Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Putaran Pertama Zombie


__ADS_3

Untuk Membantu mandukung author Jangan Lupa Berikan** Like Tinggalkan Komen dan Berikan Vote pada karya author ,Setiap dukungan dari kalian akan membantu menyemangati author dan membuat author lebih bersemangat lagi Dalam Membuat Karya-karya lainnya dan Bab selanjutnya.**


🌿🌿🌿🌿☘️☘️☘️☘️☘️


Kerumunan Zombie itu sudah sangat dekat mereka telah sampai di depan setiap 6 pintu masing-masing.


Jumlah mereka juga terlihat sangat banyak.


Kecuali skill Aoe ,cukup susah mengatasi musuh yang banyak dengan jumlah hanya dengan 4 orang.


Setiap player di setiap sisi juga mulai menyerang dan tidak membiarkan Zombie itu masuk.


Skill demi skill terus keluar dan mereka juga menyerang dengan senjata mereka untuk tidak membiarkan Zombie lewat.


Tergolong mudah Zombie yang hadir di sini dan tidak sulit, meski Zombie tidak terlalu sulit masalahnya adalah Jumlah mereka yang terlalu banyak.


Para Zombie bukan hanya tidak memiliki Akal tetapi mereka tidak merasakan sakit dan hanya terus maju dan menyerang.


Bahkan meski tangan mereka copot dan kaki mereka patah mereka tidak akan kabur dan terus maju dengan gila.


Dan juga Zombie itu bahkan menggunakan Sesama Zombie untuk melindungi dirinya dan maju dengan tameng sesama Zombie nya.


Ini lebih mengerikan lagi untuk bahkan bisa di anggap mudah.


Memang mudah jika orang yang hadir untuk melawan cukup stabil dan seimbang.


Tapi bagaimana bisa Ribuan Zombie di bandingkan hanya dengan 24 orang di arena ini?


Terlalu sulit untuk bisa selamat , bahkan player di sini berkemampuan yang berbeda -beda dan tidak semuanya kuat.


Benar …. Terlalu sulit.


Itu adalah nyatanya.


Bahkan bagi Yunhoo sendiri itu sulit.


Yunhoo bukanlah dewa keajaiban yang dapat menyelamatkan semua orang di sini.


Dia bukanlah dewa perang yang dapat membantai semua musuhnya.


Dan dia juga bukan Seorang Dewa Kebijaksanaan untuk dapat memikirkan bagaimana Solusi dari semua masalah di depannya.


Yunhoo hanyalah seorang pembaca yang sangat menyukai novel dan cerita.


Bagi Yunhoo semua ini tidak lain adalah proses dari Cerita.


Tetapi ketika cerita itu dia tidak menyukainya……


…...Dia akan mengubahnya.


Aliran mana yang mengalir di pedang Yunhoo bergerak melingkari pedang nya dan Yunhoo bergerak dengan cepat .


Dia menghunuskan pedangnya tanpa pandang bulu dan maju sendiri.


Pengguna perisai yang sebelumnya tidak mengira yunhoo sehebat itu juga terpana dan menatap nya diam.


Dua orang lainnya juga membantu dari kejauhan kebetulan kedua lainnya adalah pengguna Sihir dan Healing Magic.


Pengguna perisai itu juga mulai keluar dengan perisai kebanggaannya dan maju melindungi sisi samping Yunhoo.


Yunhoo membakar dengan Hell Fire pekat nya itu membakar dengan membabi buta di setiap Lingkungan.


Mungkin orang yang melihat itu terlihat seperti kebakaran besar yang di kelilingi oleh api di mana pun.


Api dengan panas yang sangat kuat dan lebih menakutkan dari api apapun .


Api yang selalu di bayangkan manusia sebagai Tempat penyiksaan terbaik dan menghukum orang-orang yang berdosa.


Inilah hasil dari adanya api Hell Fire.

__ADS_1


Bahkan dua orang yang membantu mereka dengan sihir di kejauhan juga terkaget dan terpana dengan pesona Yunhoo.


