Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Protagonis (2)


__ADS_3

Untuk Membantu mandukung author Jangan Lupa Berikan** Like Tinggalkan Komen dan Berikan Vote pada karya author ,Setiap dukungan dari kalian akan membantu menyemangati author dan membuat author lebih bersemangat lagi Dalam Membuat Karya-karya lainnya dan Bab selanjutnya.**


🌿🌿🌿🌿☘️☘️☘️☘️☘️


Jika dia belum bangkit bukan berarti dia tidak akan bangkit nantinya bukan?…


Itu benar jika di pikirkan lagi dia bukan tidak akan bangkit.


Kemunculan yunhoo di sini hanya mempercepat proses kebangkitan itu dan membuatnya jauh lebih mudah dan cepat.


Tapi bagaimana caranya?….


Protagonis skenario ke 8… itu berarti dia adalah Toko utama di skenario ini.


Jika tokoh utama sepertinya di sini menyelesaikan Skenario ini akan seperti apa?….


Apa kemajuan yang dapat membangkitkan atribut tersembunyi dari dirinya?…..


Pahlawan….


Protagonis…


Dua kalimat ini memiliki sedikit kesamaan.


Bagiaman biasanya protagonis akan bangkit?….


Otak yunhoo terus berrfikir mencari jawab dan menguras semua pengetahuan dari membaca banyaj novel nya.


Novel yang tak terhitung Jumlah nya yang berada dua otaknya dan hidup nya yany seperti novel ini.


Yunhoo terus mencari cari banyak solusi dan terus mengingat ngingat pengetahuan yang dapat membantunya di saat seperti ini.


Membangkitkan….


…. Belum bangkit


Jika di pikirkan lagi sebenarnya Tidak jauh berbeda dan yunhoo hanya perlu menunggu Hingga dia bangkit tapi yunhoo tidak menyukainya dan menginginkan kebangkitan ini di percepat.


Dalam keadaan otak nya yang terus di peras Yunhoo menyadari sesuatu yang akhirnya dia ingat.


Protagonis..


Menurut kalian apa yang membantu protagonis terdorong dalam melakukan banyak hal?….


Jika Yunhoo pikirkan lagi tidak sulit mencari jawaban ini.


“Kematian Rekan nya” jawaban dan kunci kebangkitan Jing Jangsun.


Benar…. Kematian rekan…


Jika rekan protagonis mati itu dapat di pastikan bahwa kebangkitan sepenuhnya terjadi oleh Jing jangsun.


Jika pikirannya benar di masa depan , rekan nya mati dan dia membangkitkan atribut nya dan menyelesaikan skenario ini.


Karena Yunhoo berada di sini masa depan itu bisa berubah .


Yunhoo tidak perlu repot jika dia ingin dia hanya perlu membantu rekan Jinh Jangsun mati lebih cepat dan mendorong nya ke kerumunan Monster.


Tetapi itu bukan tindakan yang di inginkannya.


Tindakan yang dapat membantu cerita lebih baik .


Dia tidak menginginkan rekan protagonis mati.


Dia lebih menyukai cerita di mana protagonis hidup bahagia dan berpetualang bersama rekan rekannya.


Jika begitu lantas bagaimana cara membangkitkan sepenuhnya Jing Jangsun?…


Cukup sulit juga jika di pikirkan bagaimana caranya.


Tetapi bukan berarti tidak memiliki solusi.

__ADS_1


“Meski ini beresiko ini adalah cara ku menyelesaikan solusi yang ku inginkan untuk skenario ke 8” gumam nya dalam hati.


Yunhoo menebas Kerangka di depannya yang menganggu dan berjalan ke arah Jing Jangsun.


Cara nya tidak sulit tapi cukup beresiko.


Tetapi ini adalah cara terbaik menurut nya.


Berdasarkan Waktu, mungkin tidak jauh bahwa kematian rekan nya akan mati dengan segera.


