Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Akting drama


__ADS_3

“Diam di tempat” ucap Hyun Dahyo yang menghunuskan pedang nya mendekat ke leher Akila.


Akila menatap sinis dan tajam ke Hyun Dahyo dan menahan amarahnya


“Apa yang terjadi? Siapa dia? Kenapa dia berbicara seperti itu?” Tanya seseorang.


“Sepertinya dia adalah kenalan wanita itu.” Ucap Beberapa orang menanggapi Pertanyaan itu.


Yunhoo yang memasang Ekspresi Palsu juga menatap ke sekitar dan memahami situasi dengan baik.


Dan satu Hal lagi yang Yunhoo lihat, itu adalah Mayat tanpa kepala yang hancur Begitu menyedihkan.


“Yah ini pasti Ulang Naga itu.” Ucap Yunhoo dalam hatinya sembaru terus berjalan dan tersenyum .


Dia tersenyum dengan polos dan berganya apa yang terjadi.


“Apakah kau kenalan dari Wanita ini? Jika iya maka wanita ini harus di hujum!” Ucap pegawai itu.


“Hukum? Apa yang di lakukan teman ku Hingga kau ingin menghukumnya?” Dengan wajah polos dan bertanya tanya itu yunhoo membuat ekspresi yang cukup bodoh.


Beberapa orang terkejut bahkan yang lainnya Juga sangat terkejut.


Mereka awalnya berpikir ini akan menjadi Kisah drama heorik di mana teman nya menolong dan melawab Musuh-musuhnya.


Tapi apa apaan ini? Bukankah itu hanya kecebong kecil yang bodoh!


Mereka bahkan bertanya-tanya apa yang di lakukan orang tampan tapi dengan sikap bodoh nya itu.


Pria itu! Dia sungguh bodoh!


Beberapa orang bahkan mengutuk dan mengatai yunhoo yang bodoh itu dan mengira bahwa dia adalah pacar Wanita itu.


Betapa nasib yang malang Wanita itu memiliki Pria yang Bodoh!


Beberapa orang yang seakan akan se-pemikiran saling menatap dan mengangguk tapi tanpa berbicara sedikitpun.


“Dia membunuh seseorang dan itu merusak acara lelang ini, selain itu dia bahkan membunuh Tamu Kehormatan bernama Hyun Lee.” Ucap Pegawai itu.


“Hm?…. Apakah kau benar membunuhnya?” Tanya Yunhoo yang juga sedang bertransmisi suara dengan akila


{ Ikuti Saja Dan beraktinglah, aku akan mencari jakan keluarnya}


{ b-baiklah, tapi apa yang harus ku lakukan?}


{ Jawab saja pertanyaan ku dengan Jujur dan aku akan memikirkan nya selanjutnya}


{ Baiklah}


Dengan pesan transmisi yang berhenti , Akila berbicara menjawab pertanyaan itu.


“Aku memang berniat Membunuh nya karna dia mengirimkan Pembunuh Untuk membunuh Teman ku.”


“Tapi aku belum membunuhnya sepenuhnya, dan dia masih pingsan di kamar itu.” Ucap Akila yang menujuk ke kamar yang Pecah itu.


“Oh?…. Itu adalah hal yang menarik Untuk di dengar.” Ucap Yunhoo yang berpura pura polos tapi tersenyum jahat dan menutupi senyumannya itu.


“Kalau begitu bisakah kita mengintrogasikan nya dulu? Jika yang di ucapkan teman ku benar maka dia tidak harus di huku bukan Tuan?” Ucap Yunhoo yang berpura pura pilis dan memohon itu.


Dia tersenyum ceria dan mengusap ngusap tubuh pegawai itu.


“D-dia! Dia benar benar seperti anjing Penjilat!” Ucap beberapa wanita dan orang orang dalam hatinya yang menatap Yunhoo itu.


“Baiklah, karna Dia belum Tewas memang alangkah lebih baiknya Untuk Mengecek dan Mengintrogasikannya secara langsung.” Ucap Pegawai itu.


Hyun Dahyo melepaskan Pedang nya dari leber Akula dan menarunya di sarung nya kenbali.

__ADS_1


“Kalau Begiru aku ada sedikit saran tuan, karna ini berkaitan dengan nyawa ku, aku boleh bukan mengintrogasinya?” Ucap Yunhoo yang tertawa malu dan menggaruk garuk kepalanya.


