Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Putaran Ke Dua


__ADS_3

[ Anda Naik Level!]


[ Anda naik Level!]


[ Anda Naik Level!]


[ Skill Wind Lv.1 > Wind Lv.3!]


[ Hell Fire Lv.2> Hell Fire Lv.4!]


“Huft.” Yunhoo duduk berbaring menghela nafas nya dan menatap pesan sistem di depannya.


“Huhu, benar benar dalam waktu singkat Naik cukup banyak” ucap Nya sembari tersenyum dan tertawa kecil.


Yunhoo mengelap keringat nya dan duduk sembari meluruskan kakinya dan merasakan rasa cape di seluruh tubuhnya.


Energi nya juga perlahan pulih dengan Efek Level Up dan Mana nya perlahan terisi jauh lebih cepat.


Meski mana nya Berkuang yang awalnya adalah 99 menjadi 80 ini menandakan bahwa 10 mana nya bukanlah mana asli dalam tuhuhnya.


“Ini merepotkan tapi aku harus menjadi lebih cepat dan lebih Kuat untuk segera mendapatkan Item yang ku butuhkan” ucap Yunhoo sembari menghela nafasnya lagi .


Yunhoo menarik nafasnya dan bernafas secara pelan dan teratur sembari mengatur Mana Nya dan Menarik Nafas dengan Mana .


Mana mulai meresap ke setiap inci tubuhnya dan memasuki Dimensi Khusus yang ada di dalam tubuhnya.


“Huft…” yunhoo menghembuskan lagi merasakan Mana Nya terisi penuh lagi dan kelelahannya menghilang.


Darah yang berceceran di Baju nya Juga Yunhoo bersihkan dengan Anginnya .


Meski beberapa tidak menghilang tapi baju itu masih cukup bersih .


Yunhoo menarik rambutnya yang menghalangi pandangannya dan berdiri.


“H-hei bangun mari kembali ke tempat penanah itu” ucap Yunhoo membangunkan Si pengguna Perisai itu.


“Ah!!, ugh… kepala ku sangat sakit” ucap nya sembari memegang kepalanya dan terkaget dengan pesan sistem yang ada di depannya.


“Apa – apaan ini? Apakah Sudah selesai skenario ini?” Tanya nya ke Yunhoo .


“Tidak, masih belum tetapi untuk sekarang sudah selesai dan menunggu Putaran selanjutnya” jawab Yunhoo ke Pengguna Perisai itu.


“A-apa! Masih ada putaran selanjutnya?” Ucap nya dengan gagap dan kaget.


“Sepertinya begitu, mari bangun “ ucap Yunhoo sembari berjalan dan menuju ke Tengah Arena dua di mana Pengguna panah itu berdiri.


Beberapa player juga mulai saling menyembuhkan dan membantu player lainnya.


Mereka juga berbincang dan berterimakasih kepada pengguna panah itu.


Ya… itu tidak buruk melihat Mereka masih selamat dengan kondisi beberapa player yang di bilang termasuk luka yang serius.


“T-terimakasih berkat mu kita semua selamat” ucap seorang player yang cukup terluka berterimakasih kepada pengguna panah itu.


Pengguna panah itu tersipu malu dan tersenyum menatap player itu.


“Tidak apa apa, lagi pula itu bukankah ide ku.” Ucap pengguna panah itu sembari tersenyum dan sedikit malu.


“Oh? Tapi terimakasih karna telah membatu kami! “ ucap beberapa player sembari mengangguk dan memegang tangannya.


“Oh!” Pengguna panah itu menatap Yunhoo yang berada tidak jauh di depannya dan terhalang oleh kerumunan orang itu.


“Maaf aku permisi dulu” ucap nya yang keluar dari kerumunan itu dan menghampiri Yunhoo dan teman nya yang menggunakan Perisai itu.


