Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Raid


__ADS_3

Barisan serigala.


Seperti yang di duga Dungeon Rank Tinggi seperti ini tidak akan mudah, meski isinya pun serigala itu tetap menyusahkan.


Panah yang melesat jauh menembus beberapa serigala dan seperti gelombang energi yang menembus perjalanan yang di tahan oleh banyak serigala itu.


Itu adalah panah Sung Lee.


Kekuatan anak panah yang kuat dan gelombar energi sihir yang besar.


Seperti julukan nya.


Pemanah Kilat, bukan tanpa arti julukan di berikan.


Panah nya memang selalu cepat dan menembus halangan apapun yang ada di depannya.


Seolah olah udara selalu berpihak pada anak panah yang di lemparkan Oleh Sung Lee.


Panah itu menembus membuat jalanan yang panjang dan bebas tanpa hambatan.


Serigala serigala itu berusaha menyerang dan mengarahkan taring dan cakar mereka ke arah beberapa orang yang lewat.


Ting!


Suara hantaman tameng terdengar .


Itu adalah para player player yang berkumpul dan membantu melawan serigala itu.


Di ikuti Oleh beberapa orang yang bersiap mengerahkan kekuatan mereka baku hantam dan pertempuran antara player dan serigala itu di mulai.


Yunhoo melewati itu berjalan menembhs barisan serigala dan terus berjalan menuju lapisan kedua.


Lapisan kedua Beruang.


Berbeda dengan serigala yang cepat.


Beruang adalah monster yang mempunyai kekuatan yang sangat besar dan tubuh nya yang sangat besar seperti pesumo.


Tinggi beruang itu di perkirakan berkisar sama dengan 3 tinggi lantai.


Dengan daya tahan nya yang kuat dan kekuatan nya yang luar bisa seperti penghancur cukup sulit untuk melawan mereka


Lapisan kedua segera mereka datangi.


Seperti yang di perkirakan.


Informasi itu memang tepat.


Beruang itu sangat besar.


Yunhoo dan beberapa Anggota Tim inti berusaha pergi dan Sung Lee Membantu mereka juga menembus pertahanan dari Beruang itu.


Kebetulan beruang yang ada di sini hanya satu


Yunhwa yang mengikuti bersama yang lainnya membantu.


Namwoo dan Zilgo memasang pertahan barie mendorong Beruang itu untuk tidak mendekat dengan pertahan Perisai nya


“Oh kau cukup kuat bocah”


“Hahaha, paman bisa bahasa korea juga ya”


“Tentu , sepertinya kau bocah yang menarik “


“Hahaha paman juga terlihat menarik”


Kedua Tanker itu saling tersenyum merasakan semangat yang membeara dan berteriak mendorong dengan Kuat Beruang itu.


“Joan Sekarang”


Joan mendecakkan Lidah nya melompat Dan menggorok Leher Beruang itu.


Di ikuti okeh kejaruhan beruang dan tidak seimbangan nya Yuu Mina juga membantu Mereka menyata Kaki san menyerang Kaki beruang itu.


Beruang itu kehilangan keseimbangan nya berusaha tetap melawan dan mengarahkan cakar nya ke arah Joan.


“Mundur”


Joan dan yang lainnya mundur melihat Energi besar mulai mengalir dari Beruang itu.


Leher nya yang terluka sekali lagi sembuh dan beberapa luka nya juga sembuh tanpa bekas apapun.


“Huhu, Kau tidak memberi tahu Informasi apapun ya Hyung”


“Ada apa bocah? Apa kau ketakukan?”


Zilgo tersenyum memandang Namwoo yang menatap diam tanpa ekspresi apapun.


“Hahaha, takut? Tentu aku tidak akan takut!”


“Bagus mari lakukan lagi bocah”

__ADS_1


Sembari tersenyum dengan semangat yang membara kedua batu melayang ke arah kedua kelala Tanker itu.


“Hei Orang berotot, jangan membuang tenaga mu”


Itu adalah Kimitsu Akira.


Kimitsu akira memegang batu dan melempar lempar nya di telapak tangan nya.


“H-hei ini sakit bodoh!”


“Kau membuang tenaga, apa lau lupa apa kata pemimpin?”


Zilgo mengenduskan nafas nya merasa kesal dan berdiri tegak dengan benar.


“Baiklah mari lakukan dengan benar”


Sekarang Yunhwa, namwoo, Yuu Mina, Joan, dan Kimitshu Akira akan melawan Beruang.


Zilgo kembali ke tim utama dan berlari mengikuti Yang lainnya.


“Kau membuang tenaga mu Zilgo”


Michael masih dengan raut wajah kesal nya menatap Zilgo dan matanya yang penuh amarah menatap dan mengintimidasi Zilgo.


“Huhu, aku salah maaf aku akan melakukan dengan benar”


Berbeda dengan Jujo atau pemimpin tim inti ,dia tetap tenang dan berjalan .


“Lupakan tetaplah Fokus hingga saat nya tiba”


Yang lainnya berfokus untuk tetap maju ke depan dan menuju ke Pusat Kota .


….


Pusat Kota.


Di pusat kota.


Bangunan yang awalnya indah dan tempat yang sangat cantik iru semuanya sekarang telah menjadi tempat yang mengerikan.


Entah seberapa lama di butuhkan perbaikan untuk kota ini ketika perang usai.


