
“Guild Master! Aku telah menyuruh beberapa Pembunuh untuk membunuhnya.” Ucap seseorang Pegawai laki laki yang berdiri menghadap ke seseorang yang duduk di Bangku besar dan bersamdar.
“Tapi Guild master, kenapa Anda Ingin Membunuhnya?” Tanya orang iru yang berdiri menatap ke arah Guild masternya.
Itu adaalh Hyun Lee yang Duduk sembari menatap Teater dan audium dari Ruang Vvip.
“ entahlah Aku hanya kesal, dan Juga aku Ingin merasakan perasaan itu lagi…. Perasaan yang begitu hebat itu…. Siapa yang menyangka aku bisa merasakan Rasa takut….” Ucap Hyun Lee yang tercengir seperti orang Bodoh dan menatap Teater yang masih memperlihatkan Lelang berlangsung.
“Kau tahu?….. aku merasakan perasaan itu, ketika aku datang aku bisa merasakannya…. Perasaan mengancam seolah olah nyawa ku dapat mati kapan pun.” Ucap Hyun Lee sembari menyandarkan kepalanya ke tangannya.
“Itu adalah perasaan yang hebat! Ini benar benar hebat! Tapi apa yang kau tahu! Dia tidak mengeluarkan ekspresi itu lagi! Dia tidak membuat ku takut lagi ! Dan kali ini aku ingin dia tersiksa dan memasang ekspresi nya itu lagi dalam keadaan tersiksa, aku pasti akan mengurung nya dan menjadikannya mainan ku yang berharga!” Ucap Hyun Lee yang menjilat tangannya dan memasang ekspresi Penuh Kegilaan nya itu.
“Kalau begith saya berharap dia selamat dari para pembunuh itu.” Ucap pegawai Hyun Lee yang berdiri dengan senyumannya juga .
“Kikiki, kau benar, aku akan kecewa jika dia bahkan tidak dapat selamat dari seorang Pembunuh tingkat kecil itu.” Ucap Hyun lee yang dengan ekspresi masokis nya, dia memandang dengan penuh gairah nya.
…….
“……”
“Hah…. Aku sebenarnya tidak Ingin membantu nya tapi mendengar itu saja sudah membuat ku begitu jijik” ucap Akila yang bersandar dan berjalan ke pintu ruangan di sampingnya.
Akila menendang pintu itu dan berjalan.
Dia melemparkan Tas yang mengganggu di tangannya itu dan Berdiri melihat dua orang itu.
Itu adalah Hyun Lee dan Pegawainya.
“Oh?…. Siapa ini? Bukankah kau adalah Pacar dari Orang itu?” Ucap Hyun Lee menatap ke arah akila yang datang ke arahnya
“Kagh…. P-pacar kau bilang?…” ucap Akila yang kaget dan memasang ekspresi marah dan malunya.
“Kau benar-benar ingin mati, benar aku akan membunuh mu!” Ucap Akila yang yang kesal dengan amarah nya yang meluap luap.
“!!!” Hyun lee yang shock menjatuhkan Gelas yang ada di depannya dan berdiri dengan ekspresi dingin.
“Apakah perasaan takut itu yang ku rasakan adalah dari mu?” Tanya Hyun Lee yang berkeringat menatap dan tersenyum tipis ke Akila.
“Siapa yang tahu, aku di sini hanya untuk membunuh mu.” Ucap Akila yang Mulai berlari ke arahnya.
Dia tidak mengenakan senjata apapun dan dengan tangan Kosong nya itu kecepatannya bahkan tidak bisa di bandingkan Oleh Hyun Lee.
Pukulan yanh kencang mengarah ke Perur Hyun Lee tanpa perlindungan apapun.
Bahkan Barier yang secata otomatis melindunginya hancur seketika dan tidak dapat menahan pukulan Akila yang melancar kencang ke Tubuh Hyun Lee.
“Kaghhh” remukan dari tulang tulangnya dan suara organ dalam nya yang tedengar itu.
Itu rusak dan bahkan membuat nya memuntahkan seteguk darah dari mulutnya.
Dia pingsan bahkan sebelum dapat melakukan perlawanan apapun.
Kaca yang melindungi Ruang Vvip Juga retak meski tidak hancur sepenuhnya.
Pegawai di samping Hyun Lee menatap kaget dan bahkan tercengang dengan Kekuatan Wanita itu.
“Sial? Siala dia! Ini tidak akan mejadi baik jika begini! Kekuatan itu bahkan sangat kuat! Siapa orang ini…” ucap pegawai itu di dalam hatinya yang berkeringat dingin Menatap Akila.
