Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Menyelamatkan (4)


__ADS_3

Yunhoo berlari mengambil Langkah Kakinya dengan cepat dan terus melangka Menuju Barier itu.


Dia bisa dengan Mudah menuju barier dan wilayah itu jika dia mau tapi dia akan meninggalkan banyak penantang lainnya yang masih berlari.


Yunhoo menyipitkan matanya itu dan menoleh ke belakang mihat Monster itu semakin dekat.


Tidak ada banyak waktu dan , di belakang itu Yunhoo menyipitkan Matanya melihat wanita yang sebelumnya berbicara sama Yunhoo itu ada di situ dan dengan raut Wajah lesu seakan akan dia sudah mencapai batasnya.


“Sial dia ada di sini kah?….” Tidak ada keraguan jika dia akan Mencapai batasnya sedikut lagi.


Energi Mana nya sangat kecil dan Tubuhnya juga penuh luka.


Jika dia tidak menyelamatkannya dia takut itu akan menjadi Haru terakhir untuk Wanita itu.


Dengan perasaan bimbang nya itu dia menghentikan langkah majunya dan berlari kebelakang kembali.


Para penantang yang telah aampai termasuk dua manusia itu juga menyipitkan mata mereka yang dengan lemah menatap yunhoo yang lari ke arah yang salah.


“Apa yang dia lakukan?” Tanya pria berambut Hitam yang penglihatannya kabur itu.


“Lihat! Dia bergerak ke arah Wanita yang berada di paling belakang itu!” Ucap seseorang penantang yang terengah-engah itu dan menujuk ke arah di mana Yunboo bergerak ke wanita itu.


“Apa yang dia pikirkan? Apakah dia Ingin menyelamatkannya?” Dengan pertanyaan itu pria berambut Coklat itu mengerutkan keningnya dengan Bingung dan memasang ekspresi seriusnya dan ketat nya itu.


“Sial aku harap kau selamat Bung” ucap pria berambut Hitam itu dalam hatinya yang berwajah sangat serius dan menatap ke Yunhoo dengan Ekspresi nya yang kaku.


…..


Yunhoo melewati banyaknya Penantang yang masih berlari untuk mendekat ke arah Pelindung Barier di Wilayah yang akan mereka masuki, yunhoo berlari ke belakang dan menatap wanita itu yang memegang Sebuah belati dengan susah payaj menangkis serangan Monster itu.


“Dia pengguna belati? Sudahlah itu tidak penting entah dia menggunakan pedang, tombak atau apapun itu” dengan rasa kesal nya itu dia berlari dan mendiamkan pikirannya yang selalu berisik itu.


Yunhoo Dengan cepatnya Berlari Hingga 10 langkah laki Dia bisa dengan Cepat tiba di Wanita itu.


Itu jarak yang dekat seharusnya.


Begitupun dengan monster yang sudah hampir semakin dekat dengan banyaknya Gerombolan Monster kadal yang Mulai datang itu.


Yunhoo dengan susah payah nya berlari menambah kecepatannya Untuk menggapai Wanita itu.


“Apa yang kau lakukan” sorak teriak wanita itu.


“Menyelamatkan Orang Bodoh seperti mu” dengan nada mengejek nya yunhoo tetap Fokus dan menggapai tangannya.


Pas setelah yunhoo menangkap tangannya Cakaran dan Ekor kadal itu melayang ke arah Mereka.


Yunhoo Dengan Cepat Membuat Angin di Sekeliling nya dan menarik Tubuh wanita itu ke dekatnnya Untuk terhalau Oleh Angin nya


Sepakan kadal itu cukup kuat dan itu masih membuat Yunhoo dan wanita itu terpental meski tidak cukup keras.


Dia di hampiri lagi dengan Kadal kali ini yang jumlahnya benar-benar banyak.


“Sial, ini menyulitkan” dengan decakkannya Yunhoo menatap dan mulai berlari untuk tidak membuang-buang waktunya.


“Kenapa kau menyelamatkan Ku,kau seharusnya bisa selamat!” Teriak dan tanya wanita itu dengan kesal.


“Kau sebaiknya diam, kau sudah sangat kelelahan.kurangin untuk menggerakan tubuh mu!” Jawab Yunhoo tegas dan berlari ke arah barier itu.


