
“Ini akan menjadi Ide yang Gila sekaligus menguntungkan Untuk Kita berdua” ucap Yunhoo itu yang tersenyum dan menyeringai lebar.
“Ada apa? Master tampak memikirkan sesuatu yang aneh lagi?….” Ucap jiwoo itu yang bingung.
“Tidak, aku hanya memikirkan sebuah Ide berilian” ucap Yunhoo itu yang tersenyum dan menatap akila.
“Aku akan memberi tahu apa ide itu” ucap Yunhoo ke akila itu yang memintanya Untuk berdiri.
Yunhoo membuka Portal dimensinya itu san mulai masuk.
Jiwoo dan Jinhoo Juga masuk bersama akila yang mengikuti di belakang Mereka.
Yunhoo dengan santai menatap ke atas langit berbintang dari ruangan Putih ini yang indah dan Mulai membalikan badan mereka.
“Jadi idenya di sini adalah Untuk Membuat Jiwoo dan Jinhoo sebagai Lawan tanding mu, tentu saja Selain bisa membantu menguatkan Mereka, itu juga dapat membantu menguatkan diri mu, aku memang bilang bahwa kesannya mungkin akan seperti Kau melatih Jiwoo dan Jinhoo, tapi aku percaya mereka dapat berkembamg lebih baik dan dapat menjadi lawan yang sepantar untuk mu.”
“Tentu saja Latihan ini Bukan semena-mena untuk membuatmu mengeluarkan 100% kekuatan mu” ucap Yunhoo itu.
“Hah?…. M-master bercanda bukan?” Tanya Jiwoo itu yang sedikit ragu.
“Ya! Katakan master bercanda dengan Omongan master” ucap Jinhoo itu yang sedikit takut juga.
“Tidak aku tidak bercanda.” Ucap yunhoo yang menegaskan dan memukul kedua kepala Guardian nya itu.
“Pertama aku ingin Kau bertarung dengan mereka dengan kekuatan mu yang di batasi, pertama Mungkin kita akan coba dengan 5-10 % kekuatanmu, tentu saja Skill Juga di larang dan kau hanya bisa bertarung dengan Tubuh manusia mu.” Ungkap Yunhoo itu sembari berpikie dan menjelaskan.
“10% kekuatan ku? Dan tanpa Skill ?” Tanya akila itu dengan Bingung.
“Ya, terkadang orang berlatih dengan cara yang salah yaitu hanya berfokus mengeluarkan segenap kemampuan kalian saja, meski kau cukup kuat tapi aku Ingin kau coba membatasi dirimu dan hanya menggunakan 10% dan tidak lebih dari itu.” Ucap yunhoo itu dengan ekspresi serius dan menjelaskannya dengan serius dan penuh pertimbangan.
“Aku yakin ini akan membantumu, tentu saja ketiga Jiwoo dan Jinhoo semakin Kuat, kau akan sedikit demi sedikit menaikkan Batas Kekuatan yang bisa kau keluarkan.” Ucap yunhoo itu yang menatap ke Akila dengan senyumannya.
“Bagaimana? Ingin mencoba saran ku?” Tanya Yunhoo itu.
“Itu adalah Ide yang sangat baik, tapi aku bingung apakah itu benar-benar efektif” keluh Akila itu yang bingung dengan wajah berpikirnya.
“Kau tidak perlu Khawatir, pertama mungkin ini akan menjadi latihan Sepintas antara kau dan kedua Guardian ku, tetapi aku yakin dia bisa menjadi cukup Kuat untuk terus bisa melawan mu “ ungkap Yunhoo dengan percaya diri.
Kedua guardian nya itu juga mengangguk dengan sedikit percaya diri dan semangat mereka.
Mereka yang awalnya lesuh menjadi semangat dan secara mendadak tidak Ingin mengecewakan Masternya itu.
“Kau bisa berlatih di sini sepuasnya dan ketika aku keluar Dari Sini kau akan terus berlatih dengan Kedua Guardian ku, tentu saja kau tak perlu Khawatir, kau bisa melakukan meditasi di sini sebebasnya dan berlatih tanpa Khawatir” ucap Yunhoo itu yang menjelaskan dengan wajah serius dan memegang Pipinya sendiri dengan jari tunjuknya.
“Eh…. Tapi bagaimana dengan Menara?” Tanya akila itu dengan wajah bingungnya yang tampak lucu dan sedikit imut itu.
“Kau tak perlu khawatir, aku akan memanggil mu ketika aku kesusahan dan selama aku baik-baik saja tentu saja aku tidak akan Mengganggu latihan mu” jawab Yunhoo itu.
“Itu….. aku benar-benar terbantu.” Dengan ragu Akila mendengarkan semua ucapan Yunhoo yang rasanya begitu hebat itu.
Dengan perasaan kaget dan senangnya itu akila berlari ke pelukan Yunhoo dan memeluknya.
Dia mengeluarkan beberapa tetesan air matanya dan menatap Yunhoo dengan Wajah yang tersedu-sedu itu.
__ADS_1
“Aku akan bekerja keras!” Ucap akila itu.
