Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Lantai 10


__ADS_3

[ Lantai 9 Telah di selesaikan]


[ Anda Telah Mencapai Lantai 10 !]


[ Lantai 10 Adalah Titik Awal Perubahan!]


[ Apakah Anda Ingin Masuk Ke Lantai 10?]


Dalam pandangannya yang di penuhi darah dan bercak darah itu, yunhoo menatap pesan sistem.


Akila di sampingnya duduk diam menatap Yunhoo dan berbicara sembari mendekat.


“Kau telah mencapai lantai 10” ucap akila.


“Ya, aku mencapainya, tapi ini sungguh terlalu cepat bukan?” Ucap Yunhoo.


“Bukankah itu keinginan mu untuk datang Lebih cepat?” Ungkap akila yang mengejek san mengingat lagi Kenangan di mana Yunhoo Aangat bersemangat dan mengungkapkan nya ke Yunhoo.


Yunhoo hanya tertawa kecil dan menatap pesan sistem nya.


“Baiklah aku akan masik!” Ucap yunhoo.


Akila dan Yunhoo dengan cepat di Teleportasikan dan menghilang Dari Lantai 9.


……..


Lantai 10.


Berbeda ketika sebelumnya Mereka Langsung memasuki Tantangan Lantai.


Kali ini yunhoo tiba di Kota lantai 10.


Dia cukup kaget awalnya mengira bahwa Bukan tempat tantangan tapi Sebuah Kota yang muncul di Sini.


Yunhoo menatap tempat dia berada sekarang.


Ini adalah semacam Kota biasa dengan Dinding besar mengelilingi Kota.


Kota ini tidak cukup besar tapi Masih tergolong cukup besar.


Berbeda dengan Kota kebebasan yang Luasnya keterlaluan Luas.


Ini berbeda.


Luas kota ini seperti layaknya Luas kota biasa dan Sebuah Kota di wilayah kerajaan .


Kota ini juga memiliki sebuah bangunan lain di dalam Dinding ini.


Itu atas bangunan yang cukup berada di atas dan menaik memutar.


Di atas itu, itu berdiri sebuah Istana besar.


Yunhoo memahami apa tempat itu dengan baik


Istana raja.


Jika Bukan raja maka anghao saja itu adalah Istana Pemilik Kota.


Yunhoo tidak tahu apa yang ada di skenario ini tapi Yunhoo cukup Bingung.


Yunhoo yang masih dalam keadaan Linglung menatap Kota itu berdiam dan menyipitkan matanya.


“Ada apa? Kau bimbang? Bingung?” Tanya akila dengan wajah Miring nya.


“Ya aku cukup bingung dan sedang berusaha berpikir apa yang ada di lantai ini dan Tantangan apa.”


Ucap Yunhoo sembari menutup ata matanya yang terkena silauan Sinar matahari terang.


Yunhoo cukup lelah hari ini.


Karna ini bukan tantangan , yunhoo ingin eriatirahat sejenak.

__ADS_1


Ini melelahkan Baginya dan dia butuh istirahat.


Dia telah melalui Lantai demi lantai dari awal hingga ke sini.


Dan dari lantai 6 Hingga ke 9, yunhoo tanpa Beristirahat terus melangkah dan menaiki menara.


Selain lelah dia Juga butuh istirahat meregangkan badan dan Pikirannya.


Yunhoo menatap Kota itu yang cukup ramai dengan orang.


Meski tidak mengetahui dengan baik Yunhoo menatap akila dan bertanya Kepadanya.


“Aku memang memiliki banyak pertanyaan, tapi bisakah kita pergi ke Penginapan? Aku begitu Lelah “ ucap Yunhoo dalam mata sayu nya dan mata panda nya itu.


Dia sangat lelah Hingga Penglihatannya kabur dan memudar.


Yunhoo yang terlalu Memaksakan Diri itu terjatuh dan pingsan.


Akila menangkap dan menahan Yunhoo yang jatuh itu dan menghela nafasnya.


