dia Lihat bukanlah skill menghilang.


Jika tebakan yunhoo benar maka skill itu pasti skill penyembunyian dan sesuatu yang menghilangkan Hawa keberadaan.


“Apa dia seorang assasin?”


Yunhoo juga tidak yakin tapi jika dia seorang assain dan pembunuh maka yunhoo percaya bahwa mereka akan memiliki skill itu.


Karna sangat jarang orang memiliki skill itu, sekalinya ada mungkin mereka adalah seorang assasin dan pembunuh.


Kali ini Yunhoo sedikit lebih fokus.


Dia menonaktifkan Skill Readers nya dan menatap pelan lalu menggunakam satu Skillnya yang dapat membantunya di sini.


[ Soul Kontrol Lv.?? Diaktifkan!]


Bukan untuk Mengontrol Jiwa, tapi Yunhoo di sini menggunakannya untuk Mendapatkan Penglihatan Untuk Melihat Jiwanya.


Ketika dia mengaktifkan Skill Readers dia bisa melihat Jiwa tapi itu hanya sebagian saja.

__ADS_1


__ADS_2