“Tentu kau harus bekerja keras, pertama mari kita lakukan dengan 5 sampai 10% kekuatan mu, kau tidak boleh menggunakan Skill dan hal lainnya kau juga tidak boleh menggunakan senjata dan hanya fokus ke Bertarung tanpa senjata, apakah ada pertanyaan?” Tanha yunhoo.
“Tidak! Aku tidak memiliki pertanyaan” ucap akila.
“Baiklah sedangkan Untuk Kau berdua, kau bisa tanpa ragu mengeluarkan segenap kekuatanmu dan melakukan pertarungan dengan serius, tentu saja kau bisa melakukan selayaknya Ingin membunuhnya.” Tegas Yunhoo ke kedua guaridiannya itu.
“Tidak ada masalah Bukan?” Tanya Yunhoo yang sedikit menoleh ke akila.
Akila mengangguk setuju tanpa masalah dan kedua guardiannya itu Juga dengan siap mengangguk mengerti.
“Baiklah kau bisa melakukan pertarungan dari hari ini hingga seterusnya, dan ketika kalian lelah kalian bisa beristirahat sebentar untuk memulihkan Mana dan beberapa Luka yang ada akibat Pertarungan itu.”
“Ingat, jangan memaksakan diri dan beristirahat ketika Sudah mencapau Batas” ucap Yunhoo yang menyipitkan matanya terutama Ke kedua guardiannya.
“Baiklah aku akan berjuang keras untuk berlatih dan mengajarkan agar Kedua Guardian mu menjadi Lebih Kuat.” Ucap akila itu yang Mulai membawa Kedua Guardian Yunhoo.
Yunhoo hanya tersenyum dan sedikit menjauh dari tempat Mereka bertiga itu akan bertarung.
“Sekarang saatnya Untuk memulai kembali” ucap Yunhoo yang mengeluarkan sebuah Buku Sihir nya lagi.
Dia memandang Buku sihir nya itu dan membuka secara pelan Halaman Buku itu.
Dengan sekejap pandangannya kabur kembali dan Dia seperti berputar di sebuah ombak aneh seperti Portal dimensi yang membuatnya Pusing.
Dia meluhat banyak warna yang pudar dan berputar putar dengan aneh itu yang membuat matanya Pusing.
Dia juga melihat langit langit bintang yang terang di sepanjang jalannya yang rasanya melayang dengan aneh itu.
Dia dengan perasaan mualnya itu terdiam sejenak untuk menghilangkan perasaan mual dan Ingin Muntah nya itu.
“Sial pertama kali ke sini aku tidak pernah merasa seperti ini” ucap Yunhoo yang mengelap sedikit mulut nya itu yang rasanya ingin mengeluarkan Muntahan nya itu.
Hugh…..
Dengan perasaan aneh dia memegang mulutnya itu dan memuntahkan seteguk Cairan lengket dan menjijikan.
Yang lebih gilanya lagi cairan itu melayang karna tidak adanya gravitasi di sini.
Itu membuat Yunhoo merasa kesal dan jiji
Dia menatap Cairan cairan yang melayang itu di sekitarnya.
“Huh….. guruu!!!” Ucap Yunhoo yang memanggil Gurunya itu.
“Oh…. Kau datang, tapi apa apaan ini?” Tanya Kakek itu yang menatap Yunhoo di kelilingi oleh air di sekitarnya .
Air itu juga bukanlah air biasa tetapi cairan bau dan lengket yang keluar dari Mulut Yunhoo.
“Aku muntah” jawab Yunhoo yang tersenyum itu dan memeletkan Lidahnya dengan Konyol.
“Huh….. kenaoa kau muntah ? Apakah rasanya semual itu?” Tanya Kakek itu yang memegang dahi nya dan mulai membuat sebuah Mantra aneh di udara.
__ADS_1
Mantra itu dengan sekejap Menghilangkan Cairan itu tanpa tersisa seperti Debu yang terkikis aneh dan menghilang.
“Oh….. mantra apa itu guru?” Tanya Yunhoo.
“Mantra Non Attribute” ucap kakek itu yang berbalik dan berjalan ke Perpustakaan dan Rak-rak buku.
“Sekarang apa yang harus ku pelajari? Apakah aku harus mempelajari lebih dalam lagi Untuk sihir Attribute?” Tanya Yunhoo itu ke Guru nya.
Gurunya yang berhenti itu menatap Sebuah rak Buku yang banyak itu dan terdiam sebentar untuk beberapa menit.
“Apakah kau sudah benar-benar mengusai semua Elemen Dengan Baik?” Tanya gurunya itu ke Yunhoo.
Yunhoo terdiam sedikit bingung dan menjawab apa adanya.
“Ya, aku sudah membaca semua total 6 buku tetapi hanya setengah Halaman yang sudah ku baca di Setiap Bukunya.” Ucap Yunhoo yang berbicara dengan serius.
“Hm….. begitu kah?…. Baiklah Mari kita belajar secara Pelan mengenai Sihir Non Attribute atau Non Elemen.” Ucap Gurunya itu yang tersenyum dan mengambil Satu Buku yang tidak terlalu besar tetapi masih cukup tebal dengan halamannya.
