
Tendangan Yunhoo mengenai kepala Yunhwa dengan kencang membuat nya melayang jauh di ruangan putih itu.
"Ugh kakak kuat sekali."
"Sudahku bilang kau harus mengontrol mana mu dan bertarung dengan mana dan tubuh mu saja."
"Tapi itu sangat sulit kak."
"Kau harus bisa melindungi dirimu sendiri, itu adalah satu satunya cara menutupi kelemahan dirimu."
"Ugh…"
Yunhwa membeku memasang wajah tak senang dan berbaring di ruangan putih.
"Apa tidak apa apa kita latihan di sini kak?"
"Ya , waktu di sini bergerak berbeda dengan waktu di dunia kita, itu tak masalah"
"Mari istirahat selama 5 menit dan kembali lagi."
Yunhwa tersenyum dan membaringkan lemah diri nya yang babak belur.
Yunhoo menatap yunhwa dan ruangan putih itu.
'Seperti yang ku duga penjinak tetaplah penjinak dia memiliki tubuh fisik yang tidak terlalu kuat dan bergantung pada peliharaan nya.'
Yunhoo menatap lebih detail lagi merenungkan dan memikirkan hal hal lainnya.
"Baiklah cukup mari lanjutkan."
"Baik, sekarang apa yang harus ku lakukan kak?"
"Apakah kau memiliki stat point?"
"Em?… aku tidak memilikinya."
"Kalau begitu selanjutnya jangan pernah naiki stat mana mu dan tingkatkan stat fisik mu."
"Apa? Tapi kak? "
"Percayalah padaku sekarang aku akan mengajari mengontrol mana dan memperbesar mana mu lebih efisien di banding menggunakan stat sistem."
"Sekarang duduk dan fokus"
Yunhwa duduk merilekskan tubuh dan pikiran nya menjuahjan hal hal negatif dan memfokuskan pikiran nya ke alira mana nya.
"Gerakan secara lembut"
Yunhoo memberikan instruksi sembari mendorong dan mengalirkan mana Nya ke tubuh Yunhwa
"Ugh."
Yunhwa memfokuskan mana nya mengalir ke setiap tubuh nya , mengalir lebih pelan dan lebih pelan lagi.
Melancarkan aktivitas mana dan kecepatan mana nya.
"Sekarang coba mengambil mana dari luar dan bawa masuk secara pelan kedalam tubuh mu, ini akan bahaya jadi pelan dan sabar."
"Kau lihat bukan mana yang berada diatas kepala mu seperti bintik bintik?"
"Y-ya aku melihat."
"Kalau begitu bawa mereka masuk ke dalam tubuh mu."
Secara pelan mana mengalir masuk ke dalam tubuh yunhwa dan kapasitas mana di perbesar .
Yunhwa mengalirkan mana yang berlebihan untuk sementara ke seluruh tubuh nya dan memfokuskan ke setiap inti inti tubuh nya.
"Baiklah selesai."
Yunhoo melepaskan tangan nya dari tubuh Yunhwa melihat Yunhwa yang berkeringat dan tepar di lantai.
"Ya itu cukup bagus."
Yunhoo tersenyum dan membuka portal kembali ke rumah nya .
….
"Kakak?"
"Hm?… kau sudah bangun?"
"Ya aku sudah bangun."
"Apa yang kaka lakukan?"
"Aku sedang menonton tv"
[Kalau boleh tahu apa saja yang terjadi selama skenario quest ke dua? Dan siapa yang menyelesaikan nya?]
[Aku menemukan orang itu, sewaktu aku di kejar dan sedang dalam bahaya dia menolong ku, dia bertiga bersama seorang Bocah wanita]
[Orang itu sepertinya cukup tidak asing dan terkenal juga di kalangan Quest Pertama dan Di tutorial]
"Kakak bukankah orang itu sedang membicarakan kita?"
"Hm… sepertinya begitu."
"Apakah tidak masalah kak?"
'Ini justru masalah.'
Yunhoo membalas dalam hati nya dan tersenyum
"Tidak , tidak apa apa aku akan memikirkan nya untuk kedepan nya"
'Ini tidak cukup baik , jika seorang pembaca terlalu ikut campur dalam skenario adalah hal yang buruk . Skill ku adalah membaca bukan berarti aku harus terlibat terlalu mencolok di publik dan tidak menyembunyikan diri ku'
'Untuk menyembunyikan diri ku dan menjadi figuran yang menyamar itu akan sulit dan sepertinya akan membutuhkan sedikit waktu'
'Aku akan memikirkan nya lagi di masa depan yang akan datang'
Yunhoo menghela nafas nya keluar dari kamar nya menatap langit malam yang indah.