Tetapi itu bukan yang Yunhoo inginkan.


Jika begitu bagaimana cara mebuatnya jauh lebih cepat tanpa menunggu kematian rekan nya dan mencegah nya?….


Yunhoo mulai melawan kerangka mendekat lebih dekat ke arah Jing Jangsun.


“H-hei kau awas!” Ucap Yunhoo ke jing jangsun.


Pedang yang mengarah ke arah Jing jangsun yang di kerahkan Oleh kerangka itu melaju dengan cepat.


Itu adalah pedang yang terdiri dari mana dengan kecepatan yang sungguh cepat.


Yunhoo mendekat menghadang pedang itu yang merobek punggung nya.


Darah bercipratan dan Yunhoo terjatuh.


Jing jangsun yang berada dan melihat Yunhoo terjatuh di depannya kaget dan menatap darah yang mengalir ke tanah.


“H-hei ! Hei Jimie! Kenapa kau melakukannya! Kau bahkan tidak mengenal ku!” Tanya Jing Jangsun kepada Yunhoo yang terkapar berdarah tak sadarkan diri.


“H-hei Jangsun ada apa? A… astaga. Siapa bocah ini! Kenapa dia terluka” seorang pria menghampiri Jangsun , dia menggunakan Tombak panjang dengan penampilan tang sedikit terlihat lebih dewasa dan tua.


“Jangsun awas! Jangan bengong! Kerangka di sini sangat banyak!” Ucap Pria yang datang dengan Tonbak itu dan mulai menghancurkan Kerangka kerangka yang terus berdatangan itu.


“U-ugh…” suara gerangan Yunhoo yang kesakitan dan berusaha bangun itu memegang sepatu Jangsun.


“Kalahkan musuhnya, kau … uhuk … uhuk… t-tidak perlu khawatir dengan ku” ucap Yunhoo berbicara dengan pelan dan terbata bata itu.


“Jangsun! Sadarlah!” Ucap Seorang Wanita Dengan tongkat Sihir nya dan mendekat ke arah jangsun.


Itu adalah Cae Shina.


Jangsun tersadar menatap Yunhoo yang berdarah itu dan menggenggam pedang nya lebih kuat lagi.


Amarah nya membeludak dan jangsun merasa sangat kesal.


Jangsun menggigit bibirnya dan menarik pedang nya dan bergererak.


“Aku pasti akan mengalahkan musuh ku jimie” ucap nya dan bergerak mulai melawan para kerangka dengan amarah nya itu.


Meski Jing Jangsun tidak mengenal Yunhoo, dia sangat kesal.


Melihat seseorang yang berkorban dan terluka deminya.


Dia sangat kesal dan tidak menerima itu.


Itu benar benar membuat nya sangat marah dan menderita.


Kenapa?….


Dia bertanya tanya kenapa orang itu ingin melindunginya.


Kenapa dia begitu di lindungi , dia tidak paham.


Dengan rasa kesak yang membara itu, atribut yang terpendam itu bangkit san jumlah mana yang besar yang tertanam di tubuh nya juga mulai terlihat dan bangkit sepenuhnya.


Yunhoo yang terkapar mengintip secara diam-diam melihat panel sistem di depannya.


[ Jing Jangsun!]


Peran: Protagonis

__ADS_1


Detail: Telah Bangkit Sepenuhnya.


Detail lain: Atribut Purification Telah Bangkit!


Yunhoo tersenyum dan menatap pelan ke arah tiga orang yang melindunginya.


Cae Shina yang mulai merapakan sihir ke tubuh Yunhoo di batalkan oleh Yunhoo yang memegang tangannya.


“Tidak perlu aku baik-baik saja” ucap yunhoo dengan akting nya yang begitu perfect


Yunhoo bangun secara pelan sembari meringkik kesakitan .


“K-kau, kau terluka parah! Tunggu aku akan merapal jadi kau tunggu saja” ucap Cae Shina ke arah Yunhoo.