Wajah nya yang tampan dan pedang nya yang begitu elegan .


Di iringi oleh api yang terus bersamanya dan membakar semua musuhnya.


Bagaimana mereka bisa menilai kekuatan ini.


Mereka seperti melihat jenius yang di lahirkan dengan bakat api .


Bagi mereka yang masih cukup awam di dunia ini, ini benar benar hebat.


Meski begitu Jumlah Musuh masih sangat banyak.


Yunhoo bergerak lagi memotong dan memenggal semua kepala Zombie yang sangat banyak itu.


Memang mustahil meski dengan kekuatan nya.


Musuhnya terlalu banyak, bahkan untuk mengambil Nafas saja itu terlalu sulit.


Tangan Yunhoo berdarah itu terluka di sekitar siku belakang Hingga ke bahu belakang.


Darah mengalir di tangannya dan menjatuhkannya ke pedangnya.


Pengguna Healing Magic yang meliaht itu merapalkan Matra dan Sihir Penyembuh.


Sihir penyembuh terbentuk dan Tangan Yunhoo kembali seperti semula meski rasa sakit itu masih sedikit terasa .


Yunhoo membuka tas sistemnya kali ini dia mengambil pedang lagi.


Pedang yang tidak terlalu bagus dan tergolong dalam hal biasa saja.


Yunhoo menggenggam kedua pedang itu dan berdiri sembari berkeringat menatap Zombie di depannya.


“K-kau bisa menggunakan dua pedang?” Ucap pengguna perisai bertanya ke Yunhoo.


“Sekarang harusnya akan di mulai bukan?” Ucap Yunhoo dalam hatinya .


Yunhoo mengibaskan pedangnya berputar putar dan memebas setiap Zombie.


Beberapa Zombie menerkam dan menahan pergerakan Yunhoo dengan tubuh mereka.


Beberapa Zombie lainnya Juga berusaha melewati Yunhoo dan Menuju ke dua orang dua belakang mereka.


Jumlah nya masih terlalu banyak.


Entah sudah berapa banyak zombie yang dia kalahkan, mayat yang bertebaran di mana mana dan menumpuk.


Mayat itu terbakar habis oleh Hell Fire Yunhoo dan membuatnya tidak tersisa sedikit debupun.


Jika mayat itu di diamkan mungkin akan dapat membuat Kastil Penuh mayat dan menjulang tinggi seperti menara.


Yunhoo menambahkan Skill Anginnya mendorong semua Zombie yang menghalanginya dan bergerak menebas beberapa Zombie yang melewati dirinya.


“Cih terlalu banyak” ucap nya sembari terus menyebar mana nya dan mengintimidasi Zombie .


“T-tuan bisakan Anda menahan? Kamu perlu meminum ramuan Pemulihan Mana” ucap dua orang di belakangnya yang terkapar lemah dan lemas .


Wajah mereka cukup lesu dan meraka tidak mampu berdiri dan berlutut di tanah.


“Baiklah tapi tanpa bantuan mu ini cukup sulit” ucap Yunhoo sembari mengibaskan pedangnya dan menghapus darah di bilah pedangnya.


“H-hei Jimie ini terlalu sulit bisakah kau segera datang dan membantu?” Ucap Pengguna perisai itu mengaktifkan Barier Shield besar dan menahan Zombie yang berkerumun itu.


“Huft…. Exp… ini adalah exp mari berjuang lebih keras” ucap nya dalam hatinya dan datang membantu Pengguna Perisai itu.


Ketika Shield itu di hancurkan Api menyebar dan Mana yang menyebar seperti tebasan angin mulai terbang dan membelah Zombie itu menjadi dua bagian dan memotong tubuh nya seakan akan itu potongan roti yang empuk dan halus.


Ini adalah pertama kalinya Yunhoo berjuang cukip keras untuk menghadapi Skenario.

__ADS_1


Jika di pikirkan dari awal dia memang aneh, dia tidak dapat begitu pandai menggunakan pedang, tetapi ketika dia memegangnya dia terasa sedikit memahami bagaimana cara menggunakannya.


