
“Hahh….. melelahkan sekali” dengan Gumaman pelan pria ith dia bangun dan mematap pagi yang cerah.
“Berapa lama lagi kita harus menunggu?” Tanya pria itu yang menatap Yunhoo yang bersantai di sampingnya.
“Satu haru lagi” jawab Yunhoo dengan santai.
“Apakah kau tidak lapar? Aku bisa membuat makanan untuk mengisi rasa lapar mu” tanya pria itu yang menatap Yunhoo.
“Baiklah, apakah itu makanan yang layak Untuk Di Makan manusia?” Tanya Yunhoo itu.
“Kau pikir aku akan membuat makanan apa!” Denban perasaan kesalnya dia mengeluarkan beberapa Bahan Makanan yang tampak seperti Daging besar, dia Juga mengeluarkan sebuah Panci dan beberapa peralatan masak seperti pisau dll.
“Waw, jangan Bilang Kau juga membawa pakaian dalam di Tas Sistem mu bung” sindir Yunhoo yang menatap kaget itu.
“Apa kau bercanda? Tentu saja aku membawanya” ucap pria itu yang mengeluarkan swbuah ****** ***** Pink yang terlihat begitu mengerikan itu.
“Sial….. kau membawa yang warna pink bung?….” Ucap Yunhoo itu yang menatap dengan kaget dan Jijik.
“Bukankah itu bagus! Kebetulan aku membawa dua yang warna Pink, apa kau Ingin mengganti ****** ***** mu?” Tanya pria itu yanh tertawa.
Yunhoo hanya bisa menggelengkan kencang kepalanya dan menolak tegas Tawaran mengerikan itu.
“Baiklah, kau tunggu saja, aku akan membuatkan Makanan Untuk mu” ucap pria itu yang memakai sebuah Sarung tangannya dan Mulai memegang Alat dan bahan-bahan masakannya.
“Kau terlihat pandai, aku harap itu tidak mengecewakan harapan ku” ucap Yunhoo dengan sindirannya itu.
Pria itu hanya mengedipkan salah satu matanya itu dan berfokus memulai Memasak dengan Tenang.
Dia memasak seakan akan itu membuatnya dengan santai tanpa memikirkan apapun.
Dia juga menjadi sedikit santai dan beberapa kali melakukan sedikit atraksi dan sedikit bercanda dengan beberapa alat nya.
Yunhoo terdiam menatap pelan langit cerah dengan santai di bawah sinar matahari yang Mulai bersinar terang.
“Ini cukup membosankan” gumam Yunhoo dalam hatinya itu yang menatap diam dengan ekspresi diamnya itu.
…….
Yunhoo menatap diam menghabiskan Harinya yang cepat itu.
Dia melihat portal di depannya yang terbentuk dan pria di sampingnya juga tampak cukup senang melihat Kembali Portal yang Muncul.
Yunhoo melangkahkan Kakinya melewati Portal itu
Dia tiba kembali di Kota Yang sama di mana itu tepatnya adalah Kota Lantai 10 atau Kota Azazka.
“Kita kembali” ucap Pria itu yang memandang Para Ksatria yang berjaga itu.
“Senang bertemu dengan kalian para petualang, aku adalah Pemimpin Ksatria di sini, dan aku akan mengawal kalian dengan Aman Hingga Ke Titik Pertemuan Kalian Dengan Raja Kota ini” ucap seorang pria yamg datang dan merentangkan tangannya itu.
Dia adalah pria dengan Armor Besar dan Banyak itu di ikuti Dengan sebuah Pedang di Pinggang samping nya.
“Apakah hanya kalian berdua yang selamat?” Tanga Pria Ksatria besar itu.
“Ya, hanya aku dan dia yang selamat” Ucap pria itu yang menjawab pertanyaan Pemimpin Ksatria itu.
“Baiklah, silahkan Ikuti aku dan aku akan membawa kalian Untuk Beristirahat dua Kastil Raja!” Ucap pria itu yang dengan siaga menuntun dan membawa Yunhoo serta Pria di sampingnya.
Beberapa ksatria Juga berjaga dan mulai mematikan Portal Teleportasi mereka dan beberapa berjaga seperti biasany
Ini benar benar sangat aneh tapi melihat diri mereka sekarang masih berada di Lantai 10 itu terasa cukup mendebarkan.
__ADS_1
Dia Juga menjadi pusat beberapa perhatian yang di Tonton Banyak Player dan beberapa Orang.