“Ini adalah salah satu Buku Sihir Non Elemen , dan semua total Buku di sini yang sangat banyak semuanya berasal dari Sihir Non elemen, jika kau bertanya di mana Buku Sihir Attribute atau elemn maka Buku itu Cuma satu buku dan total buku mereka adalah 6 buku dan itu sudah di semua elemen dan itu adalah Buku yang kau baca sebelumnya.” Tegas Gurunya itu yang berbicara menjelaskannya secara terperinci.
“Jadi tidak ada Buku Yang merangkum Sihir Attribute lagi?” Tanya Yunhoo yang memegang dagunya itu.
“Ya, dan Buku Elemen hanya Ada 6 dan itu adalah Buku yang kau Baca sebelumnya, dari banyaknya Buku di sini, ini semua berisi Buku Sihir Non Elemen yang Mungkin isi nya kebanyakan adalah Rumus dan beberapa Pola Sihir Non Elemen.” Ungkap Gurunya itu yang berhenti dan Mulai berdiri melayang.
Yunhoo di sisi lain duduk dengan santai membiarkan tubuhnya melayang tetapi tetap terjaga dan mendengarkan penjelasan Gurunya itu.
“Jadi seberapa banyak Sihir Non Elemen yang ada di Buku Tebal ini?” Tanya Yunhoo itu.
“3…. Itu hanya berisi 3 Sihir Non Elemen dan isinya sisanya hanyalah Rumus dan penelitian untuk menciptakan Sihir itu dan bagaimana Sihir itu di teliti dan berhasil di Ciptakan.” Tegas jawaban Gurunya itu yang berbicara dengan Ekspresi seriusnya.
“ T-tiga?….. bukankah itu terlalu sedikit?” Ungkap Tanya Yunhoo dengan Ekspresi keheranannya.
“Begitulah, sihir Non Elemen itu adalah Sihir yang sulit untuk di ciptakan dan sebab itulah Mereka Jarang sekali Terlihat, tapi sekalinya Seseorang Bisa menciptakan Sihir Non Elemen yang Kuat pasti itu akan sangat membantu mereka, karna Kekurangan Penyihir yang banyak itu di sinilah Itu tertutup dengan bantuan Sihir Non Elemen.” Jelas Kakek itu yang mengelus jenggotnya dengan baik.
“Jadi sihir semacam apa yang ada di buku ini?” Tanya Yunhoo dengan penasarannya itu tapi belum membuka Buku itu.
“Sihir Pelindung, apakah kau pernah melihat Sihir pelindung?” Tanya Guru nya itu ke Yunhoo.
“Ya aku pernah melihatnya, dia seperti perisai tak terlihat yang sering Ku Lihat.” Ucap Yunhoo yang menjawab dan mengingat beberapa kejadian yang dia lihat belum lama ini.
“Kalau begitu maka ini juga begitu, ini adalah Sihir Pelindung dan tujuan mu di sini adalah untuk memahami Sihir ini dan Bagaimama cara kerja Sihir Non Elemen.” Ungkap gurunya itu dan mulai menepuk pundak Yunhoo.
“Ini adalah Sihir Non Elemen terendah yang biasanya di gunakan Banyak Penyihir, di sini aku hanya membongkar dan memberikan semua pengetahuan ku yang meneliti dari awal Hingga menciptakan sihir itu.” Tegas Kakek itu sembari memandang ke ruang angkasa yang luas.
“Lalu apakah ada Sihir pelindunh yang lebih Kuat lagi?” Tanya Yunhoo itu.
“Tentu, tapi kau harus bisa belajar dengan baik dulu Hingga kau memahami seluk beluknya dan bahkan bisa menciptakan Sihir Non Elemen sendiri.” Tegas Guru nya itu yang berwajah serius dan menginginkan Yunhoo untuk bisa menciptakan Dan mempelajari Sihir Non Elemen lebih serius lagi.
“Baik lah tapi apakah Guru serius? Bukankah ini terlalu sulit?” Tanya Yunhoo yang cemberut itu dan Mulai mendesah lemah.
“Kau harus bisa, bukankah kau ingin menguasai sihir dengan lebih baik?” Tanya gurunya itu yang menegaskan dan memukul pelan kepalanya.
“Sudahlah mulai belajar, ketika kau sudah menguasainya beri tahu aku.” Ucap Guri ya itu yang meninggalkannya dan pergi ke meja melayang di mana dia melanjutkan penelitiannya yang panjang itu lagi.
__ADS_1
Yunhoo di sini hanya bisa mendesah lemah dan kesal lalu memulai pembelejarannya untuk mulai memahami Sihir Non Elemen nya.
Ini adalah hari yang begitu berat untuk dirinya , sekaligus hari untuk bisa lebih bersemangat karna bisa membuat Diri nya menjadi lebih kuat lagi. Mungkin Jika di dunianya dulu yang tanpa Kekuatan itu,untuk bisa meningkatkan diri dan mempunyai skill yang baik adalah hal yang sangat susah bahkan terkadang mereka harus berjuang dengan keras hanya untuk bisa mendapatkan skill yang baik.