Dia tersenyum dan menyeret Yunhoo pergi ke penginapan Terdekat.


Bahkan sebelum dia menjawab Yunhoo sudah Pingsan.


Akila yang juga memahaminya ,Membantu nya dan pergi menuju penginapan terdekat.


…….


Selang beberapa jam.


“Ugh…. Ini sakit Sekali” erang Yunhoo yang bangun menatap Jiwoo, Jinhoo dan akila yang duduk sembari memakan cemilan.


Yunhoo duduk diam menatap mereka terdiam sejenak dengan wajah aneh.


“Apa-apaan orang-orang ini? Master mereka terluka tapi merwka hanya diam dan Makan?” Ucap Yunhoo dalam batin nya yang kesal dan memegang kepala nya.


Jiwoo dan Jinhoo yang menatap Yunhoo bangun terdiam sejenak dan memeluk mereka secara mendadak dan tiba-tiba itu.


“H-hei! Lepaskan ini sakit” teriak Yunhoo mengerang sakit dan melepaskan pelukan Jiwoo dan Jinhoo yang membuat wajah khawatir nya itu.


“Jadi di mana Kita?” Tanya Yunhoo to the point langsung dengan wajah yang serius ke akila.


“Kita berada di lantai 10.”


“Berbeda dengan lantai Lain, Di Lantai 10 ini Kita harus menyelesaikan Tantangan Lantai bersama Orang-orang lainnya.” Ucap akila yang melanjutkan berbicara ke Yunhoo.


“Jadi maksud mu ini bukan tantangan yang bisa di selesaikan hanya dengan berjalan dan menantang sendiri?” Tanya Yunhoo.


“Ya, kurang lebih.” Ucap akila mengangguk.


“Kalau begitu apa Misi di tantangan ini?” Tanya Yunhoo.


“Penyerangan Dungeon.” Ucap akila .


“Penyerangan Dungeon kah?….. kalau begitu kemana aku harus mengambil langkah awal?” Tanya yunhoo lagi sembari mengangkat alis nya dan memegang dagu nya


“Ke Kamp penyerangan Yang berada di luar Dinding Kota.”


“Di sana terdapat banyak orang yang sama seperti , mereka juga para penantang.” Ucap akila yang menujuk ke luar dari jendela yang memperlihatkan Kota yang Yunhoo sedang tinggali.


“Jadi apakah semua manusia di sini adalah npc?” Tanya Yunhoo.


“Npc? Apa itu? “ tanya akila yang bingung tidak mengerti bahasa Yunhoo.


“Tidak aku ganti pertanyaan ku, apa manusia di sini bukanlah manusia asli dan hanya ciptaan Menara?” Tanya yunhoo menyipitkan matanya dengan serius.


“Ya begitulah.” Ucap akila yang acuh tak acuh dan menatap ke kota yang indah ini.


“Begitu ya?….” Ucap yunhoo yang cukup mengerti dengan penjelasan akila dan bangun dari ranjang nya.


“Jiwoo, jinhoo, bersembunyi.” Ucap Yunhoo.

__ADS_1


Jiwoo san Jinhoo memgangguk dan bayangan mulai menutupi seluruh tubuh mereka dan bergerak menuju bayangan Yunhoo.


“Baiklah mari ke Kamp Penyerangan.” Ucap Yunhoo yang keluar bergegas bersama akila pergi.


……


Kamp penyerangan.


“Bagaimana Hasil dari Investigasi Menyeluruh tentang Dungeon yang Muncul?” Ucap seorang Perwira Kesatriayang duduk dan bertanya ke seorang Pemanjat menara .


Orang yang bertanya itu adalah Kstaria pedang dengan badan cukup tinggi dan mempunyai postur tubuh yang bagus.


Dia di temani 2 pengawal di sisi kanan dan Kirinya.


Kstaria itu mempunyai mata hitam dengan rambut Hitam nya .


Dia memakai armor putih besar dengan pedang yang terikat di pinggang nya.


Di sisi lain pemanjat yang menyampaikan itu adalah seorang Pria tinggi dengan Rambut Hitam Highlight ungu.


