
“Apa kau merasakan nya?”
“Apa maksud mu?”
“Gelombang besar Mana”
“Ah aku merasakan nya meski hanya terasa sedikit,tapi itu cukup jelas bahwa gelombang besar mana telah bertabrakan”
Michael berbicara kepada Yang lainnya sembari menatap ke arah besar nya gelonbang yang mereka rasakan.
“Bagaimana pun mari kita cek”
“Betul mari kita cek”
Zilgo dengan semangat dan ambisius nya berjalan di depan dengan perisai kebanggan nya dan terus berjaga jaga sembari berjalan.
Yunhoo hanya bersiul menatap sekeliling tempat kota yang hancur.
‘Aku penasaran tapi bagaimana dan akan jadi seperti apa kota ini setelah di renovasi ya?”
‘Mungkin itu akan indah dengan beberapa gedung pencakar langit?’
Yunhoo memegang dagu nya sembari memikirkan dan membayangkan beberapa gedung tinggi yang indah dengan kota kota yang begitu indah dan hiasan hiasa yang ada.
Entah mulai dadu makanan, gedung gedung perusahaan dan lain lainnya.
Bagi yunhoo itu cukup di nantikan .
New york dari dulu adalah kota yang terkenal ramai dan cukup indah dengan banyaknya gedung gedung di kota itu.
‘Aku menantikan bagaimana renovasi itu berjalan dan bagaimana setelah selesai merenovasi kota ini’
Akan seindah apa kira kira kota ini?
Yunhoo tidak tahu tapi hanya dengan imajinasi nya dia cukup membayangkan kota hebat yang cukup modern dan berteknologi.
‘Ya mari nantikan semua perkembangan itu’
Sembari menatap senang Yunhoo menatap pesan sistem di atas kepala nya.
[Kemajuan Skenario 89%]
‘Masih menyisakan beberapa Dungeon lagi kah?’
Sembari menghela nafas nya yunhoo melanjutkan perjalanan yang membosankan itu.
…..
“Hei kakak kakak menggunakan samurai!”
Yunhwa melambaikan tangan nya menatap ke arah Kimitshu akira yang mengikuti mereka dari belakang.
“Ada apa?”
Kimitsu akira menjawab singkat sembari menatap ke arah Yunhwa dengan ekspresi biasa saja .
“Oh kakak bisa menggunakan bahasa negara kami”
“Ya begitulah apakah kau bisa langsung berbicara ke tujuan mu?”
“H-heh… kau tidak menyukai basa basi dulu dan langsung ke intinya kah?”
Namwoo berbicara sembari menggaruk garuk rambutnya dan menatap ke arah Kimitsu akira.
“Ya, aku membenci membuang -buang waktu”
“Begitu? Kebetulan aku juga tidak ingin lama lama, jadi tolong katakn langsung Yunhwa”
“Cih… baiklah, kakak aku dan teman teman ku akan pergi duluan menyusul Kakak ku!”
__ADS_1
“Kakak? Apa maksud mu salah satu orang korea yang ada di tim inti?”
Kimitsu akira mengerutkan alis nya memegang dagu nya dan menjentikan jari nya sembari membayangkan Wajah Yunhoo yang tak begitu jelas di kepala nya.
“Ya, jadi kita akan berpisah”
“Hm… tak masalah baiklah aku juga memang ingin ke sana tapi aku akan menunda untuk mengecek situasi”
“Baiklah, maaf menggangu mu”
Namwoo dan Yunhwa pergi meninggalkan kimitsu Akira yang berdiri sendiri dengan Samurai panjang nya di Pinggang nya.
Joan yang kebetulan telah menyelesaukan urusan nya datang dan menatap Kimitsu akira.
“Ada apa? Mereka telah pergi?”
Joan menatap dan bertanya kepada Kimitsu Akira yang sedang berdiri diam menatap langit langit.
“Ya mereka pergi”
“Begitukah? Baiklah apakah kita harus pergi juga?”
“Aku rasa begitu, mari cek daerah sekitar lainnya”
Joan mengangguk dan berlari mengitari daerah sekitar bersama Kimitsu akira.
‘Aku rasa tak sebaiknya aku memberi tahu dengan sembarangan bahwa aku melihat pria asing yang tidak di kenal melawan kadal seorang diri’
…..
Tentu saja mereka akan terkejut bukan?….
Bagaimana bisa kadal mati? Apakah ledakan mana tadi adalah pertempuran seseorang dengan kadal?
Tapi siapa?
Sudah jelas mereka akan bingung dan terkejut, aku tahu bahwa mereka akan seperti ini, beberapa orang menatap ke arah Goresan dan Luka luka yang tidak sembuh dan hal paling mencolok yaitu kepala nya yang tertusuk.
Jojo menatap membuka matanya melihat mayat kadal itu tergeletak.
Tidak ada yang mencolok, bahkan bagi mereka pertempuran yang terjadi terasa sangat cepat dan tempat mereka bertempur cukup rapih.
Bagaimana bisa begini? Ini adalah hal yang tidak mereka pahami .
Apakah ada seseorang yang melawan kadal? Tapi siapa?
Player tersembunyi?
Tidak mungkin bukan bagi mereka mengalahkan kadal semudah ini? Ini tidak masuk akal bagi mereka.
Pertempuran yang bersih dan kekuatan penghancur yang tidak di temukan.
Itu terasa bahwa mereka hanya bertempur dengan pedang mereka.
