
Yunhoo keluar dengan pakaian rapih bersama akila yang menggunakan Dress indah dengan warna Hitam .
Yunhoo di sisi lain mengenakan setelan rapih dengan Jaz nya dan kacamata Hitamnya.
“Oh…. Kau menjadi terlihat tampan “ ucap akila yang di sisi lain juga rasanya begitu bersinar dengan indah.
“Sialan ini sebenarnya tidak seperti gayaku, tapi memang terlihat lebih menawan dan beraura sepeeti orang orang kaya!” Ucap Yunhoo yang sedikit kesal tapi bersemangat.
“Meski ini Bukan gayaku, tapi Ketika Melihat orang yang mengenakan Jaz dan pakaian rapih dan melihat orang-orang kaya, itu membuat ku ingin merasakan bagaimana Mereka bekerja dan bahkan kehidupan mereka” ucap Yunhoo yang membuat wajah cukup sedih dan juga memandang ke atas langit dari garansi Mobil rumahnya
“Eh…. Apakah menjadi kaya itu penting? Menurut ku beberapa oranh yang berpenampilan Seperti gaya mereka lebih menarik ketimbang harus memaksakan penampilan mereka” ucap akila yang berpikir memegang dagu nya
“Jawabannya tergantung pada diri mu sendiri, jika menjadi kaya itu tidak begitu penting menurut ku, tapi melihat kekurangan dan kehidupan banyak orang yang tidak berkecukupan, maka menjadi kaya itu penting, bukan untuk gengsi ataupun pamer melainkan untuk mencukupi kehidupannya dan terhindar dari kemiskinan” ucap Yunhoo yang berjalan dan membuka Pintu Mobil nya.
Pintu itu mengangkat ke atas seperti biasa dan mobil yang Yunhoo naiki adalah Mobil Sport berwarna Putih Terang yang indah dan mengkilap itu
“Eh…. Jadi begitu ya?…. “ ucap akila yang menyadari sesuatu dari ucapan Yunhoo.
“Ya begitulah” ucap yunhoo yang masuk ke mobil.
“Karna kau terlahir dari keluarga yang kaya , mungkin kau tidak akan mengerti nya akila….” Batin Yunhoo yang menatap ke akila yang seperti anak kecil yanh imut yang sedang berpikir dan mengangguk ngangguk itu.
…….
Di depan Gedung Guild Agh.
Pak tua Kwom berdiri menunggu Yunhoo yang datang itu.
Dia mengenakan pakaian rapih dan memata rambut nya, dia juga menggunakan parfurm yang indah dan lembut itu.
Wangi parfum nya begitu halus dan tidak memyengat tetapi juga wangi dan enak di cium.
Yunhoo di sisi lain terlihat dan berjalan dari arah di mana Parkiran Untuk Mobil di Parkirkan.
Yunhoo mematap Pak tua itu yang mengenakan pakaian rapih nya itu.
Pak tua Kwon menatap Yunhoo dan akila yang terlihat begitu menawan dan tampan itu.
“Kalian terlihat sangat indah” ucap Pak tua itu yang mulai mengajak Yunhoo dan akila menaiki Mobil yang panjang dan lebar itu.
Itu adalah Mobil Limusin yang Sangat indah itu.
Yunhoo dan yang lainnya menaiki Mobil itu dan memasukinya.
Sebuah tempat duduk panjang terlihat dengan keluasan Mobil yang begitu luas.
“Ini mobil yang bagus” ucap Yunhoo yang menatap Mobil itu.
Dia duduk dengan Menyilangkan kaki dan tangannya itu dan menatap sebuah meja kecil juga ada di tengah tengah tempat duduk.
Itu adalah segelas air Putih dan Juga Wine yang ada di Meja itu
“Mau minum?” Tanya Pak tua itu yang mengambil Secangkir Wine.
“Tentu aku mau!” Ucap Akila yang bersemangat itu.
“Kau tampaknya menyukai Wine ya?….” Tanya Yunhoo yang mengangguk mau juga dan mengambil secangkir Wine yang di tuangkan di gelas nya
“Hei! Ini adalah Minuman yang begitu enak! Di Dimensi kebebasan pun ini banyak di jual!” Ucap akila yang mengambil Wine itu dan meminumnya .
“Oh….. kau langsung meminumnya” ucap Yunhoo yang kaget .
“Yap ini lezat meski tidak se-enak di sana” ucap akila yang meminta Tambahan Wine lagi
__ADS_1
Yunhoo di sisi lain hanya tersenyum dan menatap pak tua Kwon yang Juga heran.
