Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Laporan (3)


__ADS_3

“Baiklah bisa kau lanjutkan?” Ucap raja itu yang sedikit tegak dan menjauhkan benerapa para pejabatnya untuk menjauh.


“Ya, sebelum itu Yang Mulai bisa melihat ke gambar berikutnya yang memberikan Gambar Tanad tandus” ucap Yunhoo yang mulai mengibaratkan itu untuk cara melakukan pergeseran nya.


“Dan caranya?” Tanya raja itu.


“Anda hanya perlu menggeser Gambar itu ke arah Kiri”ucap Yunhoo yang tersenyum.


“Begini?” Ucap raja itu yang menyentuh layar dengan tangan kaku nya dan memiliki senyuhan dan pergerakan yang aneh.


Secara struktural Itu di lakukan dengan benar dan gambar itu tergeser meski dengan tangan yang terlihat jelas bahwa itu belum pernah menyentuh Ponsel.


“Oh…. Itu bergerak” dengan sentuhan anehnya itu beberapa pegawai dan pejabat Kerajaan menatap dengan rasa ingin tahu yang dalam sekaligus memelototi Raja mereka itu dengan tatapan penuh keingintahuannya dan di penuhi keringat yang mengalir dari kepala mereka.


“Oh…. Ini…..” dengan hawa kagetnya raja itu memelototi Foto yang ada di Ponsel Yunhoo itu dan menatapnya dengan tajam.


“Ini aneh, apa itu? Apakah itu portal?” Tanya raja itu yang mendekatkan Ponsel itu.


“Foto itu bisa di Zoom Yang Mulia, Anda bisa melihatnya lebih dekat Untuk memperbesar gambar itu” ucap Yunhoo yang dalam Posisi mata tertutup dan tersenyum itu.


Dia menyipitkan matanya dan membukanya dengan lebar untuk mendekat di depan raja itu.


Di ikuti para Ksatria dan para pejabat kerajaan yang menatap Yunhoo itu dengan Tatapan dalam nya.


Yunhoo yang berada di depan raja itu membawa suasana aneh di sekitar orang-orang, terutama di Para pihak pejabat kerajaan dan beberapa Putra dan anak raja.


Yulas juga menatap nya dengan terkejut dengan sikap tak senonoh Yunhoo itu yang berdiri di depan raja yang duduk itu dan memandangnya ke bawah.


Yunhoo tanpa Pikiran apapun dia memegang layar itu dan mendekatkan Gambar itu untuk membuatnya sedikit lebih jelas.


“Hm….. “


“Oh!”


Dengan Kaget nya dia menatap gambar itu dan Yunhoo kembali Mundur dari hadapan Raja itu.


Dia menjauh dengan kedua tangannya di saku Mantel nya itu dan Yunhoo berjalan sembari berbicara.


“Aku tidak bisa memberikan Observasi lebih lanjut lagi, dan Untuk Infotmasi selanjutnya itu akan di serahkan ke Teman ku Yang Mulai!” Ungkap Yunhoo yang berbalik itu.


Beberapa pejabat terdiam melihat sikap dan ucapan Yunhoo itu dan Yulas juga terdiam mendengarkannya.


“Hm….. baiklah, kau Bisa menunggu dan aku akan mendengarkan Lanjutan dari Cerita teman mu” jawab Raja itu yang memberikan ponsel itu ke beberapa Pejabat kerajaan dan beberapa orang penting Lainnya.


“Baiklah yang Mulia Mohon Izin untuk melanjutkan Informasi sebelumnya dari Rekan saya” ucap Yulas yang berdiri dan Mulai berbicara untuk membuat beberapa orang menatap nya.


“Ya silahkan.” Ucap raja itu yang menjadi sedikit tegang dan bersiap mendengarkan isi cerita dari Yulas.


Yulas dengan rasa Gugupnya menelan Air Liur nya dan mulai berbicara.


……….


“Uaaaa, itu melelahkan sekali” ucap Yulas yang berjalan dengan rasa rintih dan lelah nya itu.


Yunhoo dengan wajah seriusnya berkerut pelan meninggalkan Kastil itu dan keluar dari Kastil besar itu di tuntunh Oleh Pemimpi Ksatria.


“Ini adalah hadiah Untuk kalian berdua” ucap pemimpin Ksatria itu yamg memberikan Dua kantong berisi Emas cukup banyak yang terlihat itu.


“Aku harap kalian bisa membamtu kerajaan lagi di misi-misi berikutnya” ucap Pemimpi. Ksatria itu yang tersenyum dan memberikannya ke Yunhoo dan Yulas .


Yunhoo tersenyum menerima Uang itu dengan senang hati.