Mungkin ini pertana kalinya dia berjuang cukup keras untuk bisa meningkatkan dirinya dan menaikkan Level dan Stat nya.


Skill nya juga terlalu rendah terutama di bagian Kekuatan Helll Fire Dan Wind.


“Mari terus membasmi hama-hama ini” ucap nya dengan lantang.


“Huft…. Ku pikir kau orang yang pendiam ternyata kau menyembunyikan semangat besar mu ini ya?” Ucap Pengguna perisai itu dengan senyumannya dan menuangkan mana ke dalam perisai dan pedang nya.


“Aku akan menemani mu berpesta kawan ku” ucap nya dengan semangat yang membara dan berlari ke sisi samping Yunhoo.


Dua orang yang sedang duduk dan meminum Potion pemulihan juga bangun kembali dan mulai membantu dan merapalkan sihir mereka.


Mulai dari Buff dan sihir sihir serangan lainnya.


Dan juga sihir penyembuhan yang cukup efektif untuk mengatasi luka luka kecil dan ringan yang ada di tubuh.


Kali ini yunhoo menyerang lagi dengan efek buff nya dan bantuan sihir yang di terima dari dua oranh di belakangnya.


…….


Setelah menghabiskan waktu cukup lama Untuk menyerang dan melawan Zombie yang tidak ada habis-habisnya itu.


Yunhoo dan yang lainnya terkapar lemah dan Berkeringat menatap sisa-sisa zombie yang masih sangat banyak.


Dua pengguna sihir dan healing magic itu telah kehabisan Mana nya dan Potion.


Mereka bahkan tidak dapat berdiri dan untuk melihat saja cukup sulit.


Pengguna perisai juga terbaring lemah dan berlutut dengan Perisai nya yang tertancap di depannya.


Hanya Yunhoo yang masih berdiri dengan Kondisi yang tidak cukup baik.


Jika di lihat beberapa Player dari gerbang lainnya Juga mencapai batas mereka untuk melawan para Zombie itu.


Yunhoo dengan darah yang keluar dari kepalanya dan Tangannya dengan Kondisi kehabisan Mana dan cukup lelah.


Pemakaian mana nya terlalu boros dan pemulihan mana nya tidak dapat menanggung dan beriringan dengan mana yang ada di tubuhnya.


“Sial, aku harus lebih cepat mendapatkan item untuk menyatukan Dimensi ini” ucap nya dengan kesal.


“Master apakah tidak sebaiknya aku membantu?” Ucap Jiwoo yang berada di dalam Bayangannya.


Jinhoo juga yang berada di bayangannya mengangguk dan mengucapkan kalimat yang sama terhadap Yunhoo.


“Tidak seharusnya sekarang sudah saatnya” jawab nya sembari menaruh senjatanya.


Zombie itu mulai berlarian dengan Jumlah yang sangat banyak ke arahnya.


Yunhoo menatap Zombie itu yang berdatangan dengan wajah nya yang babak belur.


Duar!


Sebuah ledakan terjadi di atas Arena yang jauh seperti kembang api yang sangat indah dan banyak.


Ledakan itu menjatuhkan Garam yang Yunhoo berikan ke Pengguna panah itu.


Yunhoo tersenyum melihat tangan Zombie di depannya berhenti .


Itu tepat di depan matanya dan hampir sampai tepat dan menancap ke arah matanya.


Zombie itu berhentu sejenak sebelum menjadi kacau seperti di rasuki oleh sesuatu.


Garam itu terus berhamburan seperti bintik bintik kecil yang melayang di udara.


Itu berjatuhah ke setiap sisi bukan hanya di Pintu Yunhoo tetapi ke setiap sisi pintu di arena dan luar arena.


Kali ini Zombie yang tersisa saling memukul dan bertarung tanpa henti, pemandangan ini cukup mengerikan jika di tonton tetapi cukup menghibur dan mengisikan waktu luang nya.

__ADS_1


__ADS_2