“Baiklah, tapi aku akan menemani dan melihat Proses Introgasi.” Ucap Pegawai itu.


“Fufufu, itu tidak masalah tuan.” Ucap Yunhoo yang tertawa kecil dan tersenyum jahat dalam batinnya.


“Baiklah maaf karna membuat kalian melihat adegan ini, Lelang akan di berhentikan sementara dan itu akan di lanjutkan setelah masa perbaikan, kami dari Pihak lelang meminta maaf sebesar-besarnya dan memohon Untuk Para hadirin segera kembali.” Ucap Pegawai itu.


Beberapa peserta kecewa dan beberapa lainnya juga menghela nafas mereka dan memakinya.


Pegawai iru hanya bisa menunduk dan meminta maaf atas kekacauan itu dan para peserta lelang segera mulai meninggalkan ruangan teater.


Di ikuti wanita Berambut merah yang tersenyum menatap Yunhoo dari kejauhan itu dan menghilang bersama kerumunan orang lainnya.


Segera teater menjadi sepi dan hanya menyisahkan Yunhoo, akila, Hyun Dahyo, dan pegawai perlelangan.


“Baiklah mari kita naik ke ruang itu.” Ucap Pegawai itu yanh Mulai naik memimpin.


Di ikuti Hyun Dahyo yang Fokus tanpa memalingkan sedikitpun matanya dari Akila.


Bukan karna dia terlalu Cantik tapi dia terlalu bahaya!


Dia memang cantik! Wanita yang menawan.


Tapi dia juga berbahaya, hyun Dahyo bahkan ragu bisa mengalahkannya dengan Kecepatan yang tadi dia Lihat ketika wanita ini membunuh Orang itu


Setelah memasuki tepat Di ruangan Yang cukup luas dengan Satu Bangku yang mengarah ke Arah Teater itu dengan beberapa meja yang hancur dan beberapa percikan Beling di lantai-lantai itu.


Itu terlihat begitu Kacau hanya dengan melihat sekilas saja.


Meski Akila hanya menyerang nya sekali dia Juga tidak menayngka bahwa Itu akan menjadi cukup kacau di sini.


Akila juga mengetahui satu hal setelah melihat Dunia manusia ini.


Yunhoo berjalan melihat Hyun Lee yang terlihat begiru mengerikan itu dengan darah di Karpet Ruangan dan sekitar bajunya itu.


Dia mengikat dan menaruhnya di satu-satu nya bangku dan mengikatnya dengan Tali yang dia ambil dari Inventory nya.


Itu bukanlah tali yang benar-benar dia ambil dari Inventory nya,, dia hanya berpura pura mengambil seakan akan mengambil tali dari Inventroynya.


Dia mendapatkan taki itu dengan menggunakan Kekuatan bayangan dan mewujudkan tali itu.


Meski tidak terlihat cukup bagus tapu cukup kuat Untuk bisa menahan seorang Player yang dalam keadaan lemah.


Jika Yunhoo mengikat nya dengan Tali asli, dia akan takut bahwa itu akan hancur bahkan sebelum dia bisa mengintrogasi Hyun Lee.


Yunhoo Juga menambahkan Mana Di tali itu Untuk memperkuat nya dan mulai membangunkan Hyun Lee.


“Kau bisa melakukan itu?” Tanya Hyun Dahyun yang cukup kaget tapi juga tidak terlalu Berekspresi kaget.


“Ya aku rasa memasukan Mana Ke Barang Bukanlah Hal sulit bukan?” Ucap Yunhoo yang masih sedikit malu dan berakting Seperti orang lemah.


“Ya ku rasa itu benar” ucap Hyun Dahyun yang mengangguk sembari berpikri sejenak.


Yunhoo mulai membangunkan Kembali Hyun Lee yang tertidur itu dan menampar wajah nya berkali-kali untuk membangunkannya.


“…..”


Setelah beberapa tamparan Hingga wajah nya bonyok itu, hyun Lee bangun dengan keadaan pucat dan kesakitan itu.


“Arghhhh, t-tidak! Tidak Kumohon” dalam keadaan yang berhalusinasi aneh Hyun Lee di tampar sekali lagi Untuk bangun dan membuka matanya.


Hyun Lee membuka mata nya dengan susah dan menatap ke Arah sekelilingnya.


Dia melihat Yunhoo, Dan wanita gila yang memukulnya itu tepat di sampingnya.