Dia memberikan aba aba mengamgguk dan membiarkan akila terus meminum nya.
Sejujurnya Yunhoo juga penasaran apakah Naga di sampingnya ini Bisa mabuk.
Maka dari itu dia membiarkannya meski dia akan Khawatir jika Akila mabuk akan terjadi sesuatu yang merepotkan.
Yunhoo dan pak tua Kwon juga bersulang dan menikmati secangkir wine itu dengan lambat.
Dia meminum dan berbicara mengenai Guild.
Yang di mana Guild Mulai memanjat Menara Dan sudah mencapai Lantai ke 5 Menara.
Meski pelan tapi Sepertinya Pak tua Kwon ingin terus melanjutkan dan terus memperluas Guild nya.
“Kau tak perlu Terburu -buru, karna Semakin Tinggi akan semakin Sulit Juga tantangan di Menara ini” ucap Yunhoo yang berbicara itu.
“Ya itu benar…. Kebetulan Doo Songhyuk Juga menjadi player yang berperan penting, dan juga terutama Party mu sebelumnya yang memberikan Informasi tiap lantai yang telah mereka naiki.” Ungkap Pak tua itu yang tersenyum dan Memberikan informasi demi Informasi yang berkaitan dengan Guild
“Ya…. Jika bukan tanpa mu aku pun tak bisa mencapai ini, jadi aku Ingin berterimakasih” ucap pak tua Kwon.
“Kau tak perlu Khawatir, aku pun di sini tidak bisa mewujudkan semua ide ku jika bukan tanpa mu” ucap Yunhoo yang menghela nafas nya dan tersenyum tipis.
Dia mengingat banyak kenangan dan Kejadian yang dia lewati yang rasanya begitu cepat itu.
“Bagaimana? Apakah kau sudah bisa menjadi Lebih baik dari Guild Cgv?” Tanya Yunhoo.
“Hahahaha, kau mengingat ambisi ku yang dulu?…. Ya itu memang perjalanan yang panjang tapi aku rasa beginipun sudah baik” ucap Pak tua itu yang bersulang lagi dengan akila dan Yunhoo.
“Terkadang berjalan satu demi satu menggapai anak tangga tertinggi lebih baik ketimbang langsung melewati beberapa Anak tanggga untuk mencapai Anak tangga tertinggi. Kau mengerti maksud ku kan?” Ucap pak tua itu yang tertawa dan meminum segelas wine nya lagi.
“Ya, itu lebih baik dan aku mengerti nya” ucap Yunhoo yang meminum Secangkir wine nya dan menuangkannya ke mulut dan lidahnya lalu melewati tenggorokan nya.
“Yap sepertinya begitu.” Ucap Yunhoo yang melihat ke jendela dan menatap sebuah Gedung besar seperti Hotel yang mewah
“Apakah ini tempat selera makan orang kaya?” Ucap yunhoo yang menatap gedung tinggi itu
Mobil berhenti dan Yunhoo keluar pertama melihat gedung besar di depannya.
Ini adalah Hotel bintang 5 yang mewah.
Bahkan sebelum Dunia berubah, Yunhoo sudah mengetahuinya bahwa Restoran ini adalah Restoran mahal dan mewah.
Restoran ini cukup terkenal dengan pemandangannya yang indah yang tepat berada di bangunan tertinggi Hotel ini.
Yunhoo memandang nya dengan pakaian rapihnya dan kacamata hitam nya itu.
Akila di sisi lain memandang dan melihat sekitar.
Mereka menjadi pusat perhatian selain karna Mobil mereka yang mencolok pakaian dan penampilan mereka juga begitu mencolok hingga kemana mana pun rasanya mereka selalu menjadi pusat perhatian banyak orang.
Yunhoo dan Pak tua Kwon itu berjalan memasuki Hotel bintang 5 itu.
Di ikuti akila yang menjadi pusat perhatian banyaknya orang yang bahkan mengira bahwa Yunhoo dan Pak tua Kwon adalah asisten dan pengawal akila.
“Sial! Dia keren sekali! Dia cantikk!” Ucap seorang wanita yang berbicara menatap ke akila.
“Sial! Lihat! Dia di kawan dua orang tampan!” Ucap Beberapa orang lagi yang menatap dan berbicara ke akila dan Yunhoo serta pak tua Kwon.
Yunhoo mencueki nya dan terus berjalan mengikuti pak tua Kwon itu.
Akila di belakang yang merasa selalu banyak orang memperhatikannya mulai sedikit Bingung dan bertanya ke Yunhoo.
__ADS_1
“Hei! Kenapa semua orang terasa memperhatikan ku?” Tanya Akila.
