
Sirkuit mana pada dasarnya seperti saluran yang dapat menampung pergerakan mana dan aliran mana.
Ketika sirkuit mana nya sangat banyak Jumlah Mana yang ada di dalam tubuh Juga akan bamyak, bukan hanya itu hal terpenting dari sirkuit mana adalah untuk meregenerasi mana yang habis dan mempercepat laju nya pemulihan mana .
Sirkuit mana di dalam tubuh terdapat sangat banyak dan hampir ribuan sirkuit yang ada di dalam tubuh.
Sirkuit itu berpusat di daerah dekat jantung manusia.
Terkadang ada beberapa yang mengarah sirkuit itu tepat di jantung mereka.
Sirkuit yang tepat berada di jantung biasanya adalah Ras naga yang memiliki jantung sangat kuat dan banyak di minati orang.
Jantung naga yang selalu di penuhi energi Mana dalan Jumlah besar itu lah yang selalu menjadi kekuatan bagi para Naga.
Berbeda dengan Yunhoo , Sirkuit nya di ubah dan semua Pusat sirkuit itu adalah Galaxy kecil di dalam tubuhnya yang tidak lain adalah Dimensi kecil nya.
Meski mana nya tergolong banyak, tetapi penyatuan nya terhadap Dimensi itu tidak sempurna dan Sirkuit mana yang di miliki Yunhoo sangat rendah untuk dapat memulihkan Kekuatan Mana yang ada di dalam dimensi itu.
Jika di contohkan kekuatan asli mana Yunhoo adalah 50 tetapi mana di dalam dimensi Yunhoo adalah 70 lebih .
Ketika mana di gunakan, Mana yang akan di regenerasi adalah 50 mana dan 20 Mananya akan terbuang .
Entah seberapa banyak meditasi Yunhoo , Yunhoo masih tidak dapat untuk sepenuhnya Mengatasi sokusi ini .
Mana di ruangan Putih nya nampak tak terbatas tetapi ketika dia bermeditasi dan menyerap mana ini, dia hanya akan membawa mana luar yang bukan dari dirinya langsung.
Untik mengatasinya dia perlu Penyatuan dimensi secata menyeluruh di tubuhnya.
Ketika itu berhasil maka dimensi itu seperti tubuhnya sendiri dan sirkuit mana nya juga akan bertumbuh.
Yunhoo membuka matanya dari meditasnya ,melihat benang kecil mana yang bergerak gerak di telapak tangannya dan menghancurkannya.
“Master? Apakah master telah selesai bermeditasi?” Ucap Hyuerin yang membuka matanya dan mendekati Yunhoo.
Yunhoo berbaring di tanah Putih itu melihat Hyuerin yang duduk di sampingnya.
“Ya, aku tidak begitu berminag bermeditasi lagi” ucap Yunhoo sembari menghela nafasnya..
“Apakah master masih belum menemukan barang untuk menyatukan dimensi dengan tubuh master?” Tanya Hyuerin ke Yunhoo.
“Tidak, aku tidak menemukannya, itu akan memakan banyak waktu jadi aku tidak begitu memikirkannya, tetapi aku sedang memikirkan bagaimana Skenario selanjutnya.” Jawab Yunhoo singkat.
“Apakah master tidak berlatih? Bukankah ada baiknya master berlatih?” Tanya Hyuerin ke Yunhoo.
“Benar ,ilmu pedang ku juga masih lemah” jawab Yunhoo sembari mengeluarkan pedang Andalannya.
Sword Sherina.
Pedang terbaik miliknya yang kemampuan nya masih tidak di ketahui.
“Pedang yang bagus master” ucap Hyuerin menatap pedang yang ada di tangan Yunhoo itu.
“Ya aku memikirkan tetapi sebaiknya mungkin aku melatih Ilmu pedang ku” Ucap Yunhoo sembari berdiri menghampiri Jiwoo dan Jinhoo.
“Jiwoo, jinhoo, temani aku latihan” ucap Singkat Yunhoo .
Jiwoo dan Jinhoo membuka matanya dan menatap Ke arah Yunhoo.
“Master? Apakah master ingin di temani aku untuk berlatih?” Ucap Jinhoo bertanya ke Yunhoo.
“Ya, temani aku. Bukan hanya kau, Jiwoo juga bangun dan berlatih dengan ku” Jawab Yunhoo ke Jinhoo dan Jiwoo yang mulai berdiri.
