
“Teori selanjutnya adalah mungkin skenario ini menguji Dan Membuat Kita saling berperang dan gila hanya karna makananan yang tidak ada” Ucap Sayu riz sembaru membacakan Semua tulisan yang tertulis di papan nya.
“Teori menguji ini lebih tepatnya mungkin bukan teori tapi ujian untuk kita, tapi aku tak begitu yakin apakah semua tebakan ini benar” Lanjut Sayu Riz sembari mengebawahi Papan yang dia pegang.
“Jika salah langkah mungkin ini akan mengancam dan juga kita masih tidak nengetahui apakah kita dapat bertahan untuk terus ke Wilayah berikutnya tanpa makanan, jika kita tidak Menemukan solusinya aku pikir kita akan mati kelaparan dan kehilangan pikiran duluan sebelum dapat menguasai 3 Wilayah sky Palace” Ucap Sayu Riz dengan tatapan seriusnya dan menatap ke arah semua yang duduk di meja dan yang lainnya.
“Huft… ini sungguh berat” Ucap Tiytiz
“Benar aku juga berpikir begitu” Jawab Kim Jangso yang duduk Dengan ekspresi seriusnya.
“Apakah tidak ada solusi lainnya? “ Tanya Jung-Goo ke Sayu Riz.
“Tidak ada” jawab Singkat dari Sayu Riz.
“Kugh… ini sungguh merepotkan” Sorak Dimhyun Jin dengan ketidakSenangan nya.
“Hei bukan itu sikap Pemimpin Yang seharusnya !” Ucap Park Jangsun sembari menegur Dimhyun Jin.
“Cih… jadi pemimpin apakah kita akan diam? Orang di sini terlalu banyak! bukankah kita butuh Solusi?” Tanya Dimhyun Jin Ke arah Tiytiz.
“Benar…. Kita butuh Solsui…” Ucap Tiytiz sembari menatap Yunhwa yang diam sembari menempelkan Pipinya ke tangannya.
“Huft… keadaan yang sulit, jika aku boleh menyarankan sepertinya ada satu solusi Untuk Masalah itu” Ucap Yunhoo sembari memegang Pipi nya dengan jari Tunjuknya.
“Oh? Apa itu?” Tanya Tiytiz dengan penasaran menatap ke arah Yunhoo.
“Bukankah ada Cara simple? Saling membunuh dan memakan daging orang yang mati bukankah itu lebih baik?” Jawab Yunhoo dengan tegas .
Beberapa orang tertegun dan terkaget dan serentak menatap yunhoo dengan tatapan membunuh.
“Begitu?… ide menarik , sepertinya daginh mu akan menjadi Yang pertama di Makan” Jawab Dimhyun Jin Dan membakar seisi Tempat rapat itu dengan Sihirnga.
Sihir besar menekan dan mengguncang Tempat rapat ini menekan Yunhoo.
Yunhoo terdiam dan tersenyum.
“Saya menantikannya” Jawab Yunhoo dengan senyumannya.
“H-hei kakak apa maksud ucapan mu itu!” Bisik Yunhwa ke Yunhoo.
“Fufufu, Tidak perlu khawatir aku hanya mendorong mereka” Jawab Yunhoo membisikkan Ke Yunhwa.
“Sepertinya kau benar benar memiliki pengawal yang Luar biasa hebat ya , yang mulia Ratu” Ucap Tiytiz sembari menaruh Jidat nya di kedua tangan nya .
“Huh… aku tidak suka dengan panggilan itu dan seperti yang ku bilang dia memang sedikit aneh” Jawab Yunhwa sembari menaruh tangan nya di kepala nya dan menghela nafasnya.
“Huft …. Baiklah sepertinya ini memang merepotkan tapi kita akan melakukan perjalanan Ke Wilayah ke 4 waktu Jam 12 malam tepat hari ini” Ucap Tiytiz.
“Apakah kau setuju? Yang mulia ratu?” tanya Tiytiz ke Yunhwa.
“Aku setuju, dan berhenti memanggil ku dengan sebutan itu, wajah mu membuat ku jijik kenapa kau tidak perlihatkan Diri mu sebelumnya “ Ucap Yunhwa dengan Muak dan berdiri dari bangkunya.
“Hahaha, tidak tidak aku mengalami Intropeksi diri yang signifikan dalam pingsan ku, sepertinya sifat keras kepala dan menyebalkan ku pun menghilang” Jawab Tiytiz sembari tersenyum.