“Heh…. Itu jelas karna kau Cantik” ucap Yunhoo yang ingin sekali mengatakan itu tapi tidak jadi mengatakannya
“Biarkan saja dan diamkan, kita akan terus memasuki Hotel ini” ucap Yunhoo yang terus mengikuti Pak tua Kwon Hingga menaiki Lift.
Mereka memilih Lantai tertinggi dan mulai berdiri diam di Lift yang naik itu secara perlahan.
Setelah beberapa menit.
Lift itu sampai di Lantai tertinggi dan Pak tua Kwon berjalan keluar dari Lift.
Yunhoo juga begitu mengikutinya keluar dan berjalan melihat pemandangan Restoran yang indah.
Selain pemandangan langit, pemandangan Kota dan bahkan keimdahan tata rias restoran ini begitu indah.
Dengan lampu yang menawan dan beberapa tanamanan serta Piano yang di suarakan dengan lembut.
Pak tua Kwon berjalan menghampiri sebuah meja yang telah dia pesan itu.
Yunhoo menatap dan melihat beberapa orang yang telah duduk di bangku dan meja itu.
“Biar ku perkenalkan, dia adalah Istri ku Ellie Dan dua Putra ku Jangsun Kwon, dan Jinggi Kwon, dan ini Putri ku Ahyun Kwon” ucap pak tua Itu yang memperkenalkan satu demi satu keluarganya itu.
“E-eh?….. kau tidak Bilang ini akan menjadi makan malam yang penuh dengan keluarga mu” ucap Yunhoo yang ragu dan menjadi malu serta merasa tidak enak.
Akila di sisi lain menatap semua orang itu dan memperhatikan mereka dengan tajam.
Bukan karna Mereka tampan atau apapun, akila memperhatikan dengan baik serta menganalisa mereka dari segi kekuatan dan Pusat Inti Mana mereka.
Yunhoo yang dalam keadaan sedikit malu itu mulai menunduk dan memperkenalkan dirinya.
“Saya Kim Yunhoo dan dia adalah Rekan saya Akila” ucap Yunhoo yang sedikit malu itu.
“Sepertinya saya mengganggu Acara Keluarga Anda ya? Saya akan pamit pergi ” ucap Yunhoo yang segera berbalik itu.
“Tunggu!” Teriak Pak tua Kwon yang menarik Yunhoo.
“Keluarga ku memang Ingin bertemu dengan mu, jadi mari makan bersama” ucap pak tua Kwon.
Selain pak tua Kwon yang berubah menjadi Muda, keluarga nya pun sekarang Juga tumbuh menjadi muda semua, istri nya Juga terlihat cantik dengan Pakaian dan penampilan nya.
Mereka seperti sepasang suami Istri yang Sangat muda Jika melihat Tampilan mereka.
“Tuan Yunhoo tidak perlu Khawatir , karna aku di sini memang Mengundang Anda Untuk makan bersama, begitu Juga dengan ketiga anak Ku” ucap Istri Pak tua itu yang tersenyum layaknya Bidadari Yang begitu menawan.
“Hahahah, aku jadi tidak Enak Jika Mengganggu Makan malam keluarga seseorang” ucap Yunhoo yang sedikit ragu itu dengan wajah Yang berkeringat.
“Ada apa? Kenapa kau menjadi malu begini? Bukankah ini tidak cocok dengan sikap mu?” Tanya pak tua itu yang berbicara seperti Kereta yang melaku tanpa henti hingga menabrak Bongkahan Dan harga diri Yunhoo.
“Sialan, bukankah seseorang Juga bisa mempunyai Rasa malu?” Ucap Yunhoo yang tiba tiha berubah 180 derajat itu dan memaki Pak tua itu.
Yunhoo kembali lagi dengan senyumannya menatap Istri pak tua itu dan ketiga anak nya.
“Hahahah, tenang saja dan silahkan duduk” ucap Istri pak tua itu.
Yunhoo memutuskan duduk bersama Akila dan dengan tepukan Dari Pak tua Kwon itu.
Beberapa makanan Mulai datang menghiasi meja yang cukup besar itu.
“Wah, makanan apa ini? “ tanya akila yang Langsung memiliki Raut wajah penuh dengan rasa kegembiraan dan penasarannya.
“Hahaha, itu adalah menu di Hotel ini yang bernama Rack Of Lamp” ucap Istri Pak tua itu yang berbicara dengan senyumannya.
__ADS_1
“Oh…. Nama yang aneh, tapi terlihat enak!” Ucap akila yang rasanya tidak memahami situasi itu.