Dunia Baru Untuk Pembaca

Dunia Baru Untuk Pembaca
Kesiapan Melanjutkan Skenario


__ADS_3

Yunhoo berdiri membuka pintu apartemem ruangan biasa Yunhwa dan kawan kawan tinggal.


Yunhoo menatap seisi ruangan yang kosong melompong tanpa kehidupan dan hanya ada barang barang Yunhwa dan yang lainnya.


“Sial dia tidak ada di sini kah? Di mana dia?”


“Master apa sebaiknya master menelepon mereka saja?”


“Ah betul lebih baik begitu”


Yunhoo mengeluarkan ponsel dari kantung celana nya dan menelepon nomor Yuu Mina.


Dalam berapa detik telpon itu di angkat, Yunhoo duduk di sofa dengan serius dan tangan kiri nya memegang Jidat nya dengan halus.


“Aku ingin bertemu, aku sudah berada di apartemen kau sebaiknya datang ke sini dengan cepat”


“Begitu? Aku akan datang dengan cepat bersama yang lainnnya.”


Telpon itu di tutup, Yunhoo dan Jiwoo menunggu di kamar itu dengan ekspresi nya yang muram.


“Master, apakah master tidak begitu terlalu serius? Sebaiknya master menenangkan pikiran master. Aku akan menbuatkan minuman untuk master”


“Maaf merepotkan mu Jiwoo, aku tidak bisa tenang entah kenapa semua pikiran melintas di kepala ku dan itu seperti mengganggu jalan nya otak ku”


“Aku memang harus lebih tenang”


Yunhoo menghirup dan menarik nafas nya lalu menghembuskan secara pelan dan terus melakukan itu berulang kali hingha pikiran nya cukup tenang.


‘Sekarang rencana yang harus di pikirkan adalah tentang Skenario Selanjutnya’


Yunhoo menyadari semua kekacauan dan masalah di pikirannya, meski begitu Yunhoo mengerti bahwa kekhawatiran berlebih adalah salah satu dari banyaknya hal buruk yang akan timbul jika begini terus.


Untuk berpikir bahwa ketegangan dan pikiran kacau yang muncul akibat banyaknya masalah yang ada itu memang wajar meski begitu untuk melakukan dan melewati dengan baik di butuhkan pikiran dan mental yang cukup kuat.


Entah sudah berapa lama dia tidak merasakan pikirannya yang begitu tegang tapi dia harus kuat dan tenang.


Seperti biasa dan lakukan dengan biasa.


Masalah yang ada memang harus di pikirkan tapi ketika masalah itu belum ku jung menemukan titik terang alangkah lebih baiknya untuk tidak terlalu memikirkan hal yang buruk.


Ini masih awal dan masih banyak waktu untuk memikirkannya.


Lagi pula player kuat pasti akan ada dan entah siapa yang merencanakan ini, jika memang dia memiliki tujuan yang tidak baik maka sudah ku pastikan akan membuat sesuatu yang menarik.


Betul bagi Yunhoo Hal menarik ini akan menjadi begitu menarik Jika di persiapkan dengan hal yang menarik juga.


Sembari tersenyum kecil Yunhoo duduk dengan santai dengan wajah yang lebih tenang dan Lebih mendalami lagi.


……


Beberapa menit berlalu Yunhwa dan yang lainnya kembali.


Ibu Yuu Mina juga terlihat dengan pakaian rapihnya dan pedang di samping pinggang nya selayaknya player pada umumnya Ibu Yuu Mina Juga terlihat seperti itu.


Yunhoo mengerutkan kening nya dan menatap yang lainnya.


“Sepertinya Anda datang ya Tante”


“Uh ya, aku hanya mengikuti anakku, tapu apakah ada masalah penting?”


Yuu mina berjalan ke ibunya dan Mendorong Ibunya.


“Ibu aku ingin berbicara dengan teman teman ku, sebaiknya ibu masak saja bagaimana?”


“Em?… baiklah Ibu akan masakan makanan untuk teman teman mu”


Yuu Mina kembali dan duduk bersama yang lainnya .

__ADS_1


Ibu Yuu Mina pergi ke dapur dengan raut wajah merasa aneh tetapi hanya fokus dan menyiapkan bahan demi bahan untuk membuat masakan.


Kembali ke Yunhoo dan Yang lainnya.


Yunhoo mngentuk pelan meja dengan jari nya dan menatap Yuu Mina .


“Kau tahu kan apa yang terjadi?”


“….”


Yuu Mina diam mengalihkan pandangan nya dan menatap kembali Yunhoo.


“Ya”


“Kakak apakah yang kakak maksud adalah Tentang Skenario?”


“Hei Yunhwa kau tidak bisa menyelah omongan penting Hyung!”


“E-eh maafkan aku kak”


“Sudahlah berhenri Namwoo, aku datang ke sini untuk memastikan dan menyiapkan apakah kalian benar benar sudah siap”


“Skenario tiba tiba berlanjut dan Dungeon Peringkat tinggi yang seharusnya masih ada di hancurkan secara bersamaan dan membuat skenario berjalan”


“Seperti yang kau tahu mau tidak mau kita hanya bisa menjalankan skenario”


“Seperti yang kau tahu player mungkin akan terlibat di skenario, jadi apakah Kau sudah siap dengan Ibumu? Aku bisa meminta tolong agar ibumu akan bersama dengan Team dari Guild kita”


“Tidak, aku memang siap tapi aku akan membawa ibuku bersama ku”


Sorot matanya serius dan ucapan nya juga di penuhi nada dan kegigihan di hatinya.


