
Itulah yang membuat Yunhoo jaranh menonton.
Bukan karna dia tidak menyukainya, tetapi karna dia tidak emmiliki Cukup uang Untuk menonton nya.
Bahkan Aplikasi Gratis untuk menonton Film Juga tersedia sangat sedikit Film yang ingin dia tonton.
Beberapa layanan aplikasi Menonton sangat mahal dan berbayar. Itu membuatnya tidak pernah menonton dan hanya membaca.
Karna membaca begitu mudah dan nyaman itu membuatnya menyukai membaca.
Layanan Membaca juga terkadang Gratis dan beberapa situs menyediakan dengan baik dan membiarkan Pembaca Menikmati waktu mereka.
Bukan hanya itu beberapa layanan Aplikasi juga menyediakan secara gratis dan memiliki banyak situs dan aplikasi dari berbagai negara.
Translate dari berbagai bahasa Juga banyak dan itu memudahkan Yunhoo membaca dengan bahasa nya .
Selain mudah, cepat, gratis, dan nyaman.
Kenikmatan membaca Juga begitu indah dengan hadirnya Banyak Fitur yang membantu membaca.
Selain iru terkadang membaca Juga dapat di gunakan Sembari menyalakan Lagu , itu semakin menambahkan Sensasi kenimatan membaca nya.
Mwski tidak di kelak lagi bahwa Film adalah hal yang jauh lebih hebat dan Keren.
Tapi jika mencari yang mudah Membaca adalah solusinya.
Entah itu novel, Komik, atau swmacamnya, itu semaunya mudah dan dapat di akses dengan gratis.
Berbeda dengan Film Yang sangat Mahal dan membutuhkan Biaya untuk menontonnya.
Mereka juga membutuhkan waktu yang cukup dan senggang untuk menontonnya.
Jike membaca dapat di lakukan kapanpun dan di manapun.
Maka jika itu menonton maka cukup sulit, untuk dapat menonton dengan baik.mereka membutuhkan waktu dan uang.
Memang tidak di ragukan menonton Di bioskop adalah hal terbaik, tapi menonton Di Ponsel juga dapat di lakukan ketika Tidak memiliki kesempatan atau waktu untuk Ke bioskop.
Yunhoo tidak berbicata tentang menonton Juga bisa di lajuka. Di mana pun dan kapanpun.
Itu juga tidak salah , tapi nyatanya kemudahan membaca jauh lebih praktis dan menonton ketika menunda nunda atau memberhentikannya adalah hal yang tidak memiliki kenikmatan menontonnya sama sekali!
Jika membaca menunda ketika ada urusan adalah hal yang mudah karna dia dapat melakuka. Dan membaca nya lagi.
Tapi berbeda ketika itu adalah menonton!
Terkadang hal mengganggu atau menunda nunda karna urusan ,sudah semacam seperti Iklan yang selalu mengganggu para penonton ketika berada di Situs ilegal!
Iklan inilah yang terkadang Ketika menonton suka menggangu ketika berada di mana Moment penting akan terjadi!
Yunhoo juga tidak akan menyangkal bahwa itu bisa terjadi juga jika membaca dan menggangu mereka.
Nyatanya kedua hal ini adalah hal yang mirip dan Tidak beda jauh.
Yunhoo menyukai keduanya, dan dia juga begitu menyukai menonton.
Sayangnya jika di tanya manakah yang lebih dia suka, maka membaca adalah jawaban yang pasti karna dirinya dulu Begitu Miskin Untuk bisa menonton.
Dan juga hal terpenting ketika menonton di ponsel adalah hal keramat yang membuat orang yang tidak mamiliki uang akan ketar ketir dan sangat kesal!
Sinyal! Dan Kouta!
Dual hal keramat yang juga semakin menyulitkan ketika mereka ingin menonton.
Selain sinyal yang membutuhka kecepatan dan kekuatan Jaringan yang kuat.
Kouta juga adalah hal penting!
Kerika menonton , Kouta yang di pakai sangat besar!
Itu membutuhkan Uang yang juga xujup untuk dapat membelu Kouta untuk memenuhi kebutuhan Menonton mereka!’
Berbeda dengan Membaca yang memakan Kouta yang sedikit, membaca Juga tidak membutuhkan Jaringan yang Kuat dan cepat seperti Menonton!
Inilah banyaknya kekurangan dan kebutuhan Menonton yang lancar dan nyaman!
Yunhoo akan memilih Membaca karna itu begitu mudah dan simple!
Membaca adalah Hidupnya dan dia akan terus membaca.
__ADS_1
Karna membaca jugalah yang membuat dirinya bertahan ,maka dia juga harus berterimakasih kepada karya-karya yang di buat oleh seseorang Untuk dapat di baca nya itu.
Karya yang memukau yanh menghibur hati dan Harinya yang Monoton itu.