“Kau pikir aku siapa manusia! Aku masih Kuat!” Jawab tegas wanita itu.


“L-lihat!” Sebelum sempat mencoba menggerakan tubuh nya lagi wanita itu terjatuh pingsan dan penglihatannya mulai kabur dan bersandar di punggung Yunhoo.


Kebetulan Yunhoo membawa wanita itu dengan menggendong nya , karna waktu nya terbatas dan Juga menyuruh Wanita itu berlari sama saja bohong, jadi Yunhoo membawanya dengan paksa naik ke Punggung nya.


Tidak sulit membawa satu orang tetapu yang menyulitkan mungkin jika dia harus menyerang.

__ADS_1


Yang bisa dia lakukan hanyalah menghindar, bahkan meski dia harus membuat pola sihir itu cukup sulit karna tangannya memegang Dan menopang Tubuh wanita itu.


Itu memang sulit tapi masih bisa di lakukan Yunhoo dan termasuk hal yang tidak terlalu menyulitkan.


Jarak dari nya ke barier semakin dekat tetapi monster itu bahkan melangkah jauh lebih cepat lagi.


Benar-benar sulit untuk Yunhoo hidup dengan nyaman dan berlari dengan aman.


Beberapa penantang yang berada di barier juga membantu memberikan serangan jarak jauh untuk menjauhkan Para Monster itu.


Itu memang berhasil tetapi itu hanya menahan mereka satu detik karna serangannya bahkan tidak ada yang mengenai Para Monster.


Penantang lainnya juga cukup kelelahan dan banyak penantang sedang melakukan pemulihan dan Penyembuhan.


Sekarang hanya menyisahkan Yunhoo seorang yang harus berjuang mencapai Barier itu.


Dengan susah payahnya itu dia menghindar ke cakaran cepat para monster itu.


Monster itu benar-benar tepat di belakang Yunhoo.


Ini benar-benar merepotkan untuknya.


Yunhoo membanting dan memutar otaknya itu untuk berpikir dengan susah payah nya itu.


Sembari terus menghindari dari cakaran monster yang terus berdatangan.


Masalahnya di sini bukan hanya satu monster yang terus menyerangnya, tetapi ratusan monster yang datang ke arahnya bahkan ribuan hingga ke belakang-belakang.


Jika satu mati monster lainnya akan terus ada hingga belakang dan itu benar-benar menyebalkan.


Jika yunhoo berusaha mengambil pedang nya juga akan sama saja karna dia tidak bisa menggunakan tangannya.


Ini menyulitkan Yunhoo dan benar-benar membuatnya berpikir keras.


Dia mengalirkan Mana nya yang tipis itu untuk membuat angin semaksimal mungkin dengan usaha keras nya.


[Mana Control Lv.9 Di Aktifkan!]


[Wind Lv.7>8 ]


[Wind Lv.8 Di Aktifkan!]


Mana nya yang berputar dan berputar ke jari tunjuknya itu mulai keluar membuat angin yang sedikit demi sedikit membesar dan mulai mendorong bamyaknya monster Monster itu.


Itu membuat Topan kecil yang menghalau mereka lewat seperti Tembok tembus pandang tetapi di buat Oleh Angin yang berputar-putar itu.


Itu tidak menampung Banyak Monster tetapi mencegat salah satu Barisan Monster yang Ada.


Meski begitu Banyak Monster terus berdatangan melewati Barisan yang tertahan Topan kecil yang Yunhoo buat itu.


Itu cukup menahan dan memberinya waktu lebih dari cukup untuk lari menuju barier itu.


Langkah kakinya yang cepat itu langsung berlari dan tiba di Barier itu dengan aman.


Beberapa penantang Juga bersyukur dan lega sekaligus mulai membantu Yunhoo menurunkan Wanita yang ada di Punggung Yunhoo itu.


Dia langsung di obati dan di sembuhkan, dan beberapa penantang lainnya juga mulai belerja lagi menyembuhkan dan mengistirahatkan tubuh mereka.


Seperti yang di duga meski cukup sulit di percaya, tetapi Monster itu tertahan dan tidak bisa menembus lapisan barier tak terlihat yang ada itu.


Semua nya kembali bekerja melihat Monster yang berusaha untuk terus menerus menerobos barier itu.


Itu berjumlah sangat banyak dan membuat getaran hebat di barier itu.