“Oh baik baik” ucap oranh yanh berterimakasih itu dan membiarkannya lewat:


Pengguna panah itu menghampiri Yunhoo dan berbicara dab ngobrol dengannya.

__ADS_1


“Kau melakukan dengan baik” ucap Yunhoo kepada Nya dengan senyuman kecil.


“Hahaha, ini semua berkat Anda aku hanya melakukan apa yang ku bisa” ucap pemanah itu.


“Apakah kita akan menggunakan cara yang sama untuk selanjutnya?” Tanyanya ke Yunhoo.


“Tidak, aku tidak tahu apa yang keluar kali ini jadi sepertinya trik itu tidak akan berguna” ucap Yunhoo sembari memeganh dagunya.


“Kalau begitu apakah kau tak berpikir sebuah rencana untuk putaran selanjutnya?” Tanya nya lagi ke Yunhoo.


“Tidak, aku tak berpikir apapun, untuk dapat membuat rencana dan strategi di butuhkan informasi bagaimana aku bisa berpikir jika musuh yang di hadapi saja aku tidak mengetahuinya” jawab Yunhoo sembari menghela nafasnya.


Yunhoo berjalan ke arah tembok Besar Arena dan bersandar bersama kedua orang di sampingnya.


“Oh kau melakukan dengan baik, tidak perku takut kita akan melakukan yang terbaik lagi jadi kau cukup membantuku dari belakang!” Ucap pengguna perisai itu kepada teman nya.


Ucapan Pengguna perisai itu tidak salah.


Bahkan memang benar bahwa kita hanya perlu melakukan yang terbaik.


Putaran pertama telah selesai pasti dapat di pastikan jika putaran selanjutnya akan Menjadi bagian yang sedikit menyusahkan dari yang tadi.


Bagi Yunhoo ini pasti merepotkan dan juga bukan hanya dia yang khawatirkan tetapi ketika monster yang kuat datang itu dapat membahayakan Player lainnya yang berada di arena.


Dia tidak peduli dengan monster yang datang ke tempat lain ,tetapi ketika player yang terluka adalah player dari arena yang sama, itu cukup menyusahkan bahkan Yunhoo sendiri tidak mengetahuinya bagaimana dan sampai kapan putaran ini berakhir.


Ketika player terluka dan putaran belum berakhir, yang kesusahan akibatnya adalah dirinya sendiri.


Bagi Yunhoo ini adalah hal merepotkan dan juga hal yang tidak ingin dia pusingkan.


“Sial memang benar ini menyenangkan tetapi aku lebih menyukai waktu menganggur ku dan membaca novel dengan nyaman” gumam nya dalam hati sembari mendesah.


“Hah… sial semoga tidak ada hal yang lebih merepotkan lagi kali ini” ucap Yunhoo sembari duduk dan menatap langit-langit arena.


……


[ Putaran Ke Dua Akan di Mulai!]


[ Monster Bermunculan!]


Pesan yang datang itu membangunkan Yunhoo dari tidur nya dan berdiri memegang pedang nya.


“Muncul kah?…” ucao Yunhoo dengan ketiga lainnya yang berdiri di sampingnya sembari sedikit gerogi dan ketakutan.


Kali ini monster datang lagi berbeda dengan sebelumnya yang adalah Zombie.


Kali ini monster itu adalah Kerangka Dengan perlengkapan Pedang dan Perisai kayu kecil.


Jumlahnya lebih sedikit dari monster Zombie tetapi masih dalam kategori cukup banyak.


Jumlah mereka di perkirakan adalah 1000 lebih.


Tidak ada monster lain yang terlihat hanya kerangka dengan perlekangkapannya.


Kerangka itu juga terlihat sedikit aneh dan kuat, hawa kehadiran mereka jauh lebih hebat dari zombie yang seperti semut dan hanya mempunyai tubuh yang besar.


Mereka terlihat dua aliri oleh mana , mata Yunhoo yang dapat melihat aliran itu melihat dengan jelas.