Yunhoo berjalan terus bersama pria di sampingnya yang beberapa kali bersikap Konyol itu.
“Hey bisakah kau diam?” Ucap yunhoo yang merasa kesal itu.
“Tidak, ini tidak menyenangkan! Apa kau tahu betapa takutnya aku melihat Player banyak yang terbunuh oleh Monster itu!” Ucap dan tegas Pria itu yang dengan cemberut nya masih sedikit merasakan rasa takut.
“Kau terlalu penakut untuk seukuran Orang Yang bisa naik Hingga Lantai ini, apa kau tidak pernah mengerjakan Tantangan Dengan baik?” Tanya Yunhoo yang kesal dan mengerutkan Kening nya itu.
“Aku melakukannya! Tapi aku entah kenapa selalu melakukannya dengan baik Hingga aku melihat Monster itu! Dia! Dia menyeramkan! Dan kecepatan serangannya Juga begitu menakutkan!”
“Hah…. Bukankah kau tidak melihat jelas Monster itu?” Ucap Yunhoo yang menghela nafas.
“Ya! Tapi kegilaan itu terua terbayang di Ingatanku hingga membuat diri ku tidak bisa melupakana nya” gerutu kesal Pria itu yang mengigit bibirnya.
“Hah…. Kau sebaiknya Memberikan Informasi yang baik ketika menyampaikannya ke Raja, aku sendiri sedikit Khawatir akan seperti apa raja itu” ucap Yunhoo dengan Pelan yang saling berbicara dan berbisik dengan Pria itu.
Yunhoo masih terus mengikuti dengan Pelan hingga mereka tiba di Kastil besar dengan penjagaan ketatnya dan Pintu besar yang menutupu sekitaran Kastil.
Ini jelas kastil besar layaknya seorang Raja yang mempunyai Kastil, bahkan Wilayah dan Sekitar Kastilnya Juga luas.
Selain banyak Para Prajurit Ksatria, beberapa seperri Pembantu dan Beberapa orang lainnya terlihat .
Mereka menggunakan Pakaian Rapih dan melakukan Kegiatan mereka Masing-masing.
Tentu saja Kehidupan di Dalam Kastil ini masih tergolong hebat .
Yunhoo yang di siai lain berjalan terus ke siai Pintu Kastil mulai melihat Sebuah Kastil yang sangat besar itu.
“Wah ……” dengan wajah terpukaunya Yunhoo menatap kastil itu.
“Terlihat bagus bukan?….” Ucap Pemimpin Ksatria itu yang bertanya ke Yunhoo dengan senyumannya.
Banyak taman , patung-patung dan bahkan air mancur.
Ini sungguh hebat dan bagus, dan kali ini mereka menatap kastil yang besar dan megah ini dengan kedua matanya.
Yunhoo menatap pelan dan melihat Pemimpin Ksatria itu mulai membukakan Pintu Kastil besar itu.
Mereka masuk melihat kastil besar itu yang sangat indah dengan Hiasan seperti Foto, beberapa Patung dan Bahkan Karpet yang Indah.
Di ikuti lampu-lampu yang terbuat dengan indah dan beberapa Hiasan seperti lukisan yang Sangat bagus itu.
“Sial, ini sangat bagus” Ucap Pria itu dengan wajah terpukaunya yang menatap dengan Tatapan yang Dengan jelas terlihat kaget itu.
“Bisa kau jaga ucapan mu bung?” Ucap Yunhoo yang mengernyit masam ke Pria di sampingnya itu.
“Baiklah-baiklah, kau manusia yang sungguh merepotkan aku sungguh tidak Ingin bertemu dengan mu lagi bung” ucap pria itu yang cemberut kesal.
Yunhoo juga hanya bisa terdiam dan terus berjalan.
Pemimpin Ksatria iru Menuntun mereka pergi ke lorong panjang dan membuka Sebuah Ruangan dengan Dua ranjang .
Ruangan ini besar dan memiliki dua ranjang yang berjarak cukup Jauh.
Satu sisi ranjang di Sisi kiri, yang lain di sisi Kanan.
Pemimpin Ksatria itu berbalik dan menatap Yunhoo serta pria di sampingnya itu.
“Kalian Beristirahatlah Di Sini selama Dua Hari dan Kalian Bisa memberikan Laporan Kalian setelah Beristirahat dengan cukup, kalian juga bisa meminta Pelayan membawakan Makanan Kalian ke sini atau membuat Kan makanan yang sesuai dengan Selera kalian.” Ucap Pemimpin Ksatria itu.
