
“Ugh….”
Tiytiz Bangun dengan Kondisi perut nya yang masih sakit itu, meski luka fisik nya sembuh total tetapi sakit atas luka yang cukup banyak itu masih terasa.
Skill nya juga pada dasarnya harus menerima kerusakan yang parah sebelum mengembalikan nya.
Ini memang membuat nya merasakan kesakitan yang benar benar intens di tubuhnya.
Tubuhnya masih tidak Bisa menahan sakit itu dan sering kali bahkan dia merasakan kesakitan tanpa sebab atau Luka apapun.
Mungkin tidak cukup baik untuk membiarkan tubuhnya terus terluka seperti ini, tubuh nya belum cukup kuat dan terbiasa dengan lingkungan baru ini dan dia juga masih belum cukup kuat.
“Hahahaha!!” Tiytiz tertawa dengan cukup keras di saksikan dengan beberapa pemimpin yang melihatnya juga.
“K-kau sudah bangun?” Ucap Elbirz Dwin menatap Ke arah Tiytiz yang tertawa itu.
“Ya aku sudah bangun, tubuh ku baik baik saja jadi kumpulkan yang lain dan mari kita mulai rapat nya” Jawab Tiytiz dengan penuh semangat dan bergerak secara pelan.
“H-hei tunggu , tubuhmu mungkin masih akan sakit jadi tolong tahan sebentar” Ucap Elbirz Dwin dengan wajah khawatirnya berjalan mendekat dan membantu Tiytiz berjalan .
“Hah… sekarang waktunya memulai semuanya kah?”Eyliz Hoollim menatap dari belakang melihat Tiytiz di bantu berjalan dan menuju ruang Strategi.
……
“Wah… melihat dari dekat benar benar hebat”
Beberapa pemuda berbinar menatap Yunbwa dan yang lainnya berjalan dengan indah.
Yunhoo berdiri di samping Yunhwa dan terlihat seperti asistennya.
Namwoo dan Yuu Mina berada di belakang kedua nya dan di bagian belakang adalah Ibu Yuu Mina.
“Huhuhu Raja! Dia Raja!”
Sorak sorak player yang menatap Yunhwa dan yang lainnya berjalan.
Mereka cukup bersemangat menyoraki Yunhwa dan kawan-kawannya.
Entah kenapa semua menjadi seperti ini, sorakan itu berlanjut dan sapaan sapaan para player terus berdatangan menghampiri Yunhwa. Yunhwa tersenyum membalas sapaan para player itu dan bergerak ke arah Pusat di mana Ruang Strategu berada.
Setelah perjalanan cukup jauh Yunhwa dan yang lainnya sampai di sebuah Ruangan dengan Meja panjang dan bangku kecil beserta beberapa Tulisan dan papan tulis besar.
“Kau sudah datang..” Ucap Tiytiz yang masih dalam keadaan cukup pucat ke arah Yunhwa.
“Kau datang dengan orang baru? Aku baru melihat pria di samping mu” Lanjut Tiytiz sembari menatap Yunhwa.
“Sejak kapan kita begitu dekat hingga kau bertanya-tanya? Mari mulai rapat dan hindari basa basi yang tidak perlu” Ucap tegas Yunhwa ke Tiytiz.
Yunhwa berjalan mengambil sisi bangku yang di siapkan dan duduk cukup jauh dari meja panjang itu.
“Bukankah kau seharusnya duduk sedikit lebih dekat” Ucap Tiytiz dengan senyum nya menatap Yunhwa.
“Tidak aku akan duduk di sini” Jawab Singkat Yunhwa.
“Maaf bisakah sekarang Kita mulai rapatnya “ Sela Sayu Riz dengan kacamata nya dan memegang Papan tulis kecil dengan spidol di tangannya.
“Ya mari Mulai” Ucap Yunhwa dengan bantuan Bimbingan Yunhoo di sampingnya.
Rapat dengan cepat di gelar dan sayu Riz sebagai pusat dari strategi ini yang memimpin jalan nya rencana.
