
“Bisakah kau ceritakan Lebih detail?”
Sembari menatap Yuu Mina yang Pucat Yunhoo Berdiri dengan kedua tangan nya yang berada di Kantung celana nya.
“Ibu ku, dia adalah satu satu nya keluargaku, Aku selama ini hidup hanya berdua dengan Ibuku”
Masa kecil Yuu Mina
Umur 5 tahun.
Yuu Mina duduk di pangkuan ibu nya yang terluka parah sembari tersenyum mengelus kepala Yuu Mina.
“Dasar brengsek! Kau selalu membuat ku muak! Mana duit nya sialan!”
Seorang pria yang terlihat cukup buruk menjambak ibu Yuu Mina dan menampar nya.
Dia adalah ayah Yuu Mina , Yuu Songhe.
“Maaf sayang a-aku tidak ada duit”
“Dasar sialan!”
Wajah ayah nya yang pucat dan menggaruk-garuk wajah nya sendiri dan menampar lagi ibu nya.
Dia adalah pecandu judi dan Narkoba yang Selalu menyusahkan Keluarga nya.
Ibu nya berjuang bekerja hidup demi membesarkan putri nya satu-satunya untuk menjadi putri yang baik dan Jujur.
Untuk bisa melihat Putri nya yang tercinta tumbuh besar dengan senyuman di wajah nya.
Dia menahan semua itu berharap bahwa ayah nya bisa kembali normal dan membantu membesarkan putri mereka satu-satunya.
Ayah Yuu Songhe menampar Ibu Yuu Mina dan melemparkan Botol ke arah tubuh nya.
Beling-beling mengenai kulit nya yang rapuh dan penuh luka.
Wajah nya yang penuh luka dan noda terlihat di mana-mana.
“I-ibu?”
Yuu Mina yang masih kecil menatap sedih ibu nya dan memeluk Ibunya.
“Ibuu!”
Yuu mina menangis dan memeluk Ibu nya yang terluka.
“Dasar anak sialan minggir kau!”
Ayah Yuu Mina memukul dan membanting Yuu Mina .
Yuu Mina terlempar dan terluka .
Dengan tubuh nya yang kecil Yuu Mina berusaha bangun menatap Ibu nya yang masih tersenyum ke arah nya.
“Maaf sayang, uhuk! Uhuk! A-aku pasti akan mendapatkan uang nya”
Dengan kalimat itu Ayah Yuu Mina keluar dan mendecakkan lidah nya dengan ekspresi kesal nya.
Ibu Yuu Mina bangun sembari menahan rasa sakit akibat luka beling beling di tubuhnya.
“M-mina, maafkan ibu nak”
Yuu Mina menangis memeluk ibu nya yang terluka.
“I-ibuuu”
Pikiran nya yang masih kecil dan tidak bisa memahaminya hanya bisa menangis dan memanggil Ibunya.
__ADS_1
Hari-hari berlalu.
Hari-hari itu semakin parah.
Tiap malam, tiap hari, itu akan bertambah dan kelakuan ayah nya terus membuat Ibu nya terluka.
Meski yuu mina masih kecil dia perlahan menyadari.
Dia menyadari penderitaan orang tua nya
Dia sangat membenci ayah nya.
Di umur nya yang masih kecil dia sangat membenci Ayah nya .
Dia membenci ayah nya yang menyerang ibunya.
Dia membenci ayah nya yang selalu kasar dan menampar ibu nya.
Dia membanci ayah nya yang selalu membuat Hidupnya menderita.
Hari terus berlalu menjadi bulan.
Bulan demi bulan Terlewati.
Ibu nya semakin terluka parah
Dan penyakit ibu nya juga semakin terus berkembang ke sisi yang tidak baik.
Karna duit yang dia pakai untuk orang bejat itu dia tidak pernah sekalipun datang dan hadir ke rumah sakit untuk berobat.
Karna keluarga nya yang pas-pasan dia berusaha membuat duit nya sehemat mungkin untuk anak nya nanti.
Dia melakukan itu terus selama berbulan bulan .
Sampai 3 tahun terlewati.
Yuu Mina telah Tumbuh cukup besar.
Wajah nya pucat.
Kulitnya lesuh dan badan nya sangat kurus.
Entah berapa lagi dia harus bertahan dalam keadaan ini Yuu Mina menatap ibu nya dengan ekspresi sedih dan meneteskan air matanya.
