Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Apa?… (3)


__ADS_3

Donshik mulai mengarahkan Pedang nya dan mulai membuat beberapa Tembakan Api Yang cukup besar ke arah Dimana Pemimpin Ksatria sedang berdiri dan mulai menebas Dark Magic yang menyelimuti Lich itu.


Di ikuti Holy Light yang mulai menyala terang dan Mana yang mengalir itu di pedang nya.


Dia mulai melayangkan dan menebas Dark Magic itu.


Pemimpin Ksatria itu melayanvkan pedang nya secara Vertikal dan membuat hantaman besar.


Sebelum Sempat menghancurkan dan menggoresnya , Cahaya itu menghilang dan sebuah Dark Magic Menusuk Perut Kiri pemimpin Ksatria itu.


Meski tidak cukup parah tapi itu menganai itu sangat menyakitkan dan darah mengalur pelan.


Darah segar mulai keluar dari Mulut Ksatria itu dan menjatuhkan pedang nya.


“Sial! Healer! Sembuhkan! Healer” ucap seseorang berteriak panik.


“Healer!!!”teriak seseorang yang dengan ramai panik berteriak ke Para Healer.


Donshik yang sudah melompat dan menyiapkan Api nya mulai melemparkan nya dan Diri nya mulai melompat kencang dari tanah dan bergerak melayang di udara mengacungkan senjatanya dan mulai mengarahkannya.


Pedang nya dua Aliri Mana dan sebuah Sihir es juga terbentuk di udara dengan beberapa Pola Geometris terlihat membentuk Es-es itu.


“Sial! Hyung mundurrr!” Teriak Fleydrin yang menatap Dark magic mulai mengelilingi Donshik tanpa sadar.


Fleydrin berlari kencang ke arah Donshik dan di ikuti 12 pemimpin yang terus mengarahkan Serangan mereka.


Roh-Roh juga mulai hadir kembali , dan dengan Hilang nya Cahaya Holy light, para supporter dan Healer terkena serangan dari gangguan Para Roh-roh itu yang juga sangat menyebalkan dan Kuat.


Beberapa Mulai tewas dan gila, satu persatu Supporter mati, dan 12 pemimpin lagi dan lagi bahkan tidak bisa melakukan apapun karna Dark Magic yang sangat Kuat itu tidak dapat di tembus.


Semua kegilaan Muncul dan suara dari teriakan histerius ada di mana-mana.


Suara putus asa dan bahkan Supporter saling membunuh karna terasuki Oleh Roh-roh.


12 pemimpin semakin panik dan Fleydrin di sisi lain Bahkan Juga Sangat panik dan berfokus ke Donshik yang dalam bahaya itu.


Semuanya berfokus pada masing-masing dan di sini semuanya dalam keadaan di mana apapun tidak dapat di lakukan lagi.


Semuanya kehabisan ide dan bahkan mereka juga cukup putus asa dengan serangan Roh-Roh yang sekarang hampir menumbangkan Supporter dan Healer yang tersisa.


Semuanya di landa rasa panik dan tubuh mereka gemetar.


Dalam keadaan putus asa semuanya menatap ke sisi masing-masing.


Fleydrin Mulai lompat dan Dark Magic yang Kuat itu mulai terbang menuju Donshik.


Fleydrin yang menutupi belakang tubuh Donshik terkena Dark Magic itu dan Tubuh nya perlahan terkikis dan menua.


Semua energi nya terserap dan Mana nya habis.


Tubuhnya menjadi kering dan bahkan mati di tempat dan menjadi abu tanpa sisa.


Donshik yang melihat itu sembari terus menatap Fleydrin yang mati di tempat itu sangat marah dan juga pucat.


Dia mengarahkan dengan Kesal Aliran Mana nya dan pedang nya mengarah ke Lich itu.


“Hahahahah, lihat, teman mu mati! “ tawa Lich itu dengan kencang yang tertawa menggetarkan seluruh Ruangan ini.


Ruangan bergetar hebat dan Lagi-lagi Dark Magic sekarang bergerak secara Hebat dan lich itu pun naik lebih tinggi.


Pedang Donshik gagal menembus Lapisan Dark magic itu dan Beberapa Sihir kecil dari Roh menyerang dan menjatuhkan Donshik.


Donshik terjatuh kencang di udara dan terpental dengan kencang ke tanah.

