
Setelah dua hari mengulangi hari yang sama , akila Sembuh secara Total.
Yunhoo menatap Dia berdiri liar dan berjalan jalan mengitari kamar Kecil ini.
Kebetulan sebelumnya Yunhoo juga menambahkan Waktu Penginapan Mereka satu hari untuk pas dengan waktu penyembuhan Akila.
Setelah Menatap berdiri dengan baik dan Tubuhnya juga sudah membaik.
Yunhoo berdiri.
Jiwoo yang di sisi lain bersembunyi di bayangan Yunhoo mulai tertidur lelap karna terlalu lelah Menyembuhkan Akila.
“Oh?…. Apakah itu kekuatan bayangan” tanya Naga polos itu ke Yunhoo.
Yunhoo mengangguk tanpa mengungkapkak suaranya dan berjalan keluar ruangan.
“Gunakan jubahmu” Ucap Yunhoo yang menutup kepala Naga bodoh itu dengan Jubah nya.
Jubah itu sudah di bersihkan dengan baik dan bersih mengkilap seperi baru.
Akila hanya bisa cemberut dengan kesal dan mengiyakan Ucapan Yunhoo.
Selama berapa hari ini Naga itu juga menjadi semakin penurut seperti anak kecil yang begitu bodoh.
Yunhoo bahkan sedikit takut bagaimana Jika yang menemukan Akila bukanlah dia.
Dia mungkin Khawatir bahwa Naga ini akan menjadi Pengacau dan pembuat onar yang di Kuasai Oleh orang lain.
Meski dia adalah Naga jika ucapannya benar dia masihlah tahap proaea Untuk menjadi Dewasa.
Dia masih Begitu Lemah dan mempunyai Kepribadian yang belum cukup dewasa.
Ya masih lemah…..
Jika menurut standar Naga Mungkin itu benar.
Tapi Level 300 Untuk Standar Yunhoo adalah hal bodoh Untuk menganggap Makhluk penghancur ini dengan sebutan Lemah.
“Hah …. Jangan Buat masalah, kau bilang ingin Membantu ku kan?” Ucap Yunhoo ke Akila sembari memegang pipinya dan menarik nariknya dengan kesal.
“Awwww!! Ini sakit ! Baiklah sebagai Naga yang terhormat aku akan membantu mu!” Ucap Akila dengan bangga yang sudah bisa bebas dari rasa sakitnya itu.
Yunhoo hanya bisa menghela nafas dan menatap akila.
“Baiklah Naga Terhormat Bagaimama Jika kau Ikut dengan ku ke dunia ku?” ucap yunhoo menatap ke akila yang menatap ke Bawa penginapan yang cukup ramai.
Dia memasang ekspresi senang karna dia sudah terkurung begitu lama di Kamar kecil itu.
“Apa? Apa kau bilang?” Ucap Akila bertanya ke Yunhoo .
Dia bertanya dengan bingung karna tidak mendengarkan Ucapan yang Yunhoo ucapka kepadanya.
“Apakah kau Ingin Ikut Ke Dunia ku?” Tanya Yunhoo dengan serius sembari menyilangkan tangannya dan menatap sinis ke Akila.
“K-ke dunia mu?! Wah….. aku ingin! Sehebat apa dunia mu? Apakah itu ada makanan lezat? “ tanya Akula dengan ekspresi seriusnya dengan Iler di Mulutnya.
Dia membuat wajah penuh rasa penasaran dengan Cahaya bintang-bintang kecil di matanya.
“Kenapa aku merasa naga ini semakin memburuk Kepribadiannya ya?…” Ucap Yunhoo yang merasa Jijik dan sedikit pucat di wajahnya.
“Ya itu banyak, kau bisa mencobanya di sana” ucap Yunhoo.
“Oh! Kalau begitu mari pergi! Kau tak perlu membuang waktu terlalu Lama !” Sembari menarik kerah baju Yunhoo dia berlari sangat cepat menyeret Yunhoo di tangannya.
Dia berlari tanpa ampun dan terua berlari seakan akan mengetahui jalannya.
Dia berlari memutari Kota yang panjang itu dengan Ekspresi penuh kebahagiannya .
Yunhoo di sisi lain yang di seret Naga berkekuatan Level 300 Itu merasa mual dan pucat di wajahnya.
__ADS_1
Jiwa nya terasa melompat keluar dari tubuhnya dan dia berdiam sembari terus di seret Akila.
“Ah…. Mungkin aku akan mati” Gumam Yunhoo dalam keadaan Pucat dan mual itu.