"Hah…. Sudah cukup lama tidak menikmati keindahan seperti ini."
Yunhoo menghela nafas nya melihat malam yang dingin seakan akan bersalju dan bintang yang indah yang menghiasi malam.
Yunhoo membuka handphone nya melihat ke arah layar panel nya.
"Mari membaca lagi"
Di bawah langit malam Yunhoo membaca novel dan melanjutkannya dengan santai.
…..
10 jam tersisa untuk skenario berikutnya.
Yunhoo balik ke ruangan putih berdiam dan memantau lagi ruangan putih itu.
"Ruangan yang aneh aku babkan tidak dapat mengidentifikasi apa ruangan ini"
Sembari duduk diam Yunhoo bermiditasi memperbesarkan kapasitas mana dan mempercepat Aktivitas mana nya.
Mana nya yang kasar dan tidak berraturan itu mulai mengalir keluar dari tubuh nya membantuk seperti aliran air yang bergerak dan mengulang pergerakan itu.
Mana itu mengalir seskan akan air yang kasar berubah menjadi kenbut dan halus.
Mana itu kembali ke tubuh Yunhoo dan jumlah kapasitas mana nya bertambah kagi.
[Stat Mana +5!]
[Mana Control Lv.2 Telah Naik Tingkat!]
[Mana Control Lv.3!]
Yunhoo membuka papan status nya dan statu besar terlihat di depan nya.
—————————————
Nama: Kim Yunhoo
Level:25
Umur:19
Gender: Laki-laki
Judul:[Penguasa Ruang ???]
Kemampuan bawaan:[Readers Lv.2],[Bravery Lv.1],[Hell Fire Lv.2] ,[Mana Control Lv.3] ,[Acceleration Lv.1 ]
Kemampuan Guardian:-
__ADS_1
Statistik
Kekuatan 36 Daya tahan 27
Stamina 26 Kecerdasan 25
Mana 50 Kelincahan 33
Poin Yang Belum Di Distribusikan: 28
COIN: 5000 C
———————————
"Mana ku telah naik lebih pesat dan berkembang secara tidak normal, dalam perkembangan ini di mana masih baru awal periode. ini adalah perkembangan yang cukup tidak masuk akal."
"Hm, aku cukup khawatir tapi aku masih berpikir siapa pembimbing itu, jika dalam novel mereka bermacam macam."
"Atau mungkin dia memang yang mengatur dan memantau skenario?"
"Atau hal yang lain? "
"Ini tidak masuk akal dan membingungkan."
Yunhoo mengerutkan kening dan menghela nafas nya.
…..
Padang pasir luar.
[Skenario Utama #3 Akan segera di mulai!]
Sekali lagi informasi mengenai Quest tertera dan tersedia lagi.
[Skenario Utama #3]
Bertahan dari Padang Pasir dan temukan Kolam air.
Hadiah: Satu Keterampilan Acak
Gagal: Kematian
'Ini quest yang aneh, bertahan dan temukan kolam air? Kolam apa itu? Deskripsi itu membingungkan dan tidak jelas'
Yunhoo berdiri menatap padang pasir gila yang lebat itu.
"Kakak sepertinya hanya ada kita berdua dan tidak ada orang lain.".
"Begitu? Jadi mereka di ruang terpisah?"
Mereka menjalani quest yang berbeda?
Yunhoo tidak tahu dan dia hanya menatap pada padang pasir sepanjang mata nya yang sangat luas.
"Kita harus mencari Kolam Air yang di sebutkan."
Yunhoo memeriksa sekitar dan invetaris nya yang kosong tanpa perbekalan apapun.
'Sistem shope tidak dapat di gunakan dan aku tidak memiliki makanan apapun di inventaris ku, bertahan di padang pasir yang panas ini tanpa makanan cukup sulit'
"Yunhwa sepertinya ini akan cukup sulit."
"Mari kita mulai dan berlari."
"Baiklah kakak."
Yunhoo dan Yunhwa mulai berlari sepanjang padang pasir yang luas itu:
Padang pasir terlihat kosong tanpa makhluk apapun.
Dan juga bahkan panas dan udara yang tidak enak terasa seperti di padang pasir yang benar benar memuakkan.
Yunhoo berlari bersama Yunhwa menatap sekitar melihat dan terus berlari dengan kecepatan yang sangat cepat.
Player dan manusia normal adalah hal yang berbeda.