__ADS_1
“Apakah ada pertanyaan?” Tanya Ksatria itu.
Yunhoo menggelengkan Kepalanya tanpa menjawab dan di sisi Lain Pria di samping Yunhoo itu juga mengikuti Nya.
Pemimpin Ksatria di Depan mereka iru hanya tersenyum dan pergi dari Kamar nya itu.
Dia tidak berbicara apapun lagi dan meninggalkan Yunhoo Serta Pria bermata Hijau itu di kamar yang luas itu dengan dua Ranjang.
“Ya ini menjadi waktu yang berharga” ucap Yunhoo yang berdiam dan menatap Kamar yang luas itu.
Yunhoo menutup pintu Kamarnya yang terbuka dan berjalan melewati pria di depannya itu yang masih terdiam.
“Apa kau tahu kenapa aku membenci mu?” Tanya pria itu.
“Tidak tahu, dan tidak mau tahu” tegas Yunhoo yang menjawab itu.
“Sialan, kau memang brengs*k” ucap kesal Pria itu yang berdiam dan duduk di rankang Yunhoo.
“Kenapa kau duduk di Ranjang ku sial?” Ucap Yunhoo yanh kesal itu.
“Apakah tubuh kecilku ini mengganggu Kasur yang luas ini sial*n?” Jawab kesal pria itu yang menatap Yunhoo dengan ekspresi kesalnya.
“Cih…. Ini kan ranjang ku, tentu saja aku tidak Menyukai seseorang Untuk Mengganggu atau bahkan duduk di ranjang ku” jawab Yunhoo yang cemberut.
“Sejak kapan Ini menjadi Ranjang mu? Sudah jelas ini semua Milik Kerajaan ini sial” kelit Pria kecil itu yang bingung.
“Sialan bisakah kau diam saja? Kau mengganggu ku “ tegas Yunboo yang menutup telinganya dan terdiam itu di balik ranjang dan selimut hangat itu
“Heh….. bukankah lebih baik kita berjalan jalan? Kau tahu Kastil ini sangat Indah Bung!” Ajak Pria otu yang berbicara ke Yunhoo.
Yunhoo dengan suara rendahnya menolak dan berbaring melemahkan Tububnya yang beraktivitas Cukup banyak.
Untuk seukuran tubuhnya yang jarang beraktivitas Dari dulu, membawa tubuhnya Beraktivitas lebih adalah hal yang berat.
Untuk itu dia membutuhkan Setidaknya Satu Hari Istirahat Dengan Full untuk menyegarkan tubuhnya.
Jujur saja bahkan Bagi Yunhoo sendiri tubuhnya masih memiliki Kenyamanan dan kemalasan Dari Sifat lamanya yang ingin terus bisa berada di ranjang dan berdiam diri.
Ini sedikit menyenangkan karna bisa bersantai tapi jujur saja untuk Sekarang , dan Untuk dirinya ini. bermalas-malasan adalah hal yang cukup buruk.
Itu terlampau buruk karna Kemalasan tidak akan membuahkan Hasil yang bagus.
Entah kenapa semenjak Beberapa hari ini dia menjadi Ingin bersantai tetapi bisa terus bertambah kuat dengan Nyaman.
Jujur saja itu mustahil, sangat mushatil yang terlampau mustahil.
Bagaimana bisa dia berharap Dia santai tapi bertambah Kuat?…..
Untuk seorang Dari Lantai 50 ke atas seperti Akila Pun terus berjuang dan latihan Untuk bertambah Kuat.
Tetapi Untuk dirinya ini sekarang bahkan dia berharap dengan Tidak banyak melakukan apapun dia bisa bertambah Kuat.
Jujur ini mustahil
Dia bahkan tahu Mustahil, tapu harapan akan selalu ada di. Dalam diri seseorang.
Meski rasanya Mustahil, berharap pun tidak masalah meski berujung ujung tidak sesuai Ekspetasi atau harapan nya sendiri.
Mau bagaimanapun Yunhoo masihlah Manusia yang memiliki akal jadi dia paham dengan baik bahwa harapannya Mungkin mustahil tetapi di dalam Dunia yang seperti ini mungkin saja harapannya akan terkabul meski hanya 1% kemungkinan dari 99% yang Mustahil.
“Hah…..” dengan helaaan panjangnya Yunhoo terdiam pelan.
__ADS_1
“Kau Tidak pergi?” Tanya Yunhoo.