Dia memuntahkan seteguk Makananya dan beberapa cairan coklat menjijikan keluar dari mulutnya.
Dia masih di seret dalam keadaan yang sangat cepat itu.
Cairan cairan menjijikan Itu keluar dari Mulutnya dan bersarang jatuh di bajunya Hingga ke tanah.
Yunhoo hanya bisa berdiam pucat dalam keadaan muntah dan Jiwanya yang terus melayang keluar dari tubuhnya itu.
……
Bumi /Dunia Asal Yunhoo
Yunhoo membuka matanya mematap langit yanh begitu cerah menghiasi Paginya.
Dia menatap banyaknya player yang hadir di sekitar Portal dan Kota ini.
Itu begitu ramai di penuhi player yang menggunakan Pakaian dan perlengkapan yang bervariasi.
Mulai dari tombak dan perisai serta beberapa lainnya.
Saking banyaknya Kota ini juga terasa semakin ramai saja di lihat-lihat.
“Wah…. Hebat sekali” ucap akila yang menggunakan Jubah menutupi Wajahnya dan berdiri di samping Yunhoo.
“Apakah kau Tinggal di dunia ini?” Tanya Akila.
“Ya aku tinggal di dunia ini.” Ucap Yunhoo sembari berjalan keluar dan menuju Guild Agh untuk menemui Pak tua Kwon.
“Apakah kita akan makan? “ tanya akila yang begitu bersemangat untuk memakan, makanan di dunia Yunhoo.
“Tidak, kita akan makan nanti, aku ingin segera menemui Seseorang” ucap Yunhoo yang sudah sampai dan berdiri di Guild agh.
Tanpa basa basi Yunhoo memasukinya.
Seperti biasa itu tidak ada teguran dan beberapa Pegawai telah mengenal Wajah nya dengan baik.
Yunhoo menaiki Lift memilih Lantai dan menunggunya.
Di sisi lain Akila yang terkesan dengan Teknologi dunia Yunhoo memandang dengan Bingung alat apa yang mereka sedang pijakkan.
Dia terus menatap bamyaknya bangunan aneh dan alat-alay aneh.
Itu membuatnya semakin pemasaran apa yang ada di dunia Yunhoo.
Mulai dari peralatan dan hal lainnya itu begitu luar biasa dan Indah.
Akila yang melihat Dunia Modern untuk pertama kalinya tidak bisa tidak kagum dengan keindahan dan beraneka Ragam banyak hal yang ada.
Mulai dari Pakaian mereka dan beberapa hal lainnya.
Itu benar benar hebat.
Yunhoo yang telah tiba di lantai yang ia pilih berjalan memasuki Lorong Panjang penuh dengan Ruangan dan Langsung masuk ke Ruangan Pak tua Kwon.
“Hm?….” Pak tua Kwon menatap Yunhoo yang masuk dengan seorang yang menggunakan Jubah aneh menutupi wajahnya.
“Kau terlihat baik” Ucap Yunhoo menatap Pak tua Kwon yang masih sibuk Mengurus banyaknya Dokumen di mejanya.
“Ya kau lihat? Aku cukup sibuk di sini” Ucap Pak tua Kwon dan menaruh Kertas dokumen itu dan berjalan ke sofa dan duduk di sebrang Yunhoo.
“Apakah kau menemukan sesuatu yang aneh” tanya Yunhoo.
“Hm?….. kau datang dan langsung menanyakan hal aneh? Apakah kau khawatir akan sesuatu?” Tanya Pak tua Kwon itu ke Yunhoo.
“Yah aku tidak khawatir aku hanya berpikir bahwa Mungkin Serikat Pembunhn sudah Mulai bergerak.” Ucap Yunhoo yang menyilangkan kakinya dan menaruh pipinya dan bersandar di tangannya.
__ADS_1
“Oh?…. Apakah kau berbicara Tentang Petinggi Dark yang Tewas?” Tanya Pak Tua Kwon itu ke Yunhoo sembari memegang dagunya dan berpikir sejenak sebelum berbicara.
“Ya, karna Doo Songhyuk telah membalaskan dendam nya ku Pikir sekarang yang akan balas dendam Adalah Pihak Serikat Pembunuh, tapi siapa sangka bahwa mereka akan diam saja.” Ucap Yunhoo yang bergumam dengan wajah bosan nya dan menyandarkan punggunya ke Sofa yang empuk itu.