“Keluarkan pedang mu dan lawan aku dengan benar, tidak perlu menahan diri” ucap Yunhoo.
__ADS_1
“B-baik master” jawab kedua Guardian itu dan mengeluarkan pedang mereka.
Yunhoo sedikit menjauh , dan mulai mengarahkan pedangnya ke depan.
“Aku hanya akan bertahan dan serang aku dengan baik” Lanjut Yunhoo sembari menutup matanya dan menaruh lengan Kirimya di belakang Pinggang nya.
“Baiklah serang aku” ucap Yunhoo tegas kepada Jiwoo dan Jinhoo.
Jiwoo dan Jinhoo mulai bergerak di ikuti aliran mana di sekitarnya.
Ruangan putih ini tidak akan hancur bahkan meski mereka bertarung dengan kekuatan penuh mereka.
Jiwoo mulai mengeluarkan Kekuatan Mana nya yang meluap dan Terbang dengan sayap Putih nya.
Hantaman pedang nya mengarah ke atas kepala Yunhoo.
Sedangkan di sisi lain Jinhoo yanh berjalan menghilang hilang dengan cepat mengarahkan pedang nya menusuk ke sisi belakang Yunhoo.
Yunhoo yang menutup matanya merasakan semua pergerakan nya dengan indra nya yang telah di latih di Skenario Ke 6 di kegelapan tak terbatas itu.
Pedang Yunhoo mulai bergerak itu terasa sangat lambat tapi nyatanya cepat.
Itu bergerak seakan akan waktu bergerak pelan.
Pedang nya menangkis Serangan Jiwoo dan Pedang bayangan kecil terbentuk di belakangnya dan menangkis tusukan Jinhoo.
Ting!! Dalam bunyi pedang yang nyaring itu ledakan mana berhamburan dan Yunhoo menambahkan Hell Fire di pedang nya .
Api Neraka yang kuat itu membakar dan menghancurkan Pertahan Pedang Jiwoo.
Sedangkan Jinhoo yanh berusaha menyerang dari belakang selangkah mundur dan bergwrak cepat menghilang dan menyerang Yunhoo lagi dari belakang.
Kontrol pedang bayangan Yunhoo yang berada di belakang nya membuat Perisai dan melindungi serangan Dari Jinhoo yang secara bertubi tubi itu.
Jiwoo mundur mengambil ancang ancang lagi dan menambahkan mana di pedang nya dan kakinya.
Kaki nya bergerak lebih cepat dan pedang Cahaya Juga muncul di atas kepalanya.
Pedang itu berkisar 10 Pedang yang mulai terbang ke arah Yunhoo.
Di ikuti Jinhoo dari samping yang menyusun beberapa Sihir dan mulai melancarkan nya ke arah Yunhoo.
Sihir berterbangan ke arah Yunhoo dan Pedang cahaya juga mulai mendekat dan mendarat seperti Hujan pedang yang mengerikan.
Yunhoo meratapi menyebar Mana nya di sekitar nya memutus aliran pedang itu agar tidak cukup stabil dan menyebar Hell Fire di atas kepalanya.
Pedang cahaya yang turun itu di bakar Oleh Hell Fire dan Jiwoo yang menatap itu masih mendekat dan menambah Kecepatannya lagi.
Kali ini dia menambahkan elemen suci nya ke dalam pedang nya untuk menembus Hell fire di sekitar Yunhoo dan menebas Hell Fire itu.
Api yang seperti perisai itu terbelah menjadi dua dan pedang Itu mulai mendekat tanpa ragu seperti ingin membunuh Yunhoo.
Yunhoo yang tanpa berkutik masih menutup Matanya mulai menyebar mana nya lebih luas lagi.
Kali ini pedang itu benar benar sudah semakin dekat dengan Yunhoo/
[Acceleration Lv.2 Di Aktifkan!]
Dalam keadaan kejepit itu Yunhoo menggunkana Acceleration nya menambah kecepatan dan menghindari dari dua serangan yang datang kepadanya.
Sihir Jinhoo yang datang ke arah Yunhoo menghancurkan Jiwoo dan menumbangkannya, di Ikuti Jinhoo yang datang berlari sangat cepat menyerang ,terjatuh karna berusaha menghindari pedang nya untuk menusuk Jiwoo.
Dua guardian itu terjatuh dan Yunhoo membuka matanya .