__ADS_1


“Tidak !! Kau!!! Kau!! Arghhhh” dalam keadaan sangat ketakutan Itu Hyun Lee berusaha melepaskan tali nya dan terys menggoayanvkan Bangku nya itu.


“Berhentilah! “ ucap Yunhoo menampar Lagi Hyun Lee.


Dia berbicara dengan seriua dan juga sedikit tetap menjaga Imege nya.


“K-kau! Bagaimama kau bisa di sini!” Ucap Hyun Lee.


“Hm?…. Kenaoa kau bertanya begitu? Tentu aku ada di sini karna aku hadir di perlelangan berkat mu bukan?” Ucap Yunhoo.


“K-kau!! Sialan lepaskan!! Lepaskan tali ini!” Ucap Hyun lee yang mengamuk dan mengeluarkan Mana-nya.


Meski organ dalam nya rusak dan hancur, Aliran Mana-nya masih berjalan cukup lancar dan Mulai Mengikis Tali itu.


Plak!


Tamparan lagi mengenai Pipinya yang bengkak itu.


“Jawab pertanyaan ku, apakah kau Ingin Membunuh ku?” Tanya Yunhoo.


Di sisi lain Hyun Dahyun menatap diam bersama Pegawai perlelangan yang juga cukup kaget bahwa Yunhoo bisa melakukan Introgasi dengan baik.


“Hah? Apa yang kau Bicarakan.” Ucap Hyun Lee yang membatah pertanyaan itu.


“Katakan!” Ucap Yunhoo menampar lagi ke Hyun lee.


“Jika dia tidak mengatakannya itu akan menjadi hal yang merepotkan, mereka juga akan semakin curiga dengan Apakah Bukti bahwa Hyun Lee Ingin membunuh Ku benar benar nyata.” Ucap Yunhoo dalam batinnya yang sedikit kesal dan juga Bingung.


Jika dia tidak bisa menyelesaikan dengan Baik jalan-satu satunya adalah membunuh mereka, tapi itu bukan hal menyenangkan Untuk membunuh player apa lagi di masa di mana Mereka tidak di ketahui Memiliki Sponsor atau tidak.


Yunhoo ragu, dia bingung tapi juga Bimbang, jalan satu-satunya adalah dengan membuat penderitaan yang bahkan lebih menyakitkan dari kematian.


Tapi dia Tidak memiliki Skill atau Item yang mampu membantunya melakukan penyuksaan itu.


Dan juga penyiksaan terlalu dalam akan berdampak buruk apa lagi dengan bukti yang masih belum jelas.


Yunhoo semakin ragu dan hanya bisa terus menampar.


“Sudah ku bilang aku tidak pernah Ingin membunuh mu.” Ucap Hyun Lee.


Pegawai itu juga menatap dan melihat Hyun Lee yang berbicata seperti benar benar tidak melakukannya dengan wajah yang cukup tulus.


Yunhoo mengerti tapi dia juga percaya bahwa Naga polos ini juga tidak akan melakukan hal seperti ini Jika dia tidak Inginmembunuhnya.


Meski dia naga, dia juga polos dan baik, dia juga berbicara jujur dan ramah.


Dia tidak akan melalukan hal bodoh ini untuk menipu yunhoo dan bahkan menyebabkan masalah untuknya.


Dia yakin dan percaya itu meski dia hanya baru beberapa hari merawat naga polos itu.


Yunhoo swmakin mengerutkan keningnya dengan kesal dan menatap Ke arah Hyun Lee.


Hyun lee yang terus memaksa meminta di lepaskan mengamuk dan terua membentak.


“Hei! Kau kan yang melakukan Perlelangan! Jika kau melepaskan ku! Aku pasti akan menganggap ini tidak terjadi apa apa!” Ucap Hyun lee yang berusaha menjaga Image nya .


“Hm….. apakah yang Anda Katakan adalah kebenaran Tuan Hyun lee?” Tanya Pegawai itu sembari Berpikir .


Hyun Lee yang hendak mengangguk dan menyatakan benar, tiba-tiba Terasa hawa dingin Naik ke sekujur tubuhnya.


Dia menatap melihat Akila yang menatapnya seakan-akan bisa membunuh nya kapanpun.


Dia sangat kaget dan juga takut.


Takut ini bukan lagi menjadi perasaan yang dia sukai, sebaliknya, ini menjadi perasaan yang dia benci

__ADS_1


__ADS_2