Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Masalah


__ADS_3

Itu adalah sebuah Papan sistem besar dan Juga barier yang aneh yang menyelimuti seisi pantai.


Dengan nama dan peringatan yang menandai Area itu.


[ Zona Tantangan Per-Minggu Akan Di Buka!]


Kalimat sederhana tapi menuai banyak kontrofersi dan Juga teori dan tebakan tebakan dari berbagai macam orang dan player.


Yunhoo menatapnya dan melihat pantai dan laut yanh di selimuti Barier dan peringatan itu.


“Apakah ini masalahnya?” Tanya Yunhoo.


“Seperti yang kau Lihat, ini adalah masalah luar dan Bukan Guild” ucap Pak tua itu yang berdiri dan menyilangkan tangannya.


“Bagaimana pendapat mu? Apakah kau juga memikirkan tebakan menarik apa yang ada di Belakang barier itu?” Tanya Pak tua itu.


“Mungkin sebuah bencana” ucap Yunhoo yang berjalan melewati pagar Pagar dan pembatas yang di jaga oleh beberapa Player dari Pemerintahan .


Setelah Yunhoo melewatinya seorang player dan pegawai dari pemerintahan datang dan menatap Yunhoo.


“Maaf Tapi area ini adalah Area terlarang, bisa kau perlihatkan Izin identitas mu?” Ucap seorang pria yang menjadi pegawai pemerintah dengan sebuah tompak yang berdiri tegak di belakang punggung nya.


“Oh dia adalah Teman ku, jadi bisakah Kau memberinya Izin untuk melihat-lihat?” Ucap pak tua yang berbicara dengan senyuman seorang yang menyembunyikam niat nya.


“Emmm…. Anda?… ah Anda adalah Guild Master Agh?, baiklah tapi pastikan Teman Anda Tidak melakukan atau menyentuh sesuatu yang tidak Perlu .” Ucap Pegawai itu yang berbicara dengan serius dan Mulai menyingkir dari Yunhoo.


Pak tua itu tersenyum dam mengacungkan jempol nya lalu mengikuti Yunhoo bergerak pelan mendekati tepi pantai di mana air-air yang tenang datang seperti ombak naik dan kembali lagi ke laut yang dalam.


“Ini adalah kali pertama nya aku ke pantai untuk Melihat Pemandangan seindah ini” Ucap Yunhoo yang berjongkok dan memegang air yang datang ke kaki nya itu.


“Apakah kehidupan mu sebelumnya begitu mengerikan Hingga tidak pernah bisa ke pantai?” Tanya pak tua itu.


“Ya, kira kira lebih mengerikan lagi karna aku selalu mengurung diriku di rumah” ucap Yunhoo yang selama ini rasanya baru memahami bahwa keindahan dunia begitu banyak yang belum dia Lihat .


Bagi dirinya, dia selalu memuja dan melihat Bintang di malam hari, tapi dia belum mengetahui dan bahkan melihat banyak keindahan dunia secara langsung dan pergi berlibur.


Dia hanya pernah melihat banyak tempat indah seperti penginapam yang indah, gunung yang sangat indah dan berbagai tempat wahana dan lain-lainnya dari Sebuah Ponsel nya.


Meski rasanya mengerikan dia melihat banyak keindahan itu terkadang terpesona dan memiliki harapan untuk bisa pergi setidaknya sekali untuk menikmati dunianya yang rasanya begitu suntuk.


Yunhoo masih dalam Posisi berjongkok nya menagap tajam ke Barier ha g memyelimuti Laut itu.


“Hm…..” gumam Yunhoo.


“Hah…. Kau tak perlu Khawatir, karna kemungkinan yang ada di situ selain tantangan adalah sebuah bencana “ ucap Yunhoo yang berbalik.


“Hah?…. Mengapa kau begitu santai jika mengetahui ada kemungkinan bencana di situ?” Ucap Pak tua itu yang mengembungkan Pipinya dan menyipitkan matanya lalu mengerutkan alisnya.


“Bukankah itu kewajiban pemerintah untuk menangani dan menyelamatkan Rakyat nya?, jadi itu adalah tugas mereka, dan aku tak perlu khawatir.” Ucap Yunhoo yang berjalan dengan santai.


“Arghh, kau memang benar-benar” ucap Pak tua itu yang memegang kening nya dengan penat.


“3 haru mendatang datanglah ke sini, dan akan ada cukup bamyak anggota Guild Agh yang ada di sini juga, aku akan mengirimkan 100 Juta Dolar sebagai hadiah dan Juga Komisi untuk bantuan 3 hari mendatang bagaimama?” Tanya Pak tua itu.