Terutama kemampuan mereka.
Yunhoo dan Yunhwa berlari sangat cepat jika di bandingan dengan manusia normal.
Bahkan player rendahan pun lebih kuat di banding manusia biasa.
Itu adalah aturan dan kenyataan bahwa player lebih kuat ke timbang manusia biasa.
Yunhoo menarik pedang nya mengalirkan pedang nya dan melompat.
Yunhoo memberikan instruksi kepada Yunhwa untuk menjauh dari Yunhoo.
Cacing besar yang keluar dari pasir mulai muncul.
Badan nya sangat besar dan mulai muncul melompat dan menyerang Yunhoo:
Cacing itu tidak memiliki wajah dan hanya ada mulut besar yang menjijikan di kepala nya.
Yunhoo menarik pedang mengalirkan mana melompat dan memberikan tekana ke arah kaki nya.
Ia menebas dan memotong cacing itu menjadi dua bagian.
Bangkai monster itu sangat besar dan darah keluar dari mana mana.
Cacinh cacing kecil keluar dan mulai menyerang .
Yunhwa membunuh menggunakan serigala serigala nya.
Yunhwa juga mengeluarkan pedang nya untuk berjaga jaga.
"Kita akan sibuk untuk kedepannya"
Yunhoo berbicara sembari menatap ke arah belakang punggung nya .
Cacing mulai bermunculan lagi dan bukan hanya itu bahkan kalajengking besar keluar
'Ini akan jadi hari yang panjang.'
...
Yunhoo berdiri di mayat kalajengking besar dan ulat ulat besar yang berjejeran di mana mana.
Total mayat itu telah lebih dari 50 tetapi Yunhoo masih belum menemukan Apa yang di sebut Kolam Air ini.
"Kakak apakah ini tidak apa apa?"
"Tidak apa apa kalajengking adalah makanan yang cukup lezat."
Yunhoo yang berdiri di atas kalajengking yang di bakar oleh Hell Fire menatap sekeliling dengan bingung.
'Di tanah ini tidak ada apapun yang dua sebut kolam'
'Jika begini maka misi ini adalah misi untuk memecahkan teka-teki.'
'Selain padang pasir ,apa lagi yang ad di gurun yang luas ini?'
'Tidak ada, aku yakin semua nya kosong dan tidak memiliki apapun selain pasir'
'Pasir… pasir…'
Yunhoo merenungkan dan memikirkan spa yang biasanya ada di gurun pasir luar ini.
Gurun pasir panas.
Gurun..
'Tunggu? Aku memikirkan sesuatu, tanaman? Betul tanaman kaktus?'
Yunhoo menatap mengarahkan dan mengingat senua detail penting dari awal hingga akhir.
Tanaman kaktus yang ada di titik pertama!
Itu adalah satu satu nya tanama kaktus yang dia lihat .
Yunhoo turun memandang Yunhwa yang sedang makan daging kalajengking itu.
"Yunhwa mari berlari dengan cepat ke titik awal lagi."
"Apa? Tapi kak apakah ada sesuatu di titik awal?"
"Sepertinya begitu."
Yunhwa dan Yunhoo dengan cepat berlari dan kembali ke titik awal.
….
Kaktus yang cukup besar dan tinggi terlihat.
__ADS_1
Ini adalah satu satu nya tanaman kaktus yang di lihat di sepanjang gurun ini.
Ini memang tidak masuk akal melihat bagaimana besar nya gurun ini.
Yunhoo menatap kaktus itu dengan mata yang dapat melihat segala aliran itu.
Ia menatap dan terus berusaha mencari tahu detail detail mengenai kaktus itu.
Yunhoo menatap lagi dan merasakan sakit mata yang menyengat.
Meski begitu Yunhoo terus menatap melihat sesuatu yang aneh di depan matanya.
Tanda tanya muncul tanpa di sadari dan itu perlahan mulai jelas dan semakin jelas.
[Kemampuan Readers Lv.2 Telah Naik Tingkat!]
[Efek Baru Di tambahkan Ke Skill !]
Tulisan yang awal nya tidak ada dan muncul secara aneh sekarang terlihat jelas.
——————————
Kaktus Pembuka Kolam Dua Layar.
Di Butuhkan Mana Untuk membuka Kolam Air!
Kaktus yang Hidup di Gurun Besar
Umur Kaktus 500 Tahun
——————————
Yunhwa menantap dengan Bingung Melihat kakak nya yang sedikir aneh dan kesakitan.
"Kakak apakah kakak baik baik saja?"