Di ikuti papan siatem yang Muncul Yunhoo menatap pelan sembari memegang Duit yang di berikan Pemimpin Ksatria itu.

__ADS_1


Yunhoo berbalik dan masih menatap ke arah pemimpi. Ksatria itu yang masih memandang mereka.


Dengan pelan dia berjalan dan memasuki Kantong penuh uang itu ke Invetory Sistem nya.


Dia juga menatap papan sistem sembari berjalan itu dengan tenang di ikuti Yulas yang ada di samping nya itu.


[ Lantai 11 Berhasil Di Selesaikan!]


[ Lantai 12 Telah Terbuka!]


[ Apakah Anda Ingin Melanjutkan Menantang Lantai 12?]


Dengan pertanyaan sistemnya itu Yunhoo terdiam di jalan nya menuju Kota Pusat yang ramai itu.


“Uh!….. ada apa bung? Kenapa tiba-tiba berhenti” Tanya Yulas yang kesal itu.


“Hei Nama mu Yulas bukan?” Ucap Yunhoo itu yang bertanya dengan tatapannya yang Diam ke Udara kosong.


“Ya? Ada apa bung?” Tanya Yulas itu.


“Tidak, aku hanya membenci diri mu bung, jadi ku harap aku tidak melihat mu lagi” ucap Yunhoo itu yang dengan senyuman Licik nya itu tersenyum.


“Ya! Aku ingin Menantang!”


Sebelum sempat menjawab Yulas dengan Kesal itu berbalik dan melihat Yunhoo yang menghilang.


“Sial! Manusia Memang tidak pernah ramah” ucap Yulas yang kesal dan jengkel itu.


Dia berjalan ke Kota dengan raut wajah kesalnya untuk mengelilingi dan mencari Hal yang dia Butuhkan itu.


……


Yunhoo dengan santai nya duduk pelan dan menatap Kota indah yang tidak berbeda dari Kota Azazka sebelumnya.


Meski hawa di Kota ini sedikit berbeda terutama mulai dari cukup banyaknya Para Ksatria yang ada di sekitar sini.


“Hm…. Melihat kota dan semuanya yang cukup sama dan memperkirakan waktunya, maka di sini juga seperti pengulangan yang terjadi tiap 3 hari sekali bukan?….” Ucap Yunhoo dan gumam nya itu yang berpikir dengan Lambat.


“Yah….. aku yakin tebakan ku tidak salah” ucap Yunhoo itu yang berjalan.


“Aku penasaran akan seperti apa itu Tantangan Lantai 12, apakah itu Misi Sulit? Atau Mudah?” Dengan rasa penasarannya Yunhoo berjalan ke arah Di Mana Tantangan Lantai 12 itu berada.


Seperti sebelumnya, di Mana tempat tantangan itu berada itu di tandai dengan Sebuah Tamda di Atas Langit dan ada semacam Barier yang menghalangi Orang Untuk masuk.


Sebelum masuk Yunhoo Juga di minta untuk Konfirmasi apakah dia ingin Melakukan Tantangan Lantai 12 atau tidak.


Cukup mudah dengan peraturan sederhana dan tidak repot.


Yunhoo Yang memasuki Barier itu Juga mulai menatap di mana Tantangan ini berada.


Lebih tepatnya mereka masih di Kota yang sama dan Yunhoo masuk ke Area Luar Kastil di mana Kamp dan beberapa Penjaga serta ksatria ada di sana.


Banyak penantang Juga ada di sini yang mungkin berjumlah Total 80 Penantang.


Ini sedikit lebih kecil jumlahnya di banding Lantai sebelumnya tapi Yunhoo hanya menimatinya dengan santai.


“Tentu saja Tantangan pasti akan ada batasnya bukan?”


Jika dalam Kalkulasinya, Ini memang aneh Jika di lantai yang Tergolong tidak tinggi ,orang yang ada di sini hanya ratusan atau ribuan orang.


Mungkin ini memang seseorang nya yang Tidak melalukan Tantangan dengan langsung dan memilih menetap atau memang ada semacam batasan orang.


Jujur Yunhoo juga tidak tahu, tapi memang aneh Jika orang yang ada di sini atau mengikuti tantangan selalu berjumlah Ratusan orang.

__ADS_1


“Ya untuk memikirkannya juga akan memakan banyak waktu, jadi memikirkannya juga membuang-buang waktu.” Gumam Yunhoo itu yang berjalan ke barisan para Penantang dan Player pemanjat menara ini.


Tentu saja kali ini manusia ada di sini.


Itu adalah Seorang Laki laki berjumlah 2 orang yang Tampak Muda.