“Hahahahaha, kau benar benar berpikir hal yang menarik ya…. Kenaoa kau berpikir begitu? Bukankah tidak ada banyak alasan Untuk mereka balas dendam?” Tanya Pak tua Kwon yang tersenyum dan tertawa itu.
“Ya kau benar, tapi menurut ku Keterikatan mereka Mungkin Cukup kuat Untuk Bisa di Bilang saling menghargai Teman .” Ucap yunhoo sembari menghela nafasnya dan Menatap langit langit gedung.
“Hum…. Itu memang hal menarik, apakah kau akan mengurusnya?” Tanya pak tua Kwon.
Yunhoo menggelengkan kepalanya dan berdiri sembari berjalan ke kaca lebar yang memperliahtkan Kota.
“Aku akan sedikit sibuk Untuk tetap berada di Dimensi Kebebasan.” Ucap Yunhoo.
“Baiklah…. Kau repot repot ke sini pastinya kau akan di sini untuk berapa hari bukan?” Ucap Pak tua Kwon yanh sudah terbiasa dengan Sikap Yunhoo dan berjalan ,berdiri di samping Yunhoo.
“Aku akan mengurusnya, kau tak perlu Khawatir” ucap Pak tua Kwon itu yang tersenyum dan menepuk Pundak Yunhoo.
“Ya aku tidak akan khawatir Jika kau bicara begitu, lagian kau adalah player yang Lulus skenario.” Ucap Yunhoo yanh melepaskan tangan Pak tua itu dan berjalan bersama akila.
“Kau sebaiknya beristirahat dengan baik pak tua, wajah Muda mu terlihat begitu buruk.” Ucap Yunhoo yang mengejek pak tua Kwon.
Pak tua Kwon hanya tertawa dan tersenyum.
“Ya aku akan berusaha Beristirahat dengan Baik” Ucap Pak tua itu.
Setelah pergi meninggalkan Gedung Guild Agh Yunhoo dan Akila pergi membeli beberapa makanan kecil untuk di makan .
Yunhoo menyalakan Ponsel nya yang sudah terasa cukup lama dia tidak kenakan.
Dia segera mencari satu Kontak dan meneleponnya.
Dia menelepon Yunhwa dengan ponselnya.
Setelah menunggu beberapa detik Telpon itu tersambung dan Suara Yunhwa terdengar.
“Kakak! Apakah kakak sehat?” Tanya Yunhwa yang bersemangat itu.
“Ya aku sehat, bagaimana dengan Yunhwa?” Tanya Yunhoo kepada Yunhwa.
“Aku sehat! Sekarang aku sedang bersama Kak Mina dan Namwoo! Apakah kakak Ingin bertemu?” Tanya Yunhwa.
“Ya, bisakah kita bertemu?” Tanya Yunhoo sembari tersenyum dan menunggu balasan Yunhwa.
“Ya! Ya! Bisa kakak , kak Mina juga sepertinya merindukan Kakak!” Ucap Yunhwa.
Di sisi lain Yuu Mina yang merasa malu marah ke Yunhwa dan mngeluarkan amarahnya yang besar itu.
“Siapa juga yang merindukan nya! “ ucap Yuu Mina yang memerah kesal.
Sikapnya masih sama sepertinya biasanya memiliki Wajah dingin dan sikap dingin.
Dia benar-benar masih tampak anggun dengan pedang panjang di pinggang nya dan mata nya yang bersinar lebih terang.
Di sisi Lain Namwoo yang terlihat tampak energi itu mendengarkan dari samping dan merasa bersemangat setelah mendengar penelppn Itu adalah Yunhoo.
Dalam keadaan Lesuh nya di Mana dia menjalani Skenario panjang dan banyak hal terjadi, dia begiu lelah dan menginginkan Bertemu dengan Yunhoo.
Tidak …. Dia hanya Ingin bertemu Yunhoo!
Bagi nya yang begitu menikmati Menjalani Skenario Bersama Yunhoo dia mengerti bahwa apapun yang dia jalani bersama nya menjadi lebih Mudah dan lebih baik.
Ketika yunhoo tidak ada itu Terasa begitu melelahkan dan memakan banyak waktunya.
Selain itu bahkan dia juga masih begitu lemah untuk bisa bertarung dengan baik.
“H-hyung! Aku sangat metindukan mu Hyung!!! Mari bertemu!” Ucap Namwoo yang menarik Ponsel dari tangan Yunhwa.
Yunhwa mengambil lagi dengan paksa dan merebut Ponsel itu.
__ADS_1