
Namwoo berdiri memasuki arena melawan pembimbing yang sama.
Pembimbing itu berdiri tegak sedikit malu dan melawan namwoo.
Tidak perku mencari tahu itu berakhir dengan cepat hanya hitungan detik.
Namwoo yang awal nya adalah Pengguna Shield dengan mudan menangkis serangan demi serangan dan menghajar nya.
Namwoo berhasil dan selanjutnya adalah Yuu Mina.
“P-pembina apakah kau baik baik saja? Kita bisa mencari pembina lain untuk mengetas player ini?”
“Y-ya aku baik baik saja”
(._.`)
Wajah pembina itu sedikit tertekan memandang ke bawah dan berdiri tegak.
‘Sial apa apaan kedua orang itu? Selanjutnya cewe bukan? Aku pasti tidak akan kalah!’
Yuu mina berjalan mengeluarkan pedang dari inventarisnya.
“Apakah kau siap?”
Pembina itu menatap Yuu Mina dengan Ekspresi yakin dan pasti menang.
“Ya aku siap”
Setelah kata Yuu Mina Pembina itu berlari sekuat tenaga berjalan ke arah Yuu Mina.
Yuu Mina menggerakan pedang nya seperti bunga indah dan bergerak.
Sahhh!
Pedang Yuu Mina Tepat berada di Leher Pembina itu dengan cepat.
“A-apa!”
Pedang pembina itu terjatuh dan pembina itu berlutut dengan ekspresi shock nya.
(;⌣̀_⌣́)
‘ m-mereka semua monster’
Pembina itu menatap lesuh dan tetap berlutut di area latihan itu.
Yuu Mina memasukan pedang nya kembali dan turun dari arena itu.
Wanita penjaga yang mencatat menatap diam melihat pertarungan itu.
“Kita akan nengganti pembina, tolong antar pembina ke tempat untuk istirahat”
Beberapa orang mengangkat pembina itu yang tetap diam dengan sikap berlutut nya.
‘Ahh…. Mereka benar benar monster’
Seperti melihat hal baru dia dengan pandangan shock nya di angkat pergi memasuki ruangan demi ruangan.
“Maaf mohon di tunggu, pemibina selanjutnya akan segera datang untuk menggantikannya”
“Baiklah”
Yunhoo hanya mengangguk diam ,menunggu dan menatap dengan santai .
Pembina wanita cantik yang cukup mempesona keluar.
Dia seorang wanita cantik dengan rambut silver nya dan mata biru nya.
‘Huh?… siapa dia?’
“Katanya ada yang mengalahkan bocah yang menjaga dan mengetes player?”
Wanita itu berbicara menatap dan melihat ke arah yunhoo dan lainnya.
Pegawai itu berdiri dengan kaku dan tergagap lalu mengatakannya.
“I-itu betul, tapi kenapa ibu ada di sini?”
“Hm?… aku kebetulan ada di sini dan mendengar itu, kau butuh pembina bukan?”
“Y-ya”
“Baiklah aku akan menjadi pembina”
“T-tapi bu, ibu tidak bisa. Aku akan mencari pembina lain saja agar tidak menganggu ibu!”
“Tidak, aku kebetulan senggang, jadi mari lanjutkan tes, siapa yang ingin mengikuti tes ?”
“Ya itu hanya aku”
Yunhoo menatap dan berdiri mengangkat tangan kanan nya.
“Ho… baiklah kau maju”
__ADS_1
Yunhoo hanya diam mengikuti dan maju ke tempat tes.
‘Hm…. Dia cukup kuat mungkin?’
[Anda Tidak Dapat Melihat Status Musuh!]
[Level Kempuan Readers Anda Terlalu Rendah!]
Yunhoo menatap melihat wanita itu.
Wanita yang tampak cantik dan elegan tetapi juga terlihat berwibawa dan Sangar
“Baiklah apakah senjata mu tangan kosong?”
Wanita itu menatap melihat ku dengan tangan kosong nya.
“Ini cukup, senjata ku kebetulan rusak dan sku tidak memilikinya”
“Oh… jika kau membutuhkannya aku bisa memberikan nya untuk meminjamkanmu”
“Tidak ini cukup”
Yunhoo mengeluarkan tangan nya dan terdiam menatap dan berdiri tegak tanpa kuda kuda apapun.
“Mulai!”
Dalam kecepatan kata kata itu kekuatan dan kecepatan dari wanita itu datang dengan cepat.
Dia hanya menggunakan kedua tangan nya dan kaki nya tanpa senjata.
Serangan itu jelas menyerang Yunhoo dengan cepat.
Kaki wanita itu menendang kencang dari kanan ke kiri dengan sangat cepat membuat badan nya berputar.
Yunhoo menghindar dan melawan nya.
Tinju yunhoo dengan cepat bergerak ke arah wanita itu.
Wanita itu juga membalas tinju demi tinju itu.
Pergerakan mereka sangat cepat dan kekuatan yang di keluarkan cukup membuat beberapa kerusakan di ruangan ini.
Ini ruangan tanpa kekuatan mana sedikitpun.
Itu sudah jelas akan hancur oleh kekuatan player yang cukup kuat.
Yunhoo tersenyum kecil dan terus melawanya.
Memukul dan mennedanh dengan kencang .
“Kau kuat sekali”
Wanita itu membuat wajah yang cukup tertekan dan bersenyum tipis.
“Ya aku pikir aku hanya berlatih dan cukup kuat.”
Yunhoo tersenyum sedikit dan mengarahkan tendangan nya ke arah perut tengah nya.
Brek!
Tendangan itu mengenai dengan cepat badan wanita itu dan tersungkur jauh.