Tatapan nya dan semua bagian dari tubuh nya membuat tatapan yang serius dan aura yang benar benar membuktikan keseriusan Yuu Mina.


Yunhoo menghela nafas dan berdiri.


“Baiklah besok Pagi tunggulah di bawah aku akan datang ke sini lagi, sebaiknya kau bersiap dan menyiapkan semua nya”


“Ya, Ibu ku membuat kan makanan apakah kau tidak ingin makan?”


“Bukankah mengenal Ibu mertua lebih baik Yunhoo-ssi?”


Dalam nada mesum dan menggoda nya Yuu Mina kembali ke keadaan semula nya yang begitu menggoda.


Yunhoo menatap kesal dan pergi dengan jiwoo tanpa membalas sedikitpun ucapannya.


“Fufufu, benar benar pria yang dingin ya?”


Ibu Yuu Mina memegang Beberapa makanan di tangan nya keluar dari dapur dan menatap Yuu Mina.


“Ada apa? Kemana teman mu?”


“Dia telah pergi”


“Pergi? Begitu cepat… apakah urusannya telah selesai?”


“Ya”


“Begitu kah? Baiklah aku sudah membuat makanan bagaimana Jika kalian memakannya?”


“Masakan Tante? Aku mau!!!”


“Hahaha dek Yunhwa benar benar anak yang bersemangat yah”


Yunhwa berlari kepelukan Ibu Yuu Mina dan mengelus ngelus pipi nya ke badan Ibu Yuu Mina .


Ibu Yuu Mina mengelus pelan rambut nya dan tersenyum.

__ADS_1


“Mari makan”


“Baik! Aku akan makan beraama Tante!”


Yunhwa dan kawan kawan memutuskan untuk makan dengan nyaman dan tenang untuk merefleksikan tubuh mereka.


Makanan yang di buat Ibu Yuu Mina benar benar lezat dan mengandung kekuatan dari skill nya.


Setelah menjadi Player Ibu Yuu Miba menceritakan semua yang dia lihat dan menberi tahu tentang skillnya kepada Yuu Mina.


Yuu Mina juga menceritakan bagaimana duinia berubah dan hal apa saja yang Yuu Mina ingin Ibunya pahami dan pelajari.


Bagi nya yang hidup cukup lama hanya untuk menyembuhkan Dan Menunggu Ibunya sadar, dia tidak ingin kehilangan Ibunya lagi hanya dengan skenario yang berlaku.


Untuk itu dia harus melakukan dengan baik dan menyiapkan semuanya.


Tidak hanya Yuu Mina, yunhwa juga memahami dengan baik apa yang terjadi dan berusaha tetap makan dengan senyuman .


…..


Besok nya.


Yunhoo jalan menggunakan setelan rapih dengan kemeja berkerah dan jubah besar panjang.


Yunhoo berjalan ke Lobby Apartemen melihat Yunhwa dan yang lainnya berkumpul.


“Kalian sudah datang”


“Ya, aku sudah menyiapkan semuanya “


“Nak Yunhoo, apakah tidak apa apa Ibu ikut dengan mu?”


“Ibu tidak perlu khawatir bu, kan ada aku”


Yuu mina dengan bangga sembari menatap dengan lembut memegang tangan Ibunya.


“Seperti yang Yuu Mina ucapkan itu tidak masalah, lagi pula bukankah lebih baik beramai ramai seperti ini?”


“Ya seperti kata Hyung! Aku pasti akan melindungi Tante bersama Guardian ku!”


“Fufu, aku benar benar merasa tidak enak”


Dalam tawa kecil nya Ibu Yuu Mina tersenyum dan menatap semua nya.


“Baiklah mohon bantuan nya”


“Tentu”


Yunhoo menjawab dengan Lembut dan membimbing yang lainnya keluar.


“Sebentar lagi akan di mulai”


[ Skenario Selanjutnya 15 Menit 31 Detik!]


“Apakah kita hanya akan menunggu di sini?”


“Lebih baik begitu apakah kau melihat seisi kota?”


“Semua kota di penuhi dengan orang yang panik dan juga beberapa orang bersiap mennatikan Skenario selanjutnya”


“Player di Dunia ini sangat banyak jadi bukan hanya di negara kita di luar sana juga pasti orang keabg pada hebon dan menyiapkan diri mereka”


“Begitu ya?”


‘Betuk masalahnya adalah, skenario seperti apa ini? Apakah seluduh player akan di masukkan ke satu skenario? Jika begitu Jumlah itu akan sangat banyak ‘


‘Aku tak yakin tapi aku berpikir itu mungkin akan di bagi lagi seperti biasa dan menjalani skenario-skenario di masing masing server mereka’

__ADS_1


‘Sekarang yang perlu di khawatirkan adalah bagaimana kelanjutan skenario ini, ini cukup menegangkan tapi bagi ku ini juga sedikit menyenangkan’


Dalam pandangan yunhoo yang penuh Ketenangan dan penasarannya ,dia menatap langit yang cerah dan indah itu.


__ADS_2