Meski mereka tidak memiliki tubuh dan hanya kerangka, tetapi mereka dapat mengendalikan Mana meski hanya sedikit.


Mungkin dari situlah hawa keberadaan mereka sedikit berbeda dengan Zombie-Zombie yang terasa seperti monster tingkat pemula itu.


Kesulitan dari skenario ini adalah Jumlah.


Bukan kekuatan tetapi Jumlah.


Jika di perkirakan dan di pikirkan Mungkin skenario ini adalah cara untuk membuat player mempelajari Caranya melawan musuh dengan Jumlah yang banyak.

__ADS_1


Di dalam Jumlah yang banyak musuh akan ketakutan dan sulit untuk menyeimbangi peperangan itu.


Di sinilah Player di didik untuk memahami nya dan memikirkan solusinya.


Di depan musuh yang jumlahnya lebih banyak menang itu di pastikan sulit dan mustahil.


Mustahil bukan berarti benar-benar mustahil secara Langsung.


Fakta bahwa Musuh mengungguli Jumlah kemungkinan menang yang awalnya 50-50 menjadi 30-70.


Itu hanya dengan Jumlah mereka.


Ketika musuh memenangkan Jumlah dan kekuatan tempur tiap individu kuat bagaimana menurut mu untuk menang?


Itu mustahil….


….. benar dapat di pastikan Mustahil.


Menang Jumlah saja sudah terlalu curang.


Dan kau bilang musuh nya juga memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat di tiap individu nya?…


Sudah jelas itu akan jelas kekalahan telak.


Inilah mengapa pelajaran itu penting.


Skenario ini tetang mengajarkan dan membimbing.


Yunhoo juga masih tidak mengerti tapi dia memang merasa seperti di bimbing oleh sesuatu yang dia tidak pahami.


Ketika musuh memenangkan dua poin itu dapat di pastikan musuh memiliki kemungkinan 10-90 .


Bagaimana seorang yang berada di 10 % untuk menang di hadapan musuh yang dapat di pastikan kemenangannya 90%?.


Jawabannya apa?…..


…… sungguh pertanyaan yang sulit.


Tetapi jawabannya sungguh mudah dan sudah di ajarkan sebelumnya.


Skenario ke 7 menguasai.


Benar dengan strategi, jebakan, menguasai medan dan memanfaatkan keuntungan di setiap pertempuran dan medan perang.


Di skenario ke 7 player di ajarkan untuk belajar strategi dan kekompakan dalam Menjalani skenario.


Bukan hanya itu , kepercayaan kepada pemimpin mereka juga di ajarkan sedikit tanpa mereka sadari.


Ucapan pembimbing untuk adanya pemimpin dan mematuhi pemimpin bisa di pastikan tanpa di sadari mereka juga menumbuhkan kepercayaan mereka kepada pemimpin mereka.


Hal paling pentinh adalah tidak pernah takut.


Bahkan meski musuh kuat dan banyak , tidak pernah takut adalah kunci dari semua masalah.


Meski kau mungkin mati pada akhirnya.


Jangan pernah takut dan menyerah.


Benar, kali ini mereka akan belajar caranya jangan pernah menyerah dan takut dengan Jumlah mereka.


Kalahkan Jumlah dengan Kekuatan dan Tutup jumlah dengan Kekompakan.


Bukankah itu sedikit mengesankan?….


Meski mereka banyak, mereka terlalu bodoh untuk dapat kompak dan bekerja dengan benar.


Kali ini manfaatkan medan dan pertempuran, dan manfaatkan celah lawan dengan mengobrak abrik keseimbangan lawan.

__ADS_1


Lawan yang tanpa kecerdasan meski memiliki jumlah yang banyak dan kekuatan yang kuat tetap akan menjadi cangkang Kosong tanpa wadah .


Mereka sama sekali tidak bermanfaat.


__ADS_2