“Ugh… ini cukup sakit, baiklah cukup sampai sini. Kau lolos”
“Tolong evaluasi dia dengan rank B++”
Petugas yang menyaksikan dan terheran heran terdiam sejenak dan mengangguk dengan cepat.
‘Apa apaan orang itu? Dia kuat sekali dan bisa bertahan dengan Player yang terkenal dengan Kekuatan dan kecepatannya?’
Wanita itu menatap dengan tajam mencatat dan tersenyum kelada yunhoo dan yang lainnya.
“Selamat kalian lulus, kalian dapat memasuki Guild Ini, aku akan memberikan kartu player untuk kalian dan memberikan Jadwal lainnya di esok hari “
“Baik!”
Yunhwa mengangguk dan tersenyum dan mendekarti Yunhoo.
“Kakak kuat! Bahkan setelah kakak keluar kakak masih tetap kuat seperti biasa!”
Yunhoo hanya menepuk kepala Yunhwa dan berjalan .
“Itu hanya keberuntungan”
Itu tidak bohong.
Yunhoo yang hanya hidup dengan membaca dia belajar banyak hal dengan membaca.
Mulai dari novel dan bela diri itu pun dia hanya mengetahui dari membaca dan tidak tahu banyak.
Bahkam memperagainya saja tidak pernah.
Alasan dia cukup kuat adalah karena matanya.
__ADS_1
‘Dapat melihat aliran’
Itu adalah sesuatu yang cukup membantu Yunhoo.
Meski yunhoo hanya melihat aliran itu mencakup banyak hal mulai pergerakan nya yang lambat arah arah serangan dan aliran mana yang mengalir.
Ini kemampuan yang istimewah untuk nya.
Yah ini juga bagian dari sedikit keberuntungan nya.
Yunhoo berjalan keluar ruangan dan berbalik menatap ketiga lainnya.
“Kalian pergi dulu, aku memiliki sesuatu yang harus ku lakukan di sini”
“Baiklah! Aku akan pergi dengan kak namwoo dan Kak mina untuk makan!”
Namwoo hanya terdiam menatap dan melihat Yunhwa.
“Hei kau ingin kemana? Kenapa kau tidak memberi tahu kami?”
Yuu Mina menatap dan memasangkan wajah cukup kesal menatap Yunhoo.
“Aku akan pergi sebentar kalian tidak perlu tahu apa yang ku lakukan bukan?”
Yunhoo berbalik dan berjalan.
Wajah nya yang tadinya tersenyum halus berubah seketika menjadi wajah yang cukup mengerikan dan tersenyum seakan akan sedang menikmati sesuati yang mengerikan.
Membuka pintu yunhoo menatap Pak Tua Dan para preman yang berubah secara dramatis
“Kau sudah di sini?”
“Ya.”
Tatapn nya seakan berubah dingin dia menjawab dan menatap para preman itu.
“Apakah kau tahu kenapa aku membawa kalian semua ke sini?”
“Ya ya, bos tidak memberi tahu? Kenapa bajingan itu memanggil kita?”
“Ya , apa yang dia inginkan”
Beberapa preman itu berbicara saling memandang dan menatap ke arah Yunhoo.
“Aku di sini untuk melatih kalian”
“Apa? Kau pikir kau siapa? Kau ingin melatih kami? Hahahaha ini candaan, kalian dengar itu teman teman?”
Salah satu anggota preman itu tertawa terbahak bahak dan beberapa lainnya mengikuti membuat wajah meledek dan tertawa tanpa henti ke arah Yunhoo.
“Hahah , hey badut. Kau pikir kami masih sama seperti dulu?”
“Hahahah, aku sungguh terhibur dengan lelucon ini”
Pria itu terbahak bahak tanpa henti menatap dan melihat sebuah tangan muncul di depan nya.
Yunhoo berlari dan muncul tepat di depan pria itu dengan dangat cepat .
Itu benar benar cepat dan beberapa preman bahkan tidak sempat breaksi untuk melihat kecepatan itu.
Tangan besar itu memegang kepala preman itu dan membenturkan nya ke tanah yang keras dan membuat bolongan besar.
“A-apa? Hey apa yang kau lakukan brengsek!”
Salah satu preman keluar dengan pedang nya dan mengalirkan mana nya berjalan cepat ke arah Yunhoo.
Yunhoo meregangkan tangan nya dan memegang kepala pria itu membanting nya ke bawah lagi.
Satu persatu mengulai dan terus menerus menyerang yunhoo.
Meski beberapa heran dan merasa aneh mereka kesal dan menyerang Yunhoo.
Yunhoo menendang membuat beberapa orang pingsan tergeletak dengan tubuh nya yang menghancurkan bagian bagian tempat latihan.
‘Bangunan ini sungguh tidak cukup kuat, jika bangunan mana dapat segera di ciltakan itu akan membuat semuanya berubah dan menjadi lebih baik.’
‘Untuk menggunakan kekuatan di sini terlalu bahaya’
Yunhoo yang berdiri sendiri di semua preman berpakaian jaz , semua preman tergeletak tak sadarkan diri dan pingsan.
Mereka semua berjejeran di mana mana ,dan yunhoo berdiri di antara semua itu dengan kaki nya di atas salah satu preman yang tergeletak dan mengepalkan tangannya.
‘Aku harus menahan kekuatan ku’
“Maaf membuat kekacauan”
Pak tua itu dengan ekspresi cukup kaget memandang Yunhoo.
“Y-ya apakah ini baik baik saja?”
“Itu tidak apa apa, mereka hanya akan pingsan selama satu hari”
“Ah, baiklah”
__ADS_1
Pria tua itu hanya bisa terdiam mendengarkan penjelasan Yunhoo.
“Baiklah mari mulai Untuk membuat mu menjadi Player”