
Untuk Membantu mandukung author Jangan Lupa Berikan** Like Tinggalkan Komen dan Berikan Vote pada karya author ,Setiap dukungan dari kalian akan membantu menyemangati author dan membuat author lebih bersemanbat lagi Dalam Membuat Karya-karya lainnya dan Bab selanjutnya.**
🌿🌿🌿🌿☘️☘️☘️☘️☘️
‘Ada apa dengan nya? Bukankah kakak Bilang bahwa biarkan saja dia Untuk menjadi pemimpin? Tapi apa yang terjadi? Kenapa orang sepertinya di biarkan menjadi pemimpin? Aku tak mengerti mengapa kakak melakukan nya’ Batin Yunhwa
‘Dengan Ekspresinya itu yang dapat dengan mudah di lihat, bukankah Dia sudah jelas terlalu Buruk menjadi pemimpin? Atau karna aku menjadi Raja aku bisa merasakan hal Emosional lainnya?’
‘Aku tidak mengerti tapi kakak Tidak Menyuruhku untuk Kalah, dan Kak Mina Juga bilang Untuk tetap menjadi raja dan merahasikan Identitas Kita jadi aku akan melakukan nya!’
“Kahahahahaha, Ada apa? Apa kau takut dan bersembunyi di balik Beruang besar mu itu?” Ucap Tiytiz dengan semangat membara nya membakar seisi Ruangan Dengan Sihir nya.
Tiytiz menggengam pedang nya berlari sekuat tenaga dan menyerang ke arah beruang yang berdiri di depan Yunhwa.
Pedang nya bergerak cepat tidak hanya itu kekuatan Mana yang mengalir di situ cukup kuat untuk mendaratkan Luka yang cukup fatal untuk beruang itu.
Benar benar hebat Jika melihat pertarungan itu.
Mungkin Untuk Player dengan Rank rendah mereka akan merasakan perbedaan besar dengan kemampuan Rank A.
Pada dasarnya Rank A memang tidak lain dan tidak bukan hanya candaa semata.
Sosok yang berdiri Menjadi Rank A dengan Bakat mereka tidak dapat mudah untuk di capai.
Bukan hanya bisa di capai hanya dengan menaikkan Level yang sama.
Inilah mengapa terkadang Meski Level orang sama tapi kekuatan mereka berbeda.
Tiytiz Menaikkan tempo nya mengambil inisiatif untuk memimpin Pertempuran ini.
Meski beruang bisa sembuh membutuhkan waktu yang cukup lama untuk nya sembuh.
Untuk menyembuhkan Luka Ringan seperti goresan yang tidak cukup dalam ,Mungkin Membutuhkan 2 Detik untuk sembuh.
Tapi berbeda ketika melawan Rank A seperti ini.
Rank A adalah player yang sangat kuat.
Meski Pengukuran yang di Ukur masihlah Tahap Awal seseorang dengan Rank tinggi akan membawa perubahan berbeda dengan Rank di bawah mereka.
Benar, Hanya dalam Hitungan detik Pertempuran yang di lakukan Player Rank Tinggi sangat penting.
Bahkan Dalam dua detik itu, lengah sedikit dapat mati dan tertebas.
Meski Beruang itu Kuat Bukan berarti Player Rank A itu lebih lemah dari nya.
Benar satu tebasan mematikan yang dapat membuat beruang itu Jatuh dengan mudah pada dasarnya Tidaklah Sulit.
Tebasan Yang cepat dengan kekuatan Sihir yang meluap mulai merobek Bagian Perut depan beruang itu.
Luka yang di terima beruang itu cukup banyak untuk menyembuhkan mereka semua di butuhkan banyak waktu.
Tiytiz Adalah Player Rank A dengan Kemampuan Kecepagan yang tinggi
Meski seni berpedang nya tidak cukup hebat Kekuatan nya yang kuat dan kecepatannya mengimbangi seni Berpedang nya yang buruk.
Dengan itu meski pedang nya tidak terlalu Indah dan Banyak Celah Bukan berarti dia Lemah.