“Konyol sekali, apakah manusia bisa berubah dengan mudah menurut mu?” Tanya Yunhwa ke Tiytiz.
“Memang tidak mudah, tapi nyatanya aku berubah seperti ini hanya dalam berapa jam” Jawah Tiytiz dengan tingkat Sok Imutnya itu.
Yunhwa: ^_^|||
“Lupakan, mengobrol dengan mu sama buruknya dengan mengobrol dengan babi”
__ADS_1
“Apakah babi bisa berbicara?” Tanya Dimhyun Jin dengan aneh menanya Yunhwa.
Yunhwa: ^_^|||
Yunhwa tidak membalas pertanyaan itu dan pergi bersama yang lainnya.
“Huh… hei Killy Apakah babi bisa berbicara?” tanya Dimhyun Jin ke Killy.
“……” Killy hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Dimhyun Jin.
“Hei Sayu Riz apakah Babi bisa berbicara?”
“……” sayu kembali diam persis seperti Killy dab memasang Wajah Kusut nya.
Dimhyun jin terus menanyakan pertanyaan yang sama ke pemimpin lainnya dengan wajah serius.
Tiytiz yang mendengar itu terdiam kaku seperti Tanah yang kehilangan Air nya.
……
“Nak Yunhoo, bisakah kita bicara sebentar?” Ucap Ibu Yuu Mina menatap pelan dengan ragu ke arah Yunhoo.
“Oh? Ya “ ucap Yunhoo singkat.
“Kenapa kau mengucapkan kata kata kejam itu Nak?” Tanya ibu Yuu Mina dengan khawatir.
“Ah , maaf membuat Tante mendengar kalimat itu, tapi aku tidak berniat buruk kok… ya aku hanya sedikit Membantu mereka dengan baik” jawab yunhoo dengan senyumannya.
“Begitu ya? Aku memang tidak dapat membantu banyak tapi Jika masalah makanan mungkin aku bisa memikirkan untuk membantu nya, skill ku juga berkaitan dengan makanan kok” Ucap Ibu Yuu Mina dengan khawatir nya dan menatap Yunhoo.
‘Hm….. yah ini memang kalimat yang tidak cukup pantas di bicarakan tapi baiklah’ Gumam Yunhoo dalam hatinya.
“Baiklah, maaf jika tante mendengar Kalimat tidak mengenakan tapi tante harus tahu bahwa dunia inii telah berubah tante” Ucap Yunhoo sembari berjalan ke sisi kaca di kastil yang memperlihatkan Pemandangan 10.000 Ribu Player itu.
“Baiklah” jawab Yunhoo dan pergi dari kastil itu.
Ibu Yuu Mina menatap Melihat dari belakang sisi Yunhoo yang berjalan itu.
Tubuhnya berjalan dengan rapih tetapi terasa sangat aneh.
Entah kenapa Ibu Yuu Mina merasakan perasaan aneh ketika menatapnya, Ibu Yuu Mina bingung dan tidak pahan tetapi di lain sisi dia juga ingin berusaha paham.
Entah apa maksud kalimatnya pasti itu adalah hal baik bukan?….
Dia hanya berharap bahwa itu adalah hal baik.
Baginya orang yang menyelematkannya dan orang yang membantu anak nya itu dia berharap bahwa dia tidak akan melenceng di jalan yang salah.
Mungkin hanya firasatnya tapi sikap nya terkadang cukup aneh dan terkadang juga baik.
Itu sulit di prediksi, sifat nya dan sikapnya terlalu misterius dan tidak di ketahui.
Entah kenapa mungkin terasa seperti itu…
“Hah….. sepertinya aku terlalu tua untuk memahami anak muda” Gumam Ibu Yuu Mina dan pergi meninggalkan Tempat itu.
Ibu Yuu Mina berjalan menghampiri lorong dan ruangan tempat di mana Yunhwa dan yang lainnya berkumpul.
“Yah… mereka semua terlihat bahagia” Ucap Ibu Yuu Mina dari kejauhan menatap Yunhwa ,Yuu Mina, dan namwoo.
“Ah tante! Apakah tante telah selesai berbicara dengan Kak Yunhoo?” Yunhwa mengeluarkan suara ya melambai ke arah Ibu Yuu Mina.
__ADS_1
“Ya aku sudah menyelesaikannya” jawab ibu Yuu Mina .
“Huhu, kemana kakak? Kenapa dia tidak ke sini?” Tanya Yunhwa ke Ibu Yuu Mina.
“Y-ya! Kemana Hyung! Kenapa dia selalu pergi seenaknya saja !” Ucap namwoo dengan wajah cemberut nya.
