
Untuk Membantu mandukung author Jangan Lupa Berikan** Like Tinggalkan Komen dan Berikan Vote pada karya author ,Setiap dukungan dari kalian akan membantu menyemangati author dan membuat author lebih bersemangat lagi Dalam Membuat Karya-karya lainnya dan Bab selanjutnya.**
🌿🌿🌿🌿☘️☘️☘️☘️☘️
Keegoisan memang hal yang bodoh, tapi dirinya memang begitu egois dan tidak tahu diri.
Manusia memang di penuhi banyak perasaan aneh.
Entah itu egois, serakah, benci, sakit. Bahagia dll.
Memiliki salah satu dari semua itu tidak lah salah.
Karna itulah sifat Manusia yang memiliki segala macam sikap dan Sifat .
Dia tidak akan menganggap dirinya benar, tapi dia juga bukan iblis jahat yang hanya terus membunuh orang tidak berdosa.
Dia hanya akan maju dan melanglah ,lalu Juga maju Untuk masa depan.
Setelah menatap dan berdiri diam, yunhoo menaruh pedang silver nya dan berjalan kembali ke lorong panjang di mana sebelumnya dia memasukinya.
[ Duel Telah Berakhir, karna Hak mendapatkan segalanya, semua Item dan Coin akan di berikan!]
[ Memuat Banyak Nya item dan Coin!]
[ Menghitung Jumlah Item!]
[ Coin Telah berhasil Di hitung!]
[ 50.000 CD Di dapatkan dari hasil Duel!]
[ Beberapa Senjata dan Item telah masuk ke Inventory Anda, silahkan Di periksa!]
[ Penteleportasian akan di Mulai!]
[ Pengiriman : Di Luar Arena ]
……
Yunhoo di teleporrtasikan ke luar arena dan dia berdiri menatap banyaknya orang yang tidak pernah sepi meninggalkan Tempat ini.
Yunhoo diam mentap papan sistem nya lagi.
[ Silahkan Pilih Satu Kemampuan Lawan!]
[Power Slash],[Intimidation],[Ax Skills]
Yunhoo menatap 3 pilihan skill yang cukup mudah di mengerti itu.
Yunhoo Juga melihat masing-masing deskripsi skill dan menatap nya dengan serius.
Intimidadion adalah hal yang Yunhoo tidak perlu.
Ax skill juga begitu.
Karna Yunhoo tidak tergarik menggunakan Kampak dia tidak Membutuhkan itu.
Power slash.
Pilihan terakhir yaitu Pwer slash
Ini satu-satu nya yang menarik bagi Yunhoo.
Yunhoo tanpa pikir panjang memilih Power slash dan itu dengan Cepat tertanam di Tubuh Yunhoo.
Di ikuti dengan Level nya yang bahkan tidak di mulai dari Level 1.
Sungguh menarik.
Yunhoo kagum bahwa ternyata dia mendapatkannya dengan Level skill nya juga.
Yunhoo mengerti kenapa Banyak Orang menyukai arena.
Selain bisa memdapatkan Skill, mereka Juga bahkan bisa mendapatkan nya dengan Level yang Musuhnya dulu tingkatkan.
Sangat menarik
Sungguh menarik bagi Yunhoo.
__ADS_1
Ini jackpot tak terduga baginya.
Selain itu dia juga mendapatkan Skill berguna hanya dalam sekali bertanding, ini benar-benar memyenangkan dan membuat nya tersenyum dengan cerah.
Dia mengepalkak tangannya dan melihat papan sistem muncul lagi
[ Anda Telah Menyelesaikan Pertandingan Anda!]
[ Pembaruan Status Arena Anda di perbarui!]
[ Silahkan Periksa!]
Yunhoo mengklik tanpa periksa dan menatap Status Arena nya lagi.
Nama: Kim Yunhoo
Umur: 20 Tahun
Ras : Manusia
Level : 45
Jumlah Point Duel: 25
Total Pertandingan: 1
Kemenangan: 1
Kekalahan:1
Histori Duel: [ DUEL KEMATIAN]
———————
Yunhoo melihat papan itu dan memerikaanya dengan baik.
Point nya bertambah menjadi 25, itu cukup banyak bertambahnya.
Selain itu total pertandingan bahkan juga di perlihatkan dengan Histori Duel.
Itu membuat Yunhoo sungguh tertarik.
Power Slash yang dia dapatkan berlevel 5 dan itu cukup menarik.
Kali ini dia sudah cukup yakin untuk maju menaiki menara lagi.
Dia harus segera mencari nya.
Mencari sebuah Magic Key …..
Dalam pandangan seriusnya sembari menatap langit Akila di sisi lain datang dengan wajah cerah nya dan tersenyum.
“Selamat kau memenangkannya.” Ucap akila.
“Aku cukup senang” ucap Yunhoo sembari melamun pelan dan menatam ke bawah.
“Hihi, kau sudah menjadi cukup hebat hanya setelah bwrlatih beberapa hari, padahal aku yakin Titan itu cukup Kuat loh.” Ucap akila.