Yunhoo memegang tangan nya lagi sembari berbicara memegang mulut nya yang berdarah.


“Tidak perlu, aku baik-baik saja ini akan sembuh dengan cepat aku harus segera pergi” ucap Yunhoo ke Cae Shina.


“Hah! Pergi? Dengan kondisi mu begini kau ingin kemana?” Tanya Cae shina dan memasang wajah aneh dan bertanya tanya ke Yunhoo.


“Lihat aku sudah sembuh” ucap Yunhoo sembari memperlihatkan Punggung nya yang sembuh tanpa luka dan hanya menyisahkan noda darah di pakaiannya.


“Apa! Bagaimana bisa… tetapi kau baru saja batuk dengan darah jadi kau masih perlu pengobatan!” Ucap Cae Shina dengan kaget dan khawatir ke Yunhoo.


“Sudahlah, aku akan pergi, jika Teman mu bertanya apakah aku baik baik saja cukup jawab bahwa aku baik-baik saja” ucap Yunhoo sembari berdiri dan berpura pura dengan akting nya .


“H-hei!” Ucap Cae shina yang menahan Yunhoo untuk pergi.


“H-hei Cae Shina, apakah kau masih lama?” Tanya pria dengan tombak nya itu ke cae shina.


Cae shina melepaskan genggaman nya ke arah Yunhoo dan melihat Yunhoo yang menghilang .


“Aku akan membantu!” Ucap Cae shina dan mulai merapal sihir buff dan membantu teman-temannya.


Dengan rasa khawatir nya ,Cae shina memandang pelan ke arah tepat sebelum Yunhoo pergi dan memalingkan wajah nya lagi dan berfokus pada Buff yang sedang dia rapal.


Di sisi lain Yunhoo yang pergi mulai merapikan pakaiannya lagi dengan kekuatan bayangannya dan mulai kembali seperti semula.


Sebenarnya tidak sulit bagaimana dia Membuat kejadian seperti itu.


Yunhoo sebelumnya hanya memancing kerangka ke arah Jing Jangsun sebelum menjauh sedikit dan kembali mendekat.


Dengan celah kerangka yang bertambah secara tiba-tiba itu.


Kerangka dapat menyerang jing jangsun yang lengah dan membuat Yunhoo memiliki kesempatan Untuk Melakukan drama pertunjukkan itu.


Jika di pikir kerangka itu memang benar benar menebasnya.


Tetapi tebasan itu hanya tidak sampai dan sudah rusak oleh kekuatan bayangannya sebelum mencapai tepat di punggung nya.


Dan luka serta darah yang ada itu tidak lain adalah Kekuatan bayangannya yang membuat nya seperti itu.


Memang sulit tetapi dengan bantuan Jinhoo dab Jiwoo itu dapat di lakukan.


Mereka membantu dengan hebat di balik bayangannya membuat pertunjukkan itu berhasil dengan sempurna.


Membuat luka goresan yang ada di tubuhnya juga sangat sulit bahkan kekuatan bayangannya saja itu terkontrol cukup sulit untuknya.


Baginya seharusnya hanya mempunyai satu pilihan yaitu tertebas secara langsung, tetapi karna bantuan dua guardiannya.


Itu dapat di hindari dan di lakukan dengan baik.


Karna mereka mempunyai presepsi rendah itu masih dapat di lakukan dengan membodohinya.


Tetapi ketika yang dia bodohi adalah player dengan presepsi tinggi dan level tinggi .


Itu akan sulit dan tidak bekerja.


Karna keunggulan itulah Yunhoo berhasil membodohi mereka dengan baik.


Meski itu terlalu sulit tetapi dengan bantuan Jinhoo bayangan yang tergeletak di tanah itu menyatu dengan bagus dan rapih seperti darah sungguhan yang berbekas di tanah.

__ADS_1


__ADS_2