__ADS_1
“Hm… aku kira aku hanpir gagal ternyata aku justru menang?” Ucap Yunhoo sembari menghela nafasnya.
“H-hei sihir mu mengapa kau tidak bisa mengontrol nya dengan lebih baik!” Ucap Jiwoo kesal mendorong Jinhoo yang tertepar di atas badannya.
“Hah! Kau yang bodoh kenapa Kau menghalangi ku!” Jawab Jinhoo dengan kesal sembari merapikan rambut nya .
“Huft mereka benar benar terlihat menyedihkan” ucap Hyuerin yang berdiri di samping Yunhoo .
“Benar bukan? Meski begitu mereka benar benar orang yang baik yang selalu membantu ku” Ucap Yunhoo sembari tersenyum .
“Benar, mereka yang lebih dulu menemani master” ucap Hyuerin sembari menghibur dirinya.
“Tidak perlu begitu, kau juga akan membantu ku kan di masa depan? … jadi mari lakukan yang terbaik bersama sama” ucap Yunhoo sembari menenanhkan Hyuerin.
“Baik!” Jawab Hyuerin dengan semangat.
Yunhoo menghela nafad memperhatikan Dua Guardian nya yang masih bertengkar dengan Konyol.
‘Jika di pikirkan lagi Jinhoo cukup ahli dengan sihir bukan?, aku sedikit tetarik dengan sihir apakah aku perlu belajar sihir ya?….?’ Gumam Yunhoo dalam pikirannya sembari memegang dagu nya dan menatap Jinhoo dari kejauhan.
“Hm?… apakah ada yang salah master?” Hyuerin menatap Wajah Yunhoo yang memandang Jinhoo dan bertanya kepadanya.
“Ah tidak aku hanya kepikirkan sesuatu” ucap Yunhoo dengan Gugup dan berdiri.
“Baiklah aku akan tidur lebih dulu jadi kalian bisa bersamtai santai .” Ucap Yunhoo sembari berbicata keras kepada Jiwoo dan Jinhoo.
Mereka mengangguk dan Hyuerin juga mengangguk paham dengan Yunhoo.
Yunhoo membuka portal nya dan berbarinh di Kasur nya.
“Sudah berapa lama ya aku tidak menikmati kenyamanan tinggal di kasur?” Ucap yunhoo sembari mengusap mengusap ranjang empuk nya itu
“Mungkin jika itu aku yang dahulu, aku akan selalu berada di kasur seperti orang bodoh tanpa pekerjaan” sembari tersenyum dan tertawa kecil yunhoo menutip matanya.
‘Ku harap aku bermimpi indah’ gumam nya sembari menutup matanya dan tertidur.
…..
Pagi hari.
“Hm…. “ Yunhoo bangun dari ranjang nya dengan wajah kusam nya dan merapikan rambutnya.
Yunhoo menatap pesan sistem di depannya dengan wajah datar nya.
[ Waktu Skenario Selanjutnya 3 Jam 20 menit 30 detik!]
“Hah…. Aku begitu malas untuk melihat skenario selanjutnya “ ucap Yunhoo sembari membawa air ke wajah nya.
Yunhoo mengangkat wajahnya menatap cermin, Dan melihat wajah nya yang masih berantakan.
Setelah itu Yunhoo membereskan kamar nya dan merapikan beberapa barang yang berantakan.
Yunhoo mengganti setelan pakaiannya dan keluar.
Kali ini Yunhoo tidak membawa mobilnya dan hanya berjalan kaki keluar dari komplek perumahannya dan memasuki Kota yang cukup jauh.
Untuk pertama kalinya dia menatap langit dengan cerah tanpa sedikit pun beban di kepalanya.
Meski terkadang beban hadir dan mengganggu pikirannya dia tetap melakukan dengan membawa beban itu.
Kali ini yunhoo tidak ingin terlalu memikirkannya dengan memfokuskan pikirannya dan melakukan hal yang dia inginkan.
“Mungkin sekarang aku tak harus menemui Yunhwa dulu” ucap Yunhoo sembari menatap gedung Yang cukup ramai dari kejauhan.
__ADS_1
“Skenario ke 8 kah?…. Ini sudah sedikit ada kemajuan bukan?…. Kira kira seberapa banyak skenario ini ya?…” gumam nya sembari berjalan memegang kepalanya dengan tangannya.