“Baiklah Sepertinya yang kalian tahu, wilayah Ke 4 tidak di ketahui bagaimana bentuknya dan bagaimana pasukan mereka, jika di perhatikan hal seksama Waktu untuk menyebrabg Juga terbatas dan itu ada pada Jam 12 pagi dan Jam 12 malam”
“Untuk menyusun rencana untuk melawan Wilayah Ke 4 ini, aku berpikir kita perlu memahaminya Tata Letak dan beberapa Jumlah Personil musuh”
“Dan rencana ini sudah ku jalankan lebih awal dari rencana”
“Hm…. Bagaimana hasilnya? Apakah sudah di dapatkan?” Ucap Tiytiz memotong pembicaraan Sayu Riz.
__ADS_1
“Itu akan datang pada pukul jam 12 sekarang, jika semua dalam kondisi baik seharusnya mereka akan kembali. Aku mengirimkan Pasukan Pengintai yang di bawah pimpinan Killy Dimhyu untuk mencari tahu Lokasi Dan seperti apa Tata Letak wilayah ke 4”
“Tidak buruk kau pandai mengambil keputusan dengan cepat “ Ucap Tiytiz sembari memegang kedua tangan nya .
“Terimakasih, untuk itu mari kita sedikit menunggu lebih lama lagi berita yang akan di bawakan Oleh tim Pengintai” Ucap Sayu Riz dengan senyuman di wajahnya.
Sekarang waktu menujukan Pukul 11.50
10 menit lagi jalan akan di buka dan tim pengintai akan Kembali.
Semua orang mengangguk setuju tanpa Ucapan lebih dan hanya menunggu 10 menit yang terasa berjalan sangat lama itu.
Mungkin jika di pikirkan lagi Skenario ini benar benar memakan waktu cukup banyak.
Tidak cukup menyenangkan bagi Yunhoo menghadapi Skrnario ini dengan Jumlah player 10.000 Ribu orang.
Ini terasa seperti perang antar Kerajaan yang tidak dia sukai.
Dia membenci semua hal tentang kerajaan!
Baginya Novel kerajaan atau cerita kerjaan tidak menyenangkan!
Dan sekarang Skenario ini sama tidak menyenangkan bagi nya juga.
Yunhoo tidak membuat ekspresi serius hanya bisa menghela nafas di dalam hatinya dengan kesal . Yunhoo berdoa agar skenario ini berakhir dengan lebih cepat dan mudah.
Ini benar-benar tempat yang tidak dia sukai.
5 menit berlalu.
Sekarang pukul 11.55
Beberapa pemimpin sedikit tegang dan kesunyian itu benar benar membawa perasaan yang tidak begitu menyegarkan dan mengenakan.
Tiytiz diam , dan beberapa pemimpin merasa tegang dan memiliki beberapa pirasat buruk.
Perasaan tegang dan pirasat buruk akan terjadi sesuatu.
Swish!!
Angin yang cukup kencang bertiup membuat semua orang menatap ke arah angin yang berhembusan dengan kencang.
Di hembusan angin kencang itu pohon pohon bergoyang dan angin semakin kencang.
Udara menjadi sedikit segar dan awan awan tepat berada di atas kepala mereka .
“Saya di sini Pemimpin!”
Seseorang yang tidak nampak wujud nya mulai berkumpul dan berkisar 7 orang yang hadir.
Skill mereka di lepas dan wujud mereka semua terlihat.
Mereka nampak seperti assasin yang cukup handal dengan Masker dan Penutup Kepala , dengan Pakaian ramping dan simple.
Postur tubuh mereka juga kurus dan tidak berlebihan dalam hal Berat badan.
Tatapan para pemimpin tertuju menatap para Tim pengintai itu yang berduri di depan Killy Dimhyu.
“Bicaralah di depan semua pemimpin dan sampaikan semua isi dan hal hal yang kau lihat.” Ucap Killy Dimhyu ke Pemimpin Tim Pengintai itu.
“Baik” Jawab singkat dari Pemimpin Tim Pengintai itu.
Yunhoo menatap mata Nya yang tidak goyah dan semangat nya yang cukup hebat.
‘Dia bisa menjadi player berbakat’ Batin Yunhoo sembari terus memasang Poker Face nya dan tetap diam di sisi Yunhwa.
“Pertama ini memang berita yang mengejutkan tapi di wilayah yang saya dan tim saya Lihat…. “
__ADS_1
“Ada apa? Lanjutkan” Ucap Killy Dimhyu sembari menyilangkan Tangannya.
“I-itu… di sana benar benar kosong dan tidak ada apapun”
!!!