Yunhoo berhenti sejenak dan mengangkat bahu nya lalu membalikkan badannya.


“Itu adalah tawaran yang menarik, sepakat!” Ucap Yunhoo yang mulai tersenyum dan membalikkan badannya lagi.


“Hah… kau tidak pernah berubah, apakah kau ingin Ikut makan malam?” Tanya pak tua itu.


“Oh …. Apakah itu tawaran Untuk ku dan Juga untuk akila?” Tanya Yunhoo.

__ADS_1


“Ya untuk kaliak berdua” ucap pak tua itu.


“Kau yakin? Akila memiliki Selera yang tinggi dan mempunyai kebiasaan makam yang cukup banyak” ucap Yunhoo yang meledek akila itu.


“Humh! Aku hanya Ingin mencoba Banyak makanan!” Ucap akila.


“Tidak masalah tidak masalah, datang saja di depan Gedung ku Pukul 6 Sore dan kita akan berangkat bareng dengan Mobil ku” ucap Pak tua itu yanh pergi meninggalkan Yunhoo.


Yunhoo melambaikan tangannya melihat kepergian pak tua Kwom dan Mulai pergi juga.


Di sini berada di dekat pantai dengan beberapa bangunan yang tidak begitu banyak.


Bangunan-bangunan tinggi cukup jarang ada di sini meski beberapa bangunan berlantai 3 atau 4 masih ada beberapa yang ada.


Yunhoo menatap sebuah Super market yang ada di dekat pantai itu yang menjual beberapa makanan dan cemilan.


Yunhoo mengajak akila membeli beberapa cemilan dan sebuah Es-krim dingin .


Setelah beberapa lama belanja, yunhoo memakannya sembari berjalan bersama akila melihat keindahan pantai dari kejauhan .


Sebelum hari semakim gelap Yunhoo memutuskam Untuk menetap di pantai hanya sampai jam 3 lewat 15 menit dan memutuskam pergi ke rumahnya yang rasanya sudah lama dia tidak Hadiri.


……


Di kejuahan Di atap gedung yang cukup tinggi.


Seorang wanita berdiri dengan Wajahnya yang di tutup Masker dan mengenakan Hak tinggi dan Juga Rok pendek dengan Baju rajutan yang rapih.


Rambut wanita itu berwarna Hitam dan Wajahnya terlihat Cantik.


Dia menatap ke arah kejauhan dari atas dengan tatapan nya yang serius dan mendalam.


“Sial Sampai kapan aku harus terjerat ini?” Ucap wanita ktu yang memandang dengan kesal ke-kejauhan dari gedung berlantai 4 yang cukup tinggi itu sembari menggigit Bibirnya hingga berdarah.


Beberapa Hari sebelumnya.


Di gudang kosong di mana Tempay yanh terlihat gelap otu terlihat.


Hyun lee dalam keadaan Babak belur nya duduk dan di kurung dengan kursi dan pengikat kaki serta Tangannya.


Pengikat itu di lapisi mana dan tidak dapat di hancurkan bahkan Oleh Player sekalipun.


Dalam keadaan yang babak belur dan kelelahan itu, dia bangun dan melihat dengan buram ke gudang Yang gelap dengan hawa tidak mengenakan itu.


Selain bau darah, bau hal-hal lainnya tercium sangat jelas dan menyengat di sini.


Di gudang ini sangat gelap dan bahkan suara nya berdengung dan mengulang lagi di gudang gelap dan Kosong itu.


Setelah beberapa kali teriak Gudang itu sedikit terbuka dan cahaya masuk


Suara langkah kaki terdengar hingga rasanya Mulai cukup dekat lagi.


Setelah cukup dekat Hyun Lee menatap Orang yang terlihat dengan tidak jelas itu di depannya dan mulai berbicara.


“Hei! Kau tolong lepaskan aku! Dimana ini” tanya Hyun Lee yanh berteriak dan berbicara ke orang di depannya.


Orang di depannya itu Mulai mengangkat tangannya ke atas kelala Hyun lee dan menarik sesuatu.


Itu adalah Lampu kecil yang terang dan hampir cukup menerangi gudang yang awalnya sangat gelap itu.


“Kakak??” Ucap Hyun Lee yang dengan gagap menatap kakak nya.

__ADS_1


“Ah, kau begitu Bodoh! Kenapa kau melakukan itu?” Tanya Hyun Dahyo.


“Kak! Kakak tidak mengerti d-dia! Wanita itu! Dia sangat menakutkan!” Ucap Hyun Lee yanh genetar ketakutan dan gagap itu.


“Hah…. Dasar Bodoh” ucap Hyun Dahyo yang kesal dan menghela nafas.