“Sial Jika begini rencana ku akan hancur, tapi baiklah mari cari orang lain Untuk kita Gunakan, keselamatan adalah hal paling penting.” Ucap Pegawai itu yang melarikan Diri dan menghancurkan Kaca Vvip.
Dia terbang dari ketinggian dan di perhatikan Oleh Beberapa peserta dan bahkan pegawau yang melakukan Perlelangan.
__ADS_1
Dalam pelariannya yang di perhatikan Begitu banyak orang dia dengan senyumannbya berlari.
“Kuku, kau tidak akan berani menyerang ku! Semua orang memperhatikan mu!” Ucap Pegawai itu dalam hatinya yanh berlari.
“Ada pembunuh! Dia membunuh bos ku! Hyun Lee terbunuh!!” Ucap pegawai itu teriak yang membuat semua Orang menatap dan mengarahkan pandangannya ke Akila yang berdiri Di kaca yang pecah menatap ke bawah.
“Kukukuku, sekarang kau tidak akan biaa melakukan apapun! Kau akan mati di keroyok oleh para player rank tinggi di sini!” Ucap Batin Pegawai itu yang tercengir dan tersenyum lebar dalam hatinya.
Beberapa player mulai berdiri dan menatap Akila.
“Maaf karna ada sedikit kendala ,sepertinya Perlelangan akan di Tunda.” Ucap Pegawai itu yang memandang akila.
“Tolong Nona yang di atas, saya Mohon untuk tidak melawan dan menjelaskan kenapa Anda menyerang dan membunuh Hyun Lee, karna dia adalah tamu kehirmatan di sini saya tidak bisa membiarkan Ini terjadi Nona.” Ucap pegawai itu yang berdiri dan memegang pedang nya.
Akila yang di sisi lain menatap ke bawah di mana semua mata mengarah ke arah nya terdiam, dan menatap ke arah pegawai itu yang tergeletak dan berada di belakang para player yang melindunginya.
Dia menghilang dan tiba di belakang pegawai itu lalu menghancurkan kepalanya tanpa tersisa dan membuat nya mati di tempat.
Itu membuat semua player terkejut dan menghindar lalu mulai mengeluarkan senjata mereka.
Akila yang tangannya di penuhi darah dari Pegawai yang mati itu berdiri dan menatap ke arah Peawai perlelangan yang marah itu dengan wajah kesal.
“Aku hanya melakukan apa yang menurut ku benar, dia ingin membunuh orang yang penting bagi ku dan aku hanya membunuh nya karna dia melakukan itu.“ ucap Akila dengan dingin berdiri dengan tangannya yang di penuhi darah.
“Aku akan bilang begini tapi jangan terlalu Bodoh untuk menyerang ku, aku tidak akan menyerang siapapun yang tidak menyerang ku, ketika kau menyerang ku maka aku akan otomatis menganggap mu menjadi Musuh ku.” Ucap Akila dengan Dingin yang menatap ke semua mata dan player yang ada di perlelangan itu.
Tarapan iru seriua dan hawa mengintimidasi yang sangat-sangat kuat di rasakan oleh banyaj orang.
Mereka yang merasa di tatap oleh dua mata makhluk halus yang begitu kuat.
Dia merasa bahwa di atas Tubuh akila terdapat dua mata Makhaluk aneh yang menatap dan menerka mereka!
Energi Mana Yang mengintimidasi dan mengalir di setiap Inci Bagian Tubuh Akila itu.
Itu membuat banyak Player merinding ketakutan dan Berkeringat dingin.
“Apa apaan ini! Kenapa perlelangan ini begitu tidak aman! Dan kau! Kau membunuh orang lalu berbicara hal Konyol seperti itu! Apakah kau punya Bukti!?” Tanya Seseorang player yang berdiri Dan berbicara ke akila dan pegawai iru.
“Kuping ku sudah menjadi cukup Bukti untuk mendengarkan bahwa dia melakukan Hal itu.” Ucap Akila yang Acuh tak acuh dan duduk menatap ke semua orang.
“Kau….. kau harus membayar nya! Kau tidak bisa melakukan ini nona.”
“Aku sebagai perwakilan Pihak perlelangan akan menebas dan membunuh mu.”
“Aku sebagai perwakilan perlelangan akan mengumumkan yang membunuh Nona ini akan mendapatkan 10 Juta dolar.”
“Apakah kau yakin?” Tanya akila yang duduk.
Meski dia tidak begitu mengerti banyak, tapi dia paham detail kecil bahwa mereka ingin membunuhnya dan memasang hadiah buronan kepadanya.