Ini sulit di percaya tetapi Yunhoo sendiri juga cukup ragu apakah itu cukup bisa menahan hingga mereka menyelesaikan Tantangan ini.

__ADS_1


Dengan gemuruh dan berisiik dari monster itu, itu terus berlanjut tanpa henti seakan akan mereka cukup gila Untuk tidak pernah kehabisan tenaga .


Mereka seperti di dominasi oleh rasa lapas dan juga Hawa membunuh yang dalam.


Entah naluri apa yang ada di dalam tubuh mereka, itu terasa begitu membara hingga membuat mereka begitu ingin membunuh Dan membunuh Mereka yang ada di sini.


Yunhoo dengan rasa lelahnya itu berbaring di tanah yang cukup kasar itu dengan tubuhnya.


Dia menghela nafasnya dalam-dalam dan mengambil nafas lagi.


Itu berlasung cukup lama hingga membuat Mana di tubuh Yunhoo kembali stabil.


Dengan perasaan lemah Akan Mana nya itu Yunhoo menatap pelan tangannya yang mengelurkan percikan kecil Mana yang sangat tipis itu.


“Huft…..” dua menatap pelan ke langit dan menutup matanya.


“Hyuerin?”


Dalam Pikirannya itu Yunhoo berbicara di Kehampaan yang Kosong.


“Ya master?” Jawab wanita yang Muncul itu di kehampaan yang kosong itu.


Ini cukup aneh meski Yunhoo kaget dia bahkan bisa melihat Hyuerin meski dia menutup Matanya.


“Oh….. aku bisa melihat mu?” Dengan kaget nya itu dia menatap Hyuerin yang berada di tengah-tengah kehampaan.


“Karna Ini adalah Alam Pikiran Master , Hyuerin yang tidak memiluki Fisik ini masuk ke dalam Pikiran master .” Jawab penjelasan Hyuerin itu yang berbicara ke Yunhoo.


Yunhoo yang memandang nya itu mulai mengangguk mengerti sembari melihat ke sekitar di mana hanya ada Kehampaan tanpa Ujung.


“Apa kau selalu ke sini?” Dengan pertanyaan anehnya itu Yunhoo menatap dengan Bingung ke Hyuerin.


“Tidak , mungkin hanya sesekali” jawab Hyuerin itu yang nampak berpikir.


“Baiklah, aku tidak bermaksud bertanya seperti ini” dengan sangkalan dan tidak ada niatan untuk bermaksud aneh itu, Yunhoo menjelaskannya nya dan mulai sedikit tenang saat Hyuerin menjawab “Tidak masalah”.


“Oke, jadi yang ingin ku tanyakan seberapa Banyak Penyatuan itu?” Dengan seriusnya itu Yunhoo mulai bertanya dan menyipitkan Matanya .


Itu sedikit membuat Hyuerin terintimidasi meski Yunhoo bahkan sama sekali tidak bermaksud mengintimidasi Nya


Hyuerin dengan sedikit gugup menjawab dan berusaha menenangkan dirinya di hadapan Rasa Takut dan Tidak nyaman Master nya itu.


“Itu cukup sulit, mungkin sekitar 38%” jawab Hyuerin itu.


Yunhoo yang mendengar itu terdiam dan bergumam pelan mengeluarkan suara berpikirnya itu.


“Baiklah ini tidak buruk, terimakasih “ jawab Yunhoo itu ke Hyuerin .


Hyuerin mengangguk mengerti dan pergi dari alam pikiran Yunhoo itu.


Yunhoo yang terdiam masih menutup matanya itu mulai membuka pelan matanya dan menatap ke langit Yang Masih bersinar terang.


“Ya….. sekarang bagaimana dengan Team Penyelamat? Apakah mereka selamat?” Dengan rasa ingin tahunya itu Yunhoo bertanya dalam hati nya dan Melihat Ratusan Monster yang masih sangat berisik dan mengganggu itu.


Ini benar benar menyebalkan Untuk menunggu, dan ini juga menjadi Hal yang yunhoo sangat sukai.


Ini benar-benar indah di mata Yunhoo sekarang.


Dengan pandangan Lurusnya itu dia menatap Udara kosong di depannya itu.


[Anda Telah Naik Level!]


[Anda Telah Naik Level!]


[Anda Telah Naik Level!]

__ADS_1


__ADS_2