Meski itu adalah hal kecil , tapi Yunhoo juga sadar bahwa Seseorang yang membuat karya dengan serius membutuhkan apresuasi dan dukungan dari pembacanya.
Yunhoo percaya bahwa semangat para author dan pembuat karya adalah ketika pembacanya menyukai dan terus membaca dan mendukung karya mereka.
Entah itu buruk, dan Tidak bagusz
Bahkan jika memang nyatanya dan kenyataan nya begitu.
Yunhoo sendiri sadar dan tetap membaca karya mereka yang di buat dengan usaha dan kerja keras mereka tiap hari.
Yunhoo percaya bahwa karya yang jelek itu di masa depan akan menjadi karya yang jauh lebih bagus dan bagus lagi.
Dia percaya bahwa dengan dukungannya sebagai pembaca dan maniak pembaca akan menyemangati Hidup mereka selayaknya mereka menyemangati Hidup Yunhoo.
Hidup yang menyedihkan di mana Cerira Fiksi adalah penopangnya.
Jika Yunhoo bisa bertemu para penulis dari banyaknya karya yang dia baca.
Maka dia akan Selalu berterimakasih dan memberikan hadiah selayaknya untuk kekuatan dan apresiasi mereka dalam membuat Karya-karya Novel ataupun Cerita yang selalu menarik Untuk di baca.
Karna semangat mereka membuat karya selalu terasa tersalukan Ke dalam dirinya yang hampa dan sendirian itu.
Karya hangat dengan sekilas cerita kasar yang di Buat para penulis.
Yunhoo begitu mengangguminya Hingga dia terus ingin dan berterimakasih kepada mereka.
Ini hanylah cerita, tapi bagi sebagaian orang cerita ini juga menentukan kehidupan dari hidup mereka sendiri.
Dalam bayang bayang yang begitu melelahkan akibat Membedakan dan mengingat banyak hal, yunhoo secara tidak sadar kembali membuka matanya dan melihat Pintu Teater mereka telah di buka.
“Yah…. Tetapi aku Juga tidak begitu membenci menonton” ucap Yunhoo yang tersenyum sembari berjalan membimbinh Akila yang dengan wajah penuh semangat nya itu.
“Woah!!! Aku tidak sabar melihat seperti apa itu!” Ucap Akila yang berjalan bersama Yunhoo dengan wajah berbinar nya dan penuh harapan.
Note: Kalian Lebih milih Membaca atau Menonton nih? Hehehehe….. Komen ya beserta alasannya.
……..
Dia menangis dengan memeluk Yunhoo dan memukul-mukulnya.
“T-tenanglah akila, iru hanya Film!” Ucap Yunhoo menenangkan Akila yang terus menangis Hingga menarik cukup banyak perharian orang.
Itu membuat Yunhoo dan akuka di perhatikan banyak orang dan membuatnya tidak nyaman:
“Wah…. Apa apaan itu! Pasangan itu cukup mesra bukan!”
“Ya! Lihat wanita itu! Dia Cantik sekali!”
“Lihat sayan! Mereja sangat Lucu ! Mereka seperti bary pertama Kali menonton Film”
Yunhoo yang Indra nya sensitif mendengar itu semua dengan perasaan tidak nyaman dab menarik Akika keluar dari Bioskop secepatnya.
Dia menarik kencang dan menyalip banyak orang Untuk segera keluar dari Bioskop itu.
“Huft…. Sudah tenang?” Ucap Yunhoo yang melihat mata merah Dan wajah kemerahan Akila.
“Y-ya…. T-tapu iru sedih sekali” ucap Akuka yang masih terus mengelap Air mata yang jatuh dari matanya itu .
Yunhoo menghela nafasnya ,mengelap Air mata yang jatuh itu dan mengelus pelan kepalanya.
“Tenanglah, bagaimana Jika kita Beli Ea Krim” ucap Yunhoo yang memberikan Ide baru untuk menyemangati dan menyegarkan Akila.
Akila yang mendengar kalimat baru itu dan Makanan baru itu dengan wajah sedih mengungkapkan suaranya.
“Apakah itu Enak?” Tanya akila.
“Sangat enak Dan menenangkan Untuk suasana hati mu yang Buruk.” Ucap Yunhoo tersenyum.
“Kalau begitu aku mau!” Ucap akila yang langsung cerita tanpa sedikitpun perasaan sedih lagi.
Yunhoo menggelengkan kepalanya dan bertanya-tanya seberapa ameh lagi Gadis inu.
Sembari tersenyum Yunhoo juga membersihkan Wajah Akila yang acak-acakan itu dengan Kemampuan Wind nya dan membuatnya menjadi lebih baik.
“Woah ini hebat@ ucap akula yang merasakan angin berpiutar -putar dan meniup Wajahnya.