Mata nya berwarna Ungu cerah terang dan kulit nya putih.


Pria itu diam dan berdiri menunggu instruksi dari Perwira Ksatria itu.


“Baiklah, ini hasil investigasi yang bagus, kita akan menyerang dalam 3 hari, jadi selama Ini siapkan dan jangan sampai ada yang tertinggal atau ada masalah sedikitpun.” Ucap perwua itu sengan tegas.


Pria yang berdiri di depan perwira itu mengangguk, lalu menundukkan kepalanya dan pergi.


Pria itu berjalan memasuki Tenda Yang cukup besar dan melihat meja panjang dengan Bangku yang memutari meja itu.


Di situ duduk banyaknya pemanjat yang menjadu Pemimpim Operasi penyerangan ini.


Mulai dari ada yang terlihat monster. Ada juga yang seperti Elf, ada yang seperti Goblin, dll.


Manusia juga ada dan itu adalah Dua orang yang sekarang Sedang duduk di meja Panjang.


Dua orang itu bukan menjadi dua orang yang duduk di meja panjang, melaikan satu yang duduk dan satu lagi yang baru saja datang yang Ingin menyampaikan pesan dari perwira.


Para pemimpin yang duduk di situ juga menatap serius mendengarkan Ucapan yang di sampaikan Pria tampan dari ras manusia yang mempunyai mata Ungu cerah itu.


Setelah mendengarkan nya .semua orang yang Duduk di sini berekspresi serius dengan rasa tegang dan Juga semangat mereka.


“Jadi akhirnya akan di Mulai kah?” Ucap seorang pria berotot besar dengan Kulit coklat dan mempunyai 2 Mata dan Satu tanduk.


Dia tampak terlihat seperti iblis dan mempunyai hawa yang cukup mengerikan.


Beberapa orang juga berdiam tapi hawa mereka semua Sungguh Kuat dan mempunyai Tekanan yang mengerikan di sekujur Tenda yang tidak terlalu besar ini.


Itu membuat Hawa di dalam tenda ini di penuhi banyaknya tekanan dari kekuatan para pemimpin yang duduk di sini.


Pria yang bernama Donshik yang duduk di meja itu menatap diam berpikir tanpa mengeluarkan sepercakpun hawa mengintimidasi seperti yang lainnya.


Di sisi lain pria bermata Ungu yang juga mulai berjalan ke arah Donshik diam dan menatap para pemimpin lainnya.


Pria bermata ungu itu adalah FleyDrin Hans yang mulai berdiri di belakang Donshik.


Dalam keadaan di mana semua pemimpin mulai bersemangat dan juga sedikit menantikan Di Mulainya Tantangan Lantai ke 10, Sebuah Suara Dari terbukanya Temda terdengar.


“E-eto…. Apakah di sini ada orang?” Ucap seseorang yang hanya baru memegang tenda dan mulai masuk membuka tenda itu.


Itu ada Yunhoo dan akila yang menggunakan Jubah datang memasuki Tenda.


Semua pemimpin menatap diam dan tajam ke Yunhoo yang masuk sembari memancarkan Aura mengintimidasi dan Ledakan mana yang Kuat


“Eto…. Apa aku salah masuk ke tempat ini ya?…. Maaf mengganggu seperti saya sakah tempat” ucap Yunhoo yang be dan mulai keluar dari tenda.


“Hei anak muda tunggu” ucap Donshik yang berbicara menatap dan berdiri ke arah Yunhoo.


“Kau mencari apa anak muda?” Tanya Donshik.


“Kamp penyerangan” ucap Yunhoo menatap donshik

__ADS_1


“Jika begitu maka kau datang ke Kamp yang benar” ucap Donshik yang tersenyum.


“Tenanglah, aku Donshik, dan dia FleyDrin, kau terlihat dari Ras manusia jadi kau bisa mengikuti ku.” Ucap Donshik tersenyum dan menyodorkan tanganmya membukanya lebar lebar telapak tangannya.


__ADS_2