Yang satu memiliki Rambut Coklat dengan Mata yang sama dengan rambutnya.


Dia pengguna panah melihat dari Busur yang ada di Punggung nya dan yang satu lagi adalah Pengguna Sebuah Tombak panjang dan fisik nya terlihat cukup tampan dengan rambut Hitam panjang yang di Ikat Oleh sebuah Alat Ikat kecil yang menggantung di Rambutnya.


Dia memilik Mata ungu Gelap yang tidak cukup terang tetapi cukup halus.


Dia memiliki postur tegak dengan badan yang tampak bagus itu .


Yunhoo Menatapnya dari kejauhan melihat Kedua pria Berambut Hitam dan Coklat itu depannya.


”ya mari kita lihat untuk sekarang….”


Dalam gumaman yunhoo itu di dalam batinnya dia menunggu dengan tenang di keadaan yang Cukup Ribut itu Yang terdengar di sekitar Kamp.


“Apakah ada laporan dari Para Ksatria?” Tanya Pemimpin dan petinggi Panglima pasukan Kerajaan itu yang memimpin Ekspedisi ini bersama Seorang Yang cukup terlihat tua.


Itu tampaknya adalah Seorang Pejabat Ahli Strategi Kerajaan yang bersama mendiskusikan Medan dan Kamp yang tampak kacau itu.


Jujur saja Yunhoo di sini tidak memahami dengan baik apa yang terjadi termasuk apa yang membuat Kamp ini tampak begitu ribut.


“Sial sepertinya akan terjadi banyak keributan” ucap seseorang di depan Yunhoo yang tampan memiliki badan besar dengan dua tanduknya dan tubuh Hijau seperti Orc.


Dengan rasa tidak pedulinya Yunhoo hanya diam menatap pelan dan melihat Papan Quest tantangan yang belum muncul.


Dua menunggu cukup lama untuk dengan sabar melihat keadaan kamp yang kacau itu di kelilingi beberapa Ksatria yang berlari lari membawa banyak Informasi dan beberapa barang .


Dengan rasa kesal nya dan Bingung nya, pemimpin Tertinggi Pasukan Ksatria itu tampak cukup Pusing dengan raut wajah kusam nya.


“Huft….. apakah harus seperti ini?” Dengan gumaman dan ucap pelannya itu dia menatap ke arah para penantang dan player yang terdiam di area mereka tanpa bisa bergerak lebih banyak karna ada banyaknya pembatas yang ada di Tantangan ini.


Dengan rasa gelisah nya dia berjalan mendekat para penantang itu dengan Ekspresi seriusnga.


Di sisi lain Yunhoo yang melihat itu menatap papan Sistem yang Mulai bermunculan di iringi dengan Pembatas Yang hancur beriringan dengan Banyaknya Langkah Kaki Pemimpin Tertinggi Pasukan Kerajaan itu yang datang.


[Tantangan Lantai 12 Akan segera Di Mulai!]


[Memuat Banyaknya Informasi Dari Lantai 11 Yang akan di Pindahkan!]


[ Selama Tantangan Di Mulai, Penantang Di Larang Meninggalkan Tantangan!]


[ Tantangan Lantai 12 Akan di Mulai!]


[ Pemimpin Tertinggi Pasukan Kerajaan Calandria Akan Segera Tiba!]


Yunhoo dan Para penantang yang menatap itu terdiam di iringi Pemimpin Tertinggi yang sebelumnya Yunhoo lihat di ruangan Kastil kerajaan itu datang.


Dengan langkah pelan nya Itu Pemimpin Itu terdiam sejenak seakan akan Masih memuat Informasi yang Di Pindahkan Dari Tantangan Lantai 11 itu.


Setelah cukup lama untuk menghabiskan beberapa detik dia jalan lagi dan menatap para penantang.


Tatapannya tajam dan yang lebih hebat adalah Pembawaan suasana dan Hawa dari Pemimpin Tertinggi Kerajaan ini sungguh Kuat.


Jika Yunhoo bisa bayangkan, mungkin dia hampir Kuat seperti Akila , dan hawa serta aura nya saja cukup kuat, di iringi Dengan Mana besar yang mengalir di setiap Tubuhnya.


Meski tidak sekuat akila Tetapi Jujur saja Mungkin Pembawaannya di sini sungguh Kuat dan Jika Yunhoo menebak maka Yunhoo Mungkin akan menebak Jika Pemimpin Pasukan Ini akan berperan cukup penting di Banyaknya Tantangan ini.


Dengan rasa gugup dengan senyumannya, yunhoo menikmati setiap sensasi itu dan tersenyum licik..

__ADS_1


__ADS_2