__ADS_1
Mata nya yang lembab di ikuti rambutnya kembali lebih baik dan cukup baik untuk tidak acak acakan seperti sebelumnya.
Setelah iru Yunhoo menuntun Akila berjalan menuju ke sebuah pedaga Kaki lima yang menjual Es Krim.
Dia membeli 2 potong untuk dirinya dan Akila.
Akila yang merasakan makanan lezat seperti yang di dekskripsikan Yunhoo tersenyum dan meminta nya menambah.
“Huft….baiklah” ucap Yunhoo yang tersenyum sembari menghela nafas dengan tingkah konyolnya itu.
Dengan nafsu makan yang tinggi itu akila terus memakan dan meminta menambah Secara terus menerus hingga waktu menjadi larut.
……
Pagi hari.
Setelah beristirahat kurang lebib satu hari, Yunhoo dan akila bangun.
Dia menatap akila yang tidur seperti anak kecil itu dengan iler mengalir di Mulutnya.
Yunhoo membangunkannya dan menyuruhnya mencuci mukanya.
Setelah mencuci muka nya , mereka keluar dari Rumah Yunhoo dengan Pakaian yang cukup rapih dan simple.
Yunhoo mengenakan jaket abu-abu dan Akila mengenakan Pakaian nya yang Sebelumnya sering ia kenakan dengan Jubahnya.
Itu adalah pakaian Yang nampak seperti gaun yang pendek tetapi cukup indah.
Dia juga mengenakan Beberapa Anting yang menggambarkan Naga di telinga nya dan menutupnya dengan Jubah hitam pekat.
“Mari jakan” ucap Yunhoo yang mulai melayangkan Tubuhnya dan terbang menggunakan kemampuan Windnya.
Yunhoo juga membantu Akila terbang dengan kemampuannya dan membawanya Hingga ke kota.
Setelah sampainya di Kota, Yunhoo menyuruh Akila untuk bersembunyi sebentar di bayangannya dan Yunhoo berbaris mengantri untuk memasuki Cek pemeriksaan Untuk masuk Dimensi kebebasan.
Setelah antrian yang larut iru perlahan-lahan habis kemakan waktu , tihalah Akhirnya Antrian sampai di Yunhoo.
Yunhoo memberikan Kartunya Untuk di Tempelkan ke sebuah Alat Registrasi dan pencatat Kemasukan.
Setelah iru selesai Yunhoo memasukinya dan menatap pemandangan Kota indah dengan Hawa segar itu.
Kota ini jauh Lebih Indah memang dengan hawa segarnya.
Bahkan Aliran Mana di Sini sangat kaya Hingga membuatnya membeludak seperti Ruangan Putihnya.
Yunhoo mengeluarkan Akila dari bayangannya dan bayangannya yang mulai mengelilingi dan menutup tubuh Akila itu perlahan lahan menghilang.
Tubuh Akika mulai terbentuk dan berdiri tagak di ikuti Bayangan yang Hilang secara penuh/
“Apakah Kita akan memulai nya!! Memulainya?!!!” Tanya akila yang bersemangat.
“Ya, kita akan memulainya, tapi kita harus ke Pedagang Informasi dulu sebelum ke sana.” Ucap Yunhoo tersenyum dan berjalan sembari menaruh kedua tangannya di Belakang kepalanya.
“Ehhh…. Kenapa? Apakah ada yang kau perlukan?” Tanya akila .
“Ya aku hanya perlu menanyakan satu hal” ucap Yunhoo sembari berpikir.
Dia mengangkat alisnya dan mengerutkan nya lagi sembari terus berpikir.
Yunhoo juga diam sejenak dan melanjutkan jalan nya kembali seperti orang yang sedang mempunyai banyak Pikiran.
Tanpa banyak waktu yang terbuang Yunhoo tiba dan mwnatap swbuah bangunan yang sudah Lama tidak dia tatap.
Bangunan yang pertama kali Yunhoo datangkan di Dimensi ini.
Pedagang Informasi.
Yunhoo menghela nafasnya menyiapkan Mentalnya sejenak dan berjalan ke meja respsionis sembari mengantri dan menunggu.
Di sisi Lain Akila yang dari belakang menunggu sembari menatap-natap sekitar nya.
Dia menatap ke bangunan itu san seisi Nya.
Mulai dari tanaman san beberapa lainnya dia menatap
Meski dia tidak memegang nya Akila hanya menatap Cukup dekat dan memegang Dagu nya .
“Sungguh Tanaman yang menarik” ucap akila yang menatap tajam ke tanaman itu.
__ADS_1
Di sisi lain tanaman itu yang terasa tertekan itu , berkeringat seakan-akan dia mempunyai insting hidup ,meski tidak terlihat jelas, tanaman itu jelas pucat setelah di tatap Akila Dengan kedua matanya itu