"Y-ya aku baik baik saja."
Yunhoo mengalirkan mana nya ke kaktus itu melihat dataran bergerak aneh dan sesuatu dari bawah tanah muncul.
Itu adalah Kolam besar dan Tanaman besar yang tumbuh di kolam itu.
Yunhoo menatap air yang terlihat dan mendekat ke arah Kolam itu.
"Apakah kita berhasil kakak?"
"Ya, sepertinya kita hanya perlu masuk ke Dalam Air ini."
"A-apa? Tapi aku tidak bisa berenang kak."
'Hm kolam ini cukup aneh dan juga di papan info terlihat bahwa itu adalah Kolam dua layar'
'Apa maksud dari dua layar?'
Yunhoo diam sejenak dan menatap ke arah air di depan nya.
"Baiklah mari masuk."
Yunhoo menarik tangan Yunhwa yang berteriak Histeris dan memasuki Kolam itu.
...
"Uaaaas."
Yunhwa keluar dan terjatoh di bawah tanah melihat bahwa ini bukan lagi gurun.
"K-kakak lihat itu!"
Yunhwa menunjuk ke langit di mana kolam air yang sama persis terlihat.
"Jadi begitu, ini maksud dari dua layar kah?"
Yunhoo duduk melihat sekeliling nya yang terlihat seperti tempat yang hancur dan di mana mana terdapat banyak puing puing bangunan.
Yunhoo menatap sekeliling sampai dia melihat satu orang menggunakan tudung nenutup muka nya duduk .
'Sudah ada yang duluan sampai ke sini?'
'Jadi quest nya sama hanya di bedakan masing masing pemain?'
Yunhoo menatap Orang tudung itu mengaktifkan efek tampilan baru yang ada di Skil Readers nya.
————————
Nama: Yuu Mina
Level:16
Umur:22
Gender: Wanita
Judul:?
Kemampuan Bawaan:[Electric Kontrol Lv.2],[Swordmanship Lv.1]
Kemampuan Guardian: -
————————
'Kontrol Listrik?'
Yunhoo terdiam sejenak menatap kemampuan bawaan wanita itu dan melihat nama nya.
'Yui Mina kah?'
Yunhoo jalan dengan santai menghampiri wanita itu.
"Sepertinya kau sampai duluan? Kau memiliki intuisi yang cukup bagus"
Wanita itu mengerutkan kening mendengar pembicaraan Yunhoo dan mengingat kenangan awal Quest itu ketika dia terpeleset dan tak sengaja menabrak Pohon Kaktus.
"E-eh ya aku cukup beruntung"
"Bolehkah aku tahu nama mu?"
"….."
"Kalau kau tak mau memberi tahu tidak apa apa, Nama ku Yunhoo dan aku sedikit tertarik dengan Kekuatan mu"
"Maaf?"
"Tidak lupakan, sepertinya cukup perkenalan diri nya, aku ingin langsung ke intinya. Apa kau ingik berparty dengan ku?"
"Partai? "
Wanita itu duduk diam mendengarkan ucapan Yunhoo lebih lanjut lagi.
"Ya partai, kemajuan skenario mungkin akan semakin sulit jadi ku pikir membuat party tidak apa-apa."
"Aku memiliki satu lagi anggota yang sedang berdiri di sana."
Yuu Minta menatap ke arah Yunhwa yang berdiri menatap sekitar dengan santai nya .
"Anak kecil itu?"
"Dia memang anak kecil tapi dia mungkin lebih kuat dari mu"
"Apa? Haha kau bercanda? Anak kecil seperti ini lebih kuat dari ku?"
"Oh?… kau ingin melawan nya? Ini menarik jika kau ingin melawan nya."
"Apa? K-kau!"
Wanita mengepalkan tangan nya berdiri merasa kesal dengan ejekan yang di buat Yunhoo.
Tak!
Wanita itu tersandung batu mendorong tubuh nya ke arah Yunhoo dan tudung nya yang menutupi nya terbuka membuat wajah putih dan rambut silver nya terlihat.
Sungguh cantik .
Yunhoo terpana dan menahan tubuh Wanita itu.
"K-kau baik baik saja?"
"Ugh lepaskan"
Yuu Mina mendorong tubuh nya membalikkan badan nya dan menutup kembali wajah nya.
"Baiklah maaf jika kau berubah Pikiran Kau dapat menemui Ku."
'Huh itu sedikit bahaya'
__ADS_1
Yunhoo berjalan menghampiri Yunhwa dan duduk dengan santai merilekskan tubuh nya.