Benar,Hanya dengan Kekuatan nya Dia bahkan Bisa sampai di Rank A.
Tidak lah heran Jika Nanti di masa depan dia bisa menjadi Ranker Hebat dengan kekuatannya.
“Fufufu hebat , bagaimana menurut mu Jinhoo?”
Yunhoo berbicara sembari memakan Cemilan kecil bersandar bersama Jinhoo dan Jiwoo.
“Dia memiliki kebencian yang dalam master” Ucap Jinhoo.
“Hohoho, kebencian? Sepertinya memang begitu. Raut wajah itu benar benar seperti mempunyai Banyak kebencian”
“Tapi menurut mu bagaimana? Dia menarik bukan? Sepertinya Beruang itu akan kalah Jika terus seperti itu” Ucap Yunhoo
“Menurut ku tidak begitu master, Malah sebaliknya ,sepertinya Orang itu yang akan segera kalah”
__ADS_1
“Oh? Jinhoo apakah menurut mu begitu? Baiklah mari kita lihat lagi” Ucap Yunhoo sambil tersenyum dan mengarahkan pandangan nya lagi ke bawah di tempat Yunhwa dan Tiytiz bertarung.
Pedang yang cepat mengarah sekali lagi ke Luka luka di perut Beruang itu.
Luka itu membesar darah bercipratan di mana mana.
Daging daging terkoyak meski begitu penyembuhan yang mengerikan itu benar benar seperti babi gila tanpa ampun.
Penyembuhan itu terus menyembuhkan luka luka yang tidak masuk akal itu secara terus menerus.
Entah seberapa luka apapun yang di berikannya hanya akan sembuh dan sembuh lagi.
Mungkin ketika salah satu bagian Badan terputus tidak dapat di sembuhkan tapi satu hal yang pasti.
Memutus salah Satu Bagian badan beruang itu adalah hal yang mustahil bagi Tiytiz.
‘Sial ini gila, Siapa perempuan gila yang mensummon Beruang ini? Bahkan dia tidak terkenal identitas nya ,tapi apa apaan ini? Monster sehebat ini dia memiliki nya?’ Batin Tiytiz sembari terus menyerang dengan Pedang nya.
“Kk-kau kau takut ya? Kenapa kau hanya Terus berada di belakang Beruang mu?” Ucap Tiytiz dengan keringat Nya yang mengalir di sekujur tubhh nya.
Tiytiz berhenti sejenak melihat beruang itu terus memulihkan dirinya perlahan lahan.
“Cih tidak ada istirahat kah?” Batin Tiytiz dan melompag lagi menuju ke beruang itu.
Pedang itu menusuk perut Beruang itu dan di tarik ke atas membuat sobekan yang cukup besar.
“Kargkkkk”
Beruang itu berteriak dengan sakit darah nya yang mengalir dan meringkuk lemah di hadapan Tiytiz.
“Mari berhenti bermain main”
Tiytiz berdiri di Atas Beruang yang meringkuk lemah itu dan menatap Yunhwa dengan pedang di tangan nya .
Pedang nya di liputi darah merah mengalir pelan ke tanah.
Darah dari beruang Milik Yunhwa yang sekarang berada di bawah nya.
“Bukankah semuanya melihat? Menurut kalian bagaimana? Apakah dia berhak menjadi Raja?”
Tatapan semua player menekan Yunhwa memberikan tatapan aneh ke arahnya.
Mungkin ketika dia tidak memakai Mahkota ini dia akan sedikit takut.
Tatapan aneh di mana semua player menatap nya seperti menatap sampah.
Semua player berbisik berbicara tentang nya.
Yunhwa mengetahui semua itu.
Dia tahu tatapan dan bagaimana perasaan para Player.
Tapi ada beberapa player yang tidak menatapnya dengan begitu.
Mereka adalah teman teman nya
Yuu Mina yang berada jauh di belakang sana yang menunggunya bersama dengan Namwoo , Dan Ibu Yuu mina.