Jojo menatap diam ke arah Kadal itu dan membuka suara nya.
“Ini tidak masuk akal, siapa yang melakukan ini? Apa tujuan mereka?”
“Seperti yang ku duga aku juga berpikir begitu, siapa orang yang mengalahkan kadal ini, sayang sekali bahwa kita tidak bisa mengetahui nya tapi bukankah ini sedikit mencurigakan?”
“Sepertinya pembunuh itu menggunakan pedang dan dari segi luka dan area yang terlihat dia pandai menjaga mana nya dan mengalirkan secara baik”
Sembari menatap Yunhoo Michael membuka mulutnya.
“Apakah kau benar benar berada di toilet?”
“Hah?…. Kau berpikir menuduhku membunuhnya? Hahaha itu tuduhan yang lucu tapi aku tak sekuat itu, memang benar aku menggunakan pedang tapi Ilmu pedang ku sangat tidak baik dan aku masih di tahap belajar pedang”
“Apakah begitu?”
__ADS_1
Jojo sembari menatap Yunhoo melihat ke arah nya dengan tatapan tajam.
Tidak ada kekhawatiran bahwa aku memang akan di pertanyaakan.
Keberadaan ku lah yang paling mencurigakan bagi mereka, ketika aku bilang aku ingin ke toilet di satu sisi pertempuran itu juga terjadi ketika aku di toilet dan itu memang mencurigakan.
Jadi bagaimama caranya aku beralasan dan membuktikan?
Sulit hanya dengan beralasan bahwa aku sedang di toilet .
“Apa kau tidak percaya? Aku bisa membuktikan nya kepada mu”
Yunhoo mengeluarkan pedang biasa yang tidak terlalu bagus dan bukan pedang utama nya.
Yunhoo memegang pedang nya dan memasang kuda kuda sembari mengayunkan dan menebas nebas angin.
Tebasan nya yang berat dan kekuatan nya yang tidak merata.
Keseimbangan nya buruk dan Penuh celah.
Kecapatan yang lambat dan pedang tanpa niat serius.
Bagi ahli pedang seperti Jojo pasti memahami baik bahwa itu bukanlah pedang Milik seorang pendekar pedang berpengalaman seperti yang membunuh kadal ini.
“Kau lihat bukan? Aku sangat buruk dengan pedang ku”
Tidak salah lagi memang betul Kalau Yunhoo buruk dengan pedangnya.
Semua yang menatap dan tidak menggunakan Pedang juga bisa memahami dengan jelas Bahwa Yunhoo bukanlah Orang yang membunuh kadal ini.
Inilah mengapa keraguan muncul dan berpikiran berpikiran aneh dan menebak nebak siapa identitas orang yang membunuh kadal ini.
Spekulasi yang di timbulkan akibat kecurigaan dan kewaspadaan terhadap Player tinggi.
“Aku tak berpikir bahwa dia adalah orang di sinj, aku yakin bahwa dia adalah player tersembunyi dan datang menolong kota?”
Dagari berbicara dan merasakan bahwa berspekualasu memikirkan siapa yang membunuh adalah hal bodoh yang memakan banyak waktu.
Ketika bencana selesai alangkah baiknya untuk berbalik dan segera mundur untuk memberi tahu pihak pemerintah dan memulai renovasi segera.
Tidak pedulu siapa, tidak peduli apa alasan nya, mereka yang membunuh nampaknya tidak seperti orang jahat untuk sekarang, bagi dagari alangkah baiknya untuk hanya membiarkannya dan mencari tahu di lain waktu.
Jojo setuju dengan pendapatnya dan berbalik memberikan perintah kepada yang lainnya untuk segera kembali.
Raid selesai dan korban adalah 0
Kota penuh keindahan dan kenangan akan di bangun dan bencana ini akan berakhir.
Meski begitu perjalanan ini masih sangat panjang.
Perjalanan menuju hal-hal lainnya masih sangat jauh.
Untuk itu perjalanan ini hanyalah bagian kecil dari semua perjalanan yang akan ada.
Meski begitu bagi Yunhoo ini cukup menyenangkan.
Yunhoo kembali menatap Yunhwa dan yang lainnya berjalan ke arah nya.
Mereka mengikuti kembali ke kamp bersama yang lainnya untuk segera beristirahat dan memulai memberi tahu hal hal baik dan merencakanan masa depan yang akan di lakukan selanjutnya.
“Kak apa kakak tahu aku berhasik menjinakan nya! Menjinakan beruang besar itu!”
Dalam keadaan senang Seperti bocah tk yang baru berhasil melakukan sesuatu Yunhoo tersenyum dan menatap ke arah Yunhoo.
“Oh? Hebat, sepertinya skill mu berkembang ya Yunhwa”
“Hihi hebat bukan? Aku pasti akan melampaui kakak!”
Yunhoo mengelus kepala Yunhwa dan di ikuti Oleh Namwoo dan Zilgo yang berbicara dan beradu saling terbaik antara Pengguna Perisai dan kimitsu akira dan Joan yang datang dengan raut wajah yang cukup biasa.
__ADS_1
Berbeda dengan Joan yang di penuhi kekesalan, Kimitsu akira menyampaikan Berita dan semua pengamatan nya dalam keadaan dan ekspresi yang biasa saja dan cuek.
Yunhoo terus berjalan bersama yang lainnya menuju kamp tempat mereka akan beristirahat.