Semua pemimpij terkejut dan mengerutkan Kening mereka semua.
“Apakah itu benar benar terverifikasi?” Ucap Sayur Riz sembari memegang Spidol dan Papan kecil di tangannya.
“Ya, tidak ada keraguan lagi bahwa kita bisa datang langsung tanpa memikirkan apapun “
“Apakah kau sudah mengecek ada jebakan atau apapun? “Sela Sayu Riz sembari terus menulis di papan nya .
“Tidak, benar benar tidak ada jebakan”
“Hm…. Jika begitu apa tujuan skenario ini? Bukankah ini sedikit aneh?” ucap Killy Dimhyu Sembari memegang dagu nya dan merenungkan pikirannya.
“Aku ingin memastikan satu hal…” Ucap Tiytiz sembari memegang dagu dan menatap ke bawah.
“Apakah ada makanan di sana?” Lanjut Tiytiz ,sembari memasang ekspresi serius dan menaruh kedua lengannya di meja panjang.
Semua nya sekali lagi terkaget lagi dan memahami arti dari pertanyaan Tiytiz.
Makanan! Benar, satu satunya hal yang mereka paling butuhkan adalah makanan!
“Tidak ada…” jawab tegas Pemimpin Tim pengintai itu.
“Begitu ya?….” Jawab Tiytiz sembaru memegang Jidat nya dab menghela nafasnya.
‘Sial bukankah ini sama saja pembodohan dan membuat kita menderita secara perlahan?’ Batin Tiytiz dengan kesal.
“Kukukuku, jadi begitu kah? Jadi begini cara skenario ini berjalan” Ucap Yunhoo sembari tertawa dan tersenyum seperti seseorang yang begitu Menyukai Penyiksaan.
“Apa? Apa maksud ucapan mu?” Ucap Tiytiz berdiri kaget dan menatap Yunhoo yang tersenyum.
“Tidak ,maaf sepertinya aku salah Ucap Tuan Pemimpin” Jawab Yunhoo singkat dan memasang wajah seperti biasanya.
“……” hening.
“Cih, kau memiliki pengawal yang aneh Yang Mulai ratu, atau harus ku panggil raja?” Ucap Tiytiz sembari duduk lagi dengan ekspresi masam nya.
“Hahaha, dia memang suka aneh jadi mari kita diskusikan bagaimana kita akan mengambil langkah dari masalah ini” Jawab Yunhwa tenang ,dengan sikap nya yang berbeda dan sangat dewasa .
“Apakah ada hal lain untuk di sampaikan?” Ucap Killy Dimhyu menatap dan bertanya ke Pemimpin Tim itu.
“Ada satu hal lagi, Di wilayah Ke 4 terdapat Satu Kastil besar Tetapi Ini sedikit aneh”
“Kastil itu rusak dan nampak sangat buruk” Ucap Pemimpin tim itu.
“Kastil itu terlihat begitu buruk Hingga membawa perasaan yang tidak enak “ Ucap Pemimpin tim itu dengan Raut wajah serius nya.
“Hm… baiklah terimakasih kau bisa pergi” Ucap Killy Sembari mengetuk ngetuk Meja dengan jarinya.
“Baiklah bagaimana pendapat mu Sayu Riz ?” Ucap Killy Dimhyu sembari menatap Sayu Riz.
“Ini…. Jika aku bilang , skenario Ini memang aneh sejak awal.” Ujar Sayu Riz sembari memperbaiki postur kacamatanya.
“Aneh? Apa maksud ucapan mu? “ Jawab Killy Dimhyu yang bertanya ke arah Sayu Riz.
“Pertama, kita hanya di suruh Untuk menguasai 3 Wilayaj yang di mana Terdapat 5 Wilayah sky Palace”
“Kedua, Jumlah Yang ada untuk menyelesaikan Skenario ini saja sudah tidak masuk akal dan terdapat banyak Player yang berpartisipasi”
“Ketiga, Di wilayah ke 4 berdasarkan pernyataan tim pengamat, Di ketahui bahwa tidak terdapat Musuh atau pasokan Makanan”
“Jika di susun dari semua itu jawab yang paling memungkinkan pertama adalah Teori bahwa dari 5 Wilayah ini Terdapat 2 Wilayah yang tidak bisa di Kuasai meski sudah mencari atau mencapainya”
__ADS_1