__ADS_1


Dia terjatuh lemah dan memuntahkan seteguk darah.


Tanah remuk dan batu-batuan tanah hancur dan rentak.


Dia berbaring terlentang jatuh dan menatap Di udara Lich itu yang Mulai membuka Dark Magic nya dan memperlihatkan Wajah nya kembali.


“Hahaha, saat nya Untuk Membunuh Mu Ksatria” ucap Lich itu yang mulai bergerak menuju Ksatria yang lemah dan terluka itu.


12 pemimpin di sisi lain Mulai mendekati pemimpin Ksatria itu dan melindunginya.


“Sial aku tahu ini akan terjadi” ucap salah satu 12 pemimpin yang mendecakkan Lidahnya dan menyera keringat nya.


“Hahahaha, ini Petualangan yang sangat baik, jadi akhirnya akan seperti ini ya?” Ucap seorang dari 12 pemimpin yang sangat energik itu.


“Sial aku tidak menyangka akan begini” ucap salah satu seorang 12 pemimpin yang mempunyai badan cukup kecil dengan tubub Hijau dan telinga panjang.


Dia bukan elf tapi mungkin sedikit terlihat seperti Goblin.


Dia memasang wajah Pucat dan suntuk nya dan mempunayi hawa yang berbalik dari energik seperti seseorang sebelumnya.


“Sialan kalian hanya mengeluh saja!” Ucap seorang yang mempunyai badan besar yang sebelumnya datang menemui Donshik itu.


“Ini gila! Ini gila! Aku akan mati! Aku akan mati!” Ucap seorang 12 pemimpin yang mempunyai wajah ketakutan dan gemetar memegang belati nya.


Semua sisa 12 pemimpin mempunyai ekspresi yang berbeda-beda dan semuanya terlihat begitu panik menanti dan menunggu datangnya Lich itu.


Mereka menatap pelan di ikuti Pemimpin Ksatria yang juga berusaha melihat dengan susah payah dan mengaktifkan Kekuatan Holy Light nya.


Donshik yang terkapar lemah meneteskan pelan air matanya dan memukul mukul Tanah dengan kesal.


Dia meraih dengan susah payah pedang nya dan menusukan nya di tanah.


Dia berdiri pelan berusaha menopang tubuh nya yang lemah dengan pedang yang berada di kedua tangannya itu.


Dan berdiri memegang nya dan menarik nya.


Dia terbang tidak menapakan kaki nya di tanah dan mendekat ke 12 pemimpin dan Juga Pemimpi. Ksatria itu.


Dia memagang tongkat yang ada kepala tengkorang di atas tongkat itu dan mulai mendekat lagi.


Di keleklilingi Oleh Roh-roh dia berjalan mendekat.


12 pemimpin pucat dan hanya dalam sekejap semuanya menjadi kaku Hingga semuanya terjatuh dan tertidur terkena halusinasi Dari Roh-roh.


Di belakang Lich itu, pedang Donshik terbang dan melayang kencang dengan cepat ke Lich itu.


Dia mengarah tepat ke belakang kepala Lich itu dan melayang cepat.


Lich itu berbalik dan mengangkat tongkatnya dengan santai.


Dark Magic mulai menyelimuti pelan tongkatnya dan Hanya sedikit Sentuhan Dari Dark Magic itu menahan senjata dan pedang Donshik itu.


Pedang Donshik yang tertahan itu menyerang lagi berusaha dengan keras entah menusuk dan menebas dan melakukan segala cara Untuk menembus pertahananya.


Bahkam meski dia tidak menggunakan Kekuatan nya dengan Serius, Lich itu bahkan bisa menahan semuanya Serangan pedang Donshik yang bahkan sangat cepat itu.


Sihir juga di aktifkan dan dia menyalakan sihir api yanh sangat panas bahkan meski ada kemungkinana diri nya terluka.


Setelah sihir api mulai menyala, Dark Magic mulai kembali lagi menjadi jauh lebih banyak dan mulai mementalkan Donshik.


Dia membuat pelindung dengan Dark Magic nya dan bahkan api itu langsung menyebar menjauh dan gagal membakar Lich itu.


Lich itu mengeluarkan Aura Of Death nya dan mendekat me Donshik.

__ADS_1


Donshik yang merasa Jiwa nya perlahan lahan merasakan sakit yang amat dalam mengerang kesakitan dengan Kuat.