“Kau benar, dia memang Kuat tapi masih terlalu lemah dan jaga lambat.” Ucap Yunhoo.
“Fufu, baiklah, kau mendapatkannya ini duit mu.” Ucap Akila.
Dia menyerakan total 400.000 CD ke Yunhoo dan itu cukup memuaskan Bagi Yunhoo.
Siapa yang memyangka mencari duit bisa seperti ini caranya.
Total Duit nya dalam Sehari langsung meningkat 100% pesat dan menjadi 480.000 CD.
Yunhoo tersenyum mengambil nya dan berjalan.
“Jadi kali ini kita akan kemana?” Tanya akila.
“Bagaimana Jika Kota Makan dulu?” Ucap Yunhoo.
“Baiklah! Aku lapar mari makan!” Ucap akila dengan semangat dan tingkat Konyolnya.
Yunhoo memgangguk senyum dan berbicara.
__ADS_1
“Kali ini aku yang akan memtraktir mu” ucap Yunhoo.
“Benarkah?…. Kalau begitu mari-mari langsung makan!” Ucap Akila menarik Yunhoo pergi ke sebuah Tempat Makan Terdekat di Kota itu.
Akila dengan wajah senang nya menarik dan menyeret Yunhoo dengan cepat itu.
Yunhoo yang di seret itu hanya bisa diam seperti patung dan memggelengkan kepalanya.
……
Setelah makan Yunhoo membeli beberapa minuman untuk mereka santap, yunhoo bersantau sekenak dan duduk di sebuah bangku panjang dengan Akila.
“Hei akila” Saut Yunhoo berbicara kepada akila sembari mematap menara.
“Ya?….” Jawab akila yang memiringkan kepalanya dan menatap Yunhoo.
“Bagaimana Kehidupan di lantai atas Menara?” Tamya Yunhoo yang penasaran itu.
“Um….” Sebelum sempat menjawab Akila berdiam sejenak Dengan Sedikit Ekspresi Sedih Muncul di wajah nya.
Akila menatap diam dan mengambil nafas lalu berbicara.
“Itu kehidupan yang Cukup berat….” Ucap akila.
“Begitu kah?…. Apakah Sangat berbeda ketika di Lantai ini?” Tanya Yunhoo.
“Ya jauh berbeda.” Ucap akila sembari menatap menara.
“Apakah kau yakin Ingin naik? Aku hanya bilang tapi Di atas menara itu, banyak para Monster yang Jauh Dan Jauh lebih Kuat” ucap akila menatap dengan khawatir Yunhoo sembari sedikit cemas.
Yunhoo menatap Wajah akila dan melihat menara lagi.
Yunhoo terlihat tenang dan mengambil Nafasnya, dia merentangkan tangannya ke arah udara kosong yang memperlihatkan menara dari pandangannya.
“Aku akan naik, dan Kau tak Perlu Khawatir.” Ucap akila.
“Aku senang Jika kau bersemangat.” Ucap akila yang tertawa dan berdiri.
“Haruskah kita Mulai?” Ucap akila yang berdiri dan Mulai terlihat sedikit dewasa tapi masih dengan senyuman kekanak-kanakan nya.
“Ya aku Mohon Bantuannya” ucap Yunhoo.
Akila mengangguk dan mereja berdua berjalan menuju Menara.
Sekarang masih Pukul 12.45 Siang.
Meraka berdiri menatap Pintu gerbang menara yang Ramai di penuhi Orang itu.
“Mari masuk” ucap akila.
Yunhoo mengangguk mennghembuskan nafas nya dan berjalan masuk.
……
[ Lantai 6 Menara]
Setelah Yunhoo masuk ke menara pandangannya pertama kali mematap dan melihat ke sekitarnya.
Kali ini yunhoo berada di lembah penuh rawa dan lumut.
Beberapa monster yang aneh juga muncul, itu terlihat seperti Jelly yang lembut tapi mengerikan.
Itu terlihat seperti Slime tapi nyatanya bukan slime.
Mereka terbuat dari Lumut rawa yang terlihat Hidup itu.
Mereka berlendir dengan menjijikan dan menyerang Dengan Lendir asam mereka..
Pedang tidak mempan kepada mereka dan Yunhoo berusaha keluar dari Jeratan Lumut yang menempel di kakinya itu.
Akila di sisi lain berdiam di belakang nya dan menatap sekitar.
“Ini adalah rawa.” Ucap akila.
“Ya aku tahu, bisakah kau melalukan sesuatu? Sepertinya pedang Tidak mempan” Ucap Yunhoo yang berdiam dan berusaha mengeluarkan kakinya.
“Kau hanya perlu membakar mereka dengan api mu” ucap akila.
__ADS_1
“Oh dia mempan terhadap api?” Tanya Yunhoo.
“Ya kau hanya perlu membakar para Lendir menjijirkan Itu dan dia akan hangus “ ucap akila sembari mulai mengeluarkan Api dari Tangannya dan membakar seluruh area Yang di penuhi Lendir itu.