“10 juta Dolar? Wow! Itu duit yang besar tapi jika Mempertaruhkan nyawa! Ini sungguh Konyol! Dia juga terlihat Sangat Kuat!” Ucap Seseorang yang kaget mendengarnya.
“Aku bertanya apakah kau yakin? Aku tidak akan pernah menyerang dan menjadikan Musuh orang yang tidak bersalah, aku hanya membunuh mereka karna mereka pantas.” Ucap Akila.
Akila berjalan di Teater besar itu tanpa di Berhentikan sesosok player apapun.
Kring!
Sebuah bilah pedang menghadap dan menghentikan Akila.
“Apa apaan ini?” Tanya akila yang menatap Bila pedang di depan wajahnya.
__ADS_1
“Kau membunuh seseorang dan kau Berkata seakan akan kau benar, kau bahkan tidak memiliki Bukti. Jika begitu maka aku sebagai Player Rank A tidak akan bisa diam melihat seseorang Mati di depan mata ku.” Ucap pria tampan dengan rambut dan mata Biru nya yang bersinar terang itu.
Dia menghunuskan pedang nya memberhentikan Akila itu.
“Oh …… bukankah dia Hyun Dahyo? Si Rank A dengan Kemampuan berpedang dengan Skill air nya yang hebat itu?” Ucap seorang Wanita Muda yang menatap dari kejauhan.
“Ya! Dia Hyun Dahyo! Dia datang ke perlelangan ini!” Ucap beberapa wanita lainnya.
Mereka juga Player tapi secara total kemampuan mereka lemah dan mereka di berkati dengan keluarga yang kaya.
“Nona saya telah mendapatkan Informasinya.” Ucap seorang Asisten nya yang berbicara kepada seorang wanita.
Itu adalah Wanita yang sama yang meminta Informasi Tentang Identitas Yunhoo.
Rambut merah dan mata merah dengan perasaan mendominasj.
Dua menatap Informasi di Tablet nya yang di Kirimkan Oleh asisten nya.
[ Kim Yunhoo]
Umur:20
Rank: C
Rank sebelumnya: A
Kekuatan Tempur: Tidak di ketahui.
Informasi lainnya: di Tes Evaluasi ,mengalahkan Rank A dengan Mudah dan sebelum melakukan Tes juga pernah mengalahkan seorang Player Rank A.
Berasal dari Guild Agh
“Hm…. Menarik apakah kau memiliki Informasi tentang Wanita itu?…. Aku ingat dengan jelas bahwa dia adalah wanita di samping Pria bernama Kim Yunhoo ini.”
“Tidak, indormasinya tidak di temukan, bahkan latar belakang nya saja tidak di ketahui Nona.” Ucap asisten itu.
“Menarik, orang yang tidak memiliki latar belakang bersama mantan Player Rank A dan mempunyai Kekuatan yang sangat hebat. Aku penasaran siapa dia ya?…..” ucap Wanita itu yang tersenyum jahat dan duduk dari teater kejauhan menatap Wanita itu yang di tahan Hyun Dahyo.
“Baiklah, mari kita lihat apakah Hyun Dahyo mampu Menahan wanita itu.” Ucap Wanita itu menatap dari jauh dan duduk sendiri di belakang menatap para orang yang berkerumun berdiri menatap Akila.
…..
“Terimakasih atas Bantuan Anda Tuan Hyun Dahyo, aku sebagai Perwakilan untuk menjaga ketertiban lelang ini akan Menghukum mu sesuai aturan lelang.” Ucap Pegawai itu yang berjalan mendekat ke Akila.
Akila masih diam dengan pedang di depannya dan pegawai itu di samping kanan nya yang semakin mendekat dan mendekat
“Hah….. Aku benar-benar tidak Ingin melakukan ini.” Ucap akila memegang kepalanya dan Mulai Mengumpulkan Mana Di tangannya.
“Nah akhirnya di mulai!” Ucap wanita berambut merah dan mata merah yang menatap daru kejauhan.
“Ingin melakukan apa?” Ucap suara yang lantang berbicara ke akila yang berdiri di tatap kerumunan orang itu.
Yunhoo berjalan dengan elegan tapi juga konyol.
Dia menaruh tangan Kanan nya di saku nya dan tangan Kiri nya yang mengupil mengambil kotoran Hidungnya.
Kotoran itu dia tiup di udara itu dan melepaskannya.
Yunhoo berjalan di Teater itu dengan Anggun tapi juga mendebarkan.
“Oh kau di sini…” ucap Akila yang tersenyum lebar dengan sedikit keringat di Wajahnya.
__ADS_1