Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Perdagangan Informasi


__ADS_3

“Dia tidak akan melakuka. Hal Konyol bukan?” Ucap Yunhoo dalam batinnya yang memperhatikan Akila dari Barus antriannya.


Meski dia tahu akila Konyol dia juga naga, pasti insting dan otaknya tidak akan begitu tumpul bukan?….


Yunhoo yang menatap akila melihat tanaman iru dari dekat cukup takut apa lagi jika dia menyentuhnya.


Jika tanaman itu bisa membunuh Akila itu pasti jelas tanaman yang begitu menakutkan!


Tapi kenapa Yunhoo merasa bahwa tanaman iru begitu takut kenapa akila?….


Yunhoo yang menatap diam dari kejauhan merasa bahwa tanaman itu begitu takut di Tatap dan intimidasi dari Akila.


“Ya dia adalah naga, dan dia juga putri naga, jadi jelas itu akan menakutkan.” Ucap Yunhoo yang merasa bahwa kekhawatirannya sia-sia.


Dalam sekejap antriannya habis dan Yunhoo mencapai resepsionis nya


“Ada yang bisa ku bantu?” Tanya oranh yang sama yang sebelumnya Yunhoo temui itu.


“Oh tuan, apakah tuan Ingin menanyakan sesuatu yang baru?” Tanya resepsionis itu.


“Oh…. Kau mengingat ku” ucap Yunhoo yang cukup kaget dan juga terkesan dengan Ingatan Resepsionis itu.


“Tentu aku selalu mengingat Pelanggan ku.” Ucap resepsionis itu tersenyum.


“Ku rasa kemampuan Mencari Informasi mu dan mengingat begitu mengerikan ya…..” ucap Yunhoo yang berwajah pucat itu menatap Resepsionis itu.


“Fufufu, tidak perlu begitu Tuan, Anda tidak perlu membuat wajah pucat seperti itu” ucap Resepsionis itu yang tersenyum .


“Baiklah kau memang menyebalkan, aku ingin mencari Tahu, di mana aku bisa mendapatkan Magic key?” Tanya Yunhoo dengan serius dan menatap resepsionis itu.


“Magic key? …. Hm…. Mohon tunggu saya akan mencari informasinya sebentar.” Ucap resepsionis itu yang mwngambil sebuah Buku kecil dan mulai membaca halaman per halaman sangat cepat.


“Kagh…. Apa-apaan itu” uxap Yunhoo dalam batinnya yang bertanya-tanya apakah dia benar-benar membaca Buku itu.


“Baik aku sudah memastikannya, Magic Key tidak ada Informasinya.” Ucap resepsionis itu tersenyum dengan wajah tidak berdosanya itu.


“Hah? Apakah benar-benar tidak ada?” Tanya. Yunhoo menatap serius dan memegang kepalanya.


“Ya, tapi aku mendengar sesuatu yang menarik, Katanya ada sebuah Player di Lantai 10 yang Memiliki Magic Key. Tapi karna katanya item itu Sangat Berharga itu di incar dan di Buru banyak orang” ucap resepsionis itu memegang Pilinya dengan Jari tunjurnya.


“Hm…. Apakah ada yang lain?” Tanya Yunhoo.


“Tidak ada” ucap resepsionis sembari tersenyum dan menyodorkan tangannya.


“….. baiklah itu masih mending ketimbang tidak dapat apapun, jadi berapa harga Informasi ini?” Tanya Yunhoo.


“30.000 CD” ucap Resepsionis itu.


“Ti…Tiga Puluh?….!!!!” Ucap yunhoo berteriak dengan kaget dan membuka mulutnya lebar-lebar.


Beberapa orang yang mengantri menatap sinis Yunhoo dan mengintimidasi nya karna terllau lama mengantri.

__ADS_1


Resepsionis itu di sisi lain hanya teraenyum dan masih Menunggu koin yang di bayarkan Yunhoo.


Yunhoo menatap Pucat tangan itu dan menghela nafasnya.


Dia mengeluarkan 30.000 CD nya yang berharga dan pergi meninggalkan Tempat itu dengan zwakah lesu dan pucat nya.


“Sialan! Bajingan! Mereka terus menguras Uang ku!” Ucap Yunhoo kesal dan Menghentakkan Gigi nya.


“Eh…. Apakah kau tidak apa -apa?” Tanya akila yang bingung.


“Sialan bagaimana bisa aku tenang ketika uang ku hilang!” Ucap Yunhoo yang mengigit gigit tangannya dengan kesal dan terus mendumel dengan kesal.


“Hah…. Lantai 10 kah…..” ucap Yunhoo menatap menara.


“Hei akila, menurut mu apa yany harus ku lakukan untuk memanjat Menara dengan cepat?” Tanya Yunhoo ke akila.


“Tidak ada.” Jawab akila sembari berpikir sebelum menjawab.


“Tidak ada kah… sudah ku duga keeja keras memang di Butuhkan Untuk mencapai ketinggian.” Ucap Yunhoo sembari menghela nafasnya.


“Ah sebenarnya ada satu cara menarik, kau bisa berduel di Arena “ ucap akila sembari menjentikan jarinya dan memberikan Idenya.


“Berduel?” Tanya Yunhoo.