Dan terakhir dan juga orang yang paling dia percaya, Kak Yunhoo yang menunggunya.
Melakukan yang terbaik untuk mereka adalah hal yang bisa dia lakukan saat ini.
Dia tidak akan ragu lagi.
“Ah begitu?, menurut mu kau sudah mengalahkan nya? Tapi seperti nya belum tuh?” Ucap Yunhwa dengan Senyuman.
‘Sekarang Mari Mulai lebih serius’ Batin Yunhwa
Yunhwa mengalirkan Mana nya ke Dalam Tubuh Beruang itu dengan sangat mudah, dan luka luka yang belum sembuh itu sembuh dengan lebih cepat dan beberapa Serigala Juga Keluar dari bayangannya.
“Hah?”
Tiytiz terkaget melihat beruang bangun dengan Tubuh nya kembali seperti semula tanpa Luka dan beberapa Serigala yang keluar dari bayangan Yunhwa.
__ADS_1
‘Bukan Mensummon tapi menjinakan?’ Dalam Hati Tiytiz.
Beruang itu berdiri tegak dan Tiytiz juga sedikit menjaga jarak dari Beruang dan para serigala itu.
Sekarang pertarungan di mulai sekali lagi.
Mana yang mengalir Ke beruang itu juga terbagi dan mengalir ke arah beberapa serigala miliknya.
Kecapatan serigala dan kekuatan nya meningkat dengan peningkatan mana yang terus mengalir.
Penyembuhan Beruang itu Juga menjadi lebih cepat dan kekuatan nya menjadi lebih kuat.
“Huh, jadi selama ini kau hanya bermain main?” Ucap tiytiz sembari merasakan intimidasi yang kuat dari Beruang dan yang lainnya.
Yunhwa tidak menjawab sedikitpun ucapan Tiytiz, dan berfokus mengatur pengeluaran mana nya untuk Para monster yang dia keluarkan.
Sekarang yunhwa Menjadi lebih serius dan menatap ke arah Tiytiz.
Beruang mulai menyerang , mengambil barisan terdepan dan menarik fokus Tiytiz.
Untuk Tiytiz menghindar adalah hal yang tidaj mungkin dan satu satu nya jalan adalah dengan menyerang Beruang itu.
Meski beruang itu kuat tapi dia lelet.
‘Kau pikir dengan cara seperti ini kau akan menang?’ Batin Tiytiz
Tiytiz Mengalirkan mana di kedua kaki nya dan Pedang nya untuk memperkuat mereka .
Aliran biru mengalir di sekujur pedang nya dan kaki nya.
Aliran itu naik turun tidak terkontrol dengan baik.
Tiytiz mengambil langkah besar berlari dan menebas ke arah Perut beruang lagi.
Ting!
Suara pantulan pedang dengan kuku beruang terdengar.
Itu begitu nyaring…
Beruang memukul ke arah pedang Tiytiz dan membuat nya terlembak cukup jauh.
“Batuk!”
Tiytiz mengeluarkan batuk darah dari mulut nya dan bertekuk lutut di hadapan beruang itu.
“Apa? Apa ini?” Dalam hati Tiytiz.
“Darah? Kau bercanda bukan? Aku berdarah? Jal*ng ini sampe membuat ku berdarah?” Dalam pikiran Tiytiz
Baginya ini pertama kalinya.
Dia berdarah seperti ini adalah pertama kalinya dia rasakan.
Sudah kedua kali nya dia merasakan keyakinan nya di hancurkan.
Dan sekarang keyakinan itu ingin di hancurkan lagi?….
Bagi Tiytiz ini terasa sangat sangat seperti penghinaan.
Tubuh nya bergetar, dunia yang selama ini begitu mudah ternyata muncul tantangan yang sulit di depannya?
Apa apaan ini? Dia tidak paham…
Benar tiytiz benar benar tidak memahaminya….
Bukankah seharusnya Hanya Jal*ng Kecil yang bodoh yang ada di depannya?
Apa apaan ini? …..
Dia….
….. sangat kuat.
__ADS_1