“Ibu.. kenapa? Kenapa ibu bertahan dengan orang brengsek itu? “
Yuu Mina meneteskan air matanya.
Di umurnya yang masih 8 tahun dia telah tumbuh sangat dewasa.
Demi ibu nya dan satu satu nya keluarga nya dia tumbuh terlalu dewasa.
Dia memahami banyak hal terlalu cepat untuk anak se-usianya.
Ibu Yuu Mina berusaha menatap nya dan memegang tangan nya dan air mata mengalir jatuh ke tangan nya yang sangat kurus itu.
“Dia adalah ayah mu, Mina… ibu tahu dia adalah orang Jahat meski begitu, dia adalah ayah mu”
Air mata mengalir lebih deras dari Mata Yuu Mina dan menatap ibunya dengan ekspresi nya yang sedih.
“Ibu, bisakah kita kabur? Bisakah kita tidak melihat orang itu lagi? Aku tidak ingin…. Aku tidak ingin ibu terluka lagi”
“Maaf, maafkan ibu nak”
Suara pelan itu menyentuh hati Yuu Mina yang berumur 8 tahun dan tetesan air matanya mengalir lebih derah jatuh ke pelukan ibunya.
Ibu nya terpapar sangat lemah dengan badan nya yang sangat kurus.
__ADS_1
Brak!
Suara pintu yang telah hampir rusak itu terbuka dan sosok yang sangat di benci nya terlihat.
Sosok itu adalah ayah Yuu Mina.
Dia terlihat sangat buruk badan nya yang kurus, muka nya yang hancur, dan mata nya yang layu.
Benar-benar tidak ada keindahan di mata Yuu Mina.
Tidak ada apa-apa lagi selain cangkang kosong yang penuh dosa .
Pecandu judi, pemakai Narkotika, tiap hari mabuk.
Tidak ada hal baik entah sudah berapa tahun dia melihat ayah nya seperti itu.
Tapi apa yang bisa dia lakukan?
Anak berusia 8 tahun yang terpaksa di bawa dewasa oleh keadaan namun tetap tidak dapat melakukan apapun.
Bagaimana? Yuu mina selalu bertanya pada diri ya bagaimana caranya dia bisa tumbuh menjadi lebih dewasa dan mengatasi sikap ini?
Bagaimana orang dewasa biasanya mengatasi sikap seperti ini?
Tenang? Tidak marah dan menuruti ibu nya?
Hanya diam dan menatap Ayah nya yang semakin gila dan tidak karuhan?
Apa?
Bagaimana caranya menyelamatkan Kondisi nya yang seperti ini.
Mata Yuu Mina Penuh kehampaan dan keputusasaan terdalam.
Dia ingat satu kalimat yang pernah ibunya dulu ceritakan.
‘Manusia yang tercela di kalahkan oleh pahlawan dan pahlawan menyelamatkan para pengikut dan rakyat nya yang tersiksa’
Dia berharap.
Berharap bahwa pahlawan datang.
Pahlawan yang dapat menyelesaikan masalah Untuk kehidupan nya yang rapuh ini.
Tidak peduli siapa, tidak peduli apapun yang di inginkan, dia berharap.
Berharap pahlawan itu datang membantunya.
Malam itu berlalu tanpa apapun selain tangisan Yuu Mina yang menatapi ibunya.
Ibunya berada dalam keadaan kritis di mana butuh perawatan segera mungkin.
Ibu Yuu Mina lemah bahkan untuk membuka matanya saja dia sudah tidak sanggup.
Hari hari berlalu, yuu mina berusaha sebaik mungkin membeli Obat untuk Ibunya bertahan hidup.
Yuu mina Tetap belajar meski begitu kehidupan di sekolahnya juga tidak lah sebaik yang di bayangkan.
Hari hari nya di pukuli, di Bully dan di ejek.
Entah kenapa setiap harinya perasaan kebencian mulai bangun.
Yuu Mina yang sangat membenci laki laki.
Yuu Mina yang tidak lagi mempercayai siapapun dan bahwa khayalan nya tentang pahlawan akan datang itu adalah palsu
Malam hari .
__ADS_1
Ayah Yuu Mina masuk lagi dalam keadaan mabuk dan benar benar sudah mencapai kegilaan yang tidak bisa lagi dia bayangkan.
Malam ini adalah malam yang akan mengubah seumur hidup dan kehidupan dari Yuu Mina.