“Ya, berdual Mempertaruhan segalanya dan mendapatkan segalanya.” Ucap akila sembari tersenyum.


“Meski cukup Beresiko, tapi menurut ku ini cara yang cukup cepat untuk menaiki menara, dan juga setiap kau memenangkan pertandingan, kau bisa mendapatkan Seluruh Duit dan Peralatan musuh, serta bisa mendapatkan satu Skill musuh Yang Bisa di Pilih.” Ucap akila yang menjelaskan dengan serius dan berbicara dengan Yunhoo.


Yunhoo mendengarkan dengan seksama penjelasan akila yang mudah di mengerti itu.


“Betul , itu lah satu-satunya resikonya , bisa mendapatkan banyak tapi juga kehilangan Banyak.” Ucap akila.


Yunhoo mengerti dan mengangguk lalu berpikri sejenak.


“Kalau begitu bisakah kita mengurangi resikonya?” Tanya Yunhoo.


“Jika kau ingin berduel tanpa kehilangan nyawa, itu dapat di lakukan, tapi hadiahnya juga akan menurun.” Ucap akila yang memiringkan kepalanya dengan penuh pemikirannya.


“Tidak, bukan itu maksud ku, maksud ku adalah dengan Memperoleh sebanyak mungkin hadiah Tapi dengan Risiko yang kecil,” ucap Yunhoo yang memegang dagunya dengan tangannya dan berpikir.


Yunhoo memandang Akila menatap nya sejenak dan tersenyum.


“Benar ….. kenapa aku tidak kepikiran hal ini ya….” Ucap Yunhoo dalam hatinya dan tersenyum.


“Aku menemukan Jalannya” ucap Yunhoo yang tersenyum.


“E-eh apa itu?” Tanya akila.


“Kau akan mengetahuinya secepatnya “ ucap Yunhoo yang menarik tangan akila Untuk menjauh dan mencari tempat yang sepi.


“Eeehh… kita akan kemana?” Tanya akila.

__ADS_1


“Diam kau akan mengetahuinya” ucap Yunhoo yang menyuruh Akila diam dam memperhatikan sekitar.


Dia berada di gang sempit yang cukup kecil dan sepi.


Sembari memperhatikan sekitarnya yunhoo menyebar Mana nya ke sekitar untuk memeriksa apakah ada orang atau tidak.


Setelah Cukup yakin aman dan tidak ada orang Pintu dimensi terbuka dan Yunhoo Menarik akila ke dalam Dimensi Putih nya.


……


“Eh… tempat apa ini… “ tanya akila ke Yunhoo yang Bingung dan secara sadar melihat Ruang Putih yang aneh di depannya.


“ Ruang Yang sangat hebat, menurut ku ….” Ucap Yunhoo yang mendeskripsikan nya dengan aneh.


“Master!” Ucap seorang wanita yang di kenal Yunhoo yang muncul di depannya.


Seperti biasa Hyuerin terlihat jauh akan Kekayaan Mana di Tubuhnya bahkan wajah nya juga terlihat semakin cantik dan Tubuh nya terlihat bagus.


“K-kagh…. Apa apaan itu? Siapa makhluk ini? “ ucap akila bertanya ke Yunhoo yang kaget.


“Dia adalag Akila, Penjaga Dimensi “ Ucap Yunhoo yang tersenyum sedikit.


“K-kau benar benar mankjubkan….” Ucap Akila yang begitu terkesan dengan Yunhoo yang memiliki banyak bawahan dengan kekuatan yang Hebat.


Selain dua Guardian, dia bahkan memiliki 1 Penjaga dimensi.


Akila benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi, bahkan dengan isi didimensi ini yang di penuhi Energi Mana yang terasa berada tepat di dimensi kebebasan ini.


….. ini sungguh luar biasa.


Hampir bukann biasa atau bagus


Bukan juga luar biasa saja.


Tapi ini sungguh dan sungguh terlalu Luar biasa.


Akila yang mematap dirinya dan ruangan di penuhi warna putih dengan beberapa Buku dan Meja tidak jauh dari Tempat mereka berada.


“Jadi? Apa yang akan kau lakukan?” Tanya akila.


“Waktu di sini bergerak berbanding 1:10 dari dunia luar, jadi aku ingin kau melatih dan bertarung dengan ku hingga aku cukup kuat dan bisa bertarung Dengan baik di arena.”


“Hum…. Ide yang menarik.” Ucap akila yang tersenyum.


“Tapi aku tidak akan mengalah loh, aku akan membuat mu bertarung dengan segenap kemampuan mu” ucap akila.


“Itulah yang aku inginkan juga, seorang Manusia bertarung dengan Naga yang kekuatannya berkali-kali lipat jauh di atasnya, bukankah itu hebat?” Ucap Yunhoo.


“Kukuku, kau benar benar manusia yang penuh ambisi dan juga Licik” ucap Akila yang tersenyum.


Meski dia terlihay Bodoh sesekalu bahkan sifat nya bisa berubah menjadi mengerikan dan dewasa secara bersamaan.

__ADS_1


Akila tersenyum dan mulai menatap ke sekitarnya.


“Ini menarik jadi haruskah kita tidak Membuang waktu lagi?” Ucap akila


__ADS_2