“Kau bilang dia Lebih menakutkan ya? Kalau begitu Kau harus di ajarkan sepertinya dasar tidak berguna” ucap Hyun Dahyo yanh langsung berubah dengan raut wajajmya yang penuh kekesalan dan amarah.


Hyun lee yang tidak mengerti itu menatap Kakak nya yang aneh dan terasa mengerikan itu.


Kakak nya berdiri di depannya dengan raut wajah gelap dan juga penuh hawa horor yang mengerikan seakan akan dia adalah psikopat sesungguhnya dan juga Iblis Licik.


Dengan gagap dan takut Hyun Lee menatap kakaknya dan berbicara.


“Kak?…. Kakak? A-apa maksud mu kak? Apa yang mau kau lakukam? Lepaskan!” Teriak Hyun Lee.


Hyun Dahyo mulai bergerak tidak menghiraukan Hyun Lee dan mengambil beberapa Peralatan seperti Gunting, tang dan alat penyiksa seperti cambuk dan lain-lainnya.


Dia juga membawa pisau kecil yang di mana semua alat itu penuh dengan darah.


“Kak? Kak apa yang akan kau lakukan! Aku adikmu kak! Aku mohon aku tahu kak aku salah tolong kepaskan aku!” Teriak Hyun Lee yang takut itu dan mulai merasakan rasa takut sesungguhnya dari kakaknya itu.


Hyun dahyo di sisi lain Mulai dengan kencang menampar Adikknya dan menyiksanya .


Dia terus mencabut satu demi satu kuku adiknya itu.


Suara erangan , teriakan dan tangisan terdengar.


“K-kak! K-kumohon! Aku salah kak! Arghhh” ucap Hyun Lee yang menahan rasa sakitnya itu dan juga isak tangis nya yang kencang sembari meraung kesakitan.


Selain tamparan tubuh Hyun Lee juga di cambuk di Pukul dan bahkan di buat serangan mental nya terkan Hingga bahkan rasanya Dia mulai sangat berubah dari dirinya yang dulu.


Wajahnya mulai gelap semua darah berleburan di mana mana dan keadaan nya pingsan.


Meski dengan paksaan Obat agar Hyun Lee tidak Pingsan, pada akhirnya dia pingsan Juga karena serangan dan penyiksaan yang begitu manykitkan Hingga rasanya tulang dan seluruh tubuh nya sangat mati rasa itu.


Hyun Dahyo menghela nafasnya melihay baju dan pakaiannya yang di penuhi darah.


Ekspresinya masih terus menyeringa dengan aneh dan psikopat itu.


Dia selalu tersenyum selama maksa penyiksaan memberikan kesan yang mengerikan bahkan untuk orang yang dia siksanya.


Wajahnya mengerikan dan watak nya benar-benar seperti Iblis yang Licik dan pandai menyembunyikam Motif nya.


Hyun Dahyo memegang Ponsel yanh terletak di meja yang tidak cukup jauh itu dan menelepon seseorang.


Setelah berbicara dengan seseorang di telpon itu, beberapa menit kemudian seorang wanita datang.


Dia adalah wanita yang cantik dan Anggun sekaligus memiliki hawa yang begitu berbeda dengan hal lainnya.


“Kau ! Kau benar benar melakukan hal ini lagi, mau sampai kapan kau terus melakukan ini?” Ucap Wanita di depannya itu yang berjalan ke Hyun Dahyo dengan raut wajah yang kesal dan juga menatap tajam.


“Huh…. Aku akan terus melakukan apapun yang ku suka dan memanfaat apapun yang ku bisa” ucap Hyun Dahyo yang tersenyum licik dan menyeringai ke Wanita itu.


Wanita itu yang merasa Jijik menundukkam kepalanya .


Hyun Dahyo berjalan dengan baju penuh darah nya itu dan berdiri di samping Wanita itu .


“Aku punya misi, detail misi ada di meja dan Ponsel itu, jangan Bunuh orang itu, kau harus membawa nya kepada ku, itupun Jika kau masih Ingin Melihat adikmu yang malang itu” ucap hyun dahyo yang berbicara dengan Jahat dan sindiran itu.


Dia berbicara dengan Licik dan terkikik kecil lalu pergi meninggalkan gudang.

__ADS_1


“Jangan lepaskan dia” ucap hyun dahyo yang berhenti sebentar sebelum akhirnya meninggalkan Gudang.


Wanita itu terdiam menatap Hyun Lee yang terluka parah dan mempunyai wajah yang begitu pucat dan mengerikan itu. Wanita itu mengambil Ponsel dan Potret Foto yang ada di bawah Ponsel itu lalu Meninggalkan Gudang itu.


__ADS_2