Mungkin itu akan memakan biaya yang sangat banyak.


Meski begitu kota ini benar benar berubah menjadi lautan runtuhan yang tidak berpehuni.


Darah darah yang berceceran.


Kaca yang pecah.


Mobil yang terbakar.


Dan beberapa Plastik dan bahan bahan lainnya yang tergeletak di mana pun.


Runtuh runtuhan dan batu batuan berat yang jatuh .


Tanah yang retak dan bangunan yang Berwarna Hitam karna terbakar.


Benar benar mengerikan.


Yunhoo dan yang lainnya memelan kan tempo mereka yang awalnya berlari menjadi berjalan.


Alasan nya kenapa?


Mudah karna mereka telah tiba di pusat kota.


Mereka tidak tahu tepatnya di mana monster itu.


Dan jumlah monster itu yang bukan hanya satu juga patut di waspadai.


Kekuatan satu monster saja sudah sangat kuat.


Bagaimana dangan 3 Kadal?


Itu benar benar kuat!


Untuk mengalahkan mereka berala player di sini bahkan tidak cukup kuat !


‘Untuk melawan tiga kadal yang kekuatan nya sangat kuat Itu mustahil dengan tingkat yang seperti ini’


‘Tetapi kenapa mereka begitu tenang? Apakah mereka percaya sepanuhnya dapat membasmi kadal itu?’


Yunhoo tidak mengerti meski begitu yunhoo hanya bisa mengikuti dan berjalan dengan tenang.


‘Untuk berpikir aku telah lama tidak membaca novel’


‘Menurut mu apa yang seharusnya di lakukan ketika Mc menghadapi situasi begini?’


‘Meski aku tak yakin dapat melihat dengan jelas aku rasa untuk sekarang lebih baik menunggu bukan?’


‘Lagi pula aku bukan seseorang yang dapat mengetahui dengan jelas masa depan seperti apa’

__ADS_1


“Hei apakah kau merasakan kehadiran monster itu?”


“Tidak”


Hyuna menjawab singkat membalas ucapan dari Dagari.


“H-hei kenapa aku menjadi sangat gugup ya?”


Dagori mengelap keringat nya, memegang busur nya dan terus memandang sekitarnya.


“Tenanglah kita tidak bisa lengah”


Sembari Terua berjalan Merwka semua fokus tanpa sedikitpun kehilangan mata dan indra mereka.


Krek!


Suara baru tersengar dan semua orang memandang Ke arah Batu itu.


Kecuali satu orang semua melihat ke arah batu yang terdengar itu dan bersiap.


“Di atas!”


Satu orang yang tidak melihat ke suara batu itu adalah Jojo.


Jojo Menggunakan Pedang nya dan melompat ke arah kadal yang tersenyum dan menjilat bibir nya itu.


“Berpencar lah kalian dan serang secara berurutan!”


Jojo langsung memberikan aba aba dan pedang nya mulai berbenturan dengan tangan dan cakar kadal itu.


Tangan nya kuat.


Tidak lebih tepatnya adalah Kulit nya.


Itu sekeras batu yang sangat keras


Dan cakar nya yang tajam itu juga sungguh membuat beberapa orang terluka dengan parah.


“Serang!”


Sembari menahan monster itu beberapa panah dan Serangan Sihir terarah ke Kadal itu.


Kadal itu menendang pedang Jojo dengan kaki nya dan melompat lagi berputar-putar dan berdiri di atas tiang yang cukup tinggi.


“Kikikik”


“Sialan kau kadal”


Dagari menggeram dengan kesal dan menhina hina kadal itu.


Di sisi lain michael menatap dengan penuh amarah ke arah Kadal itu .


Kekuatan Sihir nya yang bocor dan meluap luap seakan akan ingin meledak terus menggucang tubuh nya.


Aura nya berubah dan amarah nya semakin kuat.


Pandangan nya telah sepenuh nya berbeda.


Matanya hanya fokus pada satu objek.


Dan itu adalah Kadal itu.


“Dasar Sialan kau!”


Teriakan yang kencang itu menggema dan di tanam kekuatan sihir yang menggucang aliran sihir yang tersebar di sekitar tempag mereka bertempur.


“Serang dia aku telah menghambat aliran sihir yang ada”


Jojo tersenyum dan aura nya mulai berubah.


Berbeda dari sebelumnya sekarang dia benar benar terasa di liputi oleh banyak energi.


Berbeda dengan mana ,energi itu terasa jauh berbeda.


Itu adalah energi Qi.


Jojo melompat dengan pedang nya bergerak seperti ahli pedang yang sangat hebat.


Kekuatan energi nya terua menyebar san menguncang area sekitar.


Bahkan Beberapa Player tingkat Tinggi yang hadir hanya menonton menyaksikan pertempuran gila itu.


“Hei kau apa serang sialan!”


Suara Michael yang di liputi oleh kemarahan membalikkan kesadaran mereka lagi dan Michael mulai menyusun Formula sihir dalam Jumlah besar dan menembakan semua sihir nya.


Di sisi lain Yunhoo menatap Jojo yang terlihat muda dengan keahlian nya yang hebat itu dan ilmu pedang nya yang menakjubkan.


‘Aku rasa aku tahu kenapa mereka begitu tenang’


Yunhoo tersenyum dan mencengkram pedang nya lebih Kuat lagi dan Mulai berlari.

__ADS_1


__ADS_2