“Hahaha biarkan saja , dia pasti akan kembali” Ucap Ibu Yuu Mina sembari tertawa.
Yuu mina menatap dari kejauhan menyipitkan matanya dan menatap ke arah Ibunya.
“Apakah terjadi sesuatu? Pasti terjadi sesuatu kan bu?” Tanya Yuu Mina dengan tegas ke Ibu nya.
“Tidak kau, haha apa maksud mu Nak?” Tanya Ibu Yuu Mina ke anaknya.
“Hah…. Ibu selalu seperti itu, apakah ibu tahu? Ibu sangat payah berbohong” jawab Yuu Mina sembari menghela nafasnya.
“Aku memang tidak tahu apa yang terjadi, tapi ibu jangan terlalu di pikirkan, ibu harus menjalani hidup lebih baik . Lagi pula kan ada aku di sini” sembari tersipu malu Yuu Mina menutup mulutnya dengan tangannya.
“Hahaha. Baiklah” ibu Yuu Mina tersenyum dan mengelus pelan kepala anaknya.
“Baiklah bukankah kalian harus bersiap? Kita akan pergi pukul tepat jam 12 malam!” Ucap Ibu Yuu Mina dan mendorong anaknya .
“Ugh.. sakit bu!” Yuu mina memasang wajah kesal dan berjalan ke arah Yunhwa.
Ibu Yuu Mina tertawa dari jauh dan memandang ke sekitar kastil itu.
“……”
“Mari tidak pikirkan dan ikuti kata Anak Ku” ibu Yuu mina menghela nafas nya dan memegang jidat nya .
…….
“Ada apa master? Apakah master masih memikirkan Ucapan Dari Ibu Yuu Mina?” Tanya jiwoo menatap Dan melihat Yunhoo yang duduk bersandar di atap kastil besar itu sembari menatap langit langit yang di penuhi bintang.
“Apakah aku terlalu banyak berubah ya?….” Tanya Yunhoo ke jiwoo.
“Aku tidak tahu bagaimana kehidupan master seperti dulu, tapi apakah master merasakan perbedaan?” Tanya Jiwoo ke Yunhoo yang berekspresi serius.
“Menurut ku semua oranh bisa berubah master…. Selama master menyukai perubahan master dan berjalan di jalan yang benar maka itu baik baik saja.” Jawab Jiwoo sembari menatap langit langit yang indah itu.
“Bukankah master sekarang lebih sering tersenyum dan tertawa? Apakah master dulu sering tertawa dan tersenyum?” Tanya Jiwoo ke Yunhoo yang tiba tiba kusam itu.
“Ugh… kau benar aku memang hampir tidak pernah tersenyum atau pun tertawa, mungkin selain satu hal” jawab Yunhoo ke jiwo dengan senyuman di wajahnya.
“Ketika aku membaca novel, aku pasti akan tertawa dan tersenyum” Lanjut Yunhoo sembari menatap langit langit itu.
“Tapi kau benar, aku tidak merasakan ada yang salah, aku berpikir juga ini menyenangkan dan aku suka dengan keadaan ku sekarang, mungkin aku tidak memahami diri ku dengan baik, tapi aku berharap bahwa suatu saat ada seseorang yang dapat memahami ku” Jawab Yunhoo sembari tersenyum dengan indah itu. Wajah nya menawan dan cerah , secerah Bulan Purnama Di malam hari itu.
“Master tidak perlu khawatir karna aku akan ada selalu untuk master!” Jawab Jiwoo menenangkan Hati Yunhoo.
“Hahaha kau benar ,kan ada Jiwoo aku tak perlu khawatir ketika aku berada dijalan yang salah bukan?” Jawab yunhoo sembari tersenyum.
Yunhoo tidak pernah berpikir bahwa dia akan seperti ini.
Dunia yang selalu ada di dalam imajinadi nya dan di penuhi dengan berbagai cerita di imjinasi nya benar benar terwujud.
Saking sering nya ia membaca novel bahwa dia benar benar tak berpikir bahwa suatu saat impian pembaca novel sepertinya akan terwujud.
Dunia yang seperti berada di dalam novel.
Ini benar benar menarik baginya , benar ini satu satunya pengalaman terbaik baginya.
__ADS_1
Orang bodoh yang tertinggal di masyarakat dan seorang pengangguran yang kerjaan nya hanya membaca novel bisa melihat dunia baru dengan banyak pemandangan indah seperti ini.
Bukankah ini begitu indah?…..