Dia memang wajah yang marah dan mengepalkan tangannya.


Dia mengepalkak Tanah dan batu yang remuk dan melemparkannya dengan susah payah ke Lich.


Dia menjauh beberapa langkah setelah melemparkannya dan menjaga jarak dari Lich itu.


Tubuh Donshik Lemah dan sekarang bahkan menjadi sangat-sangat lemah.


12 pemimpin Serta pemimpin Ksatria terkena halusinasi dan supporter dan beberapa lainnya Juga masih tidak sadarkan diri karena banyaknya serangan yang datang menimpa mereka.


Korban terjadi sangat banyak dan bahkan Mereka yang selamat Juga menderita Luka yang parah.


Tidak ada harapan lagi, dan kali ini Hanya tersisa Donshik yang perlahan lahan Juga sekarat dan akan mati oleh Lich itu.


Dia menatao Lich yanh mendekat itu dan berlutut lamah.


Seseorang yang Status nya kalah oleh Lich itu otomatis akan melemah dan tubuh nya akan kehilangan beberapa Stat nya untuk sementara waktu jika terkena Aura Of Death.


Selain sangat mematikan energi ini bahkan melebihi Fear Yang Skill nya tidak beda jauh dengan Aura Of Death.


Donshik berlutut lemah dan menangis menentesman air matanya.


“Aku akan mengutukmu, lich brengs*k! Aku akan membunuh mu! Pasti dan akan selalu membawa dendam untuk mu” ucap Donshik yang cengengesan itu dan melontarkan kata demi kata ke Lich yang berdiri di depannya itu.


Tubuh mya sangat kesakitan dan itu benar-benar menyakitkan .


Bukan karena terluka , tapi karna jiwa nya terkikis dengan energi kematian yang bahkan sangat nenakutkan itu.


Tubuhnya Juga perlahan lahan terkikis pelan hancur dan menjadi aneh seperti bongkahan bongkahan kartu yang hancur .


Itu terasa seakan akan hampir hancur dan hanya sepersekian detik lagi untuk menghancurkan seluruh Tubuh Donshik.


Hanya dalam sekejap sebuah pedang melayang dan Menjauhkan Lich itu.


Yunhoo dan Akila berdiri di depan Donshik dan menatap Donshik yang tubuhnya begitu aneh itu.


Yunhoo menatap menggunakan Mata Readers nya dan melihat Jiwa Donshik yang hampir hancur itu.


Itu akan hancur hanya dalam beberapa menit lagi dan bahkan bener benar sangat parah.


Tubuh nya juga terluka dengan aneh karena terkikis energi kematian dan Mana nya juga mulai memghilang sedikit demi sedikit.


“K-kau datang” ucap Donshik yang membuat wajah sedih nya itu.


Dia sangat sedih dan Juga kesal karna dia begitu marah dengan Lich itu.


Di sisi lain akila juga menatap dan mendengarkan Donshik tanoa memperdulikan Lich itu.


Yunhoo juga mendengarkan Donshik dan membiarkan Lich itu .


“Maaf, aku tidak bisa membantu mu” ucap Yunhoo yang menatap sedih dan memasang ekspresi cukup kecewa.


Dia jujur berkata maaf dan dia juga tulus meminta maaf itu.


Dia berkata jujur karena memang dia sedang sibuk akan sesuatu yang lain dan tidak dapat membantunya.


Dia juga tidak menyangka bahwa ini akan begitu parah dan Membuat banyak Orang Tewas.


Meski Yunhoo juga tidak begitu Ekspect bahwa mereka dapat melawan dengan Korban yang sedikit tapi dia tidak expect bahwa mereka akan gagal.


Yunhoo masih berekspetasi bahwa dia akan berhasil meski korbannya akan banyak, tapi dia tidak memyangka bahwa hasilnya akan seperti ini.

__ADS_1


Yunhoo menatap pelan dengan sedih ke Donshik, meski ini pengalaman yang menyenangkan dan cukup cepat, tapi ini memang jujur menjadi pengalaman menarik Untuk Yunhoo. Dia tidak menyangka bahwa dirinya akan secepat ini berpisah dengan Donshik.


Donshik yang tersenyum memaksa itu menatap ke Yunhoo yang baru kali ini dia menatap dan melihat ekspresi Yunhoo yang sedih itu.


__ADS_2